iklan

Memanfaatkan Retracement Sebagai Peluang Trading Binary Options

Bagaimana cara memanfaatkan kondisi harga yang sedang berhenti sejenak di chart? Dalam binary options, kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk mengambil peluang trading menguntungkan.

iklan

iklan

Retracement adalah suatu keadaan dimana tren harga terhenti sejenak untuk menunjukkan tanda-tanda pembalikan sebelum melanjutkan tren awalnya. Dalam hal ini, harga bisa membentuk uptrend sementara pada tren bearish, atau downtrend sementara pada tren bullish. Pembentukan ini bersifat sementara, sehingga tidak lama kemudian harga akan kembali pada tren utama. Situasi seperti ini kerap dihindari oleh trader yang lebih memilih untuk menunggu menempatkan option saat harga kembali pada tren utamanya. Cara ini dinilai paling tepat karena memang sulit mengambil keuntungan dari pergerakan harga yang mengalami retracement. Resiko pembalikan tren juga menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan keengganan trader untuk menempatkan option.

Retracement Binary Options
Retracement adalah kondisi yang cukup sering dijumpai pada chart harga. Karena sifatnya yang sementara, peluang option dari retracement dapat meningkatkan potensi profit dalam waktu yang lebih singkat. Di sini, Anda hanya perlu menunggu candle terbentuk pada posisi-posisi tertentu, atau menerapkan strategi retracement binary options dengan indikator MA maupun fibonacci retracements.

Memaksimalkan Potensi Retracement Dengan Strategi Floor Trader

Strategi binary options yang satu ini melihat potensi retracement dari penguatan tren yang sedang berlangsung. Kata 'floor' diambil dari tampilan retracement yang terlihat seperti 'lantai' pada pergerakan harga yang sedang uptrend. Meski demikian, metode ini tetap bisa diaplikasikan untuk retracement pada tren bearish.

Pada tren yang sedang bullish, entry option dapat diambil dari candle yang ditutup pada posisi lebih tinggi dari 2-5 candle sebelumnya (candle pemicu), seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini:

Strategi Floor Trader
Dari grafik di atas, terlihat bahwa peluang option tercipta saat candle mulai terbentuk pada posisi yang lebih tinggi dari 5 candle sebelumnya. Candle-candle tersebut membentuk suatu pola retracement karena tidak berada pada jalur utama uptrend dan malah menunjukkan pola pergerakan yang sebaliknya. Secara singkat, posisi harga yang mulai naik dapat dijadikan sebagai sinyal "call" untuk bisa memperkirakan harga yang berakhir di level lebih tinggi saat expiry time habis. Untuk memberikan konfirmasi lebih lanjut, Anda dapat mengaplikasikan indikator tren Moving Averages. Dengan bantuan EMA 9 dan EMA 18, Anda dapat memastikan sinyal "call" pada retracement dari tren bullish dengan persyaratan sebagai berikut:

  • EMA 9 (biru) ada di atas EMA 18 (merah)
  • Harga masih bergerak di atas kedua garis EMA
  • Baik EMA 9 maupun EMA 18 membentuk pergerakan naik. (Meskipun kedua garis tersebut bersilangan, selama EMA 9 bergerak ke atas, sinyal penerusan trend bullish masih dapat diandalkan relevansinya)

Selain untuk memastikan sinyal penerusan pada retracement, indikator EMA juga dapat membantu mengetahui kekuatan dari sinyal trading yang dihasilkan. Dalam kasus ini, kekuatan sinyal option "call" dikategorikan menjadi 3 tingkatan, yaitu L1 (sinyal terkuat), L2, dan L3 (sinyal paling lemah). Untuk memasukkan retracement harga ke dalam masing-masing kategori itu, terdapat kriteria khusus yang ditentukan untuk dapat mengenali potensi profit dan expiry time yang dapat diambil.

Kategori L1:

  1. Terdapat paling tidak satu candle yang menyentuh atau menembus EMA 18.
  2. Retracement yang menunjukkan downtrend sementara memasuki area di antara EMA 9 dan EMA 18.
  3. Saat EMA 18 telah tersentuh, carilah candle pemicu yang berada pada posisi lebih tinggi dari candle sebelumnya, dengan selisih nilai sekurang-kurangnya 1 pips. Candle inilah yang dapat mengkonfirmasikan sinyal "call" option dengan probabilitas yang paling tinggi.


Kategori L2:

  1. Harga bergerak turun dan mulai memasuki area di antara EMA 9 dan EMA 18
  2. Sinyal "call" muncul sebelum EMA 18 tersentuh. Dalam situasi ini, harga sudah mulai naik meski belum sempat menyentuh EMA 18. Posisi harga yang seperti ini sudah dapat menjadi level entry yang tepat, namun dengan potensi keuntungan yang lebih rendah karena kenaikan harga selanjutnya tidak akan mencapai level yang signifikan.


Kategori L3:

  1. Penurunan harga yang membentuk retracement pada tren bullish tidak terlalu signifikan, sehingga harga sama sekali tidak masuk ke area EMA 9 dan EMA 18. Dalam beberapa kasus, harga bisa saja hanya sedikit menyentuh EMA 9.
  2. Sinyal "call" muncul seusai atau sebelum harga menyentuh EMA 9. Kategori ini memiliki tingkat kemungkinan yang paling rendah, karena harga bisa kembali mengalami retracement setelah naik hanya dalam beberapa candle.


Semakin tinggi posisi retracement terhadap EMA, semakin kecil peluang trading yang dihasilkan. Jika Anda menggunakan setup ini, dan menemukan kondisi retracement dengan kategori L3, Anda perlu berhati-hati dalam menentukan strike price dan expiry time yang akan dipilih. Pastikan jika harga masih melanjutkan uptrendnya dan tidak kembali membentuk retracement saat expiry time Anda habis.

Secara keseluruhan, gambar di bawah ini akan menjelaskan penggolongan kondisi retracement dengan indikator MA:

Strategi Floor Trader Uptrend
Sinyal "call" L3 diindikasikan sebagai yang paling jarang terjadi, dan hanya dapat dijumpai saat performa harga berada pada level-level tinggi baru. Konsolidasi harga yang kuat juga bisa mengakibatkan terbentuknya retracement dengan kategori ini.

Untuk kondisi downtrend, Anda hanya perlu memposisikan tren bullish sementara sebagai retracement yang perlu dikategorikan peluang optionnya dengan garis EMA 9 dan 18 yang bertindak sebagai support. Contoh lengkapnya ada pada grafik di bawah ini:

Strategi Floor Trader Downtrend
Syarat-syarat di atas bisa menimbulkan kesan yang membingungkan untuk strategi floor trader. Sebetulnya, Anda hanya perlu memperhatikan jarak candle dari garis EMA yang diaplikasikan. Semakin jauh retracement terbentuk dari garis EMA, semakin lemah sinyal option yang dihasilkan. Untuk meningkatkan analisa retracement dengan metode ini, Anda dapat mencoba membiasakan bertrading dengan prinsip-prinsip floor trader di akun demo.

Keuntungan penggunaan strategi ini terletak pada banyaknya peluang trading yang muncul dalam satu pembentukan tren utama. Apabila Anda dapat memaksimalkan cara ini, bukan tidak mungkin Anda dapat meraih keuntungan dengan pembukaan option yang lebih banyak dari suatu periode. Mengingat kesesuaian metode ini untuk trading jangka pendek, Anda juga bisa menerapkan trading harian atau menitan dengan pemilihan time frame yang telah disesuaikan. Seperti pada contoh gambar di atas yang menggunakan time frame M5, Anda berpotensi untuk meraih profit beberapa kali dalam sehari jika dapat menggunakan strategi floor trader dengan analisa dan expiry time yang tepat.

Strategi Trading Dengan Fibonacci Retracement

Tak dapat dipungkiri, fibonacci retracement adalah salah satu indikator terpopuler di kalangan trader, baik dalam pasar forex maupun binary options. Perhitungan level-level harga yang sedemikian rupa nyatanya mampu mempermudah analisa pada pergerakan harga. Akan tetapi, tidak sedikit pula trader yang merasa kesulitan menggunakan indikator ini, terutama dalam hal menentukan swing high dan swing low yang tepat.

Pada dasarnya, fibonacci retracement sagat bermanfaatkan untuk menunjukkan area retracement dari berlangsungnya sebuah tren. Breakout harga dari level-level fibonacci juga seringkali menjadi indikasi kuat akan terjadinya penerusan dan pembalikan dari tren yang sudah ada.

Untuk strategi pemanfaatan retracement dalam binary options, Anda perlu menemukan area retracement yang tepat. Cara ini dilakukan dengan fokus pada level harga yang tidak mampu bergerak lebih jauh dari daerah retracement tersebut.

Level fibonacci terdiri dari 23.6%, 38.2%, 50.0%, 61.8%, dan 100.0%. Salah satu level yang seringkali disebut sebagai level "ajaib" dalam fibonacci adalah 61.8%. Hal ini dikarenakan, harga yang mengalami retracement cenderung kesulitan menembus level ini. Dengan demikian, breakout harga pada titik 61.8% sekaligus juga dapat diartikan sebagai reversal. Untuk mengkonfirmasi sinyal penerusan dari retracement ini, Anda dapat menggunakan strategi price action dengan mengamati pola candle reversal yang akan membawa harga memantul dan kembali pada tren utamanya.

Pada penerusan kondisi uptrend, penarikan garis fibonacci dimulai dari level harga terendah (swing low) menuju posisi harga tertinggi (swing high). Pada contoh gambar di bawah ini, dapat Anda lihat bahwa posisi swing low berada di level 1.35150, dengan  batas retracement harga yang tertahan pada level 61.8%. Dari situasi ini, Anda dapat langsung menempatkan option "call" atau menunggu konfirmasi sinyal dari pembentukan candle berikutnya. Formasi bullish engulfing bisa dijadikan sebagai indikator harga akan memantul kembali menuju level yang lebih tinggi dan meneruskan trend bullishnya.

Fibonacci retracement uptrend
Di sisi lain, pengambilan option "put" untuk analisa pada retracement yang terjadi di tengah kondisi downtrend ditunjukkan dalam gambar di bawah ini:

Fibonacci retracement downtrend
Penarikan garis fibonacci dimulai dari swing high menuju swing low. Terlihat bahwa harga hanya sanggup mencapai level 50.0%, sebelum kemudian kembali bergerak turun dan menembus level terendah sebelumnya. Awal dari kelanjutan tren bearish ini dapat diidentifikasi dari kegagalan harga menembus level resistan 50.0%, yang semakin dikonfirmasi dengan terbentuknya pola bearish engulfing.

Poin Penting Penggunaan Retracement Untuk Trading Binary Options

Seperti halnya strategi trading lain, penggunaan metode floor trader dan fibonaci retracement untuk memanfaatkan pullback harga juga mempunyai beberapa hal yang penting untuk dipertimbangkan. Anda sebaiknya memperhatikan poin-poin berikut ini untuk meminimalisir kesalahan trading yang dapat timbul dari penggunaan metode ini:

1. Untuk mengantisipasi reversal, perhatikan rilis data fundamental pada waktu-waktu tertentu. Penguatan suatu tren tidak akan berbalik begitu saja tanpa adanya pengaruh fundamental dari rilis berita yang sangat mempengaruhi nilai suatu instrumen. Oleh karena itu, meskipun pasar sedang trending dengan kuat, Anda perlu berhati-hati saat menempatkan option di waktu-waktu rilis berita penting, agar tidak terkena dampak dari lonjakan volatilitas yang dapat berpengaruh pada tren harga saat ini.

2. Prinsip support dan resistan dapat menjadi metode yang ampuh dalam menganalisa kemungkinan harga, baik untuk tetap berada dalam jalur tren ataupun breakout membentuk tren baru. Dalam hal ini, EMA 9 dan EMA 18 dapat dijadikan sebagai resistan saat terjadi tren bearish, atau level support pada tren bullish. Demikian juga dengan fibonacci retracement, level 61.8% atau 50.0% yang gagal ditembus oleh pembalikan sementara harga dapat berfungsi sebagai titik support atau resistan.

3. Pada strategi floor trader, sinyal trading yang paling kuat muncul pada retracement pertama setelah tren baru terbentuk dari crossing garis EMA. Jadi, peluang trading pada posisi ini akan sangat sayang jika tidak segera dimanfaatkan, terutama jika retracement yang muncul memenuhikriteria dari kategori L1.

4. Masih dari strategi floor trader, retracement bisa terjadi dalam rentan waktu yang berdekatan. Apabila Anda telah menempatkan option pada retracement pertama, sebaiknya jangan membuka option lagi pada sinyal yang muncul dari retracement lanjutan. Cobalah untuk melakukan analisa ulang tentang penerusan tren ini, dengan memperhatikan waktu rilis berita atau menggunakan indikator pengukur kekuatan tren seperti ADX. Jika tren terlihat masih akan berlanjut, Anda dapat kembali menempatkan option pada retracement berikutnya, setelah memastikan bahwa pullback tersebut terjadi pada jarak dan rentang wakt yang signifikan dari retracement pertama Anda.


Sumber:

  • binaryoptionsdailyreview.com
  • binaryoptionspost.com
219041

Alumni Sastra Inggris Universitas Negeri Surabaya yang sekarang menjadi pengisi konten artikel di seputarforex.com. Aktif menulis tentang informasi umum mengenai forex, juga terinspirasi untuk mengulas profil dan kisah sukses trader wanita.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone