Advertisement

iklan

Jurnal Harian Bagi Seorang Trader

Tahukah Anda bahwa jurnal harian merupakan salah satu alat trading penting? Artikel ini akan membahas tentang perlunya membuat jurnal harian bagi trader.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Sebagai seorang trader forex, dalam mendapatkan keuntungan memerlukan banyak hal yang perlu dikuasai. Salah satu hal penting adalah memiliki alat yang tepat untuk memberikan struktur trading sehingga anda dapat melakukan open position dengan penuh keyakinan. Alat trading yang dimaksudkan di sini adalah sebuah jurnal harian.

jurnal harian trader
Jurnal trading forex menjadi salah satu alat yang pertama kali anda lihat sebelum anda mengambil sebuah keputusan dalam trading. Sebuah jurnal akan memberikan jalur yang memungkinkan anda untuk trading seperti seorang trader forex profesional. Untuk artikel kali ini, saya akan mengupas mengenai Jurnal Harian hingga betapa pentingnya sebuah jurnal dalam aktifitas Trading.

Arti dari sebuah jurnal harian
Jurnal trading ialah, spreadsheet, atau catatan dimana anda menyimpan rincian tentang setiap analisa yang telah anda buat. Rincian ini mencakup sebuah keputusan maupun strategi yang mendasari anda untuk membuka suatu posisi. Anda juga harus mencatat setiap detail dari hasil sebuah posisi trading, termasuk tanggal, apa pair mata uang yang digunakan, arah gerakan yang telah dianalisa, harga masuk, harga keluar yang telah direncanakan, ukuran trading, target pips, profit atau loss, dan waktu trading yang relevan. Anda juga dapat memasukkan jurnal forex ini  ke dalam screen shot trading sebagai bahan referensi jika anda ingin entry kembali.

Perlukah jurnal ini kita simpan?
Jawabannya Perlu. Mengingat memori otak yang tidak selalu dapat mengingat setiap kesalahan maupun sebuah profit yang telah kita dapatkan. Sebagai seorang trader, Anda harus tahu bahwa trading adalah pelajaran non-stop yang akan terus berlangsung. Pengalaman trading seringkali merupakan guru terbaik di setiap posisi yang telah kita ambil. Peluang kesuksesan anda muncul keitka anda telah berhasil menganalisis berbagai elemen, baik buruknya suatu trading, dan menemukan cara untuk menghindari kemungkinan loss. Dengan demikian, anda akan selangkah lebih dekat dengan metode trading para profesional.

Semua komponen di atas tertuang dalam sebuah jurnal trading yang bisa menjadi record sekaligus patokan untuk memperoleh hasil yang lebih baik di masa depan. Melihat catatan trading secara tertulis bisa menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan dan dapat menambah wawasan trading. Setelah melihat jurnal trading harian, maka anda akan semakin tersadarkan untuk menghindari bahwa anda telah salah dalam mengambil posisi, atau telah mengabaikan analisa sehingga trading hanya sekedar judi dan menuruti nafsu emosi belaka.

Belajar dari kesalahan
Loss atau kerugian yang pernah dialami oleh seorang trader memang tidak dapat dihindari, karena suatu saat anda pasti akan merasakannya. Cepat atau lambat, anda akan tergelincir. Jangan merasa takut dengan loss karena dapat memberikan sebuah pelajaran yang sangat berharga. Pada kenyataannya, sebagian besar trader yang berhasil adalah trader yang sering mengalami trial and error. Keuntungan forex tidak akan datang dengan sendirinya, kita harus membuat giat berusaha untuk melatih kemampuan diri sendiri.

Anda harus belajar dari kesalahan Andan dan cara terbaik adalah dengan menggunakan jurnal trading harian. Kebanyakan trader forex yang sukses dan dihormati telah memiliki jurnal trading dan rutin menggunakannya. Apabila jurnal hariansudah terbukti banyak dimanfaatkan olh para profesional, mengapa anda tidak ikut menggunakannya? Jika ingin sukses di dunia forex, tentu anda sebaiknya mencontoh orang yang telah sukses terlebih dahulu.

Jurnal trading akan memberikan pembelajaran yang berharga dari trading forex. Tentunya, untuk sukses dalam dunia trading bukan hanya jurnal harian yang diperlukan. Masih banyak yang harus dipahami selain hal ini. Jurnal harian hanyalah salah satu dari beberapa bagian yang perlu kita pelajari untuk bisa sukses .

Bayu mengenal dunia investasi saat masih studi di perguruan tinggi, kemudian berlanjut menjadi penulis mengenai berbagai jenis investasi dan strategi-strategi trading di Seputarforex. Bayu meyakini bahwa trading bukanlah mesin jackpot, dan kita harus terus belajar agar bisa menjadi seorang trader sukses.


Rahman K W
Bener.... pengalaman emang guru yang paling baik... setuju dahh
Roymulyono
kalo ane suka liat jurnal trading, tapi jurnal tradingnya master2 yg lbh punya pengalaman, buat masukan trading gitu, kalo untuk bikin msh blom kepikiran, heehee
Nur Muiz
Bikin aja gan, jurnal trading ada yg formatnya sederhana kok. Gak perlu dibikin di spreadsheet, corat coret di kertas pun bisa. Yg penting ada catatan poin entry, exit, alasan entry, berapa profit/lossnya. Kalopun ada catatan lain yg ditambahkan juga bisa diaturin sendiri. Mulai bikin jurnal bagusan kalo sejak dini biar bisa jadi kebiasaan. Masak ogah bikin jurnal karna masih pemula. Pemula atau gaknya gak ada hubungan sama perlu bikin jurnal atau gak. Semua orang bahkan yg bukan trader pun bisa bikin jurnal. Yg ada kalau gak dibiasakan sejak awal malah jurnal trading akhirnya gak kebikin-bikin, malah gak punya catatan trading yg bisa dipelajari
Poppo
@roy: sebetulnya account history dari trading kita itu juga bisa dijadikan bahan u/ jurnal trading lo gan, terutama statement yng dirangkum dri keseluruhan trading2 sebelumnya. saran ane mending lihat hasi trading sndiri dulu sebelum lihat punya orang lain. kalau masih belum minat bikin jurnal, ya perhatiin aja dari history tradingnya, yng kurang darisitu kan cuma indi2 yng dipake. selebihnya hampir sama kayak jurnal trading kebanyakan.
Roymulyono
ane kan liat jurnal trading master trader cuman buat masukan trading aja, kalo ane liat history trading sendiri msh bingung evaluasinya mau dimaulai dr mana. lagian ane msh tergolong baru, blm bgt yakin sama trading ane sndiri, jd biasanya liat saran dl dr yg udah pro
R. Alvin Wijaya
Mengamati jurnal trading orang lain memang bisa menjadi alternatif dalam belajar trading. Tapi hendaknya ada pembatasan sejauh mana trader akan mengikuti saran dari cara trading trader yang lain. Untuk trader pemula, mulai belajar dengan sistem sendiri juga lebih baik untuk segera dilakukan daripada hanya sekedar menjadi copy trader. Mungkin banyak yang masih kurang mengakui bahwa sebenarnya belajar dari kesalahan sendiri itu lebih bermanfaat daripada dari keberhaslan orang lain. Fasilitas account history bisa dijadikan bahan evaluasi dengan melihat materi2 yang juga ada dalam jurnal trading seperti posisi harga saat masuk, poin keluar, ukuran trading, level sl & tp, dan waktu trading itu sendiri.
Arismugi
Jurnal trading apa musti harian ? Inikan tergantung sma jangka tradingnya ... Iya gg sih ?
Klo trading harian sih ya wajar bikin jurnal harian , tapi klo tradingnya baru ditutup dlm beberapa hari atau cuma mingguan apa perlu nulis jurnal tiap hari ? Sepemahaman gw jurnal ini mencatatkan trding yg udah kita close , jadi ya tergantung masing2 brp jarak waktu antara open & close tradingnya
Klo gg trading harian ngapain juga kasih catatan jurnal tiap hari
Damarwulan
yang juga perlu diperhatikan, sebelum buat jurnal trading baiknya sudah punya rencana trading dulu atau sistem yang bisa diandalkan.

karena akan semakin mudah mengevaluasi kesalahan kl sudah ada acuan sistem yang digunakan untuk menilai. kl jurnal sudah dibuat tapi kita sendiri belum punya rencana trading yang pasti maka saat mengevaluasi jurnal kita tidak akan mendapat pelajaran tentang konsistensi trading.

mungkin disana kita cuma akan mendapat hasil tes terhadap metode trading tertentu karena bisa melihat besar profit dan lossnya, tapi jelas tidak ada yang bisa disimpulkan dari keberhasilan suatu metode dalam jangka panjang.
Sofyan Prabu
Gmn sh cr bikin rncn trdng? Ane mo bkn jurnal tp blm dpt gmbrn ttg rncn trdng ini
Damarwulan
bagaimana anda membuat jurnal tanpa ada rencana dulu? setau saya apa yang disusun di jurnal adalah apa yang sudah direncanakan. misalkan dalam rencana anda menggunakan sinyal entri dari ma dan stochastic, lalu masuk ketika ada sinyal buy dari kedua indikator tersebut. poin entry yang dihasilkan dari sinyal tersebut kemudian anda masukkan dalam jurnal. begitupun dengan rencana exit. misalkan anda menggunakan risk reward ratio 1:2, sl 50 pips dan tp 100 pips. setelah entry 1 hari kemudian posisi anda terkena take profit, maka poin exit dari take profit itu yang dicatatkan dalam jurnal. jadi antara rencana dan jurnal trading ini saling berkaitan. kalau anda sudah mendapatkan gambaran tentang jurnal trading, mestinya anda juga tau bagaimana konsep sebuah rencana trading itu.
Ari Susandi
mantep ilmu yg dishare. jurnal trading emang penting kalo kita niat mau bertahan lama di forex. tapi kalo cuma coba-coba blm perlu juga bikin jurnal. daripada udah repot bikin jurnal tapi ending-endingnya cuma coba-coba aja ga bertahan lama disini. jurnal cuma perlu buat yang niat mau awet disini.