Advertisement

iklan

Indikator Money Flow Index

Indikator Money Flow Index atau MFI adalah indikator jenis oscillator yang penggunaannya mirip dengan indikator Relative Strength Index (RSI).

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Indikator Money Flow Index atau MFI adalah indikator jenis oscillator yang penggunaannya mirip dengan indikator Relative Strength Index (RSI). Yang membedakan indikator ini dengan jenis oscillator pada umumnya adalah bahwa MFI memperhitungkan besarnya volume. Dengan menyertakan faktor besaran volume maka indikator ini lebih mencerminkan dinamika pergerakan pasar yang tidak hanya terpatok pada besaran harga saja.

Seperti diketahui volume dalam pasar forex diukur berdasarkan tick, dan ketika terjadi perubahan harga bid (dan ask) pada tampilan platform trading, maka volume akan bertambah. Kombinasi besaran harga dan volume ini akan memberikan interpretasi yang lebih besar pada divergensi yang terjadi.

Dari keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa MFI termasuk dalam kelompok indikator yang berhubungan erat dengan volume. Pada platform Metatrader indikator Money Flow Index bisa diperoleh dengan masuk ke Insert-Indicator-Volumes-Money Flow Index. Besaran periode yang direkomendasikan adalah 14.
Secara matematis, MFI bisa dirumuskan sebagai berikut:

Harga tipikal = (harga tertinggi + harga terendah + harga penutupan) / 3
Money Flow (MF) = volume x harga tipikal

Jika harga tipikal sekarang lebih besar dari sebelumnya, maka MF adalah positif, dan jika harga tipikal saat ini lebih kecil dari sebelumnya maka MF adalah negatif.
Jumlah seluruh MF yang positif dalam periode waktu pengukuran dinamakan MF(+) dan jumlah seluruh MF yang negatif dinamakan MF(-). Money Ratio adalah MF(+) / MF(-)

Money Flow Index (MFI) = 100 - (100 / (1 + Money Ratio) )

Jika diperhatikan, formula diatas mirip dengan RSI hanya saja Money Ratio dalam perhitungan diatas telah memasukkan faktor besaran volume didalamnya. Berikut tampilan indikator MFI untuk periode 14 hari :

Indikator Money Flow

Cara trading dengan indikator MFI :

1. Overbought dan oversold :
Biasanya level tertinggi dan terendah diset pada 80 dan 20. Jika MFI telah mencapai atau melebihi 80 maka kondisi pasar diasumsikan telah overbought dan merupakan sinyal untuk sell, sementara MFI yang telah mencapai level 20 atau kurang diasumsikan kondisi pasar telah oversold dan merupakan sinyal untuk buy.

2. Middle line cross :
Level MFI 50 adalah middle line. Jika garis MFI memotong level 50 dari arah bawah ke atas maka sinyal untuk buy, sebaliknya ketika MFI memotong level 50 dari arah atas ke bawah maka sinyal untuk sell. Metode ini relatif jarang digunakan, hanya pada saat-saat tertentu saja.

3. Divergensi :
Metode ini cukup populer digunakan. Seperti tampak pada gambar diatas, divergensi bearish terjadi bila pergerakan harganya bullish dengan terbentuknya level-level puncak yang baru, tetapi pergerakan MFI berlawanan, gagal membentuk level puncak dan bergerak bearish. Keadaan ini mengisyaratkan bahwa akan terjadi pembalikan arah pergerakan harga, dan merupakan sinyal untuk sell. Sebaliknya divergensi bullish terjadi bila pergerakan harganya bearish dengan terbentuknya level lembah yang baru, tetapi pergerakan MFI berlawanan, dan merupakan sinyal untuk buy.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Kikihakiki
Money Flow = Aliran Uang jadi money flow index sama dengan indeks aliran uang yuhuuuu
Ilhamsuryadi
Cara tradingx hampir sama kaya di oscillator, bisa dibuat menentukan overbought oversold sama divergensi juga, yang agak beda cuma midlevel aja yang katax jarang dipakai juga
Martin S
@ IlhamSuryadi:
Penggunaan middle level (level 50) sama dengan level 50.0 dari indikator RSI, hanya sebagai indikator trend. Jika kurva berada diatas level 50 maka pergerakan harga cenderung uptrend dan jika dibawah level 50.0 paergerakan harga cenderung downtrend.
Nemo-nemo
nice.. sprtnya mfi ini lbh leading dr indi vlm itu sndr
Martin S
@ nemo-nemo:
Leading pada saat menunjukkan divergensi.
Dalam hal ini indikator volume dalam pasar forex tidak riil karena pasar forex tidak mempunyai bursa tertentu seperti pasar saham. perdagangan saham.

Volume dalam forex diukur berdasarkan tick
, ketika terjadi perubahan harga bid atau ask pada tampilan platform trading, maka volume akan bertambah. Sebagai referensi bisa baca: Indikator Volume Dalam Pasar Forex.
Arifpunk
thanks informasinya, ternyata selain oscillator ada juga indikator volume yng punya cara analisa trading yng sama. tapi kalau ini bisa punya cara trading yng sama kenapa oscillator macam rsi lebih banyak dipakai dan lebih populer ketimbang mfi? apa pada akhirnya rsi tetap lebih akurat ketimbang mfi ini?
Martin S
@ arifpunk:
Untuk di forex trading indikator MFI memang jarang digunakan karena ada unsur volumenya yang didalam pasar forex sebenarnya tidak bisa diukur secara riil. Dalam trading forex indikator RSI dianggap lebih reliable, tetapi dalam pasar saham yang pengukuran volumenya jelas indikator MFI sering digunakan..
Hari Santoso
Meskipun memiliki metode analisa yang sama, namun MFI dan RSI berasal dari golongan indikator yang berbeda, di mana kategori oscillator memang lebih banyak dikenal secara meluas daripada indikator volume. Namun demikian bukan berarti indikator yang kurang diekspose memiliki tingkat akurasi yang rendah. Memang pada dasarnya semakin banyak yang menggunakan suatu indikator semakin besar pula peluang trading untuk berada pada posisi yang benar jika trader bisa mengambil keputusan yang sama. Tetapi jauh lebih baik untuk mempertimbangkan juga kesesuaian dari kinerja suatu indikator dengan sistem trading yang dijalankan, sehingga kualitas dari tiap-tiap indikator bisa bersifat relatif dan berbeda-beda tergantung dari penggunanya. Akan lebih baik jika melakukan uji coba dulu sebelum menentukan indikator mana yang paling sesuai dengan sistem trading kita.
Indah
Untuk menentukan open market dari tf h1 ya?
Martin S
@ indah:
Kalau Anda trading di time frame daily, untuk mencari momentum entry yang tepat memang sebaiknya di timeframe yang lebih rendah seperti H4 atau H1. Sebagai referensi Anda bisa membaca: Sistem Trading Triple Screen.