Strategi Trading Praktis Menggunakan Pola Fibonacci

272047

Ingin mengeruk keuntungan dari titik reversal hingga ratusan pip dengan analisa teknikal sederhana? Ini dia salah satu pilihan terbaiknya, pakai pola fibonacci.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Dalam bertrading Anda pasti akan menemui istilah-istilah penting terkait dengan deret Fibonacci. Tidak peduli apakah Anda trader pemula, mahir, ritel ataupun institusional, deret urutan Fibonacci akan selalu hadir "menghiasi" chart pair forex Anda. Seiring waktu, berkembanglah beberapa pola fibonacci sebagai indikator "ajaib" untuk memprediksi arah pergerakan harga. Penasaran?


strategi trading pola fibonacci


Pengertian dasar Fibonacci Retracement Dan Extension

Umumnya trader akan menggunakan garis Fibonacci untuk mengetahui retracement dari trend terkini. Hal tersebut dikarenakan pergerakan harga di pasar forex secara dinamis cenderung "memantul" (retraced) di garis-garis fibonacci, di mana garis-garis tersebut mewakili level-level harga tertentu yang selalu dipantau para pelaku pasar sebelum membuka atau menutup posisi.

Dengan kata lain, suatu trend berjalan (entah itu uptrend atau downtrend) memiliki semacam tanggal "kadaluarsa" di mana harga akan semakin besar kemungkinannya mengalami reversal setelah melewati batasan garis fibonacci dari satu tahap ke tahapan berikutnya.

Tahapan-tahapan tersebut dibagi dalam deret angka berikut;
a. Retracement: 0, 0.23, 0.38, 0.5, 0.61, 0.78
b. Extension: 1.27 dan 1.61
fibonacci retracement

Pada kondisi trend normal, harga akan memantul (bounce) pada garis-garis retracement. Sedangkan jika trend relatif kuat karena terdorong oleh event langka tertentu (rilis berita ekonomi penting) harga akan melesat menembus batas retracement dan kemungkinan akan mengalami reversal setelah mengenai batas pada garis extension.


Strategi Trading Praktis Dengan Pola Fibonacci

Setelah Anda paham dengan dasar dari deret fibonacci, berikut adalah salah satu contoh pola fibonacci populer dan aplikasinya sebagai strategi trading sinyal reversal, yaitu pola AB=CD.


grafik 01

grafik 01

Pada gambar grafik 01 terdapat tiga pola fibonacci AB=CD dalam time frame 4h (untuk trading intraday). Pola fibonacci paling kanan memiliki kualitas sinyal paling baik daripada sinyal pola pertama dan kedua. Bingung kenapa? Mari kita bedah lebih dalam lagi.

 

Tata Cara Penarikan Garis Dan Kualitas Sinyal Pada Pola Fibonacci ABCD

zigzag
Pola Fibonacci AB=CD di atas sekilas terlihat seperti pola garis zigzag, garis-garis tersebut tidak begitu saja asal ditarik tanpa ketentuan tertentu.

  • Kaki (leg) garis AB ditarik dari harga terendah (low) ke harga tertinggi terdekat.
  • Berikutnya retracement dari kaki AB, yaitu garis BC sebaiknya berada pada batas retracement 0.38 sampai 0.78 (idealnya pada 0.68) dari garis AB.
  • Kaki garis CD ditarik dari harga rendah garis BC menuju harga tertinggi berikutnya dengan batas extension 1.27 sampai 1.68 dari garis BC.

zigzag_retrace


Strategi trading Pola Fibonacci AB=CD secara ideal menekankan kesamaan pada panjang kaki dan periode masa pergerakan harga antara kaki AB dan CD. Walaupun begitu karena kondisi pasar forex dinamis dan selalu berubah, sinyal reversal ideal dari pola fibonacci AB=CD akan sangat sulit ditemukan.

Oleh karena itu, dari contoh gambar grafik 01 (tiga pola fibonacci AB=CD) panjang dan periode pergerakan harga kaki AB tidak seratus persen identik dengan CD. Meskipun sinyal tak sempurna pada pola pertama dan kedua, tapi reversal benar-benar terjadi karena konfluensi dari candlestik terakhir; yaitu bearish pinbar dengan ujung harga tinggi menyentuh garis resistansi (garis putus-putus merah).

Dari segi kualitas, sinyal pola fibonacci AB=CD ketiga lebih baik dari pola pertama dan kedua karena kriteria berikut:

  • Pada pola fibonacci AB=CD ketiga, pasar terlihat jelas dalam kondisi downtrend, sedangkan pada pola pertama kondisinya masih sideways.
  • Kaki AB dan CD pola fibonacci ketiga relatif sama persis dari sisi panjang dan periode masa pergerakan harganya daripada pola pertama dan kedua (bentuk jajar genjang terlihat lebih sempurna)
  • Kaki terakhirnya (CD) berada pada candlestick terakhir di mana ujung harga rendahnya telah menyentuh batas support. 


Strategi Trading Praktis: Open Dan Exit Posisi Dengan Pola Fibonacci.

Jika Anda memilih sinyal terbaik (pola fibonacci paling kanan) perlu Anda catat bahwa pola fibonacci tersebut berada dalam zona bullish reversal (berlawanan dari kedua pola sebelumnya). Di mana harga berbalik bullish setelah pasar dalam kondisi downtrend.
TPSL

Letakkan pending order buy limit atau instant order beberapa pip dari ujung harga terendahnya (lowest low). Take Profit (TP) dapat Anda pasang secara berurutan dari titik fibonacci retracement 0.23 sampai 0.78. Asumsinya, Anda dapat membagi-bagi lot pada titik-titik TP tersebut untuk mengurangi resiko terjadinya reversal kembali sebelum TP final (paling ujung).

Dari sisi Stop Loss, Anda dapat meletakkan SL bergantung dari kebijakan manajemen resiko Anda. Sebaiknya posisi SL memiliki rasio paling tidak 1:2 (50%) dari TP final. Semakin besar rasionya semakin besar rewardnya namun semakin besar pula resiko SL tersentuh lebih dulu.

Demikian strategi trading menggunakan pola fibonacci AB=CD. Pola tersebut adalah pola fibonacci paling sederhana, karena pada pengembangannya strategi trading pola fibonacci masih banyak lagi variasinya. Misalnya saja pola fibonacci Gartley, Butterfly, Crab dan lain sebagainya yang sering dinilai para analis lebih akurat daripada pola fibonacci AB=CD.

Selamat ber-trading!

Rio Renata aktif menulis di Seputarforex sebagai penulis artikel forex dan broker dalam dua bahasa, khususnya mengenai aspek teknikal. Karena berlatar pendidikan psikologi, ia memandang pergerakan harga pasar layaknya dinamika perilaku individual, yaitu memiliki pola tertentu yang dapat diantisipasi.

Fran
strategy ini probabilitas win brp persen? Krn ada bias subyektif utk menentukan candle mana yg akan ditarik pertama sbg garis AB..
Rio Renata
nah itu dia, karena pada dasarnya strategi trading ini berdasarkan pada pola price action, maka sebenarnya Anda sedang menggunakan sistem trading discretionary, jadi win ratenya pun akan beragam dari satu trader ke trader lain.

Dengan kata lain, pertama kali Anda menggunakan sinyal pola fibonacci umumnya win rate akan relatif kecil (kurang lebih 30-50%), namun seiring berjalannya jam terbang dan semakin tajamnya intuisi Anda, sinyal pola fibonacci bisa semakin menanjak tingkat akurasinya (di atas 50%).
Fran
Iya,  betul juga discretional trading..terima kasih,  kk rio