OctaFx

iklan

Memanfaatkan Gap Saat Market Buka Di Awal Pekan

62080

Gap yang sering terjadi di awal pekan membuat banyak trader menghindari meng-hold posisi selama akhir pekan saat market tutup. Padahal, gap bisa dimanfaatkan jadi peluang trading.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Sebagai trader, Anda tentu pernah melihat Gap, atau kesenjangan yang lebar antar candle pada Candlestick Chart, hingga terkesan seakan-akan harga tiba-tiba anjlok atau tiba-tiba melonjak tanpa ada transaksi terjadi antara terbentuknya satu candle ke candle berikutnya. Kondisi itu sering membuat trader bertanya-tanya, apa yang terjadi? bisakah memanfaatkannya untuk trading? Kali ini saya akan membahas tentang bagaimana memanfaatkan Gap yang biasa terjadi saat market buka di awal pekan.

Memanfaatkan Gap Saat Market Buka Di Awal Pekan

 

Latar Belakang Munculnya Gap Di Awal Pekan 

Seperti kita ketahui dalam hal waktu trading forex, Pasar Valas tutup selama akhir pekan, tepatnya pada hari Sabtu pukul 04.00 WIB, kemudian buka kembali pada hari Senin pukul 04.00 WIB. Di lain pihak, faktor-faktor yang mempengaruhi nilai mata uang suatu Negara, seperti misalnya kondisi ekonomi politik negara yang bersangkutan, tetap terus berjalan, karena secara umum kegiatan manusia tetap berjalan. Itulah sebabnya, sangat mungkin di awal market buka di awal pekan, terjadi gap atau harga yang meloncat, baik naik ataupun turun dan harga terakhir saat market tutup.

Gap yang sering terjadi di awal pekan ini membuat banyak trader menghindari meng-hold posisi, atau membiarkan trade tetap terbuka selama akhir pekan saat market tutup. Masuk akal memang, karena saat market tutup, kita tidak akan bisa berbuat apa-apa terhadap posisi kita yang masih terbuka. Padahal segala kemungkinan bisa saja terjadi.

Ekstremnya, kondisi politik dan ekonomi suatu negara bisa saja berubah drastis saat akhir pekan, yang membuat nilai mata uang bisa saja berubah drastis tanpa kita bisa berbuat apa-apa, karena market sedang tutup.


Cara Memanfaatkan Gap Di Awal Pekan

Gap ini memang bisa jadi mimpi buruk bagi trader yang posisinya tersabet Stop Loss (SL) saat market buka di awal pekan. Namun, bisa juga menjadi peluang bagi kita yang ingin mengambil manfaat dari adanya Gap tersebut. Memanfaatkan Gap di awal pekan, prinsipnya hampir sama dengan ketika kita akan memanfaatkan pergerakan cepat saat news release seperti yang sudah kita bicarakan sebelumnya.

Mari kita amati chart GBP/USD pada timeframe 15 Menit (M15) berikut:

 

Apabila harga pada hari Sabtu pukul 03.58 adalah 1.5620, maka kita pasang pending order berupa buy stop 10 pips di atasnya, yaitu di 1.5630 dengan Target Profit (TP) sekitar 20 pips di 1.5650. Pasang juga pending order berupa sell stop kurang lebih 10 pips di bawah harga menjelang market tutup, yaitu di 1.5610 dengan Target Profit sekitar 20 pips di 1.5590.

Sesaat setelah market buka pada hari Senin pukul 04.00 WIB, cek posisi pending order tersebut. Batalkan pending order yang tidak tersentuh. Dalam contoh di atas, yang dibatalkan adalah sell stop-nya. Dengan demikian, kita sudah mendapatkan kurang lebih 20 pips saat market buka. Mudah, bukan!?

Namun, cara ini bukan tanpa kekurangan. Kelemahan dari cara ini adalah, kita harus "berkorban" untuk tidur larut malam dan bangun dini hari, agar bisa menangkap momen sesaat sebelum market tutup dan sesaat setelah market buka.

Oke, cara di atas hanyalah contoh apabila kita ingin memanfaatkan Gap yang terjadi di awal pekan. Pilihan sepenuhnya ada di tangan Anda, apakah akan menghindar Gap dengan menutup semua posisi di akhir pekan, atau justru memanfaatkan Gap tersebut dengan sengaja memasang posisi sesaat sebelum market tutup. Tak ada salahnya menghindari market, karena ada saja trader yang menganggap pasar di akhir pekan sebagai salah satu waktu trading forex paling berbahaya. Akan tetapi, tak ada salahnya pula berupaya untuk memanfaatkannya.

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.


Ahmad Abbas
setrategi pending order buy stopnya gak pake STOP LOSS ya gan entar seupama bisa naik dan menyentuh garis buy stop tapi sebelum kena TP turun lagi kebawah garis buy stop dan terus turun kalo gak pake SL kan bisa minus banyak gan..? mohon solusinya terimakasih sebelumnya
Riyanto M
Itulah napa kita perlu cepet2 ngecek pas pasar baru dibuka. jadi ketika salah satu pending order udah kena bisa langsung dicek apakah harga pembukaan udah kena tp apa belum. Kalau contoh di atas jelas sl nggak perlu dipasang. kalo gap bisa lebar lebih untung tp bisa langsung kena. tapi kalo sudah kena salah satu pending order tapi trus harga naik turun sampe di level pending order yg sebaliknya itu jelas bisa bikin rugi. makanya waktu dicek wkatu pembukaan pasar itu tujuannya buat nyari close posisi yang pas seumpama tpnya belum kena. lagipula jarang sekali kan harga bergerak volatil di pembukaan pasar awal pekan. cuma gapnya aja yang muncul, sementara harga cenderung bergerak aman. asal posisi nggak difloating terus pasti tetep bisa diminimalisir lah resikonya.
Teguh Sup
kl hitunganx tepat bisa untung, kl meleset ya berisiko juga, kl udah dibiasain nantix bakal paham juga. tapi mesti rela berkorban waktu juga trading subuh2 hihihi
Cahyono Troll
Bagus deh. Bisa dicoba sebagai salah satu strategi trading yang oke.
Kekurangannya disini takut keterusan kalau posisinya benar dan sepertinya pasar terus trending di arah yang sama.
Kalau oportunis kayak ane ini ngeliat peluang didepan mata memang gak bisa didiamkan begitu saja.
Sofian Ramadhan
@Cahyono: sebelumny maap ya gan, tapi bukany lebih baek trading itu direncanakan bukan dari hasil ambil untung dari peluang besar yg lewat aja? semestiny kalo trading di forex peluang kan selalu ada, cuma besar kecilny yg beda dn cara memanpaatkany aja. kalo situ udah punya sistem trading sendiri, semestiny kan mesti diterapin terus biar hasil tradingny bisa konsisten, dn buat gap trading ini, juga tdk lepas dari konsistensi trhdp prinsip disini, kalo seumpama agan udah menetapkan untuk cek akun buat lihat pending order dan kemudian close order ya dilakuin seperti itu. masalah ada peluang tambahan ya dianalisa dulu biar waktu op lagi bisa yakin itu peluang nya seberapa. atau kalau tdk kan bisa tetep kembali lagi ke sistem trading yg uah direncanakan.
Cahyono Troll
Masalahnya. Sistem trading ane ya buka posisi tiap ada peluang besar.
Sejauh ini berhasil2 aja tuh.
Trus gimana berarti ane ya harus tetep konsisten untuk tidak konsisten to?
Samoet
maaf gan, mau tnya nih,.saya juga biasa terapkan teknik ini di akun demo, tp knapa yah saat saya terapkan di akun real, saya terkena slippage?tolong di bantu mastah
Yanuar
kalau boleh tahu, Anda menggunakan akun tipe yang mana? dan di saat apa Anda melakukan order market dengan slippage tersebut?

Jika anda menggunakan akun ECN
, slippage memang terkadang terjadi karena jumlah volume perdagangan antara jaringan interbank bisa saja tiba-tiba berubah hanya dalam kurun waktu singkat (pasar global dengan volume perdagangan raksasa).

Dan pada saat rilis berita berdampak tinggi (NFP, GDP, Interest Rate Change) biasanya harga bisa berfluktuasi dengan sangat cepat dalam waktu singkat pula, itu juga alasan kenapa slippage akan terjadi.
Rohman
teknik ini tidak akan bisa di terapkan :D
karena ketika anda pasang BUY/SELL stop sebelum market open dan terjadi GAP, maka akan di geser ordernya sampe pucuk atau sampe lembah hingga akun anda MC. maksudnya adalah, ketika anda pasang buy stop GU (seperti contoh di atas) di harga 1.5630. dan ternyata pas OPEN market harga langsung GAP di 1.5690 , yaa maka order anda kena di1.5690 wkwkwk, bukan di1.5630 ..

ini FAKTA BROOOO.... dalam kasus ini saya menggunakan broker firewoodfx.