OctaFx

iklan

Memahami Dan Memanfaatkan Leverage

80513

Berkat leverage, kita bisa trading tanpa harus mempunyai modal sebesar transaksi forex yang dilakukan. Namun benarkah kita harus cermat memilih leverage?

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Saat saya mendengar kata ”bisnis”, terus terang yang terbersit dalam benak saya adalah "berapa banyak modal yang dibutuhkan?" Hehehe... Maklumlah, modal menjadi hambatan utama bagi saya untuk coba-coba berbisnis.  Yah, di jaman sekarang, mana ada sih bisnis dengan modal kecil yang bisa menghasilkan pendapatan yang besar? Mungkin ada benarnya juga ungkapan yang mengatakan, "kalau mau dapet ikan yang gedhe, ya harus menyediakan umpan yang gedhe juga."

Itulah mengapa, saat saya pertama kali mendengar tentang bisnis forex, yang terbayang dalam benak saya adalah "wah, pasti butuh modal yang lumayan nih, minimal puluhan juta". Logikanya kan kalau mau ambil untung dari sebuah kegiatan jual-beli, berarti harus punya modal untuk "beli" barangnya dulu dong, betul tidak? Maklumlah, pikiran saya masih tradisional hihihi… Tapi untunglah, saya kemudian mendapat pengertian tentang "leverage" ini.


Leverage Forex

 

 

Leverage: Manfaat Margin Trading

Di sinilah terasa manfaat dari margin trading. Kita bisa melakukan transaksi tanpa harus mempunyai modal sebesar transaksi yang kita lakukan. Asyik kan? Tentu, namanya juga kemajuan teknologi.

Beruntunglah kita sekarang, yang hidup dilengkapi dengan sarana dan pra sarana yang sedemikian komplit. Hanya dengan bermodalkan PC, sambungan internet dan modal semampunya, kita bisa melakukan transaksi jual-beli valas ini. Jadi kita bisa trading kapan saja dan di mana saja, asal terkoneksi dengan internet.

Mungkin anda bertanya-tanya, "Lantas, emang dari mana uang yang kita transaksikan?" Nah, ini dia satu lagi sarana yang menguntungkan. Sekarang ini sudah tersedia banyak sekali broker yang bisa memfasilitasi kegiatan trading kita, plus "meminjami" modal. Weh, yang bener? Hehehe… benerlah!

Kalau kita melakukan trading lewat sebuah broker, maka broker tersebut menjadi perantara kita dengan market, sekaligus "memberikan talangan" untuk transaksi yang kita lakukan. Tapi jangan khawatir, kita tidak akan terlibat hutang piutang dengan broker tersebut, jadi jangan takut jika suatu saat akan ada debt collector yang mendatangi kita. Hehehe..

 

Hubungan Trader Dan Broker

Banyak orang yang salah sangka dan memiliki persepsi negatif terhadap forex trading, sehubungan dengan masalah utang-piutang ini. Terus terang, ini membuat saya prihatin. Mungkin perlu saya tegaskan kembali bahwa tidak ada hubungan hutang-piutang yang harus ditagih antara kita (trader) dengan broker tempat kita melakukan kegiatan trading.

Trus, bagaimana sebenernya hubungan antara trader dengan broker?

Nah, ini kembali ke pengertian leverage yang akan kita bahas sekarang. Begini, pada saat kita mendaftar di sebuah broker, kita mendapatkan tawaran tentang leverage yang akan kita gunakan. Mayoritas broker forex menawarkan pilihan leverage yang bisa kita pilih, meskipun ada pula broker yang menetapkan hanya satu pilihan leverage.

Gambaran leverage adalah, apabila leverage yang ditetapkan sebuah broker adalah 100:1, artinya kita hanya harus menggunakan dana sebesar $1 untuk bertransaksi sebesar $100. Jadi, apabila kita memiliki dana deposit sebesar $5 di broker tersebut, maka $1 ditempatkan sebagai used margin untuk transaksi sebesar $100 tersebut, sedangkan sisanya ($4) menjadi cadangan apabila transaski yang kita lakukan mengalami kerugian.

Jadi, setiap kerugian yang mungkin kita alami dari setiap transaksi yang kita lakukan akan otomatis mengurangi sisa dana dari yang kita tempatkan tersebut. Itulah mengapa kita mengenal istilah Margin Call. Margin Call terjadi apabila sisa dana kita di broker terkuras habis oleh kerugian yang kita alami dan transaksi kita otomatis tertutup (ter-closed). 

 

Leverage Melipatgandakan Daya Beli

Leverage sering diibaratkan sebagai daya ungkit. Maksudnya, dengan adanya leverage, maka kemampuan kita melakukan transaksi akan berlipat-lipat. Bayangkan, untuk melakukan transaksi sebesar $100, kita cukup menempatkan $1 sebagai used margin. Itu jika berlaku leverage sebesar 100:1.

Banyak broker yang menawarkan leverage sebesar 500:1, bahkan leverage 1.000:1 di mana kita cukup menempatkan $1 untuk transaksi sebesar $1.000! Wow, bukankah itu fantastis?

Sampai di sini anda mungkin berpikir,"Wah, kalau begitu semakin besar leverage, semakin menguntungkan kita sebagai trader dong?” Hmmm… iya sih… Tapi perlu diingat, semakin besar transaksi yang kita lakukan, semakin besar pula resiko kerugian yang kita tanggung. Dengan kata singkat, mungkin bisa dikatakan bahwa kemungkinan untung cepat, kemungkinan MC juga cepat. Itulah mengapa leverage sering diibaratkan sebagai pedang bermata dua. Memperbesar keuntungan, tapi di lain pihak bisa pula mempercepat kerugian. Karena itu, anda perlu belajar memilih leverage dengan cermat, supaya bisa mendapatkan keuntungannya, tapi tidak membuat trading anda kebablasan dan memicu kerugian lebih cepat.

Ok, sampai di sini anda mudah-mudahan sudah cukup mendapatkan gambaran tentang leverage dan bisa memilih leverage dengan besaran yang paling sesuai untuk anda.

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.


arrow up arrow down
Ando
wah kaget juga syaa, saya pikir konsep leverage itu terikat dengan utang piutang... untung nya tidak... trims
Alie Hamz
leverage yg tinggi d forex menjanjikan & menguntungkan banget, tapi kalo gg digunakan baik2 bisa mempercepat resiko loss dan kerugian yg ditanggung jg akan semakin besar..
Ervan Wahyudi
Besarnya leverage yang sesuai itu apa cuman tergantung dari keinginan kita untuk trading dengan transaksi yang besar aja? Atau jga harus disesuaikan dengan ukuran modal?
Luki
sesuaikan dgn perhitungan resikonya. makin besar leverage makin besar resikonya. pikirkan dulu apa udah siap menerima resiko besar sebelum ambil leverage yg tinggi? kalo belum maka jgn terlalu besar dlm ambil leverage.
Bambang Priyono
Pemilihan leverage bisa dipertimbangkan dari segi besarnya modal, ukuran transaksi, dan kemampuan trading. trader yang masih awam tapi memiliki modal yang besar lebih disarankan untuk memilih leverage yang rendah saja, tapi kalau memiliki modal yang mini dan ingin bertrading dengan ukuran transaksi yang besar bisa memilih leverage yang lebih tinggi, tapi sebaiknya jangan terlalu tinggi karena jumlah leverage yang terlalu besar sangat beresiko khususnya bagi yang belum memiliki strategi trading yang menjanjikan. Kalau trader sudah berpengalaman, punya modal yang besar, dan bisa dengan tepat menentukan ukuran transaksi yang sesuai, maka dia bebas memilih leverage apapun, besar atau kecil karena dia pasti sudah memiliki strategi trading sendiri yang sudah diperhitungkan sebelumnya.
Ervan Wahyudi
Kalo trader pemula lebih disarankan pake leverage yang gag terlalu tinggi berarti ukuran transaksi yang dibuka juga gag boleh terlalu besar ya?
Oktavian Ari
kalo masih nubi mending yg normal2 aja buka ukuran tradingny. kalo bisa malah dibikin yg sekecil mungkin. gg perlu nargetin musti profit brp pips dulu. asal bisa konsisten profit aja udh bagus buat seukuran pemula. baru deh klo udh mulai trbangun sistemny bisa pelan2 diperbesar ukuran tradingny. tapi musti waspada juga, prjalanan trading g ada yg lancar bkl profit terus 100%. d saat2 tertentu mngalami loss itu wajar, bhkn ketika kena mc sekalipun. jdi sebelum terjun disini siapin mental yg kuat dulu + jgn berharap yg muluk2.
Bambang Priyono
Untuk pemula memang disarankan untuk tidak terlalu banyak mengambil resiko sebelum benar-benar menemukan cara trading yang sesuai. Semakin besar leverage, modal, atau ukuran transaksi yang digunakan, maka resiko kerugiannya juga semakin besar. Jadilebih baik belajar memanage resiko dulu sebelum berani meningkatkan peluang sekaligus resiko trading.
Halid
trima kasih atas penjelasannya
maju terus greenpips & seputar forex
Sulistyo Nurdin
bantuan pinjaman dari leverage ini, cuma bisa menambah untuk buka posisi aja? tapi setiap kena kerugian, margin kita tetap dikurangi? bagaimana kalau kita dapat keuntungan? apa itu juga secara otomatis akan menambah margin? klo tidak ada hubungan utang piutang, berarti kita bisa mendapat keuntungan scr riil dari modal pinjaman broker kan? klo keuntungan itu bisa langsung ditarik, bisa sangat menguntungkan trader kan itu namanya..
Eliana
jadi adakah saran untuk pemula, sebaiknya Leverage di set di berapa ya?
Matur suwun
Cathy
pemula sih maksimal 1:100 aja, jangan lebih, ntar kebablasan malah bahaya. 1:100 juga ngitungnya lebih simpel.
Triana M
Oh jadi maksimal 1:100 ya? Nah gini dong ada penjelasan langsungnya. Kan nggak bingung mau nyari leverage ideal tuh bagusnya seberapa.Paham resiko leverage kan bukan berarti juga langsung tau berapa banyak leverage yang ideal itu. Apalagi para newbie yang masih dipusingin sama belajar forex, pasti sering bingung sama hal-hal yang katanya relatif itu.... Gimanapun pasti perlu saran n bimbingan dulu baru bisa tau itu betul 2 baik untuk digunakan apa gak. Makasih mbak cathy atas sarannya...
Pipiww
perlu bijak juga dalam menggunakan laverage, agar tidak terkesan coba-coba yang penting bisa untung besar. bisa jadi resiko tinggi apabila penggunaanya tidak dikontrol
Hanna
Betul, menentukan Leverage juga harus disesuaikan dengan dana kita. Pada intinya banyak broker menawarkan Leverage 1:1000 - 1:3000. Sebetulnya ini menguntungkan karena kita bisa buka banyak posisi dengan lebih mudah. Margin lebih besar. Tapi di sisi lain, hal ini juga akan membuat risiko semakin besar pula. Beberapa rekan-rekan trader saya yang sudah berpengalaman biasanya memilih Leverage 1:100 karena margin lebih sedikit dan terhindar dari Overtrading/Overlot. Tapi ya, kembali lagi, mau set Leverage besar atau Leverage kecil, tergantung Anda sendiri.