OctaFx

iklan

Ingin Jadi Trader Sukses Di Forex? Hindari 10 Hal Ini

131121

Menanam sepuluh kebiasaan yang kurang baik berikut ini bisa menjadi penghalang bagi Anda menjadi seorang trader sukses di Forex.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Kesuksesan dalam trading Forex tidak diperoleh secara instan. Banyak trader gagal memperoleh hasil memuaskan saat masuk ke pasar trading. Bahkan peluang mereka kehilangan uang di Forex sangat tinggi. Banyak sekali faktor yang memicu kegagalan dalam bertrading, salah satunya adalah menanam kebiasaan kurang baik.

Trader sering terjebak dalam kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik saat bertrading. Alhasil, bukan keuntungan yang didapatkan, tapi malah sebaliknya. Jika Anda ingin menjadi trader sukses di Forex, alangkah baiknya jika Anda menghindari hal-hal berikut ini:

 

1. Terlalu Fokus Pada Profit, Bukan Metode Tradingnya

Sebagian besar trader pemula lebih berfokus pada profit, ketimbang metode tradingnya. Akibatnya, mereka cenderung menggunakan cara trading yang rumit dari berbagai indikator, serta penggunakan software mahal. Mereka menganggap ini bisa mendatangkan profit secara konsisten, padahal yang datang malah kerugian.

9 Hal Ini Harus Anda Hentikan Kalau Mau Jadi Trader Sukses

Untuk bisa menjadi seorang trader sukses di Forex, Anda harus berfokus pada metode trading yang digunakan. Sejumlah trader sukses di Forex menerapkan metode trading sederhana untuk bisa meraup profit. Salah satu metode trading yang sederhana adalah price action, yakni metode trading yang mengacu pada pola pergerakan harga pasar apa adanya, dengan memperhatikan level Support dan Resistence.

 

2. Tidak Memperhitungkan Kerugian Yang Bisa Terjadi

Trading Forex tidak hanya sekedar mendapatkan profit, tapi Anda juga harus siap dengan risiko loss. Sayangnya, tak semua trader memperhitungkan hal ini. Supaya hasil trading bisa profitable dalam jangka panjang, sebaiknya Anda memiliki Money Management yang baik. 

Jika Anda melakukan trading tanpa mempedulikan kerugian yang bisa terjadi, itu sama artinya dengan gambling. Pasalnya, Anda tidak memiliki strategi jitu untuk mendapat keuntungan dalam jangka panjang. Anda hanya berfokus pada jackpot di posisi yang dipasang saat ini.

 

3. Ingin Balas Dendam Saat Loss

Seorang trader harus mampu menjaga emosinya tetap stabil saat kondisi loss atau profit. Jangan terlalu euforia saat mendapatkan profit, dan jangan berambisi untuk balas dendam saat loss.

9 Hal Ini Harus Anda Hentikan Kalau Mau Jadi Trader Sukses

Kebanyakan trader ingin mengejar kembali profit-nya yang sudah hilang dengan cara melakukan satu trading berukuran besar. Ini adalah tindakan nekat dan berpotensi mengakibatkan losing streak (kerugian beruntun). Trader sukses di Forex harus memiliki psikologi trading yang baik dalam menghadapi situasi dan kondisi apapun. 

 

4. Kurangnya Pemahaman Tentang Pair Yang Bagus Untuk Trading

Secara umum, pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di Forex adalah pair mata uang yang paling rendah spreadnya, dan yang paling likuid. Untuk bisa memilih mana mata uang yang bagus untuk trading, hal tersebut bergantung pada pemahaman trader itu sendiri.

Jika Anda ingin bermain secara aman, cobalah untuk bertrading di mata uang paling likuid, yaitu pair mayor seperti EUR/USD, USD/JPY dan GBP/USD.

 

5. Terlalu Bergantung Pada Prediksi Trader Lainnya

Trader lain tidak akan menanggung beban kerugian yang Anda alami jika mengalami loss. Jadi, jangan bergantung pada prediksi dari trader lain.

9 Hal Ini Harus Anda Hentikan Kalau Mau Jadi Trader Sukses

Belajarlah untuk melakukan analisa secara mandiri sebelum Anda membuka posisi di pasar trading. Namun demikian, Anda tetap bisa mengandalkan analisa dari ahli trading lain yang berpengalaman. Hanya saja, pastikan jika kapasitasnya cukup sebagai salah satu referensi saja. Anda bisa mendapatkan informasi seperti itu di rubrik analisa trading Seputarforex.

 

6. Trader Sukses Di Forex Tidak Terlalu Bergantung Pada Trend Pasar

Banyak yang berasumsi bahwa trading hanyalah sekedar menebak arah pergerakan harga selanjutnya, akan bullish atau bearish. Jika harga akan bearish, mereka cenderung melakukan "sell". jika harga akan bullish, mereka cenderung melakukan "buy".

Hentikan menjadi bullish saat harga trend naik dan bearish saat harga trend turun. Trader sukses di Forex adalah mereka yang bisa menentukan level entry dan exit dengan baik, terlepas dari trend yang ada di pasar. Bahkan ketika harga sedang Sideways, trader sukses bisa memanfaatkannya untuk mendulang profit.

 

7. Melakukan Trading Breakout, Padahal Kondisi Pergerakan Harga Masih Sideways

Para trader banyak yang melakukan trading breakout dengan tujuan untuk memanen pips besar dalam waktu singkat. Anda bisa melakukan trading breakouts apabila sejumlah syarat telah terpenuhi, misalnya saat harga menembus level support-resistant tertentu. 

Tapi, dalam kondisi sideways, pergerakan harga bisa membentuk pola choppy yang menyulitkan trader untuk menetapkan risiko dan keuntungan yang didapatkan. Jika kondisi ini terus berlanjut, sebaiknya Anda tidak melakukan entry, apalagi breakout, hingga harga membentuk range jelas. 

 

8. Jangan Open Posisi Kalau Anda Masih Ragu

Setiap keputusan yang diambil dalam trading akan berpengaruh pada hasil akhir yang Anda dapatkan. Jadi jangan pernah open posisi apabila masih ada keraguan, atau ketakutan dalam hati Anda. 

9 Hal Ini Harus Anda Hentikan Kalau Mau Jadi Trader Sukses

Trader sukses di Forex harus mampu membuat keputusan dengan bijaksana tanpa melibatkan emosi trading. Setiap keputusan yang diambil harus mengacu pada strategi dan rencana trading yang sudah disusun sebelumnya. 

 

9. Lebih Baik Profit Kecil Tapi Konsisten, Daripada Profit Besar Tapi High Risk

Banyak cara untuk mendapatkan profit dari trading, tapi jangan sampai Anda menjadi trader yang tamak. Tak masalah jika level entry dan exit yang anda pasang ternyata benar. Namun, jika posisi yang anda pasang salah, bersiaplah untuk mengalami loss atau bahkan margin call.

Trader sukses di Forex adalah mereka yang bisa menerapkan metode money management secara disiplin. Bertransaksilah dengan jumlah kecil tapi aman, daripada Anda langsung bertransaksi besar, tapi high risk. 

 

10. Melakukan Trading Dengan Opini Yang Kaku

Seorang trader sukses di Forex harus bisa menyesuaikan persepsinya dengan kondisi perubahan di market. Jangan terlalu kaku dengan opini terkait peluang keberhasilan trading, ataupun pergerakan harga pasar. Milikilah opini yang mudah beradaptasi dengan keadaan. Misalnya, apabila Anda telah open posisi dengan strategi sideways di pasar yang juga sideways, tapi ternyata masih saja loss, maka sebaiknya jangan langsung beranggapan bahwa strategi tersebut telah benar-benar gagal. Sebaliknya, pelajari dulu apakah mungkin di saat Anda open posisi, terdapat ketidakpastian fundamental yang mempengaruhi sentimen pasar. Selain itu, sebaiknya hitung Win Rate sebuah strategi dari perhitungan akumulatif, bukan dari keberhasilan tiap trading

 

Untuk Anda yang masih pemula, tidak ada salahnya mengupayakan keberhasilan trading sejak di tahap belajar forex. Anda bisa memahami bagaimana caranya di artikel Tips Sukses Belajar Trading Forex.

Alumni Sastra Inggris yang sudah berkecimpung dalam dunia penulisan selama 8 tahun. Sudah mulai menulis sejak masih kuliah. Saat ini aktif sebagai penulis di seputarforex.com.


Ronsssss
itu poin yang no5 klo misal ada fasilitas PAMM dan zulutrade itu kan minta sinyal orang lain.. itu kira2 baik ga ? soalnya diliat orang - orang ga sedikit jga yg profit..tpi ada jga yg rugi padahal tradernya dah kebukti sampe bertahun - tahun klo trading sistem dia dah terlihat bagus tapi tetep ajah collaps.
Destriana
Bapak Ronssss, tetap saja trading itu gak boleh bergantung sama prediksi atau informasi orang lain. Kalau orang lain salah ngasih prediksi ke kita, apa mereka mau tanggung jawab? Kalau info orang lain bener, kita malah jadi ketergantungan, kalau info orang lain salah, kitanya jadi suudzon sama dia.  Trading berdasarkan prediksi orang lain hanya memicu batin kita semakin emosional. Karena itulah sangat disarankan memakai gaya kita sendiri saat bertrading. Gak usah bergantung sama sinyal2 yg belum tentu itu BENER ADANYA 100%. 
Samsudin Ali
@rons, kalo nurut saran yg udah sering paling baik tetep trading sendiri. untung atopun rugi dari trading sendiri bisa kita jadiin pengalaman n pelajaran. kalo minta sinyalnya orang kita nggak akan [ernah bisa belajar trading sendiri, dan untung rugi nggak bisa dipertanggungjawabin sendiri. ditambah lagi, kalo pamm gitu modelnya kita kayak invest ke orang lain, yg artinya kita percayain modal ke orang lain. seperti itu kan kita musti bener-bener yakin orang yg kita modalin bisa dipercaya. kalo yg katanya udah kebukti aja ternyata masih kolaps apalagi yg biasaan aja? lagipula kebijakan pamm dimasing2 broker itu juga beda-beda. musti cari dulu yg paling aman biar bisa dipercaya kan? jadi kalo menurut ane darpada ribet nyariin kayak begituan mending waktunya buat belajar trading sendiri aja. sukur2 kalo nanti kitanya udah bisa sukses kita bukannya jadi investornya lagi tapi jadi tradernya.
Putri Hidayah
Sudah banyak bukti klw kita invest ke orang, ujung2nya jg ditipu. Duit Rp 100 juta jadiin modal langsung amblas. Emang ada orang yg gak tergoda dikasih duit sebanyak itu? Tapi ya gak semuanya gt sih, ada jg yg bener2 profesional kerja ngolah duit qt. Intinya pinter2nya kita pilih broker aja. Cek jg S&K biar gak getun di tengah jalan.
Nurhasyim
Apa sh mksudx yg nomer 6 itu? kok bkn bngung gtu... udh disuruh fleksibel sm sl, tp kok mlh akhirx disuruh keras kepala sm sl, keras kepala dsni maksudx jg apaan ane krg paham.. antara fleksibel sm keras kepala dsni tuh krg msuk & gmpng dipahami kl kt ane...
Derrick
Intinya kalau jadi orang itu yg Fleksibel mbak . Jangan kaku. Kalau kita jadi orang yg kaku, kita cenderung keras kepala dan gak nerima kenyataan rugi saat trading. Trading itu adalah tempat orang-orang yg Fleksibel dan siap merubah pendiriannya kapan saja. Kenapa kok harus fleksibel? Soalnya yg ngatur pergerakan CHART itu bukan kita, tapi pasar! Kita yg harus fleksibel ngikutin perkembangan pasar. Jangan terlalu keras kepala dengan apa yg kita yakini. 
Anggi Pradhana
Jika boleh saya membenarkan, mungkin adalah hentikan trading dengan opini yang kaku dan stop loss yang mudah berubah-ubah. jadilah trader dengan opini yang fleksibel dan stop loss yang stabil. Maksunya di sini adalah trader hendaknya tidak memiliki opini yang kaku terhadap pergerakan harga dan peluang keberhasilan tradingnya. Trader harus mudah menyesuaikan persepsinya dengan kondisi perubahan market. Disamping itu juga stop loss yang terlalu sering diubah-ubah akan menyebabkan hasil yang tidak konsisten pula. untuk itu yang dianjurkan disini adalah untuk memiliki opini yang mudah beradaptasi dengan keadaan namun juga punya stop loss yang ditetapkan secara fixed atau konsisten.
Rere
Betul gan @Anggi, trader itu harus bisa beradaptasi sama keadaan. Kalau trader kaku, kapan untungnya.
Nurhasyim
@Anggi: Mantap bos, sekalian nanya jg, yg nomer 3 itu kok ada hentikan mnghapus semua profit krn 1x kesalahan trdng bsr. klo mncegah utk g msuk lgi sehabis loss bwt alasan balas dndm mngjar yg hilang kn lbh bisa diaturin. nah bwt mncgh kegagalan yg bs hapus profit sblumx bgmn itu cr mngaturx? Bukanx loss itu trmsk wjr y d trading fx ini?
Seremony
Misal Anda punya modal Rp 100 juta untuk trading. Setelah itu, Anda loss Rp 20 juta.  Apa yang anda lakukan selanjutnya? Apakah Anda akan balas dendam dengan pasang posisi setinggi-tingginya supaya uang Rp 20 juta itu bisa balik? Disini maksudnya adalah LUPAKAN UANG ANDA YANG SUDAH HILANG, DAN FOKUS KEMBALI PADA METODE TRADING YANG ANDA PAKAI. Jangan terbuai dengan keinginan balas dendam. Carilah profit dalam trading, bukan untuk tujuan balas dendam! Tenang saja, saat Anda nanti profit, dendam tersebut akan terbalaskan dengan sendirinya. 
Haikal
Klw dendamnya gak terbalaskan gmn mas?
Jumari H.
Semedi dulu, kumpulin duit, nabung sampe banyak, habis gt trading lagi. wkwkwkwk
Anggi Pradhana
Untuk di poin ketiga sebenarnya ada dua fokus di sini. Yang pertama adalah untuk berhenti mengejar profit yang hilang dengan ukuran trading yang besar. Sedangkan yang kedua adalah untuk berhenti menghapus profit dengan satu kali trading yang berukuran besar.

Pada fokus pertama yang disasar disini bisa mencakup masalah psikologis, ukuran trading, dan aturan entry (poin kesembilan). Tapi untuk fokus kedua yang diutamakan disini adalah masalah penggunaan ukuran trading.

Mungkin disitu jadi agak membingungkan karena menghapus profit sebelumnya itu adalah efek dari menggunakan ukuran trading yang terlalu besar, atau lebih besar dari posisi-posisi yang sebelumnya.

Untuk itu yang perlu ditekankan di sini adalah masalah ukuran trading. Baik untuk fokus pertama maupun kedua, ukuran trading tetap menjadi hal yang diutamakan dan perlu diatur secara konsisten dan diukuran yang sesuai (tidak terlalu besar namun tetap profitable).
Polo
@Anggi, klw masalah ukuran trading, sebaiknya di angka yg paling kecil. Usahakan pakai 1% aja dari modal. Klw loss, kurangi aja risk tolerance-nya jadi 0.5%. Gak usah keburu pake pake risk tolerance 5% - 10%. Kalau kegedan, situ main trading 10x sudah habis modal klw kalah semua. Sayangi uang anda
Dede
Loh? Itu kq dibilang Trader Sukses Gak Boleh Bergantung Pada Trend Pasar....  Katanya klw mau trading itu harus ikutin trend pasar, lha kq ini malah gak dibolehin bergantung sama trend pasar? Yang bener yag mana min?
Slamet
trend pasar sewaktu2 bs menipu pak. jadi jangan jadiin trend sebagai acuan, tapi ikuti metode yg kita gunakan.  metodenya ada banyak, pakai teknikal-fundamental, money management, stop loss, dsb. Trading-lah berdasarkan metode, bukan ikut2an sm trend pasar. Kalau sudah merasa oke dgn metode yg dipake baru open posisi.