Membuat Sistem Trading Sendiri

Untuk membangun sebuah sistem trading yang baik memang butuh kesabaran. Akan tetapi jika sistem tersebut sudah terbangun dan berjalan dengan baik, ketekunan Anda akan terbayar.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Membuat sebuah sistem trading mungkin tidak terlalu sulit dan juga tidak lama. Yang lama adalah mengujinya dan melakukan perbaikan-perbaikan, sehingga sistem trading tersebut cukup handal dan sesuai untuk anda. Untuk membangun sebuah sistem trading yang baik memang butuh kesabaran, tidak cukup hanya sebulan atau dua bulan saja. Akan tetapi jika sistem tersebut sudah terbangun dan berjalan dengan baik, kesabaran dan ketekunan Anda akan terbayar dengan manis.

Membuat Sistem Trading

Ada banyak artikel yang menjual sistem, tapi kami belum melihat ada yang mengajarkan Anda cara menciptakan sistem sendiri. Artikel ini akan memandu Anda melalui langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengembangkan suatu sistem yang tepat. 

Untuk membangun sistem trading, berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan:

1. Buat Kerangka Waktu (Time Frame)
Beberapa hal yang perlu Anda putuskan untuk pertama kali adalah tipe trading apa yang ingin Anda jalani? Apakah Anda seorang day-trader (harian) atau swing-trader (mingguan)? Dengan mengetahui tipe trading yang Anda pilih, akan lebih mudah bagi Anda untuk menentukan kerangka waktu yang akan Anda gunakan dalam sistem trading.

2. Cari indikator untuk mengidentifikasi trend
Karena tujuan kita adalah mengidentifikasi suatu trend sedini mungkin, kita harus menggunakan indikator yang dapat memenuhi kebutuhan ini. Moving Averages adalah salah satu indikator populer yang banyak digunakan untuk mengenali suatu trend.

3. Cari indikator yang dapat mengkonfirmasi trend
Ada banyak indikator yang dapat digunakan untuk saat ini, antara lain: MACD (Moving Average Convergence Divergence), Stochastic, dan RSI. Coba indikator-indikator tersebut dan pilih indikator mana yang terbaik sesuai karakter Anda.

4. Tentukan resiko yang siap Anda ambil
Dalam membangun sistem trading, Anda perlu menentukan berapa besar risiko kerugian yang dapat Anda ambil untuk setiap transaksi. Serta berapa besar risiko kerugian maksimal yang siap Anda terima untuk satu hari.

5. Tentukan kapan masuk dan keluar dalam bertransaksi
Ada trader yang lebih suka melakukan transaksi seawal mungkin, misalnya saat sinyal trend terkonfirmasi. Ada juga yang lebih suka menunggu beberapa saat untuk memastikan trend secara manual. ada trader yang agresif dan ada yang lebih suka bermain aman. Ini semata-mata soal gaya trading dan tidak langsung berhubungan dengan jumlah profit yang mungkin diraih.

6. Coba Praktekkan
Poin terakhir ini membutuhkan disiplin dan kesabaran. Anda akan memerlukan waktu untuk beradaptasi dan menguasai sistem trading tersebut, terutama pada saat melakukan trading riil.

Setujukah Anda mengenai ulasan artikel di atas? Sampaikan pendapat Anda pada kotak post di bawah ini.

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.


Achmad Lapan
Klo sistem dijual tapi tidak diajarkan berarti itu diplotnya untuk ea dong? karena kalau secara manual meski tdk diajarkan dgn detail pasti ada settingan2 yg ditetapkan dn detail2 tertentu kn yg diberikan? Gw rasa meski cuma begitu itu sdh trmasuk sistem pengajaran..
Usman Bj
maaf tapi sepertinya saya tidak lihat ada hubungan antara keempat jenis sitem sebelumnya dengan langkah-langkah membangun sistem trading. semestinya supaya lebih jelas dijelaskan dulu tentang jenis2 sistem itu.

apa itu martingale, scalping, dsb. baru pada langkah2nya bisa diintegrasikan sama pemilihan jenis sistem. misal pada waktu memilih kerangka waktu, yang dipilih adalah day trading, berarti yang digunakan adalah sistem scalping.
maaf ini hanya saran saja
Yogi Erfiyan
@usman.
Yang bikin ane ndak ngerti, mestinya hedging dan martingale itu disebut sebagai cara / strategi trading.
Ane pikir cara cara trading itu ndak umum dilakukan secara berkala. Barangkali buat antisipasi loss atau pas lagi pengen ningkatin profit aja. Tapi kalau untuk masuk sistem ane kurang ngerti itu bisanya bagaimana
Usman Bj
saya rasa bisa saja, karena hedging dan martingale berhubungan dengan resiko. Jadi pada langkah keempat pada penjelasan di atas bisa ditentukan apakah ingin menggunakan hedging/martingale dan bagaimana pengaturan penggunaannya, atau hanya ingin mengatur resiko dengan rasio risk dan reward saja. ini yang membuat saya bingung karena tidak ada contoh yang menghubungkan makanya sulit melihat koneksinya. padahal semua sistem dan strategi itu berhubungan. jadi meskipun penjabaran jenis strateginya kurang lengkap paling tidak ada koneksi yang menjelaskan bagaimana jenis-jenis sistem itu bisa masuk saat kita menjalankan langkah-langkah untuk membangun strategi.
Ag_abraham
eits, itu gayatrading bisa jg loh menentukan rate profit yg bs dihasilkan..
apalg klo dicompare dr golongan trdr yg beda.
dr yg sma pun kdg beda. bs sama kn kalo kalkulasiny gg diambil d periode yg sm. krn yg konservatip bs profit 50% tp dlm jngk wktu setahun, sdngkn yg agresif bs profit 50% dlm wktu bbrp bulan aja. and ini blm perhitungin resikony jg loh..