Membuat Sebuah Rencana Trading (2)

164180

Untuk membuat trading plan, trader harus menentukan trading mindset dan tujuan trading

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Trading mindset
Trading mindset atau cara pikir dalam trading mencerminkan sikap mental seorang trader dalam menganalisa dan memprediksi pergerakan harga pasar, emosinya ketika trading, waktu untuk trading, kekuatan serta kelemahan pribadinya. Berikut ini beberapa pertanyaan yang bisa membantu mengetahui cara pikir dalam trading kita:
1. Mengapa saya ingin menjadi seorang trader? (motivasi)
2. Bagaimana gaya trading saya? (fundamentalist, chartist/technicalist, scalping, trader harian, swing, trader jangka panjang)
3. Apakah kekuatan dan kelemahan pribadi saya dalam trading? (menonjolkan strength dan mencegah timbulnya weakness)
4. Apakah kecenderungan mental saya? (tenang, santai, stress, lelah atau emosional)
5. Berapa banyak waktu yang Anda dedikasikan untuk trading, melakukan analisa pasar atau riset?
                                                                        Membuat Sebuah Rencana Trading

Contoh-contoh jawaban:
1: Saya menjadi trader untuk memperoleh tambahan penghasilan. Tujuan ini penting bagi saya karena dalam jangka panjang saya ingin mengandalkan penghasilan saya hanya dari trading. Saya yakin akan bisa menjadi seorang trader sukses karena saya selalu percaya diri, kreatif dan gemar melakukan riset.

2, 4, 5: Saya seorang technicalist dan gaya trading saya adalah scalping atau trading harian. Saya hanya mempunyai waktu kurang lebih 2 jam setiap harinya untuk trading dengan jumlah trade yang saya lakukan maksimum 4 trade tergantung pada kondisi pasar dan setup teknikal atau sinyal trading yang saya peroleh. Saya hanya akan masuk pasar ketika saya sedang tidak disibukkan dengan pekerjaan lain, ketika saya sedang santai dan pikiran saya tenang. Saya punya waktu malam hari untuk melakukan analisa dan riset.

3: Kekuatan utama saya adalah saya selalu percaya diri dengan sebuah metode trading yang bisa diandalkan. Saya bisa dengan cepat memprediksi arah pergerakan harga pada time frame rendah. Kelemahan utama saya adalah saya cenderung emosional dalam menerapkan strategi yang telah saya buat terutama dalam menentukan waktu untuk exit meski level target telah saya tetapkan sebelumnya. Untuk mengatasi kelemahan tersebut saya akan selalu berusaha untuk mengikuti strategi exit tersebut dengan seksama, atau saya akan membuat script khusus untuk exit, atau mungkin sebuah Expert Advisor (EA) untuk menghindari intervensi dpada posisi trading yang telah saya buka.

Tujuan trading (trading goal)
Banyak alasan untuk menjadi seorang trader, yang paling umum adalah memperoleh penghasilan. Namun penting untuk Anda ketahui target keuangan yang hendak Anda capai. Menentukan tujuan adalah bagian penting dalam rencana trading karena merupakan tolok ukur evaluasi apa yang telah Anda capai dalam periode tertentu. Berikut beberapa pertanyaan yang bisa membantu dalam membuat tujuan trading kita:
1. Apa sebenarnya tujuan trading saya?, dan apa yang saya harapkan dengan pencapaian tujuan tersebut?
2. Berapa target pendapatan saya dari trading (per minggu, per bulan, per tahun)
3. Bagaimana saya mengetahui rencana yang saya buat tersebut telah berjalan atau belum?


                                                     Membuat Sebuah Rencana Trading

Contoh-contoh jawaban:
Tujuan trading saya pada pokoknya adalah memperoleh keuntungan yang konsisten setiap minggu, setiap bulan dan juga tentunya setiap tahun. Saya harapkan memperoleh keuntungan paling sedikit 5% dari equity account saya per bulan dengan drawdown kurang dari 20%. Saya yakin bisa mencapai tujuan tersebut karena strategi yang saya terapkan telah di-backtest dalam kurun waktu 4 tahun terakhir dengan menghasilkan profit yang konsisten. Probabilitas keuntungannya bagi saya untuk sementara ini cukup memadai. Jika hasil trading saya selalu konsisten selama beberapa bulan, saya anggap saya telah mencapai tujuan jangka pendek, dan saya akan melakukan evaluasi guna meningkatkan pencapaian berikutnya.

(Bersambung)

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Bima N.n
trader pemula yang masih baru banget di forex kayanya gag bakal mikir sampe segitunya, cuz diakui atau gag hampir semua trader forex itu masuk ke trading ni karena pengen coba2/penasaran/tertarik sm untung besar. planning2 kaya contoh diatas memang berguna banget buat konsistensi trading, tapi itupun juga perlu pemahaman dulu dan kurang menarik sbg faktor penarik trader baru, makanya gag heran banyak nbi yang masih blm paham soal ini
A Irfandi
Menurut ane menarik menarik aja sih belajar bikin trading plan. Itung itung buat mengarahkan trading biar ngga asal aja. Memang sewaktu pertama kali nyoba persiapan mindset bukan hal utama yg diperhatikan.

Tapi makin menekuni trading juga akan makin paham pentingnya pengaruh mindset. Memang segala macam usaha perlu diniati secara bener supaya berfaedah. Termasuk trading fx ni
Aryo Baskoro
@Bima: Setuju gan, mmg slh bgt klo kt bljr trdng dr phk2 yg cm kasitw keuntungan2x aja, biasax mrk bs diuntungn sm keikutsertaan kt d fx trdng, mkx promosiin propitx mulu, tp resikox g prnh d ungkap. sptx mmg perlu lbh bnyk smbr info yg netral utk fx ni spy newbie jg bljr soal rsk n rncn trdng yg bgs. jd g asal deposit trs trdng seadax aja...
Martin S
@ Aryo Baskoro:
Management resiko dan rencana trading memang sangat diperlukan dalam trading supaya bisa profit dengan konsisten.
Rachman Ezi Fr
Wajar jika banyak yang tertarik oleh potensi trading di forex. Soal sumber informasi yang menarik trader baru untuk berkecimpung di dunia forex itu sepertinya mustahil untuk dibatasi, karena sekarang ini sudah jamannya kebebasan teknologi informasi dan teknologi yang sangat berkembang pesat melalui internet. Harusnya ketika sudah memutuskan untuk terlibat di forex, pemula itu memiliki inisiatif sendiri untuk mencari keterangan lebih lanjut beserta resiko dan langkah antisipasinya. Lagipula masih ada akun demo yang bisa melatih kemampuan trading tanpa harus mendepositkan uang sepeserpun.
Aryo Baskoro
@Rachman: Ok mmg lbh efektip klo pngtahuan sptr fx lbh jauh d gali dr inisiatip sndr, tp soal akun demo, ane msh krg bs setuju krn kbnykn broker g menymkn pltfrm trdng d akun demo dg akun ril. bhkn scr terang2an uda d sbt klo d akun demo mang biasax g ada slippage sm requote, sdgkn d akun ril ada gituanx. pdhl prhtngn tu kn pntng bgt bwt melatih mm, jk d akun demo g bs bljr ttg hal itu jg kn yg d rugikan jg trdr nantix.
Yulis
kalo ndak pengen kena begituan simpel, jangan trading di sesi market yg rame. pilih sesi trading asia aja bakal sepi tuh hampir gg pernah slippage.
Martin S
@ Aryo Baskoro:
Setahu sy akun demo masih ada slippage ketika ada rilis data fundamental berdampak tinggi, tetapi requote memang sangat jarang atau hampir tidak ada. Server untuk akun demo dan akun riil memang dipisah, tetapi pergerakan harganya sama, hanya kualitas ordernya berbeda..
Yana
Betul juga, platform trading di akun demo itu juga bisa dijadiin bahan promosi dari broker, begitu sudah mulai trading ada yang dibedain dan akhir nya malah bikin sistem trading jadi berantakan. Paling aman ya diskusiin dulu di forum tentang broker-broker ini, sapa tau ada yang udah pernah trading disitu dan bisa share pengalaman disana.
Rian Purnama
akun demo udah cukup terpercaya, biasanya banyak yang mulai test uji sistem disitu. bukan cuma newbe tapi para trader yang udah jadi juga masih sering make akun demo. kalaupun ada perbedaan ya sewajarnya aja. kalau dari awal udah paham perbedaan dan konsep akun demo sebagai akun virtual bukan akun real mestinya g ada masalah. kalau masih pingin belajar tapi beneran di akun real mending buka akun sen aja supaya resikonya tetap kecil.
Martin S
@ Rian Purnama:
Di broker yang benar, perbedaan antara akun demo dan akun riil biasanya hanya di kualitas ordernya, dimana di akun demo hampir tidak pernah ada requote, tetapi pergerakan harganya sama.
Martin S
@ Yana:
Atau bisa juga deposit dengan jumlah kecil dulu untuk menguji coba kualitas akun riilnya..
Asal
hmm balik lagi nih ke diri sendiri
Drey Ismail
paling dasar memang segala sesuatu dimulai dari diri sendiri. ini sudah bisa dipahami sejak saat kita belajar memilih indikator, sudah ditekankan bahwa tipe terbaik adalah yang sesuai dengan pemahaman dan barangkali kebutuhan masing-masing trader. dari sini sudah bisa ditarik pengertian kalau sebenarnya mencari alat, bahkan metode trading adalah disesuaikan dengan gaya trader. maka itu disini tdk mengherankan trader diminta untuk paham tentang motivasi dan tujuannya dulu, juga mengenali diri sendiri akan mempermudah trader untuk memilih mana yang bermanfaat buat dirinya sendiri
Kurnia Aditya
Ternyata banyak juga yng perlu disiapkan nih.
Salah besar ngira trading forex nih gampang n simpel
Banyak juga yng musti dipelajarin n diterapkan disini Buat para trader yng udah pengalaman apa juga pernah ngrasa kerepotan dgn banyaknya yng mesti dipersiapkan dlm trading?
Atau ini sbnernya cuma di tahap awal jadi katika udah jalan tidak perlu serepot ini lagi?
Martin S
@ Kurnia Aditya:
Rencana trading harus selalu kita perbaharui, tetapi untuk mindset dan tujuan trading tidak seharusnya berubah-ubah.
Wawan Teil
dari contoh jawaban disini koq sepertinya trader tu suda punya pengalaman dulu baru menetapkan tujuan? contohnya aja dia menggunakan sistem yg dibacktest selama 4 tahun. berarti tujuan trading ini baru disusun kalo suda menemukan sistem yg udah diuji? apakah ada contoh jawaban dari trader newbie yang bisa dijadiin contoh buat menjawab pertanyaan tentang tujuan trading ini? karna biasanya nih ya, trader baru belum dapat gambaran mau pasang berapa target keuntungan dan dalam jangka apa.. jadi perlu contoh yg aman dulu tentang mana yg bisa dipakai sama pemula.
Martin S
@Wawan Teil:
  • Sistem yang dibacktest dalam kurun waktu 4 tahun terakhir maksudnya menggunakan history data selama 4 tahun kebelakang, bukan nungguin selama 4 tahun.

  • Jawaban-jawaban tersebut biasanya memang baru bisa diberikan setelah trader newbie punya pengalaman trading paling tidak di akun demo, jadi dia tahu seperti apa trading itu, kira-kira cocok atau tidak dengan apa yang diinginkannya.