Jurnal Trading Sebagai Alat Evaluasi

118310

Selain menjadi rekam jejak trading, suatu jurnal trading juga efektif untuk perbaikan ke depan karena bisa menjadi perangkat evaluasi. Bagaimana contoh jurnal trading forex yang bisa dipelajari?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Jurnal trading adalah catatan seluruh hasil trading yang kita lakukan sesuai dengan rencana trading yang telah kita buat. Secara rinci kita catat riwayat level Entry, Exit, level Stop Loss, Target Profit, Lot, dll. Selain mendokumentasikan history transaksi Anda, jurnal trading diperlukan sebagai alat untuk mengevaluasi performa trading secara jangka menengah dan panjang. Di artikel ini, akan dibahas pentingnya jurnal dan evaluasi trading, serta seperti apa contoh jurnal trading forex yang mudah dievaluasi.

jurnal-trading-evaluasi

 

Mengapa Evaluasi Jurnal Trading penting?

Dalam trading, terdapat banyak sekali elemen atau parameter yang dapat mempengaruhi performa maupun hasil yang didapat. Tanpa evaluasi jurnal trading yang jelas dan terus menerus, trader tidak akan pernah tahu performance dalam trading yang dilakukan.

Sebenarnya dalam Metatrader 4 sendiri telah terdapat fitur spesial untuk merekam hasil semua transaksi Anda. Jurnal di MT4 ini juga cukup lengkap karena mencakup berbagai macam laporan di Detailed Statement. Namun, jurnal yang seperti ini biasanya hanya dipersiapkan dan diperlihatkan sebagai bahan presentasi sistem trading ke seorang investor. Tidak ada elemen-elemen khusus yang mampu dijadikan pelajaran utamanya dari sisi psikologi.

Contoh MT4 Detailed Statement

Contoh Statement dari MetaTrader 4

(Baca Juga: Cara Sederhana Meningkatkan kinerja Trading)

Jurnal trading pribadi sebenarnya tidak perlu sedetail dan selengkap Detail Statement Metatrader 4. Tidak ada pula acuan baku untuk membuat jurnal trading. Anda bebas memasukkan apa saja yang penting dan perlu Anda amati di dalamnya. Namun jika Anda masih bingung dalam membuatnya, Anda bisa menyimak contoh jurnal trading forex di bawah ini.

 

Contoh Jurnal Trading Forex

Umumnya, Jurnal Trading merupakan Output dari 3 bagian rencana trading, yaitu sistem trading, Money Management, serta Emotion Management. Jadi sudah tentu sebaiknya jurnal trading berisikan hal-hal tersebut yang dirangkum secara rinci dan jelas.

Berikut beberapa hal yang dicantumkan di contoh Jurnal trading forex seorang trader, yang kebetulan menggunakan metode dan strategi Price Action:

  1. Entry Date: tanggal saat memasuki posisi trading.
  2. Pasangan mata uang: pasangan mata uang yang digunakan.
  3. Entry dan entry level: jenis entry serta level eksekusinya.
  4. Rencana Stop: level penempatan Stop Loss.
  5. Rencana Target: level penempatan Take Profit.
  6. Modal Yang Dirisikokan: jumlah modal yang dirisikokan.
  7. Kemungkinan keuntungan: jumlah pendapatan yang dihasilkan.
  8. Lots: jumlah lot yang akan digunakan.
  9. Level Exit: level posisi exit.
  10. Perolehan Pips: jumlah pips yang diperoleh.
  11. Total Profit: total profit yang diperoleh.
  12. Exit Date: tanggal saat exit dari posisi trading.
  13. Setup: keterangan sinyal trading yang digunakan sesuai dengan sistem trading Anda.

Berikut contoh jurnal trading forex, jika beberapa hal di atas diaplikasikan dalam Microsoft Excel:

tabel-jurnal-trading

(Baca Juga: Cara Membuat Jurnal Trading)

 

Cara Evaluasi Jurnal Trading

Setelah beberapa posisi trading, Anda akan mendapatkan informasi lengkap mengenai kebiasaan Anda saat trading dan merespon pergerakan harga di pasar forex. Lalu bagaimana cara evaluasi jurnal trading tersebut? Cukup simpel sebenarnya, karena Anda hanya perlu mencari apa yang berhasil dan terus melakukannya, serta mencari tahu apa yang tidak berhasil dan berhenti melakukannya.

Bagaimana Anda menentukan apa yang berhasil dan tidak? Anda dapat melakukannya dengan mengelompokkan data dalam kategori-kategori kecil. Dengan membagi ke kelompok yang lebih kecil, Anda akan mendapatkan banyak variabel yang dapat dianalisis dan dikembangkan. Beberapa contoh jurnal trading forex kategori kecil tersebut adalah pengelompokan berdasarkan hari, pasangan mata uang, dll.

Setelah mengelompokkannya dalam kelompok kecil, Anda dapat mulai evaluasi jurnal trading Anda dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis dari jurnal tersebut. Berikut beberapa pertanyaan yang dapat membantu Anda.

 

Kategori Waktu Trading

Pertanyaan pada kategori ini berhubungan dengan hal-hal terkait waktu trading. Dari pertanyaan-pertanyaan ini diharapkan Anda dapat mengetahui kapan waktu terbaik untuk menghasilkan uang dari market.

  • Apakah posisi yang menghasilkan profit terbagi dengan merata dalam seminggu? Atau hanya terjadi pada hari-hari tertentu? Jika iya, hari apa saja itu?
  • Apakah posisi yang menghasilkan kerugian terbagi dengan merata dalam seminggu? Atau hanya terjadi pada hari-hari tertentu? Jika iya, hari apa saja itu?
  • Berapa rata-rata waktu Anda menahan posisi trading hingga mencapai Level Take Profit?
  • Berapa rata-rata waktu Anda menahan posisi trading hingga mencapai level Stop Loss?
  • Apa kesimpulan dari analisa berdasarkan waktu ini?
  • Apa yang dapat dikembangkan dari hasil evaluasi jurnal trading berdasarkan waktu ini?

 

Kategori Pasangan Mata Uang Trading Dan Money Management

Pertanyaan pada kategori ini berhubungan dengan hal-hal terkait pasangan mata uang serta Money Management. Dalam trading, Money Management ini merupakan salah satu unsur penting untuk bertahan dalam pasar.

mone-management-baik

(Baca juga: Money Management Yang Baik)

Berikut beberapa contoh pertanyaan yang berhubungan dengan evaluasi jurnal trading pasangan mata uang dan Money Management:

  • Apakah posisi trading yang menghasilkan profit terbagi merata dalam berbagai pasangan mata uang trading? Atau hanya terjadi pada pasangan mata uang tertentu saja? Jika iya, pasangan apa itu?
  • Apakah posisi trading yang menghasilkan kerugian terbagi merata dalam berbagai pasangan mata uang trading? Atau hanya terjadi pada pasangan mata uang tertentu saja? Jika iya, pasangan apa itu?
  • Berapa rata-rata jarak take profit yang digunakan?
  • Berapa rata-rata jarak Stop Loss yang digunakan?
  • Berapa persen posisi yang berhasil mencapai level Take Profit yang direncanakan?
  • Berapa persen posisi trading yang mencapai level Stop Loss yang direncanakan?
  • Berapa Risk Reward Ratio yang lebih banyak menghasilkan keuntungan?
  • Berapa total persentase keuntungan saat ini?
  • Apa kesimpulan dari analisa berdasarkan pasangan mata uang dan Money management ini?
  • Apakah yang dapat dikembangkan dari hasil evaluasi jurnal trading ini?

 

Kategori Sistem Trading

Pertanyaan pada kategori ini berhubungan dengan error yang terjadi pada sistem trading. Selain itu, ada juga pertanyaan yang berhubungan dengan disiplin dalam menjalankan sistem trading tersebut.

sistem-trading-handal

(Baca juga: Membuat Sistem Trading Handal)

Berikut beberapa contoh pertanyaan yang berhubungan dengan evaluasi jurnal di kategori sistem trading:

  • Sudah disiplinkah Anda mengikuti setup trading yang dirancang?
  • Jika belum, berapa banyak posisi yang menyimpang dari setup trading?
  • Jika iya, berapa prersentast perbandingan antara posisi yang untung dan rugi?
  • Adakah bagian dari sistem trading yang dapat dikembangkan?
  • Haruskan keseluruhan sistem dirombak total atau diganti baru?

 

Pertanyaan-pertanyaan yang difokuskan untuk evaluasi jurnal dalam kategori-kategori tertentu, dapat dengan cepat membantu Anda menyaring berbagai informasi ke bagian yang paling penting. Perhatikan bagaimana aplikasi contoh jurnal trading forex selanjutnya di bawah ini:

Seorang trader bernama Budi telah menjalankan trading selama 1 bulan dan mencatatnya secara lengkap pada jurnal trading. Dalam evaluasi jurnal tradingnya, Budi menemukan kesimpulan berikut dari berbagai macam kategori kecilnya:

  • Kategori waktu: Budi sering mengalami Loss pada hari Senin dan Jumat.
  • Kategori Pasangan mata uang dan Money Management: Budi lebih sering mengalami Loss pada pasangan mata uang USD/JPY.
  • Kategori Sistem Trading: Budi disiplin dalam menjalankan sistem trading. Dengan tingkat perbandingan antara posisi yang untung dan rugi sebesar 7:3.

Jika melihat dari beberapa kesimpulan tersebut, permasalahan Budi dan bagaimana cara mengantisipasinya dapat diketahui dengan mudah. Secara keseluruhan, sistem trading yang digunakan Budi telah menghasilkan tingkat keuntungan dengan persentase keuntungan sebesar 70%. Masih terdapat kerugian-kerugian yang muncul selama trading ini. Kerugian ini berasal dari trading USD/JPY serta pada hari Senin dan Jumat. Apa yang bisa Budi lakukan untuk mengembangkan performa tradingnya? Tentu saja, jangan trading pada pasangan mata uang apapun di hari Senin dan Jumat, serta jangan trading pada pasangan mata uang USD/JPY di hari apapun.

Tanpa membagi dan menganalisanya hasil jurnal trading forex ke kelompok-kelompok kecil, akan susah sekali membangun basis pengetahuan, kesimpulan, serta tindakan yang diambil untuk meningkatkan performa trading. Namun hal ini juga baru dapat Anda lakukan setelah mengisi jurnal trading Anda selama periode tertentu. Selain itu, menuliskan jurnal trading forex dapat meningkatkan tingkat kepercayaan diri Anda dalam trading. Contoh jurnal trading forex juga bisa menjadi senjata saat Anda sudah "siap bertemu" calon Investor.

Materi yang kami sampaikan ini Anda rasa kurang? Berikut kami tambahkan salah satu penjelasan singkat langsung tentang bagaimana cara menggunakan jurnal trading layaknya seorang professional.

 

 

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut perihal jurnal trading, selain kolom komentar, Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami pada forum tanya jawab khusus jurnal trading berikut ini.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Irfan Firmansyah
Knp ada actual r:r nya juga? bukannya kalo suda ditentuin rasionya kudu dianut ya rencana tradingnya? klo di prakteknya bs diganti knp dr awal susah2 nyari r:r ?
Martin S
@ irfan firmansyah:
Yang pada rencana trading itu adalah perbandingan ideal-nya, misalnya 1:2 atau 1:3, tetapi kalau dalam prakteknya kondisi pasar tidak memungkinkan maka bisa saja diatur kembali misalnya 1: 1.5 atau 1: 2.5 dsb, yang penting lebih besar dari 1:1.

Contohnya begini, misal Anda telah menetapkan stop loss sesuai dengan management resiko sebesar X pip, tetapi targetnya mentok hanya 1.5X, nggak bisa 2X karena level support atau resistance yang Anda gunakan sebagai acuan nggak nyampai 2X-nya, maka Anda menggunakan risk/reward aktual = 1:1.5.
Novandi A
Setiap planning yang dipersiapkan tentu ada resiko perubahan. terutama kalau saat trading ada situasi-situasi yang nggak diharapkan. actual rr bisa berubah karena bisa jadi trader menggunakan trailing stop, tapi nggak memindahkan stop lossnnya juga. atau mungkin juga harga bergerak lebih volatil atau sebaliknya yang bikin trader mesti melakukan penanganan yang bisa mengubah rasio risk reward. Memang perhitungan kayak gitu jauh lebih baik kalau dipertahankan, tapi selalu ada kejadian-kejadian tertentu yang bisa membuat trader berubah pikiran. selama keputusannya sudah diperhitungkan dengan baik-baik pasti resikonya bisa dipertanggungjawabkan sendiri
Abe.fajri
contoh jurnalx bagus... cocok buat evaluasi trading... truss selain status trading kira2 evaluasix bisa dimulai dari manaya?
Martin S
@ abe.fajri:
Evaluasi bisa dari hasil akhir, dalam hal ini adalah total profit/loss. Jika hasilnya jeblok bisa dilacak sebabnya, mungkin dari strategi entry-nya, atau mungkin dari money management-nya dsb.
Agus Kirmanto
@Martin S Benar master, jurnal trading memang sangat penting. Saya mengalami sendiri dan terus mencari komposisi indikator terbaik, ya walaupun sudah hampir sempurnah profit. Tapi saya terus melakukan modifikasi sampai di satu ketika saya loss secara terus menerus. Sampai saya juga sempat frustasi dan bertanya-tanya apa yang salah selama 1 minggu setiap OP pasti loss. Akhirnya saya ingat pernah menuliskan indikator dan teknik profit di laptop, saya bahkan cari filenya sampai ketemu dan akhinya bisa profit lagi. Dan ternyata ada catatan sangat penting. Jadi buat teman-teman belajarlah membuat catatan-catatan. Nampaknya sepeleh, tapi di saat kita tersesat dan mengalami loss beruntun, catatan itu sangat berguna untuk mengevaluasi diri. Terimakasih banyak master atas ilmu-ilmunya. Salam profit.
Bambang Priyono
Evaluasi trading dilakukan dengan mengamati langkah-langkah yang dilakukan untuk setiap posisi trading. evaluasi trading bisa dilakukan dari segi keberhasilan trading yang bisa ditentukan dari sistem trading yang digunakan, money manajemen, sampai kondisi psikologis yang tercermin dari konsistensi trading. Kalau saya, mengutamakan pengamatan pada kolom setup karena itu juga menentukan hasil akhirnya. Apalagi jika ada perubahan dalam trading, mungkin bisa dilihat keterkaitan antara hasil trading dengan perubahan yang dilakukan pada setup trading
Novandi A
Kalau dari setup berarti evaluasi dari sistem tradingnya aja dong. lebih baik kan yang dievaluasi semuanya aja, dari mm sama emosi tradingnya juga, kalau ditinjau salah satunya aja berati nanti improvnya di salah satu komponen aja dong, padahal kan juga perlu diimbangi dari segi manajemen sama emosi trading juga biar trading bisa sukses
Mira Mizdi
Haduh gwa tahu sih jurnal trading emang bagus buat alat evaluasi, tapi malesnya itu loh. lagipula kan dah ada log di mt4 terminal ya toh. buka2 app lain, terus ngetik hasil kita. males sih... enaknya gimana ya supaya kita semangat bikin trading jurnal?
Fxtokcer
wkwkwkwk, sama bro gwa juga g pernah bikin jurnal trading dari awal buka akun demo ampe sekarang. Log aja dah cukuplah, jngnkan buka app lain buat bikin jurnal, ada niatan aja kaga wkkwkwwk