Pola Flag: Probabilitas Tinggi Dan Mudah Dikenali

Pola flag merupakan Chart Pattern yang mudah dikenali dan dapat menghasilkan keuntungan tinggi. Simak panduan trading dengan pola flag pada artikel berikut ini.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Chart Pattern merupakan salah satu pelarian dari trader-trader bangkrut yang telah menganggap dirinya tertipu oleh hasil dari indikator. Kebanyakan trader tersebut memulai pembelajarannya dengan mindset: harga dapat memberi tahumu segala hal yang terjadi dalam market. Kebetulan salah satu Chart Pattern yang paling mudah adalah pola Flag.

 

trade flag pattern

 

 

Apa Itu Pola Flag?

Pola Flag atau pola bendera adalah pola formasi candlestick yang sering terbentuk dan mudah dikenali. Pola ini sering kali muncul ketika kondisi trend sedang kuat, dan mengisyaratkan penerusan arah tren. Pola Flag adalah pola Chart Continuation yang terkenal dan banyak diaplikasikan di trader seluruh dunia. Pola ini sering dikelompokkan dengan Pennant maupun Rectangle. Pengelompokan ini terjadi karena ketiga pola tersebut sangat mirip dari sisi tampilan, tempat kemunculan, Volume yang menyertai, serta cara penggunaan. Perbedaan utamanya hanya pada bentuknya.

 

pola-flag-forex

(Baca juga: Pola Chart Yang Umum Dalam Pasar Forex)

 

 

Pola ini sering kali digambarkan sebagai waktu istirahat dari pergerakan besar market. Beberapa trader juga sering kali mengibaratkan pola ini sebagai penanda market yang sedang mengambil napas untuk kembali melanjutkan perjalanannya.

Terkenal karena memiliki probabilitas tinggi dengan tingkat Risk/Reward rasio yang memadai, terbentuknya pola Flag biasanya dimulai oleh kenaikan atau penurunan harga yang tajam. Dari pergerakan ekstrim tersebut biasaanya akan terjadi koreksi akibat dari profit-taking yang dilakukan oleh trader sebelum terjadi lonjakan. Setelah mengalami koreksi hingga titik tertentu, akan banyak trader-trader yang masuk untuk meneruskan kembali pergerakan ini.

 

Bentuk Dan Pergerakan Pola Flag

Pola Flag biasanya akan muncul dengan bentuk yang mirip dengan pola Rectangle. Pola ini dimulai dari sebuah pergerakan harga yang kuat kemudian dihentikan oleh pembalikan harga yang membentuk Channel dengan 2 buah Trendline paralel. Dalam penamaannya, pergerakan harga yang kuat ini akan disebut sebagai Flag Pole. Sedangkan pembalikan harga akan disebut channel Flag.

Kedua garis trenline ini akan menjadi Support dan Resistance. Harga akan terus berada dalam Trendline hingga breakout terjadi pada salah satu sisinya. Dalam trading dengan pola Flag, channel yang terbentuk harus berlawanan dengan arah pergerakan lonjakan harga. Perlu diingat bahwa pola Flag tidak akan langsung terbentuk setelah adanya Reversal di setiap pergerakan besar. Biasanya, pola ini baru terbentuk di sebuah tren yang stabil. Dari arahnya sendiri, trading dengan pola Flag dibagi menjadi pola bullish Flag dan pola bearish Flag.

Seperti contoh di bawah ini, setelah harga melonjak ke atas membentuk Flag Pole, maka seharusnya Channel Flag akan condong mengarah ke bawah, membentuk pola bullish Flag.

 

flag-bullish

 

Begitu pula sebaliknya untuk pola bearish Flag. Setelah harga jatuh ke bawah dan membentuk Flag Pole, maka seharusnya Channel Flag akan condong mengarah ke atas.

 

bearish-flag

 

 

Trading Dengan Pola Flag

Trading dengan pola Flag juga memiliki aturan-aturan tertentu dalam menjalankannya. Aturan-aturan ini dirancang agar tingkat profitabilitas lebih tinggi. Berikut aturan-aturan entry yang harus diterapkan pada pola Flag.

 

trading-pola-flag

 

Entry

Dalam trading dengan menggunakan pola Flag, Anda harus menunggu hingga terjadi breakout pada Channel Flag. Entry dapat dilakukan dengan cara memasang Pending Order maupun menunggu pullback yang terjadi pasca breakout.

 

Stop Loss

Stop Loss pada trading dengan menggunakan pola Flag ditempatkan pada level low/high Channel yang terbentuk. Saat Uptrend, SL diletakkan di low Channel, sedangkan saat Downtrend, SL diletakkan di high Channel.

 

Take Profit

Profit yang tinggi merupakan salah satu keunggulan pola Flag. Lonjakan harga awal dan Retracement bertujuan untuk memancing para trader yang ketinggalan maupun tidak sempat masuk saat pergerakan awal. Oleh karena itu, nilai Take Profit pada trading dengan pola Flag ditempatkan sama dengan panjang Pole.

 

Tips Trading Dengan Pola Flag

1. Amati Volume Pada Pole Dan Channel Flag

Analisa teknikal forex dilakukan dengan cara mengamati pengulangan-pengulangan yang terjadi pada pola harga dan indikator dari harga sebelumnya. Hal ini juga berlaku pada pola Flag. Dilansir dari buku "Technical Analysis For Mega Profit", pola Flag yang baik akan diikuti dengan pola-pola Volume tertentu. Perhatikan contoh gambar di bawah ini.

 

volume-

(Baca juga: Indikator Volume Dalam Pasar Forex)

 

Pola Flag yang baik memiliki Pole yang diiringi dengan tingkat Volume tinggi dan Channel yang selaras dengan Volume rendah. Saat breakout Channel, pertambahan Volume akan kembali terjadi. Tinggi volume saat breakout in ipun beragam, bisa sama tinggi saat Volume pada Flag Pole ataupun lebih tinggi.

 

2. Tunggu Hingga Channel Flag Terbentuk Sempurna

Channel adalah sebuah kumpulan harga yang sangat rapi sehingga dapat dihubungkan dengan garis sejajar yang paralel. Perlu diingat bahwa Channel Downtrend, dibentuk dari susunan Higher High dan Lower High, begitu pula sebaliknya.

 

channel-flag

(Baca juga: Cara Menggambar Channel Untuk Melihat Tren Forex)

 

Pengetahuan ini dapat menjadi senjata untuk validasi pola Flag. Sebelum menunggu breakout yang terjadi pada Channel, ada baiknya menunggu sampai Channel benar-benar selesai terbentuk. Baru setelah itu, trader boleh menunggu breakout terjadi atau bahkan langsung masuk ke market.

 

3. Gunakan Fibo Sebagai Bantuan Tambahan

Dalam trading pola Flag, Anda juga bisa menggunakan Fibonacci Retracement sebagai alat bantu konfirmasi. Setelah Flag Pole selesai dan channel Flag mulai terbentuk, Anda bisa menarik Fibo Retracement dari level 0% pada puncak Pole ke level 100% di dasarnya.

 

fibo-flag

(Baca juga: Cara Menarik Garis Fibonacci Dalam Forex Trading)

 

Dalam pola Flag yang baik, harga tidak akan Close di bawah level 32%. Hal ini dapat menjadi senjata pembantu yang ampuh. Anda bisa mulai masuk pada level 23% maupun 38%, dengan memasang SL pada level 50%.

 

 

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut perihal pola harga ini, selain mengisi kolom komentar, Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami di forum tanya jawab khusus analisa teknikal berikut.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Afana
waaa kl begini harus terlatih pengamatan kita ya suhu martin? Sepertinya yang memudahkan adalah tiang benderanya itu deh..bener gak sih?

Kalo nyari sinyal bendera tanpa tau tiangnya kan sama seperti nyari jerami dalam jarum. Pengamatan terhadap pola2 chart emang membuka peluang untuk mendapatkan profit. Terimakasih udah dibantu tambahn tips..suhu martin
Martin S
@ afana:
- tiang bendera dan pola retracement (koreksi) nya yang membentuk pola bendera (flag) tersebut, kalau hanya tiangnya belum tentu retracement-nya membentuk pola flag, bisa berbentuk pennant (mirip segitiga) dimana identifikasi untuk
level breakout-nya agak berbeda.
Tandi
Master kalo kita open setelah ada konfirmasi breakout dari flag resistance dan kemudian ada rejection bar yang akhirnya kena stop loss kita, apakah bijak jika kita pasang strategi averaging? Mengingat potensi sinyal flag chart persentasenya tinggi sebagai penerusan tren.
Martin S
@ Tandi:
Maksud Anda averaging artinya buy lagi setelah stop loss kena?  Bisa saja asal ada sinyal berikutnya yang mendukung. Dalam hal ini berarti sinyal trading dari pola flag telah gagal dan Anda menunggu sinyal berikutnya untuk entry buy.

Sebagai pendukung untuk mengetahui penerusan arah trend tersebut masih cukup kuat atau tidak Anda bisa menggunakan bantuan indikator kekuatan trend (ADX atau MACD).