Advertisement

iklan

HODL Vs Trading, Mana Yang Lebih Baik?

Penulis

+ -

Banyak orang membandingkan-bandingkan HODL Vs trading, untuk melihat manakah yang terbaik. Lalu manakah yang sebaiknya Anda pakai? Simak jawaban selengkapnya di artikel berikut.

iklan

iklan

Sudah bukan rahasia lagi bila pasar kripto merupakan pasar dengan volatilitas tinggi jika dibandingkan dengan pasar yang lain seperti forex ataupun saham. Sebenarnya, tingkat volatilitas tinggi bisa menjadi suatu keuntungan ataupun kerugian, lho. Namun hal tersebut tentu tergantung dari bagaimana manajemen risiko dan strategi yang Anda terapkan.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Meminimalisir Risiko Volatilitas Bitcoin

Banyak pendatang baru bursa kripto kerap menggunakan strategi HODL, daripada jual dan beli (trading). Padahal bertahan dalam kondisi koreksi 40% hingga 80% membutuhkan tingkat ketabahan dan kesabaran yang tidak sedikit. Menariknya, koreksi sebesar 40% – 80% adalah hal biasa dalam aset kripto.

HODL Vs Trading

Perlu disadari bahwa setiap taktik memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, baik itu HODL maupun trading. Artikel ini akan membahas manfaat, kesalahan, dan strategi trading vs HODL aset kripto, serta memberikan beberapa pandangan yang sekiranya bisa menjadi referensi Anda ketika terjun ke dalam pasar kripto. Selamat membaca!

 

HODL Vs Trading

Ada dua jenis strategi yang bisa Anda terapkan ketika terjun dalam pasar kripto, yaitu HODL dan trading seperti pada umumnya di pasar forex. Dari keduanya, HODL dianggap sebagai strategi yang lebih baik dan bijak untuk pemula. Pernyataan itu berkaitan dengan tingkat volatilitas kripto yang tinggi.

Namun pada kenyataannya, kedua strategi ini bisa sama-sama berbahaya bagi pemula jika dieksekusi secara tidak tepat. Ada permasalahan utama dari HODL dan trading, yaitu:

  • Para HODL-er cenderung menahan asetnya hingga harga naik ke atas dan kemudian kembali ke bawah lagi. Atau dengan kata lain, mereka cenderung tidak mengambil keuntungan apapun.
  • Sedangkan untuk trading, perlu disadari bahwa pasar kripto merupakan dunia baru yang sangat sulit diprediksi karena tidak stabil. Maka perlu diakui jika hingga saat ini, hanya ada sedikit trader kripto profesional.

Lalu, apakah ini berarti terjun ke pasar kripto merupakan keputusan yang buruk? Belum tentu juga. Bila Anda sudah memiliki entry dan exit plan, sambil menerapkan manajemen risiko, serta fokus belajar pada strategi yang sering digunakan sebagian besar investor atau trader berpengalaman, maka Anda bisa mendapatkan keuntungan dari kedua strategi tersebut.

HODL

Mari kita bahas lebih lanjut setiap taktik HODL vs trading untuk memahaminya, sekaligus menjawab pertanyaan tentang apakah kedua strategi tersebut dapat saling melengkapi? Bagaimana cara menerapkan HODL dan trading? Manakah yang terbaik antara HODL vs trading?

 

Manfaat, Kesalahan, dan Cara HODL Yang Benar

Sebelum mengulas ketiga poin tersebut, ada baiknya dimulai dengan pertanyaan apa itu HODL? Sudah menjadi bagian dari budaya komunitas kripto, istilah hodling sendiri berawal dari seorang trader yang salah ejaan. Saat itu ia menulis, "I AM HODLING" pada sebuah forum Bitcoin pada desember 2013.

Setelah kejadian tersebut, istilah ini menjadi terkenal dan komunitas membuat definisi HODL sebagai kondisi seseorang memilih untuk tidak menjual Bitcoin atau aset digital yang dimiliki meskipun harga pasar tengah meningkat.

 

Manfaat HODL

Di masa kondisi pasar yang tidak stabil, HODL bisa menjadi solusi terbaik untuk Anda. Cukup hanya dengan membeli, tanpa harus peduli dengan tingkat volatilitas, Anda tinggal diam menunggu hingga harga koin atau token kripto tersebut naik. Ini terlihat seperti strategi rebahan tapi menghasilkan cuan.

 

Kesalahan HODL

Meski strategi ini cenderung terlihat mudah, namun Anda tetap harus berhati-hati. Pada kenyataannya, HODL juga memiliki kekurangan yang harus bisa Anda antisipasi, baik secara teknikal, fundamental, maupun psikologis.

Karena secara konsep HODL adalah strategi hanya beli dan menunggu, maka kebanyakan HODL-er akan cenderung mengabaikan analisa teknikal dan fundamental. Sebagian HODL-er yang abai tersebut, biasanya akan terjebak dengan membeli suatu aset di harga terlalu tinggi. Akhirnya hal tersebut dapat meluas menjadi permasalahan psikologis trading, hingga tidak tahu harus melakukan apa untuk mengurangi kerugian.

 

Cara HODL yang Benar

Untuk HODL dengan cara yang benar, hitung rata-rata posisi dari waktu ke waktu (hari, atau minggu, atau bulan, atau bahkan tahun). Terutama ketika harga lebih rendah dibandingkan dengan kondisi tertinggi dan terendah baru-baru ini. Selain itu, Anda juga bisa mencoba diversifikasi portofolio aset kripto yang di-HODL. Ini membantu Anda mencegah kesalahan waktu jual di pasar.

Kemudian, ketika Anda melihat beberapa keuntungan yang sangat besar, pertimbangkan untuk menjual sebagian (bukan semua) dan menunggu harga rata-rata bawah untuk kembali beli lagi. Ini membutuhkan kesabaran dan kontrol yang ekstra dalam mengatur emosi. Sementara itu, pelajari beberapa analisis teknikal dasar agar Anda juga bisa mengetahui kapan harus menjual aset kripto yang telah di-HODL.

Baca Juga: 5 Tips Hodling Kripto Untuk Meraup Profit Besar

 

Manfaat, Kesalahan, dan Cara Trading Yang Benar

Lalu apa bedanya trading dengan HODL? Bila HODL cenderung membeli lalu dibiarkan entah sampai kapan, maka aktifitas trading merupakan kegiatan jual beli jangka pendek. Di pasar kripto, aktifitas tersebut disebut sebagai spot trading kripto.

 

Manfaat Trading

Pasar kripto terkenal sangat tidak stabil. Bila dalam forex, keuntungan 2% adalah peristiwa langka, apalagi di pasar saham, keuntungan 2% adalah prestasi. Namun, di bursa kripto, keuntungan 2% adalah sesuatu yang bisa Anda dapatkan dalam 5 menit setelah entry market. Tapi di waktu yang sama Anda juga bisa merugi 2%.

Ada banyak peluang untung dan rugi besar dalam kripto. Bila bisa belajar melihat peluang entry baik dalam kondisi bullish atau bearish, maka Anda akan bisa mendapatkan keuntungan yang sangat besar.

 

Kesalahan Trading

Pada dasarnya pasar kripto penuh dengan jebakan bagi para trader. Anda bisa saja untung besar pada jam ini, lalu kemudian langsung merugi dalam waktu yang berselang sebentar. Jika Anda tidak memiliki pemahaman yang kuat tentang fundamental dan teknikal aset kripto, serta tidak memahami kondisi pasar, maka potensi merugi ada di depan mata.

Selain itu trader juga jarang menggunakan strategi HODL di kondisi pasar yang sangat bullish, sehingga menyebabkan potensi keuntungan yang tidak maksimal. Ada berbagai gaya trading, sehingga janganlah terpaku hanya dengan gaya day trading ataupun scalping.

 

Cara Trading yang Benar

Dengan keunggulan trading spot atau CFD yang bisa memanfaatkan posisi buy dan sell, seorang trader yang tidak berpengalaman pun bisa saja mengungguli keuntungan para HODL-er. Tetapi untuk bisa melakukan hal tersebut, mereka harus dapat mengesampingkan emosi dan memiliki kesabaran.

Seorang trader akan bertindak seolah-olah mereka adalah HODL-er, menghitung rata-rata dalam posisi dan menahan. Namun, begitu mereka mendapatkan keuntungan, mereka akan segera exit market.

Sebenarnya, dalam kondisi pasar apapun trading bisa menjadi andalan. Yang terpenting, temukan gaya trading yang cocok dengan Anda. Dan jangan lupa, pastikan menggunakan strategi manajemen risiko yang tepat juga!

Baca Juga: 3 Strategi Trading Kripto Terbaik Untuk Pemula

 

Kesimpulan

Apapun pilihan strategi Anda dalam pasar kripto, hal paling penting adalah mempelajari teknikal dan fundamental aset kripto yang hendak Anda beli ataupun jual. Sebab dengan mempelajari dua hal tersebut, Anda bisa mendapatkan harga terbaik untuk entry market dan exit market agar meraih keuntungan maksimal.

Selain itu, Anda juga bisa mulai mempertimbangkan untuk tahu kapan harus menjadi HODL-er, kapan menjadi trader. Karena, pada kondisi market yang sangat bullish, HODL bisa jauh sangat menguntungkan, namun bila di kondisi sideways ataupun bearish, trading bisa lebih untung.

Dengan demikian, HODL vs trading seharusnya bukan menjadi suatu strategi yang diadu, namun bisa untuk saling melengkapi.

 

Saat ini, ada cara yang sedang populer digunakan oleh para trader dan investor, yaitu Dollar Cost Average. Cara ini juga bisa digabungkan dengan HODL maupun Trading. Seperti apa cara tersebut, baca pembahasan lengkapnya di artikel ini.

297990
Penulis

Lulusan Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Menggeluti dunia penulisan sejak bergabung dengan Lembaga Pers Mahasiswa tahun 2009. Mulai tertarik dengan dunia forex dan kripto, setelah lulus kuliah hingga sekarang sembari trading.