OctaFx

iklan

Hipotesis Mengenai Analisa Teknikal

68746

Perlu untuk anda ketahui, bahwa sejak tahun 70-an hingga saat ini telah banyak para master forex yang menciptakan penemuan-penemuan mengenai indikator teknikal di dunia trading.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Pada artikel kali ini saya ingin anda semuanya dapat memahami sebuah opini yang simple dan sederhana dalam menyingkapi market dan para pelaku pasar. Perlu untuk anda ketahui, bahwa sejak tahun 70-an hingga saat ini telah banyak para master forex yang menciptakan penemuan-penemuan mengenai indikator teknikal di dunia trading. Beberapa diantara mereka dikenal sebagai guru besar yang telah berhasil dan menjual hasil penemuannya kepada publik. Sebut saja maha guru Charles Dow dengan teorinya mengenai Dow Jones Indexes, Leonardo Fibonacci Da Pisa dengan level fibonacci-nya, RN Elliot dengan studi Elliot Wave-nya, W Wilders yang memperkenalkan perhitungan matematis overbought dan oversold melalui indikator ADX dan Relative Strength Index (RSI), dan masih banyak lagi.

Coba anda bayangkan, apabila salah satu dari semua studi yang tersedia diatas anda implementasikan ke suatu chart, maka apa yang kita lihat ialah suatu seni, chart yang dihiasi oleh sebuah ornamen yang bisa membuat anda terdecak kagum atau malah sebaliknya, yakni sangat membingungkan. Kemudian kita semakin banyak menemui lagi para master dibidang chart yang menemukan Linear Charts, High-Low-Close Bar Charts, Japanese candles, Reversal Patterns, Pivots, Fractals, dan sebut saja apa namanya.


Teacher - twps2 - pendulangforex

Apa Yang Anda Yakini Belum Tentu Benar

Banyak sekali teknik dan metodologi orisinil yang bermutasi menjadi bermacam-macam tipe untuk seorang chartist maupun technician. Namun banyak orang gagal memahami, bahwa semua studi, metodologi dan indikator diatas sebenarnya didasarkan pada suatu tabel statistik data masa lalu yang diubah menjadi sebuah grafik untuk memberikan gambaran dalam proses menentukan sebuah keputusan trading kedepan. Intinya, studi-studi diatas dapat anda gunakan dalam suatu kondisi market tertentu, semua market dalam waktu tertentu, namun tidak bagi semua market dalam semua waktu dan kondisi.

Maka saya mencoba untuk mengutip pernyataan dari Sir Winston Churchill, yang mana ia berkata seperti berikut: "That you can lie to some people all the time, all people some of the time, but not to all people, all the time".

Beberapa dari para teknikalis menggunakan studi teknikal ini sebagai suatu rumusan trading yang mutlak (dikenal sebagai Holy Grail). Para pengikut merekapun menggunakan studi teknikal ini sebagai “obat kuat mental”, dimana mereka tidak akan berani memencet tombol open posisi tanpa adanya signal yang mereka anut.

Maka saya kembalikan kedalam diri anda, agar dapat anda jawab sendiri. Apa yang lebih penting ialah bahwa itu semua hanya sebuah alat yang dibangun dari database masa lalu. Lebih jauh lagi, “kekakuan” dari parameter database yang digunakan dalam studi tersebut tidaklah responsif dengan perubahan kondisi market yang terjadi. Apakah kita lupa bahwa market adalah suatu kumpulan dari tingkah laku para pelakunya yang sering berubah-ubah? Lalu bagaimana mungkin bahwa studi ini bisa menjadi suatu rumusan yang dianggap sebagai holy grail?

Mungkin saja ini disebabkan oleh ketidak-tahuan, kemalasan, kekeraskepalaan, ataupun karena naluri sebagai gambler (tidak ubahnya seperti pengguna strategi martingale). Jika digunakan seperti itu, maka yang dihasilkan adalah sebuah kekeliruan yang dapat membawa seorang trader jatuh kedalam jurang yang dalam. Kemudian apa yang banyak para trader tidak ketahui ataupun gagal paham, adalah kesuksesan dalam mengarungi market sendiri terdiri dari beberapa hal, bukan terpacu pada aturan-aturan kaku seperti membaca resep membuat roti.

Dari beberapa hal diatas, terdapat tiga hal yang perlu anda anggap penting. Dimana urutan yang pertama ialah “Struktur Market”, yang kedua adalah “Diri Anda”,.  Lalu apa yang dapat anda lakukan? Maka cobalah untuk mengemukakannya pada kolom komentar di bawah ini.

Bayu mengenal dunia investasi saat masih studi di perguruan tinggi, kemudian berlanjut menjadi penulis mengenai berbagai jenis investasi dan strategi-strategi trading di Seputarforex. Bayu meyakini bahwa trading bukanlah mesin jackpot, dan kita harus terus belajar agar bisa menjadi seorang trader sukses.


Niz_romli
plg aman pake indi bwt bhn referensi ja, kn lmyn kl dpt rujukan dr prhtngn sblmnya. tp y jgn trlalu mngndlkn snyl trdngnya jg, cz tu smw masih prkiraan, utamanya kl lg da news pnting, mndng ngikut sntimen psr ja
Ibnu Traders
memang enggak heran banyak yang jadi pengikut teknikal karena lewat gambaran-gambaran sinyal indikatornya seperti gampang sekali untuk menentukan arah entri bahkan juga exit. tapi sebagai trader sebaiknya juga paham apa faktor penggerak market. apa yang mendorong buyer dan seller, karena yang pasti itu datangnya bukan cuma dari indikator teknikal saja.
Endrisahrian
@niz, bener gan, ane dulu sempet buingung banget nget pas pertama belajar trading forex langsung disodorin barang2 teknikal gitu. tapi setelah susah payah dipelajari malah nggak konsisten gitu hasilnya.

tau gitu mending ane manfaatin juga waktu belajar itu buat fokus ke analisa fundamental sama money management juga. soalnya walau udah pake analisa teknikal secanggil apapun kalo sudah salah ya tetep loss.
M Ghofar
Sebenarnya bukan indikator teknikalnya yang salah, tapi kita yang salah mengartikan analisa. Tau sendiri kan indikator teknikal sudah dihitung dari data statistik yang sudah pasti, jadi hasilnya pasti akan selalu seperti itu. Tapi banyak indikator juga banyak cara perhitungan, dan untuk bisa berhasil kadang kita juga perlu pilih yang perhitungannya paling gampang kita pahamin, jadi tidak sering ada salah analisa. Tapi sy juga setuju kalau sebaiknya analisa teknikal jangan dijadikan holy grail. Sebanyak-banyaknya kita trading dengan analisa teknikal, sebaiknya tetap aware dengan isu fundamental, dan lebih mengutamakan pengaturan money management yang matang :)
Niz_romli
toendri: wah emg berisiko bgt itu kl trdng g d lengkapi sm yg nmnya mm, syukur dah agan udh sdr. emg analisa apapun, tu g bnr2 mnjmn hsl trdng bkl profit trus, mnurut ane yg bnr2 jd holy grail d forex y jstru manajemen risikonya itu
Ari Yunan
Yg dimaksud dengan kaum kapitalis dari 2 hal yg perlu dianggap penting itu maksudx apa ya?
Budi Antoni
iya tuh. ane juga kurang paham.
kalo struktur market mngkin ada hubnya sma sifat market yg fleksibel itu, kalo diri sendiri kayanya lebih ke pemilihan indikator yg kita ngerti spy lebih optimal ? tpi kalo kaum kapitalis maksudnya apaan, apa ni ada hubnya sm indikator yg dipake sm pemain besar ? soalnya ne pernah bc klo siapa yg volumenya lbh besar dia yg bs menggerakkan market.
mungkin ada indikator kusus yg sering diandalkan para pemain bsr?
M Ghofar
Kalau diijinkan saya ingin menambahkan ralat disini, tentang penemu fibonacci itu sebenarnya adalah Leonardo Fibonacci Da Pisa, yang sebetulnya juga menyempurnakan pemikiran awal dari Gopala Chandra, matematikawan dari India.
Seputar Forex
Terima kasih atas masukan Anda. Konten artikel sudah kami perbaiki.
Begadang Terus Bos?
Garis fibonacci mnurut gwa sih bukan dari data market terdahulu lah hahaha3, penemunya sama sekali ga pernah bayangin bakal pakai garis fibo untuk market chart, boi. Karena itu juga garis fibo masih dipake sbagai leading indicator. Kalo lagging indi mah emang dibikin dari data2 lama, macem Moving average sama RSI.
Enias
Klo gw ngandalin news penting n pola candle + 1 indi aja. mm + tp wajar aj.