OctaFx

iklan

Manajemen Resiko Dalam Binary Options

217182

Dalam binary options, ada 2 cara manajemen resiko: Membatasi kapital, atau mengantisipasi kerugian dengan strategi trading tertentu. Artikel ini akan membahas bagaimana tepatnya kedua metode itu bisa diterapkan.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Meskipun trading hanya dilakukan dengan menempatkan kapital pada perkiraan harga yang naik atau turun dalam periode tertentu, binary options tetap memungkinkan trader untuk dapat mengatur resiko trading dengan lebih seksama. Bahkan, pengaturan resiko pada binary options bisa dikatakan jauh lebih mudah dari pengaplikasian manajemen resiko pada spot forex, yang melibatkan perhitungan pips pada stop loss dan take profit. Di sini, Anda hanya perlu mengatur resiko dengan membatasi kapital di angka yang sewajarnya, dan juga mengantisipasi loss dengan melakukan strategi hedging dan reversal.

Manajemen Resiko Dalam Binary Options

Membatasi Resiko dengan Mengatur Jumlah Kapital

Batasan wajar untuk kapital yang ditempatkan pada satu posisi option adalah 5% dari keseluruhan dana trading yang Anda miliki. Jika balance yang Anda miliki saat ini adalah $1000, maka kapital yang Anda gunakan untuk menempatkan option tidak boleh lebih dari $50. Hal ini tentu akan sangat mudah untuk diterapkan jika Anda bertrading dengan broker yang menerapkan konsep all-or-nothing. Prinsip dasar binary options ini membayarkan payout yang terdiri dari kapital dan return profit ketika option Anda berhasil, dan tidak mengembalikan dana apapun ketika option Anda berakhir out-of-the-money. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan keuntungan saat berhasil, namun akan kehilangan seluruh kapital saat gagal.

Akan tetapi, variasi pemberian payout dari beberapa broker binary options yang tersedia saat ini memungkinkan Anda untuk bisa melakukan manajemen resiko dengan lebih fleksibel. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui sistem pemberian payout dari broker binary options yang menaungi Anda. Berikut adalah beberapa jenis broker yang digolongkan dari cara pembagian payoutnya:

1. Broker Tanpa Refund
Ada 2 jenis broker tanpa refund yang perlu Anda ketahui, yakni broker yang memberikan pilihan kapital dan broker yang memberikan pilihan payout.

  • Broker yang memberikan pilihan kapital

Broker jenis ini membebaskan Anda untuk menempatkan kapital yang ingin Anda investasikan dalam suatu posisi option. Broker ini juga memiliki sistem pemberian payout yang paling sederhana di antara broker lainnya. Persentase profit biasanya telah ditetapkan oleh broker untuk setiap instrumen pada jenis trading tertentu, tanpa adanya refund untuk option yang berakhir out-of-the-money. Sehingga, perhitungan payout diambil dari jumlah kapital yang ditambahkan dengan persentase return. Misalnya, Anda bertrading binary options dengan instrumen yang memiliki rate return 83%. Dengan kapital sebanyak $100, total payout yang akan Anda peroleh jika option Anda berhasil adalah $183.

Broker tanpa refund yang memberikan pilihan kapital

Broker binary options tanpa refund yang memberikan pilihan kapital

  • Broker yang memberikan pilihan payout

Berbeda dengan jenis broker sebelumnya, broker tipe ini justru memungkinkan Anda untuk langsung menetapkan jumlah payout yang dapat Anda miliki bila option Anda berhasil. Secara umum, payout memang diartikan sebagai jumlah perolehan dari kapital yang ditambahkan dengan keuntungan yang Anda raih. Payout yang Anda tentukan akan secara otomatis mengatur jumlah kapital dan persentase profit yang akan Anda raih.

Broker binary options yang memberikan pilihan payoutBroker binary options tanpa refund yang memberikan pilihan payout

Selain dari jumlah payout, penghitungan kapital juga berrubah-ubah mengikuti pergerakan harga pada instrumen trading Anda. Sebagai contoh, Anda menginginkan payout sebesar $100 untuk option "rise" pada pair EUR/USD. Dengan payout sebesar itu, return yang dapat Anda peroleh adalah 78%. Jika kapital ditentukan pada angka $56.32, maka keuntungan bersih dari option ini adalah sejumlah $43.68. Hasil tersebut didapatkan dari hasil pengurangan total payout sebesar $100 dengan kapital $56.32. Tidak ada refund yang ditawarkan dari broker jenis ini, sehingga total kerugian yang Anda tanggung adalah senilai kapital yang Anda tempatkan, dalam kasus ini adalah sebesar $56.32.

Binary.com dapat menjadi salah satu contoh broker yang menggunakan sistem ini. Sistem penempatan kapital, payout yang akan diperoleh, net profit, serta return yang didapat ditampilkan secara transparan pada platform trading.

2. Broker Dengan Refund
Refund diberikan sebagai kompensasi dari kegagalan option yang Anda tempatkan sebelumnya. Jadi, Anda masih akan mendapatkan pengembalian pada persentase tertentu meski option Anda berakhir out-of-the-money. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi trader yang tidak ingin kehilangan kapital sepenuhnya jika option yang ditempatkan tidak sesuai prediksi. Umumnya, refund ditetapkan pada suatu range dengan perhitungan profit tertentu. Anda dapat memilih sendiri rate profit dan return yang diinginkan, dengan ketentuan bahwa semakin tinggi profit yang dipilih, semakin rendah pula rate refund yang akan diperoleh.


3. Contoh Perhitungan Kapital Untuk Masing-Masing Jenis Broker

Setelah mengetahui tipe-tipe broker di atas, jelas sudah bahwa manajemen resiko untuk trading pada setiap jenis broker bisa berbeda satu sama lain. Dalam hal ini, kita akan menggunakan perhitungan resiko 5% dengan total balance $1000, sehingga kerugian maksimal yang diusahakan disini tidak lebih dari $50.

  • Manajemen Resiko Pada Broker Tanpa Refund

Meskipun sama-sama tidak memberikan refund, namun manajemen resiko untuk trading pada broker yang memberikan pilihan kapital berbeda dengan broker yang memberikan pilihan payout. Pada broker tanpa opsi, Anda tinggal menempatkan kapital sebesar $50 untuk option dengan instrumen dan jenis trading apapun. Meskipun persentase profit dan jumlah payout yang Anda peroleh nantinya akan berbeda-beda, namun option yang gagal tetap akan berakhir dengan kerugian yang sama, yakni $50. Sebagai contoh, return profit pada EUR/USD untuk jenis high/low adalah 75%, sementara untuk pair USD/JPY adalah 72%. Apabila Anda menempatkan kapital sebesar $50 untuk option dengan kedua pair tersebut, hasil yang gagal akan membawa kerugian yang sama meskipun potensi profitnya bisa berbeda. Trading dengan pair EUR/USD akan menghasilkan payout sebesar $87.50 untuk option yang berhasil, dengan resiko loss sebesar $50. Sementara payout dari option yang in-the-money dengan pair USD/JPY adalah sebesar $86, dengan resiko kerugian sejumlah $50.

Sementara itu, untuk manajemen resiko pada broker seperti Binary.com, Anda perlu menyesuaikan besaran payout dengan kapital yang akan Anda tempatkan nantinya. Karena itu semua telah diatur oleh broker, maka Anda hanya perlu menetapkan jumlah payout yang tepat agar kapital yang Anda gunakan tidak melebihi batas maksimal 5% dari keseluruhan balance Anda. Sebagai contoh, Anda dapat memilih payout sebesar $90 untuk jenis trading rise/fall pada pair GBP/USD seperti pada gambar di bawah ini:

 

Contoh management resiko pada broker tanpa refund yang memberikan pilihan payoutContoh manajemen resiko pada broker tanpa refund yang memberikan pilihan payout

Dari gambar di atas, terlihat bahwa kapital yang diperlukan untuk kedua option tidak melebihi $50, sehingga jumlah kerugian Anda masih berada dalam batasan maksimal 5% jika option Anda berakhir out-of-the-money.

  • Manajemen Resiko Pada Broker Dengan Refund

Dengan adanya refund, Anda dapat menempatkan kapital di angka yang lebih besar untuk meningkatkan potensi profit. Jika batas maksimal resiko Anda adalah $50, Anda masih dapat menempatkan kapital sebesar $58 apabila rate refund yang Anda pilih adalah 15%. Contoh nyatanya adalah sebagai berikut:

Contoh manajemen resiko pada broker dengan refund

Contoh manajemen resiko pada broker dengan refund


Anda menempatkan option "call" untuk pair EUR/GBP, dan memilih persentase refund sebesar 15% yang disertai dengan potensi profit sebanyak 70% dari kapital Anda. Jika option Anda benar, maka jumlah payout yang Anda terima adalah $98.60. Terlihat bahwa refund yang Anda peroleh jika option tersebut gagal adalah sebesar $8.70, sehingga total kerugian Anda hanya mencapai $49.3, atau masih berada dalam batas resiko maksimal di angka $50.

Dalam menetapkan manajemen resiko, fokus yang diutamakan adalah persentase refund dan jumlah dana yang akan Anda peroleh jika option Anda gagal, bukan pada tingkat profit ataupun jumlah payout yang akan Anda terima bila option Anda berhasil.

 

Mengantisipasi Kegagalan Option Dengan Strategi Trading Binary Options

Strategi trading binary options yang dapat diterapkan untuk mengantisipasi kerugian adalah hedging dan risk reversal. Cara ini lebih beresiko karena memiliki kemungkinan untuk menggandakan kerugian Anda. Namun, dengan pengaturan kapital trading yang terukur, Anda bukan hanya dapat menutupi kerugian, tapi juga membalik loss menjadi profit. Kunci utama dari penggunaan cara ini adalah penentuan expiry time yang sesuai. Baik hedging maupun risk reversal dilakukan dengan menempatkan 2 option pada arah yang berlawanan. Disini, Anda mesti mengusahakan agar kedua option tersebut berakhir di waktu yang sama.

Strategi hedging dilakukan dengan menempatkan option kedua untuk mengatasi kegagalan dari option pertama. Metode ini akan berhasil apabila dilakukan pada waktu yang tepat, untuk memungkinkan kedua option berakhir di waktu yang sama. Agar peluang profit dapat ditingkatkan, Anda dapat mengatur jumlah kapital yang lebih besar dari option kedua, sehingga kerugian dari option pertama akan dapat terganti dengan profit dari option kedua. Meski berakhir di waktu yang sama, cara ini beresiko tinggi terutama bagi pemula yang belum dapat memperkirakan pergerakan harga secara pasti. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar yakin sebelum menggunakan strategi ini agar resiko trading dapat terminimalisir, mengingat analisa yang salah justru dapat memperbesar resiko yang sudah ada.

Strategi risk reversal diaplikasikan dengan menempatkan 2 option yang berlawanan secara bersamaan. Dengan cara ini, Anda akan lebih leluasa dalam memilih expiry time untuk dapat memungkinkan kedua option berakhir di waktu yang sama. Akan tetapi, di sini Anda harus memiliki analisa trading yang lebih teruji untuk dapat memutuskan salah satu option yang lebih tepat. Hal ini penting, mengingat option dengan peluang trading yang lebih besar-lah yang dapat Anda atur dengan kapital yang lebih banyak.

Kesulitan dari metode ini tidak hanya terletak pada kepastian dalam menentukan peluang salah satu option saja, melainkan juga pada kebijakan broker dalam membatasi penggunaan strategi ini. Pada broker tertentu, Anda mungkin tidak diperbolehkan untuk bertrading dengan memilih 2 option yang berlawanan pada satu instrumen trading yang sama. Anda dapat mengatasi hal ini dengan memperhatikan korelasi antar instrumen, yang bisa dijelaskan dalam strategi knock-on effect.

Kesimpulan

Manajemen resiko yang paling aman adalah dengan membatasi kapital trading Anda. Anda dapat menentukan jenis broker yang memiliki sistem pemberian payout terbaik menurut Anda. Akan tetapi, hal ini hanya salah satu dari sekian banyak aspek yang perlu dipertimbangkan dalam memilih broker binary options. Masih ada beberapa fitur lain seperti regulasi, platform, proses deposit dan withdrawal, serta beberapa layanan lain untuk dapat menentukan kualitas suatu broker.

Setiap posisi option yang diambil akan selalu memiliki resiko. Jika Anda dapat mengatur besaran resiko tersebut di angka yang dapat Anda perhitungkan, maka kerugian yang timbul juga akan dapat Anda antisipasi dengan baik.

Alumni Sastra Inggris Universitas Negeri Surabaya yang sekarang menjadi pengisi konten artikel di seputarforex.com. Aktif menulis tentang informasi umum mengenai forex, juga terinspirasi untuk mengulas profil dan kisah sukses trader wanita.


Roni Rivani
baru tw ternyata klo di binary manajemen risikony juga bs tergantung sm broker.. tapi ngeliat cara tradingny yg g ribet emg mestiny bisa lebih simpel ngatur manajemen resiko disini.. soalny g ada ukuran lot, margin, stop loss, tp dn semacemny.. eh tp klo g ada stop loss sm tpny sama sekali, gimana juga mau ngatur manajemen risikony ya? masak cuman dgn batasin kapital pas di tiap optionny aja? begitu apa udh bakal cukup ya manajemen risiko di binary?
Fajri
Yg paling basic dari pengaturan risk management di bo emang tinggal ambil sekian persen dr modal buat diambil jd dana invest pertrade. Tp sapa bilang di bo nggak ada stop loss sama take profitnya? Walopun nggak umum tapi setau gw ada juga broker yg ada stop loss, bahkan juga take profit. Cara penggunaanya beda tapi sama stop loss dn take profit di forex. Tp kalo dilihat dr fungsinya kurang lebih sama kok. Asal kita tahu cara pakainya yg bener bisa banget pilihan2 kayak sell option dimanfaatin sebagai stop loss
Si Otom
Lah refund apa ndak sama tuh kaya sl? Kan sama2 balikin sebagian modal klo trading kita loss.....
Haikal Sz
bs trgntng dr broker cz d bnry options pltfrm trdngny gbs sm d stiap broker. tdk sprt d fx yg rata2 sdh umum pk mt4, d bnry options pltfrm trdngny brbasis web n providerny jg beda2. yg plg umum skrg ni pltfrm spotoption, bnyk jg broker bnry options yg dah make itu. komplit jg kykny udh ada sellny bs d anggep sbg sl jg tuh. tmbhn lg dia jg ada rollover yg bs dmanfaatin bwt strategi mnjmn risiko jg plus double up yg smcm kyk tp
Aldwin Sanjaya
@si otom: tidak sama juga. stop loss di forex bisa kita tentukan sendiri sesuai dengan pertimbangan resiko yang bisa kita terima, sedangkan kebanyakan refund di broker binary options sudah terset secara otomatis berapa jumlah pengembalian yang akan didapat.

jadi kita tidak bisa mencocokkannya dengan batas penerimaan risiko kita sendiri. yang ada malah semakin besar kapitalnya maka semakin besar pula payout yang bisa diterima. jika trader terlalu fokus pada rate refundnya malah memicu untuk menempatkan kapital dalam jumlah besar.

kalau saya pikir sebaiknya refund diposisikan benar-benar sebagai fitur ekstra, sehingga kita tidak terlalu bergantung pada keberadaannya. jika ada opsi sell back di broker, itu saja yang lebih baik dijadikan sebagai stop loss, bukan refund.
Lyke
Apa s sell back itu?
Bgmn bs dijadiin sbg sl?
Aldwin Sanjaya
@lyke: sell back option adalah fasilitas khusus dalam platform binary options yang berfungsi di saat kita yakin option yang sedang berjalan akan berakhir ootm (out of the money). jadi supaya kapital yang sudah terlanjur ditempatkan tidak hilang semua, kita bisa jual kembali option itu ke broker. harga beli yang ditawarkan broker biasanya lebih rendah dari kapital kita, tapi ada juga yang lebih tinggi tergantung dari arah harganya saat ini. kalau kita setuju dengan harganya maka bisa langsung mengeksekusi sell back, jika dapat harga yang lebih rendah maka kita bakal mendapat sejumlah pengembalian dari kapital, meskipun sebenarnya kita rugi, namun tidak rugi total.