Advertisement

iklan

Gaya Hidup Trader Forex Dengan Strategi Day Trading

Santai, bebas, tetapi membosankan adalah stereotipe gaya hidup trader forex dengan strategi day trading. Ada yang tertarik, adapula yang menghindar. Lalu, seperti apa sebenarnya?

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Gaya hidup trader forex, terutama yang menggunakan strategi Day Trading, kerap menjadi perbincangan. Banyak yang nekat untuk banting setir keluar dari pekerjaan di kantor hanya demi mendapat kebebasan dengan menjadi trader forex harian. Namun, tak sedikit pula yang menghindari Day Trading karena takut waktunya akan tersita untuk memonitor platform trading seharian.

Lantas, bagaimana sebenarnya gaya hidup trader forex yang menggunakan strategi trading day itu? Corry Mitchel, seorang mantan penulis untuk situs The Balance dan pakar Day Trading, mengatakan bahwa sebenarnya gaya hidup trader forex dengan strategi Day Trading tak "seheboh" yang dipikirkan banyak orang. Semua bergantung dari disiplin masing-masing.

trader

Berikut ini, Mitchel menceritakan keseharian seorang Day Trader dalam melakukan pekerjaannya. Untuk Anda yang tergiur gaya hidup trader forex dengan Day Trading, penjelasan ini bisa dijadikan pertimbangan.

 

Memilih Waktu Trading

Memilih waktu untuk bertrading adalah hal pokok yang akan menentukan gaya hidup trader forex. Pilihannya ada bermaca-macam, tapi 3 yang paling umum adalah apakah menjadi seperti vampir, karena tidur saat siang dan begadang untuk bertrading; ataukah menjadi manusia normal dengan jam kerja pada umumnya; atau akan menjadi zombie dengan menatap layar trading seharian.

Hal ini bergantung pada zona waktu di negara domisili kita masing-masing. Untuk trader di Indonesia yang ingin menjalani trading dengan jam kerja normal, bisa memilih sesi Tokyo yang pasarnya dimulai pukul 6 pagi WIB. Sedangkan untuk trader yang memilih sesi Amerika, harus siap untuk memulai trading pada malam hari.

waktu-trading

Bursa New York (NYSE) dibuka pada pukul 9:30 pagi waktu setempat. Dengan perbedaan waktu AS dengan Indonesia (WIB) yang mencapai 12 jam, maka trader saham Indonesia harus siap di depan layar monitor trading setidaknya pada pukul 21:20 WIB, atau 10 menit sebelum pasar buka.

Untuk trading forex, sebetulnya tidak terlalu berbeda. Hanya saja, jam tradingnya lebih banyak pilihan. Pada pukul 21:30 WIB, pasar AS baru buka dan pasar London masih buka. Oleh karena itu, jika bertrading di jam ini, kita akan beraktivitas di pasar yang sangat volatil dengan likuiditas tinggi.

 

Persiapan Trading

Bekerja dari rumah sebagai seorang Day Trader membuat kita dapat melakukan apa saja yang kita inginkan. Mungkin inilah yang membuat sebagian orang tertarik pada gaya hidup trader forex dengan strategi Day Trading. Tak ada orang lain di "lingkungan kerja" kita yang akan berdebat dengan kita. Bahkan, masalah disiplin pun terserah kita.

Seorang Day Trader bisa bangun tidur setidaknya satu jam sebelum mulai trading. Sarapan, kemudian mempersiapkan mental untuk hari itu. Bagi Corry Mitchel, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

risk

(Baca juga: Manajemen Risiko Dalam Trading Forex)

  • Melakukan "gladi bersih" singkat tentang strategi tradingnya. Caranya adalah dengan membuat skema trading plan.
  • Memeriksa trading account balance, supaya dapat menentukan manajemen risiko. Mitchel merekomendasikan untuk memasang risiko sebesar 2% atau di bawahnya, dari jumlah saldo di akun trading secara keseluruhan. Namun untuk trader baru yang belum bisa menghasilkan profit secara konsisten, maka 1% adalah manajemen risiko yang disarankan.
  • Memantau kalender forex dan menandai event-event mayor yang akan terjadi pada hari itu. Corry Mitchel juga membiasakan keluar dari perdagangan setidaknya tiga menit sebelum event tersebut berlangsung.
  • Memastikan platform trading bekerja dengan baik dan quote-nya lancar.

 

Melaksanakan Day Trading

Menurut Mitchel, peluang paling baik biasanya muncul satu jam sebelum pembukaan pasar AS hingga satu-dua jam pertama setelahnya. Perkiraannya sekitar pukul 21:30 WIB sampai 22:30 WIB jika kita hendak trading saham atau forex. Sedangkan untuk trading futures, 1 jam sebelum pembukaan pasar, yakni pukul 20:30 WIB sampai dengan 21:30 WIB, juga menjadi waktu yang baik untuk ber-trading. Untuk forex, kita bisa mulai beberapa jam lebih awal, terutama jika trading GBP/USD atau EUR/USD.

men

(Baca juga: 5 Strategi Forex Andalan Untuk Trading Intraday)

Mitchel sendiri hanya bertrading saat pagi (waktu Amerika). Ia mulai pada pukul 20:30 WIB sampai dengan 22:30 WIB. Dalam dua jam tersebut ia akan benar-benar fokus. Di waktu tersebut, jarang terjadi sesuatu yang seru. Polanya justru sama setiap hari, sehingga dapat dipelajari. Hal ini justru akan memudahkan seorang Day Trader. Menurut Mitchell, tugas seorang Day Trader adalah menemukan setup trading yang sederhana, lakukan eksekusi, kemudian mengaturnya sesuai strategi.

 

Melakukan Peninjauan Kembali

Terakhir, seorang Day Trader akan mengakhiri hari trading-nya dengan melakukan review. Mitchel mengakhiri tradingnya pada pukul 22:30 WIB. Ia akan mengambil screenshot chart trading-nya hari itu. Kemudian dia menandai level-level trading, menuliskan profit atau loss dari setiap perdagangan, serta membuat catatan akhir yang memuat keterangaan berikut ini:

vector

(Baca juga: Cara Membuat Jurnal Trading)

 

  • Lama trading (dalam satuan jam).
  • Jumlah posisi yang dibuka.
  • Jumlah trading yang profit dan total semua yang profit (bisa dalam satuan pip, poin, atau mata uang; begitupula untuk hasil trading yang loss.
  • Net profit atau loss (bisa dalam satuan pip, poin, atau mata uang).

Untuk trading forex, Mitchell selalu mencatat hasilnya dalam satuan pip. Alasannya, keterangan tersebut mudah diukur. Menuliskan hasil trading dalam satuan Dolar dikhawatirkan akan menimbulkan kekeliruan estimasi; karena saldo dalam akun trading kita bisa saja mengalami fluktuasi, maka hasil trading yang tercatat bisa saja lebih besar atau lebih kecil dari yang seharusnya.

Simpan screenshot tersebut dengan nama yang berisi tanggal. Setelah itu, simpan dalam folder yang memudahkan kita untuk melakukan review nantinya. Lakukan review setiap akhir hari, akhir pekan, dan review besar di akhir bulan. Cari tahu apa kesalahan yang kira-kira membuat kita loss dan bagian mana yang membutuhkan improvisasi. Jika di bank atau kantor, akhir bulan adalah tutup buku, maka gaya hidup trader forex yang menggunakan strategi Day Trading pun tak jauh berbeda. Akhir bulan adalah waktunya me-review trading yang sudah dilakukan selama satu bulan.

 

Kesimpulan Tentang Gaya Hidup Trader Forex Dengan Strategi Day Trading

Dari jabaran Corry Mitchel tersebut, gaya hidup trader forex yang memilih untuk menjadi seorang Day Trader rupanya tak terlalu aneh, bukan? Apabila ada yang akhirnya mengurungkan niat untuk menjadi Day Trader karena menganggapnya membosankan, hal itu tak sepenuhnya salah.

Namun, seseorang yang memang sudah tertarik dengan strategi Day Trading tetap akan menyukainya. Terutama bagi mereka yang sudah menemukan strategi yang sesuai dengan gaya trading mereka. Selain itu, hasil trading adalah hal yang misterius dan tetap tak bisa sepenuhnya ditebak, meskipun harga sudah dianalisis secara matang. Inilah yang membuat seorang Day Trader tidak akan pernah merasa bosan.

 

Tertarik untuk menjadi Day Trader tapi masih perlu bimbingan lebih lanjut? Anda bisa bertanya langsung pada ahlinya di forum tanya jawab Seputarforex.

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.


Handika
Sangat menginsipirasi. ingin segera terjun menjadi day trading.
Seputarforex
Semoga sukses gan.