Ahmed Sar, Trader Forex Sukses Ahli Membaca Trend

Ahmed Sar adalah trader forex dan trainer forex asli Indonesia. Berawal dari sulitnya mendapat guru trading belasan tahun lalu, kini Ahmed Sar yang sudah ahli membaca trend, ingin terus berbagi ilmu.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Nama Ahmed Sar mungkin masih asing di telinga para trader forex Indonesia. Namun, bagi trader di wilayah Surabaya dan sekitarnya, Ahmed Sar mulai dikenal sebagai trainer dan trader forex sukses berpengalaman yang kerap memberikan seminar trading di berbagai kesempatan. Salah satunya adalah seminar forex yang di selenggarakan oleh Seputarforex.com beberapa waktu terakhir ini.

ahmed-sar



Namun, siapa sesungguhnya Ahmed Sar? Bagaimana pengalaman tradingnya? Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Untuk itu, simak artikel berikut agar mengenal lebih jauh trader forex sukes asal Surabaya, Ahmed Sar.

 

Profil Trader Forex Sukses Ahmed Sar

Ahmed Sar, yang bernama lengkap Ahmed Sarminto, mengawali sepak terjangnya di dunia forex sejak tahun 2005. Saat ditanya mengenai kesibukannya di luar forex, Ahmed Sar mengatakan bahwa ia juga sibuk ternak teri. Apakah ia adalah seorang trader forex sekaligus peternak ikan teri? Rupanya bukan.

Sambil tertawa, pria humoris ini mengatakan bahwa "ternak teri" yang dimaksudnya adalah singkatan dari "anter anak-anter istri". Sedangkan kesibukan sebenarnya adalah menjadi seorang trader forex full-time, analis forex, sekaligus mentor trading forex. Analisa-analisa forex Ahmed Sar juga ditulisnya untuk Seputarforex.com.

Dalam trading, Ahmed Sar sebetulnya tak hanya bertrading forex. Ia juga menjalankan trading saham dan komoditas, tetapi tak tertarik bertrading options.

Apakah trading merupakan usaha Ahmed Sar dari awal? Ia menjawab tidak. Pria kelahiran Surabaya empat puluh tahun lalu ini mengaku pernah pula berkecimpung di sektor riil. Ia pernah menjajali beraneka bisnis, mulai dari perdagangan umum, properti, sampai membuka warung internet (warnet) untuk game-online. Sayangnya, semua itu akhirnya kalah oleh ketertarikannya pada trading forex karena adanya fasilitas Stop Loss.

 


Selalu Deg-deg-an Takut Loss Di Awal Trading

Ahmed Sar mengenal trading pertama kali karena usaha gigih seorang marketer broker forex yang terus menawarinya untuk bertrading. Lama-kelamaan, ia pun penasaran dan tertarik untuk bergabung.

Ketika awal terjun ke dunia trading forex, kata Ahmed, semua masih konvensional. Belum serba online seperti sekarang ini. Ahmed sempat merasakan masa-masa bertrading secara klasik. Telpon sana sini dan mengawasi chart sambil menjalankan bisnis riilnya. Menerima tamu sambil menghadap laptop, sering dilakukannya.

Sarjana Teknik Informatika dari Universitas Tujuh Belas Agustus Surabaya ini mengawali tradingnya dari nol dan tanpa bimbingan. Ahmed Sar bercerita bahwa karena saat itu ia juga belum tahu cara bertrading yang benar, maka ketakutan akan Loss selalu menghantuinya. Bahkan, saat menyetir mobil pun ia harus membawa dan membiarkan laptopnya selalu terbuka agar bisa selalu memantau pergerakan harga.

Sebab itulah, ia maklum jika kebanyakan trader pemula sering stres dan ketakutan karena ia sendiri pernah mengalami. "Bagaimana tidak, ditinggal sebentar saja, Loss-nya bisa sampai lima juta. Ini tentu sangat horor bagi trader pemula," kenang Ahmed.

 


Pentingnya Peran Guru Trading Dalam Belajar Forex

Dari ketakutannya itu, Ahmed Sar pun memutar otak. Ia tak bisa terus bertrading di bawah tekanan seperti itu. Ia membutuhkan seorang guru untuk membimbingnya bertrading dan mengatasi kecemasannya.

Sayangnya, waktu itu seminar-seminar trading forex masih sangat langka; begitupun forum forex. Padahal, Ahmed merasa membutuhkan lebih dari satu orang guru. Mau tak mau, ia pun "menyusup" ke broker-broker forex demi mengenal orang-orang dalam di sana dan menemukan trainer yang cocok.

foto-ahmed-sar

 

 

Sejak itu, Ahmed Sar menemukan pencerahan. Ia akhirnya paham bahwa trader forex pemula tidak seharusnya mengambil strategi trading dengan time frame pendek seperti scalping. Itulah yang berbahaya dan selalu membuat cemas. Mempelajari trading forex dengan metode klasik, menurut Ahmed, merupakan cara yang lebih tepat bagi pemula.


Trend Reader Strategy

Antara forex, saham, dan komoditas, Ahmed Sar mengatakan bahwa profitabilitas forex memang nomor satu. Sedangkan profitabilitas saham terbilang lama, seperti menabung. Meski demikian, semua itu memiliki konsekuensi dan risiko sendiri-sendiri sesuai bobotnya.

Dalam bertrading, seorang Ahmed Sar juga masih sering menemui tantangan. Utamanya, saat ia melakukan kesalahan dan harus mencari tahu salahnya dimana agar tidak diulang di kemudian hari.

Untuk strategi trading Ahmed Sar menerapkan 80 persen teknikal dan 20 persen fundamental. Meski menggunakan beragam strategi, yang paling dominan digunakannya adalah strategi trend. Ahmed Sar menganalisa pergerakan harga di pasar dengan cara membaca trend.

Sedikit tips dari Ahmed Sar dalam membaca strategi untuk para pemula; pertama, pelajari lebih dalam candlestick power. Kekuatan candlestick ini sederhana, namun banyak yang meremehkan dan melewatkannya.

Contoh teknisnya, ketika ada 1 candle hijau di timeframe H4, hitunglah jumlah candle hijau H1 dalam H4 tersebut. Apabila candle hijaunya lebih banyak, maka trader bisa pasang BUY. Begitupula di H1 hitung jumlah candle M15. Jika banyak hijaunya, BUY lagi.

"Simple, bukan? Tetapi kata orang strategi semacam itu hanya lelucon." kata Ahmed Sar sambil tertawa. Ia menambahkan bahwa tentu saja dibutuhkan pendalaman untuk mempelajarinya. Tidak bisa asal pasang posisi begitu saja.

 

Tips Menghindari Tipu-Tipu Broker Ala Ahmed Sar

Sebagian orang mengaku kapok bertrading karena merasa ditipu oleh broker. Banyak yang merasa uangnya dilarikan. Menanggapi hal ini, Ahmed Sar mengatakan bahwa kemungkinan tersebut bisa dihindari jika trader mau sedikit repot untuk bertrading sendiri. Dalam hal ini, tidak memercayakan begitu saja uangnya untuk ditradingkan oleh orang lain.

foto-ahmed-sar-2

 


Tak masalah jika belum punya pengalaman. Trader tersebut bisa mulai dari modal yang kecil lebih dulu untuk belajar. Toh, dalam trading forex modal tidak harus selalu besar. Yang penting, menguasai ilmu dasarnya terlebih dulu sehingga tidak perlu mengandalkan orang lain untuk bertrading. Jadi, otomatis terhindar dari tindak penipuan.

Untuk orang bermodal cekak tetapi ingin berinvestasi ke pasar keuangan, manakah yang lebih baik? Forex atau saham? Menjawab pertanyaan ini, Ahmed Sar mengatakan dua-duanya bisa. Asalkan, pilihan akunnya yang tepat. Kalau forex, mungkin bisa mulai dari akun Sen dulu.

Investasi ke saham juga bisa, tetapi kalau saham, menurut Ahmed justru diperlukan modal yang besar. Mengapa? Karena di saham tidak ada leverage. Jadi, Ahmed lebih menyarankan untuk di forex dulu saja karena bisa mencari akun dan memilih leverage tinggi, sehingga modal yang diperlukan lebih sedikit.

Jangan lupa, dalam berinvestasi di forex juga diperlukan manajemen modal yang ciamik. Jangan langsung memasang modal yang dipunya dalam sekali jalan. Setiap buka posisi, trader harus mengatur persentase dari modal keseluruhan yang dimiliki.

 

Siap Masuk Pasar Artinya Siap SL

Ahmed Sar mengatakan bahwa kesuksesan trader dapat diukur dari konsistensinya dalam meraih profit. Kesuksesan itu didukung oleh cara trading yang benar.

Penggemar Warren Buffet ini mengatakan, baik forex maupun saham, secara teknis tradingnya hampir sama. Yang membedakan, di saham, seorang trader dituntut untuk mencari info sebanyak-banyaknya tentang emiten yang dia tradingkan. Sedangkan di forex, tradernya harus cermat memerhatikan perilaku pasar.

Pantangan dalam trading forex adalah menyalahkan orang lain ataupun diri sendiri jika gagal. Siap masuk pasar artinya pasrah dan rela jika terkena Stop Loss (SL). Pasanglah modal trading yang Anda merasa siap merelakan jika uang itu nantinya hilang, kata Ahmed. Sebaliknya, jika kena Take Profit (TP), juga tidak perlu ge-er atau tersanjung berlebihan. Pengaturan emosi, walau terlihat sepele, tapi cukup penting dalam menjalankan trading forex.

Setiap pagi, Ahmed Sar mempersiapkan tradingnya dengan cara mengamati sedikitnya 25 chart forex. Kemudian, ia menyeleksinya menjadi 10 chart yang dianggap memiliki peluang trading paling bagus. Akhirnya, terpilihlah 3 chart untuk di-open position (OP). Apabila masih ada waktu, bisa ditambah lagi chart yang di-OP.

 

Ingin Terus Berbagi Ilmu Trading

Cita-cita Ahmed Sar, tidak muluk-muluk. Dalam pencapaiannya selama 12 tahun bertrading, Ahmed Sar ingin terus bisa membagi ilmunya. Ia pernah merasakan sendiri betapa sulitnya menemukan seorang guru trading dulu.

Sayangnya sekarang ini, ketika guru trading sudah cukup banyak, justru orangnya yang kurang memiliki kemauan belajar. Untuk itu, Ahmed ingin terus memberi semangat bagi orang-orang yang memang niat belajar trading, untuk terus belajar.

seminar-forex

Ahmed Sar Saat Menjadi Pemateri Seminar

 


Memang terkadang, belajar trading yang berkualitas itu membutuhkan biaya. Namun, seharusnya, itu bukanlah halangan. Adalah wajar jika seseorang ingin pandai, maka ia harus mengeluarkan modal. Tinggal memilih saja seberapa yang dia mampu. Saat ini, sudah banyak seminar-seminar trading berkualitas dengan biaya yang terjangkau, kata Ahmed.

 

Trader Forex Sukses Indonesia Tidak Pernah Koar-Koar

Siapa bilang trader forex retail Indonesia itu tidak mungkin sukses!? Ahmed bilang, yang berpendapat seperti itu salah. Sedikit buka rahasia, trader forex sukses sangat jarang yang "berkoar-koar" jika ia sukses. Bahkan, di Indonesia ini ada lho komunitas "rahasia" yang isinya memang trader-trader sukses yang bertopeng bisnis riil.

Di komunitas itu, semua anggotanya memiliki pekerjaan lain. Ada yang berprofesi sebagai kontraktor, pengusaha restoran, tetapi mereka juga bertrading forex sebagai hobi yang sangat menghasilkan. Hasil dari trading forex mereka bahkan sudah bisa dijadikan sumber modal untuk menjalankan bisnis riilnya.

"Beberapa orang dari anggota komunitas tersebut, yang memiliki tanda 'khusus' di keningnya, sangar sekali kalau scalping. Mereka juga termasuk orang-orang berduit, jadi jarang bergaul dengan orang-orang kebanyakan. Tetapi jika sudah bertekad belajar trading, mereka sungguh-sungguh. Ke Singapura pun dijabanin," ungkap Ahmed.

Kesimpulannya, tidak perlu minder duluan sebagai trader ritel walaupun ada pemain-pemain besar. Jika pasar forex ibarat lautan, semua orang berhak berkesempatan mendapatkan segala jenis ikan bagaimanapun kapalnya. Tergantung bagaimana memilih spot yang tepat dan umpan yang tepat. Tetap semangat dan terus belajar. 

 


Apakah Anda sedang mencari seminar trading yang tepat? Atau penasaran dengan metode trading forex ala Ahmed Sar? Bulan November 2017 ini, Seputarforex.com menggelar workshop trading forex dengan Ahmed Sar sebagai pemateri. Info selengkapnya, silakan klik link Workshop Trading Seputar Forex.

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.