Lima Belas Tipe Kepribadian Trader

Dari hasil survey Dr. Van Tharp, terdapat 15 golongan trader sesuai dengan tipe kepribadiannya. Hal ini sangat mempengaruhi psikologi trader untuk mengambil keputusan.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Dr. Van K. Tharp, seorang psikolog profesional dan pembimbing para trader (trader coach), telah melakukan studi mengenai psikologi trader dengan men-survey 5000 trader, termasuk trader forex. Dari hasil survey tersebut Dr. Van Tharp membagi trader menjadi lima belas golongan sesuai dengan tipe kepribadiannya. Menurutnya tipe kepribadian sangat mempengaruhi psikologi trader dalam mengambil keputusan. Studi ini diharapkan bisa membantu para trader pemula mengetahui kepribadiannya hingga bisa menyesuaikan tindakannya ketika trading.

Lima Belas Tipe Kepribadian


Menurut survey Dr. Tharp, pada umumnya tipe kepribadian trader terbagi atas lima belas golongan yaitu:

  1. Accurate trader, trader yang lebih mengutamakan ketelitian angka-angka dalam entry dan exit.
  2. Administrative trader, atau trader yang lebih memperhatikan administrasi dalam trading.
  3. Artistic trader, atau trader yang lebih mengutamakan seni dalam trading.
  4. Adventurous trader, atau trader yang lebih menikmati petualangan dalam trading.
  5. Detailed trader, atau trader yang lebih mengutamakan analisa teknikal dan atau fundamental secara detail.
  6. Facilitative trader, atau trader yang lebih mengutamakan fasilitas yang diberikan broker.
  7. Fun loving trader, atau mereka yang menganggap trading seperti permainan yang menyenangkan.
  8. Independent trader, atau trader yang cenderung independen, tidak bergantung pada trader lain.
  9. Innovative trader, atau trader yang lebih mengutamakan inovasi dalam trading.
  10. Planning trader, atau trader yang selalu membuat rencana trading sebelum entry atau exit.
  11. Socially responsible trader, atau trader yang lebih memperhatikan tanggung jawab sosial.
  12. Spontaneous trader, atau trader yang cenderung spontan ketika entry dan exit.
  13. Strategic trader, atau trader yang selalu mengikuti strategi tertentu ketika entry atau exit.
  14. Supportive trader, atau trader yang senang mendukung sesama trader.
  15. Values driven trader, atau trader yang cenderung entry dan exit hanya dengan perkiraan atau taksiran semata.


Karakteristik trader sukses
Menurut Dr. Van Tharp, tiga karakteristik trader yang sukses dan selalu menjadi ciri khas adalah:

  1. Mampu menggambarkan kondisi pasar dalam jangka panjang serta hubungannya dengan event ekonomi global.
  2. Mampu mengambil keputusan trading berdasarkan analisa yang logis.
  3. Disiplin, tidak ragu-ragu dan bekerja sesuai urutan prioritas.


Dari lima belas tipe kepribadian tersebut, hanya dua yang dianggap Dr. Tharp bisa mengantarkan sesorang menjadi trader sukses, yaitu planning trader dan strategic trader. Mereka akan lebih bisa menyesuaikan mental tradingnya dengan perubahan kondisi pasar. Sementara sepuluh tipe kepribadian lainnya memerlukan usaha dan kerja keras untuk menjadi trader sukses.

Mereka adalah detailed trader, facilitative trader, innovative trader, spontaneous trader, independent trader, administrative trader, values driven trader, socially responsible trader, accurate trader dan adventurous trader.

Tiga tipe kepribadian sisanya yaitu artistic trader, fun loving trader dan supportive trader menurut Dr. Tharp tidak cocok diterapkan dalam trading, yang berarti akan cenderung selalu mengalami kerugian. Jika mereka ingin tetap serius di trading, maka mutlak diperlukan pembimbing (coach) psikologi dan kerja yang sangat keras agar bisa mencapai sukses dalam trading seperti tipe planning trader dan strategic trader.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Budi
Strategic+planning akan lebih sempurna kalo ditambah fun loving. Bagaimanapun juga dalam menjalani profesi sebagai trader akan sangat membosankan kalo orientasinya hanya strategi dan rencana. Sepertinya kalo sudah begitu hampir dipastikan ke depan tugas seorang trader dapat digantikan oleh robot. Namun jika disertai suatu nilai fun..maka seorang trader pasti akan selalu menunggu2 saat2 dia akan open ato saat2 dia melakukan analisa.
Martin S
@ Budi:
Ya, asal masih serius pada trading tidak masalah, jangan sampai trading hanya untuk main-main…
Aldi Rivaldi
Sepertinya dalam kenyataan trader bisa memiliki lebih dari 1 / beberapa karakter trading di atas. Trader yang mengutamakan strategi belum tentu dia juga tidak suportif dengan trader lainnya, atau detail terhadap analisa teknikal dan fundamentalnya. Karakter dan kepribadian manusia memang rumit untuk benar-benar dipahami. Bagaimana jika seorang trader sudah punya salah satu dari 2 kepribadian yang dianggap sukses, namun ternyata juga punya sisi kepribadian yang merugikan?
Martin S
@ Aldi Rivaldi:
Kalau yang lebih dominan yang merugikan sudah barang tentu akan berdampak negatif dan harus dibenahi. Kepribadian yang merugikan dalam trading bisa dirubah dengan berlatih dengan disiplin.
Ical Ae
@aldi: ya kemungkinanya emang banyak. kalo ada contoh kasus kayak gitu, berarti trader itu perlu mengenali kepribadianya dulu. paling nggak dia mesti berusaha menonjolkan kepribadian yg menguntungkan dn mengesampingkan kepribadian yg merugikan.

kadang biar bisa melakukan ini dg baik orang jg perlu saran dn masukan dr yg lain. paling g dari pembagian kepribadian trader disini kita bisa tau kepribadian trading kita dn mana2 saja yg baik atau merugikan. kedepannya tinggal bagaimana kita menyusun rencana untuk meraih sukses dari kepribadian kita ini....
Maman Zaelani
values driven trader bisa g diartikan sebagai trader yang orientasinya cuma ke angka untung rugi trading saja? itu jg termasuk kepribadian g sih? gw pernah nemuin ada jg cara trading yang seperti itu, tapi bingung apa kalau kita trading cuman fokus ke berapa banyak untung ruginya aja apakah sesuautu yang baik apa buruk? dan apa itu nanti juga pengaruh ke profit jangka panjang? seperti itu
Martin S
@ Maman Zaelani:
Dalam hal ini maksudnya trader tersebut mengabaikan money management, jadi berapa resiko per trade, risk/reward ratio dsb tidak diperhatikan sehingga dalam jangka panjang hasilnya tidak menentu, biasanya tidak sesuai dengan yang diharapkan atau mengalami kerugian, karena proses trading seperti itu tidak terencana.
Rey Rey
Cnth socialy responsible trader spt apa y? Ngg prnh tw ada trdr yg brtnggng jwb scr sosial... Setaw ane trdr y indiviadual aja, yg brtnggng jwb scr sosial gmn itu modelnya?
Martin S
@ Rey Rey:
Kalau dari hasil survey ada kategorinya berarti memang ada trader yang lebih memperhatikan tanggung jawab sosial, misalnya kenapa kok banyak yang rugi dsb. Seorang trader yang telah sukses besar biasanya rasa sosial-nya juga besar dan lebih mengarah ke sifat kedermawanan (philanthropy) seperti George Soros dan Warren Buffett.
Gilang Gemilang
Rada kaget kirain adventurous sama spontan trader itu termasuk kategori yang tdak sesuai buat trader. Tapi malah masuk golongan kedua. Ni berarti tipe2 trader yang suka scalping sama entry secara spontan masih bisa sukses ya walaupun perlu kerja keras? Buat trader strategic sama planning, berarti sudah tdak ada yang perlu dibenahi lagi kan alias suda oke?Trus ane juga kurang ngerti kenapa supportive trader dibilang kurang cocok, ini apa karena trader2 itu sebenarnya bersaing atau gimana? supoortive kan kadangkala bisa menguntungkan diantara trader.
Martin S
@ Gilang Gemilang:
Ya, tetapi dalam usaha dan kerja kerasnya itu pasti sifat adventurir dan spontanitasnya lama kelamaan akan hilang dan mengarah pada strategi dan planning. Kalau yang supportive itu mungkin lebih tertarik mengurus trading orang lain sehingga tradingnya sendiri kurang diperhatikan.