Advertisement

iklan

Kombinasi Antara Teknikal Dan Fundamental

Salah satu pertanyaan umum trader yang baru mempelajari tentang strategi trading forex adalah strategi mana yang lebih baik dipakai? Teknikal atau fundamental?

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Salah satu pertanyaan umum trader yang baru mempelajari tentang strategi trading forex adalah strategi mana yang lebih baik dipakai? Teknikal atau fundamental? Jika analisis teknikal adalah semua hal yang berhubungan dengan grafik dan angka, maka analisis fundamental justru kebalikannya, yaitu segala hal diluar grafik dan angka, seperti misalnya berita dan opini pasar.

Umumnya, berdasarkan dua strategi diatas, trader akan terbagi menjadi trader teknikal dan trader fundamental. Akan tetapi, dalam prakteknya justru tidak ada trader yang bisa benar-benar mengaplikasikan murni satu strategi saja. Faktanya adalah, kedua strategi tersebut saling melengkapi satu sama lain, sehingga apabila keduanya dikombinasikan, jalan untuk menjadi seorang trader yang sukses akan terbuka lebih lebar.

Semua trader pasti ingin mendapatkan cara untuk bisa bertahan di forex dan menghasilkan keuntungan yang konsisten. Di dalam artikel ini, kami akan memberikan cara yang mudah untuk mengidentifikasi kondisi pasar, berdasarkan kombinasi strategi trading teknikal dan trading fundamental.

Secara teknikal, Anda bisa mengamati keadaan market saat ini untuk mencari trend pasar. Apakah pasar sedang reversal, jenuh, atau sedang mengalami pembalikan trend? Untuk  mendapatkan jawaban itu, trader harus dapat mencari dan menemukan arah pergerakan harga. Grafik pergerakan harga atau price action chart adalah solusinya. Apabila harga menggerakkan trend menjadi lebih tinggi (grafik bergerak ke atas), maka  itu dinamakan Up Trend, sebaliknya, apabila harga menggerakkan trend menjadi lebih rendah (grafik bergerak menurun), dinamakan Down Trend. Grafik berikut ini adalah contoh dari Up Trend dan Down Trend:


Dengan mengamati trend-trend tersebut, dengan mudah trader dapat mengidentifikasi bias pada sentimen pasar. Dimana, pada saat down-trend, bias akan menurun, dan sebaliknya pada saat up-trend, bias akan meningkat.  

Dalam situasi ini, trader tidak cukup hanya entry buy dan sell lalu berharap berada di jalur yang benar. Akan tetapi, trader harus mampu untuk melakukan transaksi pembelian dengan harga seminim mungkin pada saat up-trend, dan melakukan penjualan dengan harga semaksimal mungkin pada saat terjadi down-trend. Dengan kata lain, ketika harga sudah berlawanan dengan transaksi Anda, segera keluarlah dari market.

Lebih penting lagi, trend juga dapat berbalik ke arah yang berlawanan. Seperti pada grafik diatas menunjukkan harga yang awalnya sedang down-trend, dapat berbalik menjadi up-trend.
Dengan demikian, manajemen risiko harus tetap digunakan meskipun gejala pasar tadinya dapat dilihat dan diprediksi dengan jelas.

Untuk dapat menggabungkan analisa teknikal dan fundamental, trader bisa menggunakan kalender ekonomi untuk melihat kesempatan apakah harus buy atau sell. Umumnya, harga saat terjadi news akan memberikan peluang yang lebih banyak, sehingga diharapkan trader dapat mengambil peluang-peluang tersebut untuk memperoleh keuntungan dengan memasuki pasar pada saat yang tepat. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat dari gambar berikut ini:


Kesimpulannya, untuk bisa memperoleh keuntungan yang konsisten, trader harus mampu melihat keseluruhan pasar. Seperti yang diungkapkan oleh Jamie Saettele: "untuk bisa mengambil keuntungan, maka trader harus mampu melihat reaksi harga dari sebuah berita yang terjadi, dan mampu untuk bereaksi cepat saat news sedang dirilis".

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.


Mentari
Heran deh, pdhl mnggabungkn teknikal fundamntl jg g susuah2 amat, tapi msih banyak aja yg sukanya trding cuma dr 1 analisa ja, kl digabungin bukannya tmbh bgus hsl analisanya??
Kuping Trader
bukan suka pake satu analisa aja. tapi lebih suka banyakan pake salah satunya aja. kalo trader yang sadar pastinya nggak akan pake cuman teknikal ato fundamental aja. yang sering ada yang lebih suka ke teknikal, jadi meskipun dia juga tau fundamental tapi tetep lebih mementingkan teknikalnya. kalo masih begini wajar karna yang dicontohkan diatas sepertinya juga begitu. cuma mengandalkan fundamental sewaktu ada berita high impact aja, tapi selebihnya untuk entri lebih ke teknikal
Oyi Fajrul.a
@mentari: suka-suka traderx lah. terserah mau pake analisa apa, toh disini ga ada yang salah atau bener, & untung rugix juga mereka sendiri yang nanggung. banyak kok trader yang sudah cocok di satu analisa & malah suka bingung kalo ditambah analisa lainx, trus gimana kalo tradingx malah jadi berantakan?
Farizzi
emang agan udah pernah nyoba pake 1 analisis aja?
jelas2 mustahil klo cuman tau 1 analisis aja......
Hari Santoso
Penggunaan analisa baik itu teknikal, fundamental, atau keduanya hanya merupakan saran untuk meningkatkan peluang profit pada trading. Pada akhirnya trader sendiri-lah yang bisa memutuskan cara mana yang paling tepat. Dan lagi, kualitas trading tidak ditentukan dari analisa mana yang digunakan, atau bagaimana cara menggunakannya, atau bahkan besar profitnya. Ini memang pendapat yang subjektif, tapi kualitas trading itu sebenarnya dinilai dari konsistensi hasil trading yang diraih dengan disiplin trading dan planning yang terencana, yang tentunya semua disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan trader itu sendiri.
Fx Nubi
masukan yg sngat bermutu dari @hari daripada ngeributin soal teknikal vs fundamental yg ndak ada habis nya
Heru_lexus
strategi yng paling baik dipake adalah. strategi yng paling sesuai sama gaya trader. yng bisa dipake dng nyaman. dn bisa datengkan profit yng konsisten. percaya sama keahlian ndiri itu kuncinya.
Dani Sm
Tapi banyak juga itu yang merekomendasikan jangan trade disaat news. Tapi kok disini justru dianjurkan yah? Jadi yang bener yang mana yah? Sori masi nubi masih suka bingung hehe
Aris Haryanto
dua2nya bisa diterapkan, krn sama2 strategi trading itu. kl yg mngandalkan news, pake strategi news trading. tp kl yg cnderung mnghindari bs strategi manapun yg non news trading. alasan knp kok news trdng ada yg recomend bet dihindari adalh krn volatilitas hrg yg bs g menentu.

kdg buat pemula membaca market saat news lbh susah drpd d saat normal. tp karna bnyk peluang dsini, makany ada pula yg pake strategi kusus news trdng. ini ckp profitable sih, kl trader yg pake bs mnyikapi pola harga d saat news...
Ardian
Susah mas, teknikal dan fundamental adalah dua hal berbeda. Bagaimana mungkin kita masih bergantung pada teknikal, saat berita fundamental menunjukan arah yang berlawanan dengan analisa teknikal. Semua kembali lagi ke risk management kita.