Kelemahan VPS (Virtual Private Server)

116026

Ada tiga kelemahan VPS (Virtual Private Server) yang perlu diketahui oleh semua trader forex sebelum menggunakannya.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Beberapa waktu lalu kita sudah menyinggung tentang VPS (Virtual Private Server) dan keuntungan yang bisa diambil dari penggunaannya. Namun jika ada sebuah keunggulan, pasti di sisi lain ada kekurangannya. Yah.. namanya juga dunia, pasti tidak sempurnah... he he... kali ini Anda akan disuguhkan beberapa kelemahan dari VPS.
Kelemahan VPS

Kalau orang berkendara sepeda motor, pasti akan mengalami sedikit kendala jika bensin habis, ban kempes atau rem tak berfungsi. Atau jika Anda memiliki mobil sendiri, mungkin akan merasakan aki mulai drop, mesin kepanasan, atau jalanan tidak stabil jadi menghambat mobil dalam melaju. Nah, bagaimana dengan VPS? Mungkinkah Anda akan merasakan dampak seperti pada pengguna sepeda motor? Yup.. disini Anda akan mengetahuinya kelemahan VPS, diantaranya :

Biaya

Bagi sebagian trader akan mengalami kendala dalam hal biaya. Lho kok biaya yang dijadikan kelemahan? Benar sekali, cost yang harus dibayarkan setiap bulan oleh trader kepada penyedia VPS Hosting, merupakan kewajiban yang harus dipenuhi dan bisa memperbesar biaya trading forex. Padahal bila tidak bayar, maka password yang dipegang tidak bisa digunakan kembali.

Itu artinya sebuah kelemahan dibanding dengan komputer pribadi. Anda tidak perlu membayar sekian dollar setiap bulan khusus untuk laptop. Cukup membeli pulsa internet, dan biaya listrik yang bisa digunakan bersama-sama keluarga dirumah. Namun bila menggunakan VPS, Anda harus mengeluarkan kocek lagi guna VPS yang Anda sewa supaya tidak habis kontraknya.

Hardware

Misalkan Anda memiliki komputer pribadi, tentu Anda gunakan sendiri. Tidak ada orang lain yang menggunakannya, hanya Anda sendiri yang memakainya. Sebaliknya jika menggunakan VPS, secara tidak langsung hardware seperti Hardisc, RAM, ataupun VGA digunakan bersama-sama oleh pengguna VPS lainnya.

Itu artinya, beban yang diberikan oleh hardware cenderung tinggi dan sedikit banyak mempengaruhi ke dalam server yang sedang kita sewa. Anda hanya bisa menerima karena server VPS memang bukan miliki Anda, tapi tetap miliki pihak penyedia VPS. Anda hanya sebagai penyewa saja.

Batasan Memory

Kapasitas yang diberikan oleh pihak penyedia VPS bermacam-macam, sesuai dengan paket VPS yang kita beli. Namun, jelas kapasitas yang ada tidak sebanyak seperti komputer kita. Keterbatasan ini sering menjadikan trader tidak merasa VPS benar-benar sebagai komputer pribadi, namun masih meminjam komputer orang lain, dalam hal ini pihak penyedia VPS Hosting.

Oleh karena itu, banyak trader hanya menyewa VPS selama masih bertrading menggunakan Robot (Expert Advisor/EA) saja. Namun bila setelah akun terkena margin call dan akun sudah akan ditutup, biasanya VPS ( Virtual Private Server) dibiarkan sampai batas limit habis tanpa melakukan perpanjangan sewa kembali.

Trader juga perlu melakukan pembersihan memori VPS secara berkala, untuk memastikan agar VPS berjalan lancar dan tak banyak file-file tak terpakai yang memenuhinya. Faktor ini termasuk dalam maintenance VPS yang perlu dilakukan masing-masing trader secara individual.


Kesimpulan

Kelemahan dari VPS (Virtual Private Server) umumnya hanya berkaitan dengan masalah eksternal dari sisi keuangan atau spesifikasi dari server yang dilihat oleh pengguna. Namun bila trader memiliki cukup dana, maka tidak masalah untuk menyewa berapapun VPS. Toh, Anda bisa membayarnya setiap bulan. 


Saran dan kritik yang membangun tetap kami harapkan untuk dapat menyajikan informasi umum lebih baik dan menarik untuk Anda baca dimasa yang akan datang. Sampaikan pendapat, pengalaman, cerita, saran, dan kritik Anda pada kotak post di bawah ini.   

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.