Advertisement

Efek Suku Bunga Terhadap Nilai Tukar Mata Uang

  By: Rachmat   View: 12449    Analisa Fundamental  

Suku bunga merupakan tolak ukur dari kegiatan perekonomian suatu negara yang berimbas pada kegiatan perputaran arus keuangan perbankan, inflasi, investasi dan pergerakan mata uang di suatu negara.

Bunga adalah imbal jasa atas pinjaman uang. Imbal jasa ini merupakan suatu kompensasi kepada pemberi pinjaman atas manfaat kedepan dari uang pinjaman tersebut apabila diinvestasikan. Jumlah pinjaman tersebut disebut "pokok utang" (principal). Persentase dari pokok utang yang dibayarkan sebagai imbal jasa (bunga) dalam suatu periode tertentu disebut "suku bunga"

Perlu diketahui biasanya negara-negara besar seperti Amerika, Inggris dan negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa merupakan negara yang memiliki currency terbesar dalam transaksi di bursa. Aktivitas ekonomi yang terjadi di negara-negara memiliki pengaruh fundamental terhadap perekonomian dunia.

Sebuah contoh misalnya tingkat return Rupiah sebesar 10% sedangkan Dollar 5%, ketika Rupiah diekspektasikan mengalami depresiasi terhadap Dollar sebanyak 7%, maka return Dollar menjadi 2% lebih tinggi dari Rupiah. Hal ini disebabkan seorang investor akan memilih aset yang memberikan tingkat pengembalian yang lebih tinggi maka permintaan atas Dollar akan meningkat sedangkan permintaan atas Rupiah akan menurun. Hal ini berlaku pula sebaliknya. Secara grafis hal tersebut ditunjukan sebagai berikut:

Grafik 1.

Efek Kenaikan Tingkat Suku Bunga Terhadap Mata Uang Domestik

Efek Suku Bunga Terhadap Nilai Tukar Mata

Sumber : Krugman,Paul.2000.International Economics Theory and Practice.p 353

Kenaikan dalam tingkat suku bunga / return mata uang domestik dari  menjadi menyebabkan mata uang domestik terapresiasi dari (poin 1) ke (poin 2).

 

Grafik 2.

Efek Kenaikan Tingkat Pengembalian Mata Uang Asing


 Efek Suku Bunga Terhadap Nilai Tukar Mata

Sumber: Krugman,Paul.2000.International Economics Theory and Practice.p 353

Kenaikan dalam return deposito mata uang asing menyebabkan mata uang domestik terdepresiasi dari (poin 1) ke (poin 2). Hal ini juga juga menggambarkan efek dari kenaikan ekpektasi nilai tukar mata uang domestik terhadap mata uang asing.

Maka dapat disimpulkan bahwa kenaikan dalam ekspektasi nilai tukar menyebabkan kenaikan atas nilai tukar saat ini. Begitu juga, penurunan ekspektasi nilai tukar akan menyebabkan penurunan nilai tukar saat ini.







SHARE:

SHARE:

 
Komentar: 5