Advertisement

iklan

Lakukan 5 Hal Ini Jika Ingin KPR Lunas Dengan Cepat

Makin lama proses pelunasan KPR semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan. Lantas bagaimana cara membuat cicilan KPR lunas dengan cepat? Berikut beberapa trik-nya.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Pada era ini, tak jarang orang terbelenggu oleh kredit pemilikan rumah (KPR) sehingga harus bekerja keras untuk membayar cicilannya. Bahkan jika nasabah yang mengambil KPR tersebut sudah tidak sanggup membayar KPR lagi, maka rumah akan disita oleh pihak bank. Perlu diperhatikan oleh nasabah, semakin Anda lama melakukan pelunasan KPR, maka semakin besar pula biaya dan bunga bank yang harus dipikul. Oleh karena itu, sangat penting untuk melunasi KPR lebih cepat. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan agar KPR lunas dengan cepat:

KPR

 

1. Kurangi Beban Bunga

Hal pertama yang dapat dilakukan untuk melunasi KPR adalah menurunkan beban bunga. Caranya adalah dengan mengurangi sisa pokok kredit itu sendiri. Cobalah untuk menambah alokasi penghasilan Anda untuk membayar cicilan KPR. Jika sebelumnya Anda hanya memakai sepertiga dari total gaji Anda untuk membayar cicilan KPR, untuk mempercepat pelunasan kredit tersebut Anda harus menambah porsi alokasi dana ini.

Sebagai contoh, apabila pendapatan keluarga yang diterima setiap bulan adalah sekitar 10 juta, angsuran KPR adalah 3 juta (total kredit adalah 200 juta dengan bunga KPR adalah sebesar 12 persen), maka sisa gaji Anda yang sebesar 7 juta digunakan untuk biaya hidup. Akan tetapi, agar upaya untuk pengurangan sisa pokok KPR berhasil, Anda harus menambah besaran cicilan KPR Anda misalnya menjadi 5 juta. Masih ada sekitar 5 juta gaji Anda bisa dimanfaatkan untuk keperluan bulanan. Dengan menambah cicilan rutin sebesar 2 juta per bulan, kemungkinan besar jumlah cicilan KPR akan lebih cepat selesai.

 

2. Pindahkan KPR Ke Bank Syariah

Selain menambah alokasi dana agar bisa mengurangi beban bunga KPR, Anda juga bisa mengurangi cicilan KPR yakni dengan cara memindahkan KPR ke Bank syariah. Hal ini perlu dilakukan karena perbankan syariah memiliki sistem jual beli yang memungkinkan besaran angsuran bulanan nasabah tidak berubah, tanpa pokok dan bunga.

Contohnya:
Marjin bank 7 persen per tahun, pengajuan kredit KPR adalah sebesar Rp 200,000,000 yaitu selama 10 tahun maka total KPR adalah yang menjadi tanggungan Anda adalah; 200,000,000 + (7% x 10 x 200,000,000)= Rp 340,000,000 atau sebesar Rp 2,834,000.

Dari ilustrasi perhitungan tersebut, kita bisa mendapatkan angsuran lebih ringan dari sebelumnya. Hanya saja, untuk melakukan proses pemindahan KPR dari bank konvensional ke bank syariah Anda akan dikenakan biaya denda sebesar satu persen dari sisa pokok.

ilustrasi

 

3. Manfaatkan Skema Cicilan Ekstra

Beberapa bank menawarkan fasilitas cicilan ekstra untuk KPR. Cicilan ekstra adalah proses pembayaran angsuran KPR yang berada di luar mekanisme sebelumnya. Fasilitas bank ini dimaksudkan untuk pengurangan sisa pokok cicilan KPR nasabah atau pengurangan terhadap lama periode jatuh tempo KPR, tapi besaran angsuran tetap.

Berbeda dengan cara pada poin pertama, cicilan ekstra untuk KPR ini biasanya sudah memiliki persyaratan serta ketentuan yang baku. Sebagai contoh, skema cicilan ekstra tersebut dapat dilakukan dalam periode 5 bulan sekali. Apabila cicilan per bulan untuk nominal KPR 200 juta dengan bunga 13 persen adalah sebesar 3 juta, maka cicilan ekstra bisa dilakukan minimal sebesar 15 juta, sehingga setiap 5 bulan sekali Anda mengangsur 18 juta.

 

4. Menggabungkan Cara 1 dan Cara 2

Cara keempat yang bisa Anda tempuh agar bisa melunasi KPR dengan cepat adalah dengan menggabungkan cara 1 yaitu mengurangi beban bunga dan cara 2 yakni melakukan take over (pemindahan) ke bank syariah. Dengan melakukan cara pertama, Anda akan mendapatkan sisa pokok berkurang. Selain itu, turunnya beban bunga serta sisa pokok tersebut menyebabkan jumlah angsuran berkurang dan periode kredit lebih cepat. Sedangkan dengan menggunakan cara 2, Anda bisa mendapatkan nominal angsuran KPR bulanan yang tetap dan bisa meringkan cicilan sehingga dapat mempercepat pelunasan KPR.

Oleh karena itu, apabila Anda menggabungkan cara 1 dan cara 2, maka Anda akan memiliki manfaat serta keuntungan yang ganda yakni beban bunga berkurang, cicilan bulanan lebih ringan dan periode jangka waktu kredit yang lebih cepat.

ilustrasi

 

5. Refinancing KPR

Cara lain untuk menurunkan beban bunga KPR adalah dengan melakukan refinancing. Hal ini penting untuk dilakukan apabila suku bunga KPR dirasa terlalu tinggi serta dapat memberatkan kondisi keuangan. Apabila refinancing dilakukan, maka cicilan atau angsuran yang dibayarkan kepada pihak bank akan berkurang karena bunga KPR turun.

Misalnya, KPR saat ini adalah sebesar 600 juta, dengan jangka waktu 10 tahun atau 120 bulan dengan bunga 10 persen, angsuran yang wajib Anda bayarkan adalah 4.95 juta. Namun, apabila Anda melakukan refinancing, bunga bisa berkurang menjadi 9 persen, sehingga besar angsuran KPR Anda dapat turun ke 4.54 juta.

 

Kesimpulan

Beberapa hal buruk bisa saja terjadi selama cicilan KPR belum lunas karena selalu ada risiko kehilangan pekerjaan bagi seorang karyawan, dan risiko usaha kemunduran bahkan bangkrut bagi pengusaha. Maka dari itu, akan lebih baik jika KPR lunas dengan cepat.

Namun di sisi lain, Anda juga harus memikirkan cara dan pertimbangan yang matang sebelum memutuskan untuk melakukan pelunasan angsuran KPR. Sebaiknya jangan terburu-buru melakukan percepatan pelunasan apabila belum memahami dengan benar cara-cara yang tepat dari proses tersebut dan memastikan bisa-tidaknya strategi tersebut dilakukan pada KPR yang ada di tangan Anda. Perlu diketahui bahwa setiap bank bisa memiliki aturan berbeda-beda terkait take over, cicilan ekstra, refinancing, dan pelbagai tips di atas. Di satu bank bisa jadi diperbolehkan, di bank lain belum tentu.

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.

Mei 2019
BANK KPR Mikro
BANK CENTRAL ASIA 9.90% -
BANK DANAMON INDONESIA 10.25% 17.00%
BANK MANDIRI 10.25% 17.75%
BANK NEGARA INDONESIA 10.50% -
BANK RAKYAT INDONESIA 9.98% 17.50%
BANK TABUNGAN NEGARA 10.50% -
Selengkapnya