Keburukan Yang Tersembunyi Di Forex

104945

Keburukan forex tidak selalu tentang kerugian yang besar. Ada keburukan forex yang berupa keberpihakan ke kalangan trader forex tertentu.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Artikel ini akan membeberkan rahasia umum dalam kancah perdagangan mata uang dunia, khususnya hal-hal yang mungkin dapat dikatakan sebagai keburukan forex. Sebagian dari Anda mungkin ada yang sudah tahu atau bahkan ada juga yang belum tahu sama sekali. Keburukan forek tak melulu tentang loss yang besar. Keburukan forex juga tentang fasilitas-fasilitas tertentu yang hanya dinikmati oleh kalangan tertentu.

Pasar forex, tempat Anda bertrading ini, penuh dengan trik. Seperti pasar pada umumnya, pelaku pasar yang termasuk pemain besar dan punya kepentingan, pasti punya kanal khusus untuk "menyelamatkan" diri (uang) mereka sendiri. Tanpa bermaksud menakut-nakuti, ada baiknya kita buka wawasan kita tentang keburukan forex selain loss besar.

 

Dark Pools (Kolam Gelap)

Dark Pools atau yang disebut juga dengan kolam gelap adalah istilah untuk kolam likuiditas gelap. Dark Pools adalah suatu sistem trading alternatif di pasar forex dan saham, yang digunakan oleh para pemain besar untuk mendapatkan volume perdagangan yang sangat besar tanpa harus menderita efek dari fluktuasi harga yang dihasilkan oleh tuntutan besar pasar.

Biasanya, kuota harga dan perbedaan bunga yang didapatkan oleh pihak-pihak yang memegang aset harus dapat dilihat oleh semua trader dalam bentuk model price quotation Level II. Namun, dengan adanya Dark Pools ini, informasi tersebut menjadi tidak transparan. 

Dark Pools menyebabkan likuiditas dan kedalaman informasi menjadi tersembunyi. Tanpa adanya informasi ini, para trader biasa tidak akan pernah tahu apakah ada perubahan permintaan atau tidak. Sedangkan para pemain besar pengguna Dark Pools tetap mengetahuinya, sehingga mereka bisa membuat trading plan berdasarkan informasi yang "sengaja dirahasiakan" tersebut. Inilah keburukan forex dari fasilitas ini. Sistem Dark Pools bisa dilakukan secara independen maupun lewat broker.

Broker bandar dan non bandar

(Baca Juga: Mengenal Broker Bandar Dan Non Bandar)

Tak sembarang orang bisa menggunakan sistem Dark Pools. Selain pemain besar, pools ini lebih banyak digunakan oleh trader profesional yang sudah sangat canggih. Ada pula komentar yang menyatakan bahwa sebenarnya Dark Pools bukanlah "Pasar Gelap", melainkan ia hanya tidak ditampilkan. Sistemnya juga diduga mengandung keburukan forex, karena banyak mengeksploitasi nasabah demi keuntungan broker saja.

Dikutip dari Hufftington Post, pada musim semi tahun 2014 ada sekitar 45 bursa bersifat Dark Pools di Amerika Serikat. Bursa-bursa ini dibentuk oleh broker retail, agensi broker, maupun penyedia layanan elektronik untuk memenuhi kebutuhan klien kelas kakap. Estimasi juga menyebutkan bahwa Dark Pools menguasai sekitar 15% dari seluruh jumlah trading pada tahun 2014.

 

Ultra-Low Latency Software

Di pasar, latency adalah penundaan waktu yang dibutuhkan untuk komunikasi dari server broker agar terhubung ke komputer trader dan sebaliknya. Dalam pasar forex, hal itu penting terutama saat berita fundamental dirilis. Dengan mengurangi time delay antara jumlah berita yang dirilis dan ketika berita itu sampai ke komputer para trader, bersama dengan waktu placement order dan eksekusi. Seorang trader pengguna fasilitas low latency dapat menjatuhkan entri market yang dilakukan oleh trader lain dan mendapat keuntungan dari lonjakan harga yang biasanya menjadi efek suatu rilis berita fundamental.

Berita fundamental

(Baca Juga: Trading Forex Menggunakan Analisa Fundamental)

Keburukan forex yang terkandung dalam Ultra Low Latency ini adalah biaya yang sangat mahal. Perusahaan-perusahaan harus menghabiskan dana yang besar untuk melakukan pengaturan server dan pemusatan data agar dekat dengan server broker untuk mengurangi periode latency ini. Bloomberg merupakan penyedia utama layanan berita ultra-low latency. Karenanya, mereka menjual layanan tersebut kepada siapa saja yang sanggup membayar hingga ribuan dolar.

Dari situ, kita dapat berpikir, berapa banyak kira-kira trader individu yang bersedia menyediakan uang sebanyak itu? Padahal sejatinya, pengaruh trader individu sangatlah kecil jika dibandingkan dengan trader institusional. Ini termasuk keburukan forex yang mau tak mau harus diterima oleh trader kecil.

Trader individu perlu membuka mata untuk mengetahui keburukan forex serta apa yang mereka hadapi ketika mereka terlibat di pasar forex. Ini bukan untuk menakut-nakuti orang-orang yang ingin trading, tetapi mereka harus memahami bahwa hal demikian itu realistis. Trader individual hanya perlu mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memposisikan diri di tengah terjangan para pemain institusional.

 

Kesimpulan

Meski keburukan forex yang berwujud 2 hal di atas tak bisa dihindari secara total, tetap janganlah takut bertrading. Salah satu caranya adalah dengan membuka akun pada broker ECN. Biasanya, server virtual private pada broker ECN terletak dekat dengan lokasi server broker Anda, sehingga dapat mengurangi latency

Dark Pool dan Ultra Low Latency merupakan fasilitas istimewa yang hanya didapatkan oleh trader-trader kelas kakap. Sebagai trader bermodal kecil, meski kita tak punya daya untuk menggerakkan dana dengan modal sebanyak pemain institusional, tetap bisa profit dalam forex juga. 

Kini, Anda telah memahami keburukan forex yang menghantui trader forex ritel atau trader individu selain kehilangan modal. Namun, jangan khawatir. Meski bukan trader besar, kita tetap bisa menghadapi keburukan forex dan mereguk keuntungan dari dunia forex dengan manajemen risiko dan strategi trading yang baik.

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.


Afrizal_arief
info yg sgt brguna, trnyt bukan cmn broker, sesama trader pun bs manipulasi trading dan saling menjatuhkan. yg begini trader2 retail yg paling dirugikan, makanya ini peringatan yg brguna bgt kalo sewaktu2 ada serangan dr trader institusi ini
Fatma
Ikan yang besar akan memangsa ikan yang kecil. Itulah trading forex. Kita yg jadi ikan kecil sebaiknya jangan melawan ikan besar. Just Follow The Trend.
Septian Angga
Menjadi trader retail memang resikonya besar, karena pemain forex yang lain semuanya ada di atas kita dan dalam satuan institusional. Maka dari itu semoga dengan pengetahuan ini bisa memberi manfaat untuk trader yang lain supaya bisa mengambil tindakan pencegahan seperti membuka akun di broker ECN. Trader juga sebaiknya rutin dalam memantau berita dan pengaruhnya terhadap fluktuasi harga, meskipun masih kalah jika dibandingkan dengan mereka yang punya software ultra low latency, tapi berusaha menjadi trader yang cepat tanggap dengan keadaan pasar tidak akan merugikan diri sendiri.
Adi Santoso
Yah meskipun pnjlsn ttg forex menarik bgt di awal2, kyk trader individu bnr2 dimudahkan, tp trnyt permainan di belakang jg g kalah hebatnya. Apa ini ya salah satu alasan knp sebagian bsr trader forex itu gagal dan lebih bnyk yg rugi daripada untung?
Septian Angga
@Adi: Sebagian mungkin karena hal itu, tapi bisa juga karena human error, keterbatasan teknologi, atau sistem trading dari broker. Memang sedikit sekali forex trader yang bisa sukses yang sampai bisa meraup profit jutaan dolar. Tapi kalau sebelumnya sudah ada contohnya, itu berarti kesempatan untuk menjadi salah satu dari mereka juga pasti selalu ada. Tinggal bagaimana usaha masing-masing trader dalam mewujudkan trading yang berhasil itu. Kuncinya jangan mudah menyerah dan terus semangat belajar trading di forex.
Azis Cm
Keterangan bags seputarforex nggak cumn ngash info positif soal forex tapi juga keburukannya. Semoga di artikel yang lain akn lebh banyk lagi artikel seprt ini yang disertai juga dgn tips mengatasi yang lebh lengkp
Rohan
@azis: Amiin.. ane dukung gan
I Wayan Halus Widiana
sepuluh kali gagal, bangkit untuk yang kesebelas kali.
belajar - belajar dan belajar untuk mengapai sukses.

Good Luck !