Hindari Jadi Trade Hunter

211999

Anda tidak harus menjadi pemburu pasar atau trade hunter, karena besok pasti ada kesempatan untuk membuka posisi trading.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Salah satu kunci untuk menjadi trader forex yang berhasil adalah kesabaran. Jika Anda ingin selalu mempunyai posisi trading atau memasang target keuntungan setiap minggu atau setiap bulan, besar kemungkinan Anda tidak akan memperolehnya. Yang mungkin ironis dalam mencapai sukses dalam trading adalah Anda tidak harus peduli apakah akan profit atau akan mengalami loss pada setiap trade, dan ini sulit dilakukan oleh kebanyakan trader. Menghilangkan tekanan untuk harus profit pada setiap trade adalah langkah awal yang baik guna mengembangkan cara berpikir yang tepat dalam trading.
             Hindari Jadi Trade
Salah satu kenyataan yang akan membantu Anda untuk bisa selalu sabar dalam trading adalah bahwa pasar masih akan ada dan tetap bergerak besok. Anda tidak harus menjadi pemburu pasar atau trade hunter, dan khawatir besok tidak ada kesempatan untuk membuka posisi trading. Berikut ini keadaan dimana Anda bisa mengingat bahwa pasar masih akan ada dan tetap bergerak, sehingga akan membantu Anda untuk menghindari kesalahan yang tidak perlu dan selalu sabar dalam trading.

- Ketika Anda merasa terlalu percaya diri (over confident)
Sering kali trader merasa sangat percaya diri setelah memperoleh profit yang besar atau profit yang beruntun, dan biasanya tidak lama kemudian mengalami kerugian besar akibat mempertinggi frekuensi entry atau memperbesar ukuran volume trading. Ketika Anda mengalami keadaan tersebut, saatnya Anda mengingat bahwa pasar masih akan ada dan tetap bergerak besok. Anda sebaiknya beristirahat untuk menghilangkan rasa terlalu percaya diri tersebut. Pasar masih akan bergerak besok, dan kesempatan yang sama akan selalu ada.

- Terlalu cepat menutup posisi trading
Trader sering exit terlalu dini walaupun telah menentukan target profit sesuai dengan money management yang direncanakan, akibatnya hasil trading tidak optimal, bahkan kadang rugi. Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran akan mengalami kerugian akibat perubahan kondisi pasar. Agar tidak terlalu cepat menutup posisi, trader harus ingat bahwa pasar masih akan ada dan tetap bergerak besok. Trader tidak akan tahu pasti bagaimana pergerakan pasar besok, dan tidak harus khawatir pada apa yang diperkirakan.

- Memaksakan diri untuk entry
Ketika Anda merasa harus entry karena sudah sekian lama tidak mempunyai posisi trading atau ingin menambah posisi, tetapi kondisi pasar tidak mendukung . Anda tidak harus memaksakan diri untuk entry dan ingat bahwa pasar masih akan ada dan tetap akan bergerak besok. Hindari jadi trade hunter.

- Ketika Anda sedang mengalami gangguan emosi
Tekanan emosi seperti stress akan sangat mengganggu konsentrasi dalam trading. Jika mengalami hal seperti ini sebaiknya Anda tidak memaksakan diri masuk pasar, dan ingat bahwa pasar masih akan ada dan tetap bergerak besok.

Hindari jadi trade hunter. Kesabaran dan kesadaran bahwa pasar masih akan ada dan tetap bergerak akan menyebabkan Anda ‘tune-in’ dengan kondisi pasar.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Ardian
beneeerrrr banget...pak martin. Tapi ada yang lebih "nyesek" kalo ada peluang tapi gak brani open..ehhh..ternyata setelah ditunggu beberapa saat ternyata harga bergerak sesuai harapan. Nah, kalo dah gtu rasanya mo nendang tuh chart..hahahah. Semakin membuktikan kalo trading itu butuh kekuatan mental. Disaat kita sendiri berhadapan dengan monitor, seakan2 hanya kita yang akan perang melawan "pasukan" yang setiap saat siap menghabisi pertahanan kita.
Martin S
@Ardian:
Kalau Anda trading dengan metode dan strategi tertentu yang dirangkum dalam sebuah sistem trading, dan Anda disiplin menjalankannya, maka kalau ada peluang tentu sistem Anda memberikan sinyal dan Anda harus masuk. Dalam hal ini Anda trading tidak berdasarkan sistem sehingga ketika ada peluang Anda ragu. Cobalah untuk membuat sebuah sistem trading, uji (backtest) untuk mengetahui persentase profitnya (winning rate), dan jalankan dengan disiplin.
Hasta
Ada yang bilang trading ini seperti buka usaha atau katakanlah kita berbisnis. Setahu saya kalo orang di dunia usaha atau bisnis harus sering-sering kejar peluang. Jadi kalo gitu beda dong dengan trading yang harus nunggu peluang?
Raisya
Saya juga pernah dengar keterangan itu pak. bagi saya memang tidak bisa disandingkan persis. Karena obyeknya juga berbeda. Kekuatan kita untuk mengintervensi pasar forex juga sangat kecil atau tidak mungkin. Sedang di bisnis biasa kita bisa sesuka kita melakukan sesuatu seperti promo, diskon dan sebagainya jika pasar sedang sepi.
Martin S
@ Hasta:
Dalam trading peluang bisa dideteksi oleh sistem trading, yaitu kombinasi antara metode dan strategi trading. Sistem trading memberi sinyal yang adalah peluang untuk masuk pasar. Namun bagi yang trading tanpa metode atau sistem biasanya mereka akan mencari peluang untuk bisa entry. Jadi agar tidak selalu mencari peluang gunakan sistem trading yang telah teruji.
Teradi
Aku kog masih bingung dengan istilah trade hunter yang dipakai penulis. Sepertinya di forex gak ada istilah seperti itu deh. Yang ada adalah mengikuti sinyal. Jika sinyal itu muncul 1 jam sekali? apakah itu dikatakan juga trade hunter?
Silvia
Bang kalo itu saya pikir bukan kategori trade hunter deh. Mungkin yang dimaksud penulis di atas kalo gak ad sinyal trus open posisi gitu. Nah itu baru dikatakan trade hunter. Seakan-akan si trader melihat peluang yang sama seperti peluang yang barusan lewat.
Martin S
@ Teradi:
Yang dimaksud trade hunter dalam konteks ini adalah trading tanpa sistem acuan yang harus dijalankan dengan disiplin. Kalau Anda mengikuti sinyal berarti Anda trading dengan sistem, dimana sistem tersebut akan memberi sinyal ketika kondisinya match dengan metode yang Anda gunakan. Jika sistem tersebut memberi sinyal setiap satu jam maka Anda harus masuk pasar, dan tidak termasuk trade hunter. Trade hunter disini biasanya akibat gangguan emosi misal ingin balas dendam setelah mengalami kerugian atau terlalu percaya diri setelah profit sehingga ingin sering-sering masuk pasar untuk memperbesar profit.
Yuli
intinya tetap pengendalian diri ya gan? Mo di dunia bisnis konvensional atau sektor keuangan tetap harus ada unsur itu kan? Masih untung di trading valas ini ada akun demo ya. Jadi kita bisa sesuka kita melakukan eksplorasi terhadap teknik yang akn kita pakai di masa depan. Coba kalo di bisnis konvensional..mana ada bisnis demo?
Martin S
@Yuli:
Ya, dalam trading yang penting bisa mengendalikan emosi dan selalu menerapkan money management
Beni Sulit
O ternyata maksudnya trade hunter yg begini toh.. Kirain ini trader yg suka berburu pips.. Ane pikir juga kalo ada kategori pemburu pips kayanya semua trader juga masuk ya, kan pastinya trader dari golongan apapun tujuan utamanya dapet propitt..

Kalo yg masi suka memaksakan entry nih biasanya yg belom punya sistem, ato yg masih labil, udah punya sistem tapi g pernah setia..tapi memang agak susah membangun keyakinan g harus profit setiap trade. Para nubi biasanya paling semangat klo tradingnya banyak ijo-ijonya

Tanto R
nah itu dia gan, gimana ya caranya supaya tetep positif walopun habis loss beruntun? master - master bilang trading nggak harus selalu profit, tapi kenyataannya tiap lihat posisi yang merah selalu ampuh buat bikin mental down..
Martin S
Hasil trading dilihat secara keseluruhan dalam satu periode, jadi setelah sekian kali trade, bukan hasil dari setiap trade. Agar secara keseluruhan hasilnya profit gunakan money management yang proporsional yaitu membatasi resiko dan mengatur profit yang didapat lebih besar dari resiko. Membatasi resiko berarti selalu menggunakan stop loss, dan mengatur profit agar lebih besar dari resiko dengan menentukan risk/reward ratio yang lebih besar dari 1:1.
Jadi agar dalam jangka panjang bisa profit kuncinya ada di pengaturan risk/reward ratio. Selain itu gunakan metode trading yang sudah teruji dan profitable (diuji di akun demo dulu).

Untuk keterangan bisa baca:
Jumlah Posisi Trading Dan Risk/Reward Ratio
Risk Reward Ratio Dan Harapan Profit
Tino Risman
Bagaimana sih Pak maksudnya terlalu cepat menutup posisi trading? masih bingung ini tentang waktu yang tepat dan efektif masuk dan keluar dari posisi trading.
Martin S
@ Tino Risman:
Terlalu dini menutup posisi artinya trader tidak disiplin atau tidak taat pada level stop loss dan take profit yang telah ditentukan, biasanya karena gangguan emosi. Dalam hal ini trader bisa melakukan cut loss terlalu dini atau take profit terlalu dini.
Untuk mengetahui waktu entry dan exit yang tepat gunakan metode trading yang telah teruji sehingga memberikan sinyal trading. Entry dan exit berdasarkan sinyal tersebut. Dan agar dalam jangka panjang bisa profit selalu usahakan agar risk/reward ratio lebih besar dari 1:1 setiap kali entry. Kalau tidak memungkinkan untuk menentukan risk/reward ratio lebih besar 1:1 maka lebih baik tidak entry.