Memanfaatkan Strategi Scaling Out Dengan Bantuan Ichimoku

Ichimoku bisa membantu Anda mengidentifikasi tren yang telah berbalik maupun yang baru dimulai, sehingga trader dapat memanfaatkannya untuk mendapat keuntungan.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Ichimoku bisa membantu Anda mengidentifikasi tren yang telah berbalik, maupun yang baru dimulai. Sehingga trader dapat melihat pembalikan dengan jelas pada transaksi.

Banyak trader berpikiran bahwa trading dengan memanfaatkan tren merupakan cara termudah untuk menghasilkan keuntungan lebih tinggi, daripada tidak mengikuti tren.

Begitu juga dengan Ichimoku, yang bisa dikatakan sebagai indikator tren karena sinyalnya hanya muncul ketika tren sedang terjadi. Namun, banyak dari trader tidak mengetahui bagaimana caranya mengambil keuntungan maksimum dari suatu pergerakan harga setelah indikator Ichimoku memberikan sinyal.

Salah satu cara untuk membuat trading lebih menguntungkan adalah dengan memakai strategi scaling out. Strategi scaling out adalah proses dari open posisi secara bertahap, ketika posisi sebelumnya sudah mencapai profit tertentu. Sehingga kita bisa meningkatkan keuntungan dengan mengikuti kelanjutan tren yang ada.

Karena Anda menerapkan strategi scaling out, maka secara tidak langsung transaksi akan memiliki kelemahan, yaitu bila harga ternyata berbalik arah sedangkan kita sudah terlanjur membuka posisi yang banyak. Maka risiko MC (Margin Call) akan muncul. Jadi mewaspadai terjadinya pembalikan adalah kunci dari manajemen risiko pada strategi scaling out.

Setelah Anda mengetahui keuntungan maupun risiko pemakaian strategi scaling out, maka saatnya mengetahui kapan waktu terbaik untuk trading berdasarkan sinyal Ichimoku. Waktu terbaik untuk trading berdasarkan sinyal Ichimoku adalah  segera setelah terjadinya perpindahan Awan Ichimoku.

Bila open posisi pertama sudah dimulai, Anda dapat fokus pada harga pantulan dari level support ketika tren kebetulan naik.

Memanfaatkan Strategi Scaling Out Dengan Bantuan

Memanfaatkan Strategi Scaling Out Dengan Bantuan

Bilamana Anda ingin bertransaksi ketika harga sedang keluar dari awan dan ingin menambah posisi dengan harapan tren masih berlanjut, maka Anda bisa mencari sinyal Awan Ichimoku lainnya sebagai cara pembukaan posisi baru.

Dari gambar di atas Anda bisa mengamati dan menggunakan strategi scaling out ini secara mudah. Dengan begitu secara sendirinya keuntungan yang akan didapat semakin besar. Jauh lebih besar dari strategi lainnya malahan. Untuk itu tekunilah strategi ini, biasanya hedge fund manajer juga sering memanfaatkan scaling out untuk meningkatkan transaksi mereka. Kami yakin setelah Anda berlatih dengan tekun, hasilnya pasti akan terlihat dengan balance yang terus bertambah.

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.


Greenback
kog seperti nya pake indi ini kelihatan ruwet ya? ato karena banyaknya grafis yang terpampang di chart ya? lihat dari namanya kog kayaknya bikinan orang nippon kah?
Franky
ini mirip pyramiding kah? Jadi aplikasinya begini ya? Si ichimoku bisa jg buat maksimalin profit...hehehe..br tau
Kruwil
bagi yang belum knal terhadap si tentara jepun..silakan baca di sini ya..biar lebih enak ngobrolnye.
Jinggo
yaaa..kesukaan saya nih..orang jepang kalo bikin sesuatu emang yahud. Doi pertimbangkan semuanya (walao gak semuanya sempurna tentunya). Minimal sudah dimasukkan SR ny (ini ilmu yang biasa dipake para trader top dunia). Ada filosofi yang aku bisa temukan di indi ini, jika harga masih tertutup arsiran(mungkin sering disebut awan)..hati-hati. Kemungkinan disitu masih terjadi "keraguan pasar" mo bergerak kemana..semacam pasar nemuin "jalan gelap"..Trus aku gabungin aj ama konsepnya ibu kita kartini.."abis gelap terbitlah terang..hihihihi..nah kan kalo dah terang benderang begini..pasar sudah siap melenggang kangkung...
Jono
bener juga kata master @jinggo..aku juga ngiat satu tanda lg di indi ini. Coba liat semakin tipis "si awan"..maka akan semakin jelas arah pergerakan harga ato katakan si market gak nemuin hambatan apapun buat bergerak..makasih master