OctaFx

iklan

Membentuk Kepercayaan Diri Dalam Trading

181998

Rendahnya kepercayaan diri akan berdampak serius pada kinerja trading. Berbagai kegelisahan dan tekanan akan menghantui jika Anda tidak memiliki kepercayaan diri.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Trader harus percaya diri agar bisa sukses. Tentu, setiap orang harus mempunyai kepercayaan diri yang tinggi jika ingin berhasil mencapai sesuatu termasuk juga dalam trading. Anggaplah pasar dan para trader lain adalah lawan Anda, bagaimana Anda akan bisa mengalahkan mereka jika merasa kurang percaya diri? Rendahnya kepercayaan diri akan berdampak serius pada kinerja trading. Anda akan cenderung ragu kerika hendak entry atau exit, merasa gelisah, stress atau mengalami tekanan mental lainnya. Dalam keadaan yang demikian, maka Anda akan sulit memperoleh keuntungan dalam jangka panjang.

                                                           Membentuk Kepercayaan Diri Dalam

Ada perbedaan antara percaya diri yang salah (false confidence) dan percaya diri yang sesungguhnya (real confidence) dalam trading. Rasa percaya diri yang salah mudah Anda peroleh. Anda masuk pasar dan kebetulan profit, kemudian Anda merasa seperti pakar dalam trading. Rasa percaya diri seperti ini akan cepat hilang karena kemudian Anda akan sering mengalami kerugian dari pada untung. Profit yang Anda peroleh sebelumnya adalah karena keberuntungan, bukan karena kemampuan dan kebiasaan trading yang dilakukan dengan disiplin.

Rasa percaya diri yang sesungguhnya terbentuk dari kebiasaan trading yang baik. Semakin lama Anda trading sesuai dengan rencana, disiplin dan tidak emosional, maka akan semakin tampak kinerja trading Anda. Dari waktu ke waktu, trading yang disiplin dengan konsisten pada rencana trading akan memperkuat rasa percaya diri dan akan menjadi kebiasaan yang positif. Kebiasaan positif ini akan membentuk rasa percaya diri yang sesungguhnya dalam trading, yang tidak mudah goyah atau terpengaruh oleh emosi negatif.

Tip untuk memperkuat kepercayaan diri dalam trading :
1. Membangun rasa percaya diri ketika profit, namun bukan rasa percaya diri yang berlebihan (over confident)
Lakukan evaluasi setiap kali profit, dan beri catatan pada jurnal trading mengenai setup yang telah Anda lakukan, mengapa Anda yakin setup tersebut adalah yang terbaik. Meski demikian tetaplah selalu ingat bahwa setup yang bagus sekalipun bisa gagal sehingga Anda bisa terhindar dari rasa percaya diri yang berlebihan. Setup yang bagus artinya mempunyai probabilitas profit tinggi, tetapi tidak harus pasti benar.

2. Selalu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam trading
Dengan selalu menambah pengetahuan dan kemampuan Anda dalam trading maka kepercayaan diri Anda akan bertambah. Menambah pengetahuan tidak berarti mencoba banyak strategi, melainkan meningkatkan kualitas strategi yang sedang Anda gunakan sesuai dengan pengetahuan yang Anda peroleh.

3. Menyadari bahwa kerugian adalah bagian dari keseluruhan hasil trading Anda.
Kerugian selalu akan terjadi dan tidak bisa dihindari. Jika menyadari hal ini maka Anda akan tahu bahwa kerugian sama sekali tidak ada hubungannya dengan kepercayaan diri.

Rasa percaya diri yang sesungguhnya dalam trading akan terbentuk seiring dengan kebiasaan positif yang Anda bangun.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Ferdiansyah
jika kerugian tidak ada hubungannya dengan rasa percaya diri, lalu kenapa kita disarankan untuk membentuk kepercayaan diri? bukankan untuk menghindari kerugian dari proses trading yang dilakukan dengan tingkat kepercayan diri yang tidak tepat itu makanya kita disarankan untuk melatih disiplin trading? dan jika selalu ada kemungkinan bahwa trading dipengaruhi oleh emosi trader, berarti rasa percaya diri mestinya juga ada pengaruhnya terhadap kerugian trading kan?
Martin S
@ Ferdiansyah:
Kepercayaan diri membentuk kebiasaan yang positif yaitu disiplin dalam trading, sehingga hasil trading dalam jangka panjang juga akan positif. Keuntungan dan kerugian adalah bagian dari keseluruhan trading, dan merupakan proses dari trading jangka panjang yang sedang Anda jalani.
M Zupri
@ Ferdiansyah. Bukan gitu gan, maksudx kerugian itu bukan disebabkan oleh kepercayaan diri semata. Kerugian itu lebih seperti hasil yang wajar diperoleh trader. Ada untung maka ada rugi. Justru yang tidak wajar itu ketika trader untung terus. Selain karena tidak wajar, itu juga bisa membawa penyakit over pd yang kurang baik buat trader
Handoko
Betul, semua trader pasti pernah mengalami loss, tidak ada satupun trader yang untung terus saat masuk pasar forex.
Clara96
bgs sekali ini masukannya, dgn cara sperti ini trdr bakal tau bgmn utk memperoleh rs percaya diri yg seimbang. sblumnya slalu bnyk saran soal rs percaya diri yg tdk boleh berlebih tp tdk boleh terlalu krg juga. tp minim saran buat trdr ttg bgaimana cr mengaturnya. klau dbahas sprti ini kn jd lbh mudah & trdr tau tips yg tepat buat mengatur rs percaya diri yg seimbang :)
Irfan Key
meningkatkan pengetahuan & kemampuan itu apa perlu diimbangi dengan pengetahuan secara fundamental, atau bisa dengan strategi2 teknikal saja ?

kalau perlu, apa ada cara mudah supaya trader yg enggak dari background ekonomi seperti sya ini bisa paham dgn mudah ?

atau sy perlu mentor khusus untk melatih sy dalam hal ini?

mohon petunjuknya.....
Martin S
@ Irfan Key:
Pengetahuan fundamental dan teknikal seharusnya digunakan dalam trading. Untuk fundamental walaupun tidak mendalam tetapi paling tidak tahu faktor apa yang menggerakkan pasangan mata uang yang Anda tradingkan, sementara teknikal untuk menentukan momentum entry dan exit. Background bukan dari ekonomi tidak masalah karena yang dipakai hanya sebagian dari ilmu ekonomi yaitu ekonomi makro saja, itupun hanya kulitnya. Kalau analisa fundamentalnya terlalu dalam malah bingung sendiri karena belum tentu analisa tsb mempengaruhi pergerakan harga. Sentimen pasar lebih berperan daripada analisa fundamental atau teknikal. Seperti contohnya kemarin saat terjadi Black Monday 24 Agustus 2015, bagaimana bisa EUR menguat tajam versus USD? Banyak ebook mengenai fundamental untuk trading forex, Anda bisa pelajari. Namun yang paling penting dalam trading adalah money management dan pengendalian emosi.
Hendry
@Irfan.... gampang gan... sering2 baca berita sama analisa fundamental ntar jg bawaanya pasti paham2 sendiri. ya emg sih gg bakal secepet dn sepede org ekonomi sendiri, tp kalo lama kelamaan juga pastinya paham. dn gg semua master di forex ini ane rasa asalnya dari ekonomi juga.
betul gg suhu?
Martin S
@ Hendry:
Ya, betul. Banyak trader forex sukses yang backgroundnya bukan dari ekonomi, seperti Alexander Elder yang dokter medis dan psikolog, tetapi bisa juga membuat sistem trading triple screen.