Hubungan Antara Dolar New Zealand Dengan Harga Susu

280687

Hubungan antara Dolar New Zealand dengan harga susu merupakan salah satu faktor fundamental yang layak diamati trader.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Dalam trading forex, kita mengenal hubungan antara harga Emas dengan Dolar Australia, atau antara harga Minyak dengan Dolar Kanada. Hubungan-hubungan intermarket semacam ini sudah banyak dikenali. Ada pula hubungan antara Dolar New Zealand dengan harga susu. Secara kasat mata, dapat dipahami bahwa hubungan itu ada karena susu dan turunannya merupakan komoditas ekspor utama New Zealand. Namun, seberapa jauh hubungan diantara keduanya? Dan harga susu apa yang dimaksud dalam hubungan tersebut?

Hubungan Dolar New Zealand Dengan Harga Susu

 

Posisi Produk Susu Dalam Ekonomi New Zealand

Saat trader membaca-baca berita seputar dunia keuangan, barangkali akan cukup sering menemukan tajuk seperti "NZD/USD Menanjak Karena Kenaikan Harga Susu", "Dolar New Zealand Defensif Pasca Merosotnya Harga Susu", atau sejenisnya. Hal ini tidaklah mengada-ada. Media-media internasional maupun analis pasar berbasis fundamental sungguh menilai bahwa naik-turunnya harga susu berpengaruh pada naik-turunnya kurs Dolar New Zealand (NZD).

Alasannya cukup sederhana. Karena, komoditas susu itu lebih dari sekedar material ekspor utama, melainkan juga memegang peran penting dalam perekonomian New Zealand. Tak tanggung-tanggung, Gubernur Reserve Bank of New Zealand periode 2012-2017, Graeme Wheeler, bahkan pernah membuat dan menyampaikan pidato berjudul "The Significance of Dairy to the New Zealand Economy" pada bulan Mei 2014.

Sebagian besar produk susu dan turunannya (dairy) dari New Zealand diekspor ke China dan Australia, dengan jumlah terus meningkat dari waktu ke waktu. Per 2014, porsi ekspor susu ke China dan Australia masing-masing telah mencapai 20%. Selain itu, negeri yang beribukota di Wellington ini juga mengirim ke Amerika Serikat, Jepang, Korea, Inggris, dan negara-negara lainnya.

Dalam laporan riset yang diterbitkan NZIER pada Februari 2017 berjudul "Dairy Trade's Contribution To New Zealand", disebutkan bahwa produk susu dan turunannya memberikan kontribusi sebesar $7.8 milyar, atau 3.5% dari total GDP New Zealand. Komoditas ini juga menempati porsi terbesar dalam ekspor New Zealand berdasarkan data terakhir, sebesar lebih dari 29% dari total.

Bahkan lebih dari itu. Produksi dan pemrosesan produk susu menyediakan mata pencaharian untuk sekitar 40,000 pekerja, dengan laju ketenagakerjaan tumbuh dua kali lipat dari kecepatan penyediaan lapangan kerja total New Zealand. Pertumbuhan rata-rata lapangan kerja di sektor ini adalah sekitar 3.7% per tahun sejak 2000. 

Dari sini, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi harga susu dan turunannya, maka makin besar pula pendapatan New Zealand, sehingga diharapkan berimbas lebih baik pula bagi perekonomian. Pada gilirannya, hal itu dapat mendorong apresiasi nilai Dolar New Zealand.

Sebaliknya, apabila harga susu menurun drastis dalam jangka panjang dan berdampak pada berkurangnya pendapatan ekspor bagi New Zealand, maka itu dapat berakibat luas. Mulai dari pemecatan hubungan kerja (PHK) massal, penurunan GDP nasional, hingga melorotnya kurs NZD. 

 

Hubungan Harga Susu Dengan Nilai NZD/USD

Untuk menelaah hubungan antara Harga Susu dengan Dolar New Zealand, pertama-tama perlu diketahui terlebih dahulu, acuan harga susu apa yang umum dipakai di pasar finansial. Apakah susu bubuk? susu sapi? atau apa?

Pada umumnya, pelaku pasar akan memantau hasil lelang dua mingguan yang disebut Indeks Global Dairy Trade (GDT). Indeks GDT dibuat dengan melakukan pembobotan atas harga rata-rata dari produk susu dan turunannya yang dijual dalam lelang tersebut. Produk-produk itu meliputi: Anhydrous Milk Fat, Butter, Butter Milk Powder, Cheddar, Lactose, Rennet Casein, Skim Milk Powder, dan Whole Milk Powder. Indeks Global Dairy Trade terakhir dan historis bisa dilihat di situs GDT.

Nah, setelah mengetahuinya, perhatikan dua grafik berikut ini. Yang pertama adalah grafik Indeks GDT dalam lima tahun terakhir, sedangkan yang kedua merupakan grafik pergerakan NZD/USD dalam lima tahun terakhir.

Indeks Global Dairy Trade


Grafik NZDUSD

Satu hal yang mencolok dalam grafik: ketika indeks GDT mengalami peningkatan tertingginya pada September 2015, NZD/USD justru berada dalam kondisi paling terpuruk. Mengapa? Bukannya di berita-berita dan analisa itu disebutkan kalau keduanya berhubungan positif?

Sebabnya sangat sederhana. Karena, faktor yang mempengaruhi nilai tukar mata uang berjuluk Kiwi ini, bukan hanya indeks GDT. Banyak faktor lain seperti sentimen pasar, kebijakan bank sentral, kondisi negeri secara umum, situasi finansial global, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu juga, skala dampak indeks GDT dalam kalender forex hanya menengah, ditandai oleh banteng dua atau warna oranye. Apabila tidak ada faktor lain yang lebih berpengaruh, maka indeks GDT yang dirilis setiap dua pekan sekali ini akan berimbas pada nilai tukar NZD. Namun, jika banyak variabel lainnya yang lebih penting untuk dipertimbangkan, maka pasar akan cenderung mengesampingkannya.

Apabila kelak ternyata kontribusi produk susu dan turunannya pada ekonomi New Zealand berkurang, maka tak tertutup pula kemungkinan posisi kuncinya digantikan oleh komoditas lain. Namun, sementara produk susu memegang posisi penting, maka rilis indeks GDT termasuk salah satu yang perlu diperhatikan trader.

Selain itu, ada pula beberapa efek samping lain dari hubungan Dolar New Zealand dengan harga susu. Pertama, rumor mengenai perusahaan susu terbesar di sana, Fonterra, kadang-kadang dilirik pasar. Kedua, kondisi negara-negara tujuan ekspor utama pun sering dievaluasi untuk menentukan nilai tukar ideal Dolar New Zealand. Hal ini khususnya berlaku bagi tiga negara pengimpor terbesar: China, Australia, dan Amerika Serikat.

Nilai tukar dan berita Dolar New Zealand terkini bisa dilihat pada grafik berikut:

 

 

Satu lagi mata uang yang tak terlepas dari dinamika harga komoditas adalah Dolar Australia. Tidak hanya satu, ada dua jenis komoditas yang terhubung dengan mata uang tersebut. Info selengkapnya simak di Hubungan Antara Dolar Australia Dan Harga Komoditas.

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.