Advertisement

iklan

Macam-Macam Kriteria Broker Forex Yang Perlu Dicermati (2)

Ada perbedaan besar antara seorang broker forex dengan dealer forex. Perbedaan-perbedaan ini melahirkan jenis broker market maker, non-dealing desk, dan ECN. Apa maksudnya?

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Melanjutkan pembahasan di artikel bagian pertama, berikut perbedaan antara dealer dan broker beserta cara kerja masing-masing. Biasanya dealer hanya melayani klien (trader) yang trading dengan jumlah dana yang relatif besar, sedang broker bisa melayani trader dengan dana yang relatif kecil.

  • Dealer, atau market maker besar.

Yang termasuk dalam kategori ini adalah bank-bank besar dan perusahaan investasi besar yang telah teregulasi sebagai perusahaan pialang untuk forex, saham atau jenis investasi lainnya. Perusahaan ini dikategorikan sebagai Futures Commission Merchant atau FCM. Disebut dealer karena mereka memiliki "dealing desk" atau "meja" untuk melakukan deal harga beli atau harga jual dengan para klien-nya.

Dealing desk adalah metode trading tradisional yang dahulu digunakan oleh bank dan institusi keuangan, namun pada dasarnya dealer menciptakan pasar dari para klien atau nasabahnya sendiri, oleh karena itu disebut dengan "market maker" atau pencipta pasar.

Memilih Broker Forex Yang Sesuai

 

Dalam memberikan harga beli atau harga jual ke para klien-nya, dealer mempunyai patokan yang tidak jauh berbeda dengan harga pasar yang sebenarnya. Dalam hal spread atau beda harga beli dan harga jual, mereka bisa menggunakan fixed basis atau spread tetap (biasanya pada dealer-dealer besar); maupun dynamic spread system, yaitu spread yang berubah-ubah tergantung dari tinggi rendahnya likuiditas.

Dealer-dealer tersebut saling berhubungan satu sama lain guna me-manage posisi trading para klien-nya dan juga me-manage resiko. Sering kali dealer melempar order-order klien-nya ke dealer lain yang lebih besar. Dealer, atau market maker memperoleh keuntungan tetap dari besarnya spread, swap, dan jasa layanan lainnya, namun keuntungan besar diperoleh dari kemampuannya me-manage resiko trading.

  • Broker, atau "non dealing desk".

Broker bertindak sebagai perantara murni antara trader (atau klien) dengan dealer (atau market maker). Dalam hal ini broker meneruskan semua order klien-nya ke dealer melalui sistem komputer tanpa intervensi oleh "dealing desk", sehingga disebut dengan "non dealing desk".

Semua order klien yang diteruskan ke "dealing desk" akan langsung dieksekusi oleh dealer. Teknologi ini disebut dengan Straight Through Processing (STP). Keuntungan yang diperoleh broker bisa dari besarnya spread yang ditawarkan (tentu saja lebih tinggi dari dealer) dan jasa layanan trading lainnya. 

Tetapi seiring dengan persaingan antar broker untuk mendapatkan klien dari trader retail yang jumlahnya semakin banyak, broker tidak lagi mengambil keuntungan dari besarnya spread, melainkan mereka memperoleh commission fee dari dealer, berdasarkan jumlah transaksi yang mengalir ke "dealing desk" selama periode waktu tertentu. Oleh karena itu, banyak broker yang sangat proaktif menawarkan berbagai layanan guna meraup klien dari trader retail. Seperti halnya dealer, broker yang benar juga harus telah teregulasi sebagai perusahaan pialang.

 

 

  • Broker forex jenis ECN (Electronic Communication Network).

Broker ECN adalah modifikasi dari broker yang biasa, dan akhir-akhir ini semakin banyak dijumpai. Broker jenis ECN bertindak sebagai broker antar market maker atau "dealing desk", dan trader retail juga bisa berpartisipasi. Dalam hal ini broker jenis ECN bekerja dengan mempertemukan penjual dan pembeli secara nyata (via online, realtime).

Dalam hal ini, besarnya spread ditentukan berdasarkan perbedaan penawaran yang terbaik dari harga jual dan harga beli. Broker jenis ECN memperoleh keuntungan dari biaya per transaksi yang dibebankan ke para klien-nya. Pada sistem ini, ditampilkan volume dari masing-masing penawaran harga jual dan penawaran harga beli, sehingga bisa diketahui likuiditas pasangan mata uang yang diperdagangkan pada broker ECN tersebut.

 

5. Dukungan Terhadap Klien (Customer Support)

Hal kelima yang perlu diketahui tentang broker setelah soal apakah broker Anda benar "broker" atau "dealer" adalah tentang dukungan terhadap klien atau customer support. Aktivitas pasar forex 24 jam, dan idealnya Anda memilih broker yang bisa memberikan layanan dukungan setiap waktu. Apalagi jika broker tersebut telah go-international, maka layanan dukungan tentu tidak hanya pada lokasi trading Anda saja , tetapi juga meliputi lokasi negara-negara lain yang waktu aktivitas tradingnya berbeda. Layanan dukungan dengan berbagai bahasa, termasuk bahasa yang Anda biasa gunakan, merupakan nilai tambah tersendiri.

Memilih Broker Forex Yang Sesuai

 

Anda juga harus memperhatikan media yang digunakan untuk pelayanan, apakah menggunakan e-mail, chat, atau Anda bisa menelepon langsung? Selain itu apakah customer support broker Anda cukup menguasai pengetahuan tentang trading forex? Cara mereka merespon pertanyaan Anda yang relatif sederhana adalah isyarat bagaimana mereka memberikan pelayanan dan bantuan pada saat Anda mengalami kesulitan.  

Broker yang bisa dipercaya (reliable) biasanya tidak membedakan antara calon klien yang masih menggunakan account demo dan klien yang sudah trading di account riil. Jika Anda masih menggunakan account demo, maka Anda mempunyai kesempatan untuk menguji kualitas dan efisiensi layanan dukungan broker tersebut. Meski biasanya telah dijelaskan pada website-nya, namun Anda perlu yakin bahwa layanan yang diberikan memang sesuai dengan yang ditawarkan.

(Bersambung)

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Bambang Priyono
Baik trading jangka pendek atau jangka panjang sama-sama perlu platform trading yang mulus dan tanpa gangguan. Barangkali efek dari server yang sering crash tidak akan langsung terasa untuk trader jangka panjang, tapi bila terjadi terus menerus juga akan menghambat aktivitas trading. Selain itu, trader juga wajib memastikan koneksi internet yang dimiliki, semakin cepat dan stabil maka trading juga akan semakin lancar. Jangan sampai mengandalkan trading dengan kapastitas internet yang tidak stabil, karena akan membuat open dan close posisi tidak terkesekusi dengan baik.
Van Java
ane setuju, @bambang. pilihan broker sekarang banyak. kita sebagai trader yang sering ditarik sana sini buat trading di broker broker tertentu, jadi sebenernya pilihan untuk milih platform trading juga terbuka lebar. sekarang kalo ada yang bisa menawarkan platform trading lancar kenapa mesti milih yang suka ngadat cuma karna kita tradingnya jangka panjang....
Ilham_path
to vanjava: tp kn mst ada bbrp spec yg jg prlu dprtmbngn slain pltfrm trdng aja, cnth yg plg pntng sprt regulasi & proses wd, kl utk milih spec mn yg plg pntng y jls yg plg mngmnkn dana trdng kt & kjujuran broker itu, slm mslh platform msh bs diantisipasi dgn mngbh gaya trdng prtmbngnnya msh bs disesuaikan. beda lg kl mskpun broker punya pltfrm yg lncr bebas hmbtn tp wdnya bnyk mslh. nah profit trdng gbs diambil dong? trus sia2 trdng slm ni kalo proses wdnya bikin stres melulu
Bambang Priyono
Memilih broker kenamaan dengan tingkat kepercayaan tinggi dari trader akan meningkatkan peluang trading yang tidak hanya dilancarkan proses transaksinya, tapi juga difasilitasi oleh platform trading dengan kualitas yang bagus. Ketika ada kemungkinan untuk mendapatkan layanan-layanan yang memudahkan dari broker, trader tidak perlu harus menimbang-nimbang kualitas dari fitur-fitur broker. Cara yang terbaik adalah pastikan bahwa broker memiliki performa yang baik, atau setidaknya cukup memuaskan pada semua aspeknya.
Eric Pronto
bagaimana cara mengetahui ermodalan suatu broker? apa itu selalu diterangkan di bagian about us?
Martin S
@ Bambang Priyono: Setahu saya sekarang platform dan server broker-broker papan atas rata-rata stabil, karena kalau sering crash klien-nya akan banyak yang kabur. Buat para trader harian dan scalper sangat penting untuk memperhatikan kestabilan sambungan internet, tidak perlu super cepat asal stabil (tidak sering putus)....
Martin S
@ ilham_path: Kalau broker-broker papan atas setahu saya withdraw-nya lancar. Untuk broker dari luar Indonesia, banyak diantara mereka yang punya representative atau perwakilan disini yang ngurusin soal deposit dan withdraw dsb. Jika ada masalah di withdraw dan sampai ber-larut2, biasanya diadukan ke badan regulator broker tersebut atau pihak yang berwenang.....
Martin S
@ eric pronto: Tidak selalu. Biasanya bisa dilihat dari situs badan regulatornya (NFA, CFTC, FSA dan lainnya). Contohnya untuk badan regulator CFTC bisa masuk ke CFTC.gov di bagian financial data untuk melihat detail keuangannya. Perhatikan nilai Net Capital dan Total Amount Retail Forex nya. Broker yang sehat biasanya memiliki nominal diatas USD 20 juta.....