Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Robot Trading Forex (EA)

119860

Performa dan hasil trading sebuah Robot Trading Forex (EA) dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling menunjang. Semuanya penting untuk diperhatikan.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Pasar Forex merupakan pasar paling besar di dunia. Beroperasi 24 jam selama 5 hari per minggu, pasar Forex memberikan peluang bagi Anda untuk memperoleh profit dalam jumlah besar. Gejolak perubahan harga cukup tinggi dan relatif fluktuatif selama rilis berita ekonomi penting. Saat ini, dengan maraknya trading online, setiap trader terus berkompetisi untuk meraih peluang profit kapanpun, di manapun. Di sinilah kemudian muncul kebutuhan akan Robot Trading Forex (EA).

faktor faktor yang mempengaruhi kinerja robot trading forex ea

 

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Robot Trading

Performa dan hasil trading sebuah Robot Trading Forex (EA) untuk meraih profit dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja EA.

1. Susunan Instruksi Robot Trading (Programming)

Seperti halnya kita menggunakan SOP (standard operating procedure) sebagai panduan bekerja, maka robot trading juga membutuhkan susunan instruksi agar dapat mengeksekusi order trading sesuai aturan tertentu. Bedanya, manusia masih bisa bekerja dengan instruksi SOP sederhana dan terbuka (open-ended), sedangkan robot trading membutuhkan sususan instruksi kompleks, lengkap dan tertutup (no loose end). Singkat kata, kinerja robot trading sangat ditentukan oleh struktur instruksi tersebut.

Developer (programmer EA) memikul sebagian besar tanggungjawab dalam menyusun instruksi robot trading. Bagus tidaknya kinerja robot trading dalam menghasilkan profit bergantung pada kemampuan developer untuk memogram segala macam susunan instruksi ketika menghadapi kondisi-kondisi pasar tertentu.

Umumnya developer MT4/5 akan menggunakan bahasa pemograman dari MQL untuk menyusun instruksi bagi robot tradingnya.

2. Setting Robot Trading Forex (EA)

Setiap EA umumnya memiliki panel tatapmuka untuk mengatur opsi-opsi parameter-nya supaya pengguna dapat mengatur kinerja robot trading secara praktis tanpa perlu mengutak-atik source-code. Ketersediaan setting opsi ditentukan oleh developer. Umumnya mereka akan menambahkan parameter sederhana seperti; jumlah lot, rasio risk-reward dan variabel indikator tertentu (jika robot trading beraliran indikator)

kinerja robot trading dipengaruhi oleh setting parameter

Dengan begitu, pengguna dapat mengutak-atik setting parameter untuk mengoptimalisasi kinerja robot trading sesuai dengan kebutuhan trading personal-nya. Perlu dicatat, lakukan backtest EA pada demo akun terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan perubahan setting EA pada live account agar semisal terjadi kesalahan setting.

3. Transparansi Kuotasi Broker

Transparansi broker dalam menampilkan harga dan mengeksekusi order turut mempengaruhi kinerja robot trading. Oleh karena itu robot trading lebih optimal digunakan pada akun trading non-dealing desk, tanpa intervensi re-quote, misalnya akun ECN/STP pada broker Pepperstone, IC Markets dan FXopen.

Kedua, pengguna robot trading juga harus memperhatikan nilai spread dan komisi per pembukaan posisi. Biasanya kinerja robot trading akan optimal pada akun trading dengan spread rendah dan non-komisi.

4. Latensi Kecepatan Transmisi Data (Client to Server)

Umumnya, agar kinerja robot trading terus aktif selama 24 jam/hari, maka EA akan diinstal pada VPS (Virtual Private Server). Sedangkan, latensi kecepatan transfer data akan menjadi semakin tinggi jika jarak antara VPS dengan server broker semakin jauh. Semakin tinggi latensi, maka akurasi kinerja robot trading dalam mengeksekusi order pada level harga tertentu akan semakin buruk.

Itulah alasan kenapa beberapa broker telah menyiapkan server VPS gratis, agar latensinya menjadi serendah mungkin.

Saran dan kritik yang membangun tetap kami harapkan untuk dapat menyajikan informasi umum lebih baik dan menarik untuk Anda baca di masa yang akan datang. Sampaikan pendapat, pengalaman, cerita, saran, dan kritik Anda pada kotak post di bawah ini.

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.