Margin Dalam Trading Forex (1)

130791

Secara sederhana, trading dengan margin adalah istilah yang digunakan untuk trading dengan meminjam modal dari sebuah perusahaan broker atau pialang.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Salah satu keuntungan dari trading forex adalah adanya fasilitas penggunaan margin. Setiap broker forex retail menawarkan trading dengan margin tertentu. Trading dengan margin menyebabkan kita bisa deposit dengan dana kecil dalam account trading kita dan bisa mengontrol dana yang jauh lebih besar untuk digunakan trading pada pasar riil. Secara sederhana, trading dengan margin adalah istilah yang digunakan untuk trading dengan meminjam modal dari sebuah perusahaan broker atau pialang. Sebagai contoh, berikut ilustrasi margin trading.

 

Margin Trading

 

Ilustrasi Margin Trading

Misal A ingin berdagang mobil, tentu saja untuk memperoleh keuntungan. Langkah pertama ia akan membeli sebuah mobil dan menjualnya ketika harganya naik. Namun A mengalami kesulitan. Mobil yang akan dibelinya berharga USD 10,000, sedangkan A hanya memiliki modal USD 1,000, sehingga ia memerlukan modal tambahan. Ia yakin bahwa jika bisa membeli mobil tersebut seharga USD 10,000 ia akan bisa menjualnya seharga USD 12,000 sehingga memperoleh keuntungan bersih USD 2,000.

Namun, tak seorangpun mau meminjamkan uang ke A, dan juga tidak ada toko penjualan mobil yang mau meminjamkan mobilnya. Banyak orang yang mengalami masalah seperti A sehingga gagal mencapai tujuannya dalam trading. Tetapi dengan margin trading A bisa berdagang mobil tanpa modal tambahan. Ia bisa membeli mobil tersebut dengan modal terbatas yang dimilikinya, dan ia bisa memperoleh keuntungan USD 2,000 untuk dirinya sendiri. Trading yang berbasis margin memungkinkan semua itu terjadi.

Dengan sistem margin trading, Anda tidak harus membayar seluruh harga barang yang hendak Anda beli, tetapi cukup membayar jumlah tertentu sebagai deposit. Dan ketika Anda menjualnya Anda bisa mengambil seluruh keuntungannya, atau menderita kerugian. A bisa membeli mobil seharga USD 10,000 dengan hanya deposit USD 1,000 dengan basis margin trading. Dan ketika ia berhasil menjualnya USD 12,000, ia bisa mengambil profitnya USD 2,000 dan mengembalikan USD 9,000 ke perusahaan broker (pialang) yang menjualkan mobil tersebut dengan deposit A yang sebesar USD 1,000.

Walau demikian perusahaan broker penjual mobil tersebut mempunyai syarat tertentu. Syarat tersebut yaitu bahwa A tidak bisa memiliki mobil tersebut. Perusahaan broker menahan mobil tersebut untuk A. Jika A telah menemukan pembelinya, maka broker akan menjual mobil tersebut ke pembeli seharga USD 12,000, memberikan USD 2,000 ke A sebagai keuntungannya, dan mengambil kembali USD 9,000 yang "dipinjamkan" ke A, atau tetap menahan USD 10,000 jika A ingin melakukan transaksi lagi.

Dalam margin trading, Anda akan mengambil seluruh profit tetapi juga akan menanggung seluruh kerugian. Dalam contoh di atas A membayar deposit USD 1,000 ke perusahaan broker dan mencari pembeli mobil tersebut. Seandainya A tidak berhasil menjual mobil tersebut di atas USD 10,000 maka A akan menderita kerugian. Misalkan A hanya berhasil menjualnya USD 9,000 maka ia akan mengalami kerugian (USD 10,000 - USD 9,000) = USD 1,000. Dalam hal ini perusahaan broker akan mengambil USD 9,000 ditambah dengan deposit A yang USD 1,000.

Nah bagaimana jika mobil tersebut hanya akan laku maksimal USD 8,000?

Dalam margin trading, terdapat kesepakatan bahwa perusahaan broker tidak boleh merugi. Broker tidak akan menunggu harga mobil tersebut turun hingga USD 8,000. A akan diminta untuk menjual mobil tersebut seharga USD 9,000 karena jika harga turun lagi perusahaan broker akan mengalami kerugian, dan hal ini tidak boleh terjadi. Permintaan broker terhadap A tersebut disebut dengan "margin call".

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


arrow up arrow down
Imam
malam paksaya deposit di alpary 500$ saya kiranya trading ngak pakai stop loss di usd/jpy supaya saya ngak kena margin call saya buka posisi brapa lot/volumenya biar naik turun nya ngak margin callpak?thanks
Farid
Terima kasih banyak, saya pemula dalam bermain forex dg adanya artikel2 dalam web ini sangat membantu saya memahami forex.
Fx Nubi
perumpamaan yg bagus dan mengena buat memahami margin...
Solikhudin
Ternyata bnr d forex ni ada unsr pinjam2an, untungx ada margin call jd trader g perlu ngutang ke perusahaan broker kalo hrg trnyt turun teruss.
Fx Nubi
@solikhudin: wah baru kali ini ada yg menyukuri keberadaan margin call..
Edin Ssz
Yah walopun satu ini dihindarin habis2an sama trader tapi ndak bisa dipungkiri kalau sebenernya margin call ini punya peran yng esensial yaitu supaya kita ndak sampe ngutang ke broker. Makanya walopun kita nampaknya bisa trading pake modal yang banyak karna ada leverage, tapi sebenernya kalo modal aslinya kecil ya tetep aja gampang kena margin call, kalo lot tradingnya kurang dimanage lo ya... kalo pinter ngaturin manajemen modalnya sih ya dengan modal berapapun masih punya peluang bagus terhindar dari margin call.
Riski Hermansyah
Hmm.. kalo disini bukan si A sendiri yang jual mobilnya, mana tau dia kalo harga pembeliannya itu sesuai sama harga pasaran. bisa aja kan harganya nggak sesuai dengan yang diinginkan si A.
Dwi Febriyanto
@Riski;Kalaupun ada perbedaan harga dari perusahaan broker dan harga umumnya, apa ada pihak yang diuntungkan disini? Kalau broker bisa dapat untung dari sini bisa jadi ini memang ulah si broker tersebut, tapi kalau perhitungannya broker hanya mengambil dana yang sebelumnya dipinjamkan kan broker tidak mendapat untung/rugi dalam hal ini alias tidak ada pengaruhnya bagi broker tsb?
Riski Hermansyah
Dalam praktik forex kn broker ngambil keuntungannya dari spread, selisih harga jual dan belinya, jadi broker itu nggak cuma menjualkan tapi juga membelikan. nah kalo dari selisih harga jual dan harga beli yang dikasihkan ke trader semakin tinggi kan dia juga semakin untung, jadi aksi seperti itu sepertinya lumayan lumrah lah kalo dilakukan broker.
Martin S
@ imam :
oke, dari data yang ada dalam setahun ini USD/JPY bergerak bullish dengan range sekitar 2000 pip. Anggap saja untuk setahun kedepan sama, maka dana Anda harus bisa menahan 2x2000 pip atau 4000 pip (untuk kemungkinan bullish atau bearish). Berarti Anda harus masuk ke account micro (0.01 lot) dimana untuk pip value-nya, 1 pip USD/JPY dengan level harga saat ini (sekitar 120.00) adalah sekitar USD 0.083. Apakah di Alpari ada account micro?
Dengan dana USD 500 maka total ketahanan Anda adalah (500/0.083) = 6024 pip, melebihi 4000 pip. Jadi dengan masuk ke account micro (marginnya juga pasti kecil, apalagi kalau leveragenya tinggi). maka kemungkinan Anda tidak akan terkena margin call selama setahun. Hanya saja kalau profit, per pip-nya cuman USD 0.083 atau dengan kurs Rupiah saat ini (USD/IDR=13000) sama dengan Rp. 1079 atau sekitar seribu Rupiah (demikian juga kalau loss). Tapi lumayan juga, kalau dalam setahun Anda bisa profit 2000 pip, maka total profit sekitar (2000x1079)/(500x13000) = 33%/tahun (tanpa memperhitungkan swap).
Martin S
@ Riski Hermansyah :
Ilustrasi tersebut mengacu pada harga bid/ask yang ada di platform trading, jadi baik broker maupun trader (A dalam contoh tersebut) mengacu pada harga jual dan harga beli yang sama. Kalau A ingin jual mengacu pada harga bid dan kalau ingin beli mengacu pada harga ask. Selisih harga bid dan ask adalah keuntungan broker.
Denov
Terima kasih pak martin atas semua artikelnya. walaupun kita tidak pernah ketemu tapi bapak sudah saya anggap guru saya dalam forex,semua artikel bapak sangat sangat membantu, saya kalo buka seputar forex pasti artikel yg bapak tulis yg saya baca. bapak sangat berjiwa besar untuk membantu generasi indonesia dengan artikel bapak yg  jujur dan sangat bermanfaat...Gbu
Galaxy Sondakh
Tukang Dagang
Kenapa ?
Daniel
Ini postingan kece buat tau apa sih yg dimaksud dengan margin sebenarnya. Aku enggak tau apa itu waktu aku mulai trading n sering bertanya ke diriku sendiri kok aku goblok banget sih. Sekarang aku udah bisa manfaatin itu secara rutin n broker aku pun sering kasih pujian sama kemampuan tradingku. Apa enggak bangga tuh?