OctaFx

iklan

Indikator Forex Part II

63116

Secara sederhana, indikator dapat digolongkan menjadi 3 bagian, yakni Trendline Indikator, Oscillator dan Momentum Indikator.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

IF - twps2 - pendulangforexAnalisa teknikal dibangun berdasarkan sebuah asumsi bahwa suatu harga yang bergerak didasari oleh trend yang ada. Sedangkan garis trend sendiri ialah media yang sangat penting dalam analisa teknikal baik itu untuk mengidentifikasikan sebuah trend maupun untuk mengidentifikasi harga Support dan Resistance.

Disini saya akan menguraikannya dengan cara dan pengetahuan yang saya miliki selama saya terjun dalam dunia trading. Maka disini saya akan membagi menjadi 3 bagian, yakni :

Garis Tren Meningkat (Uptrend)
Garis Trend Meningkat ialah sebuah Garis yang Memiliki Kemiringan (slope) positif. Terdapat dua titik minimal yang harus dihubungkan dalam trend yang menaik, dimana dapat anda mulai dari titik terendah yang kemudian dilanjutkan oleh suatu harga yang mengalami kenaikan sehingga membentuk harga terendah yang lebih tinggi dari harga terendah sebelumnya. Pergerakan dalam harga trend ini akan mencapai titik harga yang lebih tinggi dari kenaikan harga sebelumnya dan setiap gerakan naik akan mencapai titik harga yang lebih tinggi setelah harga mengalami koreksi. Ini berarti, apabila harga digambarkan dalam bentuk grafik dan titik dasar harga yang terjadi secara berturut-turut lebih tinggi dari titik-titik dasar sebelumnya, maka harga dikatakan mengikuti pola tren naik. Tren naik ini mengindikasikan untuk sementara waktu, kekuatan permintaan lebih kuat dari kekuatan pasok (suplai). Sebuah trend meningkat dapat dikatakan masih berlaku selama harga yang tejadi dipasar tetap berada diatas garis tren naik (uptrend line) atau setara dengan garis tersebut. jika harga sudah melampui garis trend yang terjadi maka dapat dipertimbangkan bahwa harga akan mengalami perubahan tren.

Garis Trend Menurun (Down trend)
Garis tren menurun (down trend) adalah kebalikan dari garis tren meingkat (Uptrendline). Syarat garis ini dibentuk jika ada minimal dua titik harga tertinggi dari harga yang bergerak dan Titik yang kedua harus lebih rendah dari titik yang pertama. Garis Downtrend berlaku sebagai garis resistance, dan mengindikasikan bahwa supply (penawaran), lebih banyak dari pada demand (permintaan), sehingga membuat harga penawaran akan semakin banyak ketika harga turun. Penurunan harga dikombinasi dengan naiknya sebuah penawaran adalah sangat bearish. Sehingga menunjukkan kuatnya seller menekan pasar. Pecahnya suatu garis resistance menunjukkan sebuah penawaran mulai berkurang untuk diminati yang kemudian membuat perubahan-perubahan trend mulai terjadi. Untuk lebih jelas mengenai penjelasan ini silahkan anda merujuk kepada artikel mengenai Teori Dow.

Trend Horisontal (Sideaways)
Perbedaan mendasar dengan tren Meningkat (uptrend), dan trend Menurun (downtrend), ialah pada trend horizontal, sebuah garis support dan resistance akan berlaku secara bersamaan, karena garis horizontal yang membatasi harga pada trend sideways bertindak sebagai garis support dan resistance.

Setelah anda memahami Trend harga, kali ini saya akan berlanjut kepermasalahan mengenai Grafik. Agar anda tidak terlalu disulitkan dalam mencari-cari sebuah artikel mengenai Trading Forex. Baiklah mari kita lanjutkan ke Topik selanjutnya. bagi anda yang seorang pemula dalam dunia trading, mungkin anda belum banyak mengetahui mengenai grafik, disini saya akan coba menguraikannya dengan cara dan sepengetahuan yang saya miliki. Dalam dunia trading dikenal dengan istilah "Harga grafik" sedangkan pengertian dari harga grafik sendiri ialah sebuah serangkaian harga yang digambarkan dengan jangka waktu tertentu atau Chart ialah grafik yang menunjukkan sebuah pergerakan harga dalam periode tertentu dan terdiri dari waktu (X-Axis) dan harga (Y-axis). Dimana pilihan waktu yang digunakan tergantung dari kita yang menggunakannya. Jika kita menggunakan Chart untuk menentukan trend jangka panjang kita sebaiknya menggunakan time frame yang lebih panjang. Begitu juga sebaliknya, jika kita ingin menentukan pergerakan jangka pendek sebaiknya kita menggunakan time frame yang lebih pendek pula. Saya akan mencoba untuk menjelaskan mengenai konstruksi dari sebuah grafik line, bar dan candlestick. Meskipun ada beberapa metode yang tidak saya sebutkan namun ini adalah yang umum digunakan oleh setiap trader.

Line Chart Line chart ialah sebuah garis yang menunjukkan suatu harga terakhir atau harga penutupan. Harga penutupan yang ditunjukkan dalam periode waktu tertentu.

Bar Chart Pada dasarnya bar chart telah menginformasikan semua harga yang telah terjadi, berbeda dengan line chart yang hanya menunjukkan suatu harga yang terakhir atau harga penutupan. Bar chart terdari dari garis vertical yang menunjukkan harga tertingginya (High) dan harga terendahnya (Low) dalam periode waktu tertentu, kemudian pada harga pembukaan dan harga penutupan ditunjukkan dengan garis pendek horizontal, pada sebelah kiri adalah harga pembukaan dan sebelah kanan adalah harga penutupan. Grafik bar sangat efektif karena tidak memerlukan ruang yang luas jika dibandingkan dengan grafik candle. Berikut tampilan bar chart Bar - twps2 - pendulangforex

Candlestick Chart Informasi yang ditunjukkan oleh grafik candlestick sama persis dengan grafik bar pada keseluruhan informasi data, dimana telah ditunjukkan dalam grafik candlestick sebuah informasi harga pembukaan dan harga penutupan yang ditunjukkan dengan body, jika harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan biasanya body candle ditunjukkan dengan blok berwarna, dan jika harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan biasanya candlestick ditunjukkan dengan warna netral atau tidak berwarna. Contoh Candlestick bisa anda lihat pada gambar berikut.

Candle - twps2 - pendulangforex

Kesimpulan : Meskipun terdapat beberapa teknik grafik yang berbeda, namun tidak ada metode yang secara keseluruhan benar-benar sempurna. Setiap metode memiliki interprestasi yang unik, dan masing-masing metode memiliki kelebihan serta kekurangan. Misalnya saja pada breakout dengan candle yang tidak sama dengan breakout pada grafik line. Kunci untuk sebuah keberhasilan adalah dedikasi, fokus, dan konsistensi.

Dedikasi : pelajari analisa grafik dan aplikasikan serta selalu kembangkan pengetahuan anda.
Fokus
  : batasi pengguanaan grafik, indicator, dan metode yang akan digunakan dan pelajari cara penggunannya dengan baik.
Konsistensi
:  pelajari grafik dan analisa secara reguler.

Bayu mengenal dunia investasi saat masih studi di perguruan tinggi, kemudian berlanjut menjadi penulis mengenai berbagai jenis investasi dan strategi-strategi trading di Seputarforex. Bayu meyakini bahwa trading bukanlah mesin jackpot, dan kita harus terus belajar agar bisa menjadi seorang trader sukses.


Afif Puspito
Garis tren singkat simpel tapi manjur.. Mantap bro...
Dr Fajrul
Memang benar support dan resistan bisa diperoleh dari indikator manapun, tidak hanya dari fibonacci atau pivot point saja. Ada garis tren, dan bahkan MA yang bisa menampilkan support dan resisten dinamis. Disini sekali lagi ditekankan betapa pentingnya penggunaan indikator yang mudah dimenegerti, mudah dipasang, namun bisa menunjukkan pergerakan harga yang sangat berarti. Selain menunjukkan arah trend, jelas kalau garis trend bisa difungsikan sebagai support dan resisten, tergantung pada tren yang sedang berlaku. Bahkan untuk pasar sideways pun indikator macam ini masih bisa digunakan untuk menganalisa pergerakan harga dari bounce support dan resistennya.
Samuel Permana
@drfajrul: kl entri posisi pake trendline gmn carax bro? apa ntar gg beresiko trjbk d puncak/lembah tren kl slh ambl posisi nantix?
Dr Fajrul
Samuel. Saat garis tren sudah teruji dengan baik, open posisi bisa dilakukan saat harga memantul kembali dari garis tren dan kembali pada tren utamanya. Kalau tren masih akan menguat dalam jangka waktu ke depan, maka order sudah berada di jalur yang benar dan perolehan profit bisa dinanti.

Tapi untuk mengantisipasi pembalikan tren bisa dilakukan dengan menetapkan stop loss yang dipasang berdekatan dengan level harga dekat atas/bawah garis tren saat pertama kali menempatkan open posisi. Jadi ketika tiba-tiba harga berbalik arah secara drastis kerugian yang didapat bisa terminimalisir.

Cara lebih aman lagi
adalah dengan menempatkan take profit berdasarkan perhitungan rasio dari stop loss yang ditempatkan sebelumnya. Dengan cara itu profit yang ditargetkan akan segera terkunci kalau sudah tercapai, dan trading akan terhindar dari resiko loss yang tidak perlu.
Eco_mardianto
3 cara dedikasi-fokus-konsistensi itu adalah salah satu metode psikologis yg sering banget diabaikan sama trader2 kebanyakan. suka dijadikan selingan aja, trader mungkin akhirnya nggampangin aspek satu ini, tapi kalo akhirnya loss beneran nggak bisa nyadar kalau sebelumnya punya tatanan psikologi trading yg payah. bagus ini perlu ditekankan lebih lanjut, biar belajar & evaluasi trading nggak melulu ada di seputaran teknikal aja, tapi juga hal2 yg beginian buat membentuk mental trading yg tahan banting