Indikator Pivot Point

88966

Pivot point sudah dikenal oleh analisis teknikal semenjak perdagangan berjangka pertama kali dimulai. Bagaimana prinsip kerja, kelebihan, dan kekurangannya?

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Sejarah

Pivot point sudah dikenal oleh analisis teknikal semenjak perdagangan berjangka dimulai. Henry Wheeler Chase merupakan pencetus formula Matematika Pivot Point pada tahun 1930. Namun sayangnya bukan dia sendiri yang memperkenalkan formula pivot point, melainkan Larry williams, kemudian Donald C Lambert sang pembuat indikator CCI dengan menggunakan formula pivot sebagai perhitungannya.

Transaksi yang digunakan waktu itu masih menggunakan perhitungan matematis dan manual. Awal mula Pivot point dikenal dari kalangan saham, hingga pada tahun 1990 mulai diperkenalkan ke perdagangan valuta asing.

Fungsi dari indikator pivot tidak lain adalah untuk menentukan titik support dan resisten suatu pergerakan pair. Level harga pada pivot point digunakan untuk menganalisis pergerakan harga sehingga mampu memberikan informasi secara lebih dalam dan lebih akurat untuk diketahui arah pergerakan selanjutnya. Anda dapat mengunjungi pembuat indikator di MetaQuotes. Indikator buatan metaquotes dishare pada tahun 2009.

 

Prinsip Kerja Indikator

Pada prinsipnya pivot point akan memprediksi pergerakan dengan cara seperti :

  • Lakukan Buy jika harga di atas pivot
  • Lakukan Sell bila harga di bawah pivot

Formula dalam pembuatan pivot point adalah sebagai berikut :

PP = ( H + C + L ) / 3

Keterangan :
PP : Pivot Point
H : Hight
C : Close
L : Low

Indikator Pivot

Karakteristik

Pivot Point termasuk "tool indicator", karena sifatnya berisi prediksi dari arah pergerakan harga saat ini. Ciri khas pivot point adalah berupa garis-garis support dan resisten yang selalu dinamis mengikuti pergerakan harga harian.

 

Rekomendasi Setting

Rekomendasi setting pivot adalah sebagai berikut :
Periods to plot : 1

Indikator Pivot

Kelebihan

Kelebihan dari pivot adalah sebagai berikut :

  1. Mampu memprediksi harga
  2. Mampu mengetahui trend selanjutnya
  3. Mengetahui jenuh pasar
  4. Bisa digunakan saat market sedang sideway atau akan trending
  5. Dapat digunakan di pair apa saja, dan TF berapapun

 

Kekurangan

Kekurangan Pivot adalah sebagai berikut:

  1. Harga dapat menembus garis
  2. False signal

 

Backtest

Dari rekomendasi tersebut, dapat dihasilkan uji coba sebagai berikut :

Indikator Pivot

Download

Pivot point dapat di download di bawah ini :
Pivot Point (30 kb)

 

Kesimpulan

Indikator pivot point dapat digunakan dalam prediksi harga. Namun, perlu diketahui pivot point masih memiliki kendala dalam menganalisa pergerakan harga dimasing-masing pair. Gunakan tambahan indicator trend untuk mengetahui pergerakan dijangka panjang. Hati-hati saat pergerakan cepat.

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.


Be Success
ini pivot nya mengambil nilei berdasarkan apa bos? apa sama dengan indikator pivot yang di posting sebelumnya? tapi ini hanya untuk jangka pendek ajah yahh buat day trading gtu? ga bisa long term
Seputar Forex
Dasar perhitungannya sesuai dengan yang dijelaskan pada rumus di atas. Bisa untuk jangka pendek atau jangka panjang, tergantung di time frame mana Anda menerapkan indikator ini. Jika di time frame besar, maka tentu saja bisa digunakan untuk long term.