OctaFx

iklan

Membuat Sebuah Rencana Trading (5)

165950

Tak hanya sekedar dibuat dan menjadi angan-angan. Rencana trading juga harus dilakukan dengan baik.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Rutinitas trading
Mengerjakan sesuatu dengan rutin adalah sebuah cara untuk memperoleh kemajuan dan disiplin. Broker Anda biasanya memang memberikan statement hasil trading yang telah Anda lakukan dengan detail, namun Anda mesti juga melakukan evaluasi dengan memberi catatan pada tiap trade. Sebaiknya Anda membuat jurnal trading secara terpisah guna mengetahui tingkat kemajuannya. Dalam rutinitas trading Anda penting untuk melakukan evaluasi dari waktu ke waktu agar tidak mengulangi kesalahan yang mungkin telah Anda lakukan.

Membuat Sebuah Rencana Trading

Beberapa pertanyaan yang bisa membantu memotivasi rutinitas trading Anda adalah:
1. Apa rutinitas pekerjaan Anda selain trading?
2. Apakah Anda selalu mengevaluasi hasil trade terakhir?
3. Apa pertanyaan Anda terhadap hasil trade yang profit?
4. Apa pertanyaan Anda terhadap hasil trade yang loss?
5. Apa yang Anda janjikan terhadap diri sendiri?

Contoh-contoh jawaban:
Saya seorang trader full-time dan tidak ada pekerjaan rutin lainnya yang penting. Penghasilan saya sebagian besar bergantung pada hasil trading forex, oleh karena itu trading saya anggap sebagai pekerjaan rutin yang penting. Rutinitas saya adalah menganalisa pasar sesuai dengan rencana pada strategi trading, dan masuk pasar jika keadaan memungkinkan. Rencana saya melakukan trade antara 0 (tidak masuk pasar) hingga 4 trade per hari tergantung dari sinyal trading yang saya peroleh. Untuk entry saya melakukan analisa secara langsung (manual), sedang untuk exit saya lakukan dengan otomatis lewat script.

Saya meng-evaluasi hasil trading saya setiap hari untuk memastikan bahwa saya selalu mengikuti rencana dan strategi yang telah dibuat. Saya percaya bahwa dalam trading terjadi distribusi acak (random distribution) antara trade yang profit (winning trades) dan trade yang loss (losing trades), tidak peduli apapun strategi atau sistem trading yang digunakan, oleh karena itu ketika profit saya selalu menjaga agar tidak merasa over-confidence (rasa percaya diri yang berlebihan) sehingga menimbulkan euforia yang menyebabkan over-trading dengan entry diluar rencana.

Sebaliknya ketika loss saya menjaga agar tidak timbul emosi negatif atau takut untuk kembali entry. Saya lakukan evaluasi khusus untuk mengetahui pelajaran apa yang bisa diambil dari trade tersebut. Prinsip saya adalah bahwa eksekusi trade yang sesuai dengan rencana adalah jauh lebih penting dari hasil trading yang akan saya peroleh. Saya juga meng-evaluasi keadaan emosi sebelum masuk pasar, saya mesti tenang, tidak tegang dan benar-benar siap seperti layaknya seorang trader profesional.

Jika saya ternyata menyimpang dari rencana, saya tidak trading lagi pada hari berikutnya sampai mengetahui alasan kenapa saya trade diluar rencana. Saya tidak mempunyai target yang terlalu muluk dalam jangka pendek, melainkan hanya ingin trading yang benar-benar sesuai dengan rencana dan disiplin.

Kesimpulan
1. Rencanakan trade Anda dan trading-lah sesuai dengan rencana tersebut (plan your trade and trade your plan)
2. Jalankan rencana dan strategi Anda dengan konsisten
3. Tanpa rencana dan strategi trading yang selalu dievaluasi, Anda tidak akan pernah mengetahui kemajuan yang telah Anda capai.

(Selesai)

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Nurhadi Surya
contoh trader diatas termasuk yang psikologi tradingnya udah bagus, lha sudah jadi full time trader tapi masuk pasar tetep sesuai sinyal, & bukan termasuk yang suka entri bolak balik. padahal buat mereka yang suka ngerasa kurang sama profitnya suka overtrading karena pengen nambah untungnya itu
Andre Lucky
Gimana ya carax jadi trader yg udah mapan secara emosional?
Rahman
belajar dulu apa artinya mapan secara emosional. yang dibutuhkan di trading forex ini kan keseimbangan emosi yang bagus. tahap pertama lakukan dulu cara yang disarankan disini. tanyakan pada diri sendiri tentang hal2 diatas lalu pelajari apa sudah sesuai dengan yang semestinya diperlukan untuk jadi trader yang sudah mapan emosi tradingnya. dari situ bisa diketahui apa saja yang masih kurang dan bisa dibenahin. dilihat dari sisi manapun jadi trader yang baik itu pasti butuh proses. dalam prosesnya maklumi saja jika ada kesalahan dan kegagalan yang merugikan. kadang pelajaran paling bermanfaat justru munculnya dari situ
Martin S
@ Andre Lucky:
Untuk bisa mapan secara emosional Anda mesti berlatih mengendalikan emosi ketika trading, terutama emosi-emosi yang destruktif misalnya takut rugi,dan serakah. Selain itu Anda juga harus berlatih untuk menonjolkan emosi-emosi yang menguntungkan misalnya percaya pada sistem trading yang telah diuji dan selalu berpikir positif. Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca:
Sistem Manajemen Emosi
Kendalikan Emosi Dan Tetap Fokus Pada Pasar
A. Fitrianto
Nurhadi, Bener bro, Keputusan2 yg kayak gitu yg mestinya dihindari... bisa merusak sistim trading banget kalo mudah terpancing gitu. Tapi memang scr probabilitas agak kurang juga kalo full trader frekuensi tradingnya ndak terlalu maksimal. Kecuali kalo ukuran tradingnya sudah besar banget sih. Ndak heran kalo masuknya benar2 tunggu konfirmasi dari semua sinyal trading.
Martin S
@ A. Fitrianto:
Kalau memang ada sinyal yang probabilitasnya tinggi bisa entry, tetapi memang tidak bisa dipaksakan harus entry.
Frekuensi trading yang tinggi bukan berarti profit secara keseluruhan akan tinggi juga.
Untuk keterangan bisa baca: Frekuensi Trading Dalam Forex
Hendri.febrian
@ fitrianto nggak juga bang. aslinya probabilitas paling bagus justru munculnya jarang. sering - sering trade nggak berarti profitnya bakal lebih banyak. yang seperti itu justru rawan kena sinyal palsu. lebih sedikit trade bisa juga lebih bagus karena sekali masuk, di momen yang peluangnya besar jadi bisa ambil banyak profit dalam sekali trade itu.

alasan banyak trader pake lebih dari 1 indikator kan untuk cari konfirmasi, makin terkonfirmasi sinyal entry makin gede pula peluangnya. momen dimana sinyal indikator - indikator bisa saling mengkonfirmasi itu nggak sering terjadi. jelas ini sesuai sama kondisi sinyal bagus yang jarang muncul itu
Endra
entri mrkt kn plg baik didsrkn sm snyl trdng drpd bwt nmbh prft. kbnykn trdr yg brniat nmbh posisi bwt ningktn prft krg memprtmbngkn peluang2 untung rugi dn manajmn trdng.
Martin S
@ Endra:
Entry yang benar memang harus berdasarkan sinyal yg probabilitasnya tinggi dan tidak bisa dipaksakan.
Hari Santoso
Secara keseluruhan, trading mendapat banyak pengaruh dari faktor psikologis. Dari segi rutinitas yang perlu ditekankan adalah motivasi untuk melakukan entri tersebut, ditambah dengan evaluasi trading serta menjaga respon terhadap hasil trading. Tentu saja trader yang rutin melakukan entri posisi karena termotivasi oleh dorongan dar sinyal trading yang positif akan membawa hasil trading yang lebih konsisten dan reliable. Namun penambahan order bukannya tidak mungkin untuk dilakukan, terutama bagi trader yang menerapkan strategi hedging. Semua itu tetap kembali ke cara trading masing-masing trader.
Endra
yg perlu dijaga y ttp pnmbhn posisi itu didsrkn sm apa, apakh pd snyl dr analisa trdng atau skdr mmbls posisi yg loss itu. jstru akan lbh brbhy klo hedging dilakukan krn skdr ingn menambal loss dr order yg terfloatng tnp prhtngn yg matang cz rsknya bs bkn loss tmbh bnyk
Didik Cahyo
trading jangka pendek / jangka panjang bisa disesuaiin sama kesibukan aja gk? karena dri banyak review banyak sekali beda trading jangka pendek & panjang mulai dari tf, setting indikator smpe gaya trading. gw belum banyak tau bener ttg perbedaan 2 itu tapi amankah klo seumpama gw cuma menentukan mana jangka waktu trading yg mau gw pakai cuma dr kesibukan sj? dgn kesibukan gw yg sekarang sepertinya blm memungkinkan utk trading jangka pendek. klo nanti gw udah trading pake sistem jangka panjang apa nanti gaya trading bisa menyesuaikan?
Martin S
@ Didik Cahyo:
Memilih time frame trading tidak bisa berdasarkan karena kesibukan, tetapi harus berdasarkan pada gaya trading Anda yang sesungguhnya, Anda lebih cocok scalping, trading harian atau swing trading, tidak bisa dipaksakan. Kalau memang sibuk dan Anda cocok dengan scalping atau day trading, Anda bisa menggunakan EA (expert advisor) atau robot sehingga tidak harus sering-sering memonitor pergerakan harga.
Untuk keterangan bisa baca: Tiga Tipe Trader Dalam Pasar Forex
Triana Aja
to didik. coba kasih saran boleh ya hehe. menurut ane dilakukan sebisanya aja lagian trading bisa dipraktekan dulu diakun demo jadi bisa dicaritau apa model trading seperti begitu bisa diikuti dengan gaya tradingnya. memang antara trading short term dn long term biasanya ada perbedaan cukup mencolok dari kategori tradernya. short term biasanya lebih cocok buat trader agresif yang punya respon cepat dan tdak keberatan mengumpulkan profit kecil tiap posisi. smentara long term banyak dipake trader konservatif yang ingin lebih santai punya target profit besar dalam satu posisi tapi bisa punya scope analisa yang lebih luas dn mendalam.
Sandra P
ooo jadi proses trading tu sebetulnya bikin rencana -> jalankan dg konsisten -> bikin evaluasiĀ  . setelah dievaluasi apa biasanya tindak lanjutnya ? apa cukup dengan evaluasi lalu masuk lagi sesuai rencana ? apa ada perubahan yang perlu dilakukan terhadap rencana trading ? seandainya trading udah berjalan sesuai rencana, termasuk hasilnya yang udah tercapai sesuai range perkiraan, apa masih perlu melakukan evaluasi?
Martin S
@ Sandra P:
Dari evaluasi biasanya ada perubahan pada rencana trading, bisa berupa koreksi atau peningkatan target profit. Jika belum sesuai target perlu ada koreksi, dan jika sudah sesuai target bisa ditingkatkan hingga hasilnya maksimal. Biasanya evaluasi dilakukan terus menerus.