Kiat Trading Saham Dengan Analisis Teknikal

288263

Bagi Anda yang tertarik untuk mempelajari analisis teknikal sederhana pada trading saham, artikel kali ini dapat dijadikan sebagai panduan awal.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Halo sobat trader di seluruh Indonesia, apa kabar? Kali ini Seputarforex akan membagikan artikel tentang kiat trading saham dengan analisa teknikal untuk trading jangka pendek. Artikel ini dikhususkan bagi sobat trader pemula yang memilih untuk menjadi seorang trader namun masih bingung kapan harus melakukan Buy dan kapan harus melakukan Sell.

Kami asumsikan sobat sudah memahami tentang penggunaan indikator Moving Average, termasuk di dalamnya bagaimana cara melakukan pengaturan untuk memvisualisasikan garis-garis moving average yang akan ditampilkan pada chart.

kiat trading saham dengan analisa teknikal

(Baca Juga: Kumpulan Artikel Saham)

 

Apa Saja Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Trading?

1. Pastikan Kondisi Dalam Keadaan Fit

Kiat trading saham yang pertama adalah memeriksa kondisi pribadi. Kondisi fisik maupun psikologis berperan penting pada saat trading. Percaya atau tidak seseorang yang melakukan aktivitas trading dalam kondisi yang buruk sulit untuk memperoleh profit. Kondisi yang baik memungkinkan seorang trader untuk dapat mengambil keputusan-keputusan yang bijak. Silahkan tanyakan kepada diri masing-masing, "mungkinkah saya trading dalam kondisi sakit dan stres?"

 

2. Gunakan Money Management

Jika sobat memiliki modal 10,000,000 rupiah apakah semuanya akan langsung digunakan untuk trading pada saham yang sama? Jawabannya bisa iya bisa tidak. Seyakin-yakinnya sobat saat trading, salah satu kiat trading saham yang disarankan adalah cukup gunakan maksimal 10% atau 20% dari modal.

Bayangkan jika sobat membeli 1 buah saham dengan semua modal yang dimiliki, tiba-tiba harga saham tersebut anjlok dalam waktu beberapa jam saja. Hal ini menghilangkan kesempatan dan potensi profit pada saham lain yang pergerakan harganya lebih baik. Pelajari dahulu cara menghitung dan mengelola risiko investasi sahamnya.

 

3. Gunakan Daily Timeframe

Berhubung kita akan melakukan trading jangka pendek, kita menggunakan chart Daily atau harian. Ubahlah tampilan chart agar menampilkan candle-candle selama 3 bulan terakhir.

trading saham dengan analisa teknikal
Ilustrasi 1: Candlestick Daily 1 Januari – 24 April 2019

 

4. Gunakan Indikator Exponential Moving Average

Ubahlah pengaturan untuk garis EMA yang pertama menggunakan 13, sedangkan EMA yang kedua menggunakan 34. Mengapa menggunakan angka 13 dan 34, bukan bilangan yang lain? Karena angka 13 dan 34 merupakan angka Fibonacci. Berikut ini adalah tampilan chart yang menggunakan EMA 13 dan 34, dimana garis berwarna merah adalah EMA 13 sedangkan garis berwarna hijau adalah EMA 34:

trading saham dengan analisa teknikal 2
Ilustrasi 2: Candlestick Berada di Atas EMA 13 dan 34

Sampai disini jelas ya? Kiat trading saham secara teknikal selanjutnya adalah mempelajari strategi yang kita gunakan untuk mengambil posisi Buy.


Trading Saham Teknikal Dengan Strategi Open, Close Posisi, dan Stop Loss

1. Open Posisi (BUY) Saat Candle Berada di Atas EMA 13 dan EMA 34

Untuk strategi Open Posisi Buy, kita akan melakukannya hanya pada saat candlestick berada di atas EMA 13 dan EMA 34. Sebagai contoh pada ilustrasi 2, penulis mulai mengambil posisi BUY saham MNCN pada tanggal 24 April 2019 pada level 855 saat awal pembukaan pasar (update pukul 14.00 WIB di hari yang sama harga menyentuh level 884 atau profit 3.4%).

Dikarenakan pada tanggal sebelumnya terjadi rebound, bisa kita perhatikan bahwa candlestick memantul dari garis EMA 34 kemudian menembus garis EMA 13, sehingga menyebabkan candlestick berada di atas garis EMA 13 dan 34 pada tanggal 23 April 2019. Kita tidak serta-merta langsung membuka posisi pada hari itu juga sebelum penutupan pasar.

Kita baru mulai membuka posisi 1 hari setelahnya pada tanggal 24 April 2019. Ini untuk memastikan rebound benar-benar terjadi, jangan sampai begitu terjadi penembusan candle pada EMA 13 dan 34 ternyata yang terjadi justru sebaliknya.

 

2. Strategi Close Posisi (Sell)

Untuk melakukan Sell atau menjual saham yang sudah terbeli terbilang cukup mudah, bagi yang tidak tahan berlama-lama untuk menyimpan saham yang dibeli sebelumnya, bisa menjual sahamnya jika sudah mendapat profit minimal sebesar 2% dari saham yang dibeli. Namun, bagi yang ingin mendapatkan profit lebih tinggi, bisa melakukan SELL pada saat candlestick terlihat mulai berbalik arah mendekati garis EMA 13.

Penulis pribadi kerap melakukan lock profit (trailing stop) pada saham yang terlihat mengalami kenaikan yang cukup stabil dan baru akan dijual saat muncul konfirmasi pembalikan arah. Hal ini memungkinkan sobat untuk mendapatkan profit lebih dari 5% pada 1 saham.

kiat trading saham teknikal seputarforex

(Baca Juga: Mengenal Strategi Investasi Defensif)

 

3. Jangan Lupa Memasang Stop-Loss

Secanggih-canggihnya indikator tidak ada yang sempurna, oleh sebab itu kita perlu untuk menjaga resiko demi menyelamatkan dana yang kita miliki. Kiat trading saham secara teknikal selanjutnya adalah lakukan cut-loss jika ternyata pergerakan harga tidak sesuai dari yang kita harapkan. Kecuali bagi sobat yang memutuskan untuk menjadi seorang investor saham jangka panjang yang mengandalkan dividen. Penulis pribadi melakukan stop-loss jika harga saham yang bersangkutan turun di bawah area support.

 

Nah itu dia tips yang bisa kami berikan bagi sobat trader yang lebih memilih untuk mendapatkan profit dalam jangka pendek. Ingat, aktivitas trading saham memiliki resiko tinggi, oleh sebab itu gunakan money management yang baik dan ambilah keputusan yang benar-benar bijak. Jika ada yang kurang berkenan kami mohon maaf, salam profit!

Wiraswasta kelahiran Lombok Timur dan seorang Independent Stock Trader di Bursa Efek Indonesia. Awal ketertarikannya di dunia trading dimulai ketika cryptocurrency masih berjaya, tapi sejak terjadi crash di pasar kripto, ia mengubah haluannya menjadi long-term trader di pasar saham. Trading plan yang digunakan mencakup analisis teknikal dan fundamental.


Diana
Terima kasih pencerahannya Satrya, sangat berguna untuk trader pemula kayak saya