Advertisement

iklan

Menakar Prospek Token Kripto Selebriti

Penulis

+ -

Apakah Anda ingin mencoba investasi token kripto keluaran selebriti? Tapi masih ragu-ragu akan prospeknya di masa depan? Artikel ini bisa menjawab pertanyaan Anda.

iklan

iklan

Sejalan dengan digitalisasi yang semakin maju dan berkembang di seluruh dunia, kehidupan dan aktivitas manusia pun ikut terpengaruh di dalamnya. Salah satunya dibuktikan dengan kehadiran token kripto.

Fenomena token kripto ini terjadi pada hampir seluruh lapisan masyarakat. Bukan hanya kelompok khusus yang tertarik dengan token kripto, tetapi juga telah menyebar pada kelompok lainnya.

Penyebab kehebohan token kripto tak lain tak dikarenakan bergabungnya para artis dan selebritis di dalamnya. Sebagai figur terkenal, keikutsertaan mereka dalam token kripto turut mempopulerkan fenomena tersebut.

Paris Hilton, Lindsay Lohan, Shawn Mendes, hingga Jay Chou dikabarkan sangat menikmati token kripto bahkan mengeluarkan token mereka sendiri. Demikian juga dengan sederet artis Tanah Air, mulai dari pasangan Anang Hermansyah-Ashanty, Wirda Mansyur, Angel Lelga, sampai Rezky dan Lesti Billar dikabarkan telah mengeluarkan token kriptonya masing-masing.

Lalu, apakah sebenarnya token kripto tersebut dan mengapa saat ini menjadi begitu fenomenal?

 

Apa Itu Token Kripto?

Perlu dicatat bahwa token kripto berbeda dengan koin kripto. Banyak orang mungkin masih keliru dengan menyamakan keduanya. Token kripto biasanya mewakili jenis utilitas atau aset tertentu, atau bahkan keduanya.

Token adalah sebuah akses dari aplikasi terdesentralisasi yang dibangun pada sistem blockchain. Meskipun memiliki nilai pasar, namun secara teknis, token bukanlah mata uang.

Umumnya token dibuat untuk digunakan pada aplikasi terdesentralisasi. Saat membuat token, developer dapat memutuskan jumlah unit yang dibuat dan ke mana token tersebut dikirim. Token kripto berfungsi sebagai aset digital.

Baca Juga: Apa Itu Tokenisasi Dalam Dunia Kripto?

Ketika membuat token, kreator harus membayarkan sejumlah aset kripto kepada blockchain yang digunakan. Misalnya saat menciptakan token di blockchain Ethereum, maka ia mesti membayarkan sejumlah ETH agar bisa dilakukan validasi.

Sementara itu, koin kripto adalah aset kripto yang memiliki blockchain sendiri. Koin kripto adalah mata uang kripto yang dibuat menggunakan teknik enkripsi sehingga mampu disimpan dalam jangka waktu lama.

Koin kripto sendiri banyak jenisnya. Contoh yang sangat terkenal misalnya Bitcoin yang memiliki blockchain sendiri. Blockchain berfungsi menjamin transparansi dan mengurangi risiko pencurian atau penipuan aset digital.
Secara ringkas, perbedaan token dan koin bisa dilihat pada tabel berikut ini:

token vs koin

Token juga terdiri atas beberapa jenis, yaitu:

  • Security Token
    Token digital yang seperti sekuritas dari Old Financial system (OldFi) yang mewakili saham perusahaan yang berbasis blockchain.
  • Utility Token
    Token yang digunakan untuk mengakses produk atau layanan tertentu.
  • Token Aset
    Token yang didukung oleh aset nyata seperti emas atau properti.
  • Stablecoin
    Token yang mewakili mata uang fiat, seperti Dolar AS atau Euro.
  • Non-fungible Token (NFT)
    NFT mewakili hal-hal yang unik atau collectible item seperti karya seni, koleksi kartu, atau benda antik.

Setelah mengetahui jenis-jenis token kripto, kita juga perlu mengetahui token kripto manakah yang bisa disebut sebagai token kripto terbaik. Beberapa di antaranya ialah:

 

1. USD Tether (USDT)

USDT dibuat untuk mematok nilai pasar aset kripto terhadap mata uang fiat demi mengurangi volatilitas. Cryptocurrency memiliki tingkat volatilitas yang tinggi dan pergerakan naik turun harga yang signifikan sehingga dengan adanya USDT dan stablecoin, fluktuasi harga bisa terjaga.

Akibatnya, harga USDT sangat berkaitan dengan harga dolar AS. Oleh karena itu, USDT adalah pilihan yang sangat tepat bagi pemula yang baru masuk ke dunia aset kripto. Pergerakan harga yang relatif stabil sangat membantu para pemula untuk terhindar dari kerugian besar.

 

2. USD Coin (USDC)

USDC adalah stablecoin yang nilainya mengacu pada Dolar AS dengan perbandingan 1:1. USDC diluncurkan secara terbatas pada September 2018, dan dikeluarkan oleh lembaga keuangan yang teregulasi.

USDC memberikan keamanan bagi para trader aset kripto pada saat terjadi volatilitas. USDC juga bisa digunakan untuk menerima pembayaran dalam aset kripto. USDC dibuat dengan tujuan membangun ekosistem yang dapat digunakan oleh berbagai platform exchange, crypto wallet, dan aplikasi yang bersifat terdesentralisasi.

 

3. Shiba Inu (SHIB)

SHIB lahir pada Agustus 2020, dan meskipun masih baru namun meme token ini dengan cepat menjadi terkenal karena dipopulerkan oleh figur ternama seperti Elon Musk.

Baca Juga: Koin Meme Paling Potensial Di Tahun 2022

 

4.  Chainlink (LINK)

LINK merupakan penyedia jaringan informasi dari dunia luar kepada jaringan blockchain. Sejak kemunculannya pada 2017, ia telah berperan sebagai alat pembayaran yang dapat membantu menjalankan node dalam smart contract platform Chainlink.

 

5. Uniswap (UNI)

Uniswap adalah protokol trading terdesentralisasi yang populer. Ia dikenal karena perannya dalam memfasilitasi trading otomatis bagi token decentralized finance (DeFi). Jaringan Uniswap hadir dengan tujuan untuk menjaga trading token tetap otomatis dan sepenuhnya terbuka bagi para pemegang token.

Pada September 2020, Uniswap membuat tokennya sendiri, yaitu UNI. Hal tersebut meningkatkan potensi profitabilitas dan kemampuan bagi penggunanya.

 

Bagaimana Token Kripto Bekerja?

Cryptocurrency atau mata uang virtual didenominasikan ke dalam token ini, yang berada di blockchain mereka sendiri. Blockchain adalah database khusus yang menyimpan informasi dalam blok yang kemudian dirantai atau dihubungkan bersama. Ini berarti bahwa token kripto, yang juga disebut aset kripto, mewakili unit nilai tertentu.

Kripto mengacu pada berbagai algoritma enkripsi dan teknik kriptografi yang melindungi entri ini, seperti enkripsi kurva elips, pasangan public-private key, dan fungsi hashing. Cryptocurrency adalah sistem yang memungkinkan pembayaran aman secara online yang didenominasi dalam token virtual. Token ini diwakili oleh entri buku besar internal ke sistem.

Aset kripto ini sering berfungsi sebagai unit transaksi pada blockchain yang dibuat menggunakan template standar, yang memungkinkan pengguna untuk membuat token. Blockchain tersebut bekerja pada kode pintar atau aplikasi terdesentralisasi yang dapat diprogram dan dijalankan sendiri digunakan untuk memproses dan mengelola berbagai transaksi yang terjadi di blockchain.

 

Keuntungan Investasi Kripto

Daya tarik dari aset kripto sendiri terutama muncul akibat adanya keuntungan-keuntungan yang ditawarkan. Beberapa keuntungan yang diberikan oleh investasi aset kripto antara lain adalah:

 

1. Harga Yang Terus Meningkat

Investasi aset kripto dilakukan demi menghasilkan keuntungan jangka panjang. Ini merupakan keuntungan yang paling dipertimbangkan dalam melakukan investasi aset kripto, apalagi dengan melihat harganya yang terus mengalami peningkatan.

Pasar aset kripto sendiri telah meningkat sangat fantastis selama satu dekade terakhir, hingga mencapai hampir 2 triliun dolar AS.

 

2. Solusi Bagi Layanan Keuangan Konvensional

Layanan keuangan konvensional yang tersentralisasi menunjukkan adanya perantara terpusat. Sistem tersebut seringkali juga memberikan beberapa masalah. Hal tersebutlah yang ingin dihilangkan melalui aset kripto.

Aset kripto menghadirkan sistem terdesentralisasi, sehingga tidak membutuhkan perantara terpusat layaknya bank dan lembaga moneter untuk menegakkan kepercayaan dan transaksi antara dua pihak.

 

3. Proses Transfer Cepat dan Mudah

Sistem yang terdesentralisasi tersebut juga mengakibatkan proses transfer dana secara langsung antara dua pihak menjadi lebih mudah dan cepat. Transfer dapat dilakukan tanpa adanya pihak ketiga misalnya bank atau perusahaan kartu kredit.

Transfer tersebut dijamin oleh public key dan private key serta berbagai bentuk sistem insentif misalnya Proof-of-Work atau Proof-of-Stake.

 

Laris Manis Token Kripto Selebritis

Beberapa keuntungan aset kripto tersebut lantas menyebabkan jual beli dan investasi token kripto menjadi kian populer. Hal ini juga membuat beberapa selebriti/artis Indonesia tertarik untuk terjun ke dalamnya.

Token para artis juga menjadi sangat populer karena dinilai punya prospek yang bagus di masa depan. Para artis tersebut mampu menjual karya seni misalnya lagu, konten hiburan, hingga konser yang membuat koin mereka menarik dikoleksi.

Selain itu, harga token para artis tersebut juga dijual relatif murah, sehingga di masa depan karya-karya mereka juga bisa dibeli di pasar kripto oleh siapapun. Beberapa selebriti Indonesia yang telah meluncurkan token kriptonya sendiri, antara lain adalah:

 

1. ASIX Coin

ASIX Coin diluncurkan oleh pasangan selebritis Anang Hermansyah dan Ashanty. Mereka juga adalah selebritis Indonesia pertama yang membuat token kripto artis di Indonesia. ASIX Coin menggunakan jaringan Binance Smart Chain. Di fase private sale awal 2022 lalu, hampir seluruh token ASIX yang tersedia berhasil terjual hanya dalam kurun waktu kurang dari satu menit.

asix

ASIX juga sempat sangat populer di Indonesia akibat pernyataan dari Bappebti yang pernah melarangnya diperdagangkan. Penyebabnya ialah karena belum termasuk ke dalam 229 aset kripto yang boleh diperdagangkan dalam transaksi aset kripto di Indonesia sesuai Peraturan Bappebti Nomor 7 tahun 2020. Namun setelahnya Bappebti juga menjelaskan bahwa jika sudah terdaftar maka ASIX Coin layak dijual dan dijadikan alat investasi.

 

2. LESLAR Coin

Pasangan selebriti lainnya yang meluncurkan token kripto adalah Rizky Billar dan sang istri Lesti Kejora. Token kripto pasangan ini diberi nama LESLAR Coin. LESLAR Coin merupakan bagian dari proyek kripto besar mereka, Leslar Metaverse.

leslar

Banyaknya penggemar pasangan artis ini turut membantu penjualannya. Pada saat private sale, LESLAR Coin berhasil terjual sebanyak 555 BNB hanya dalam kurun waktu 30 detik.

 

3. I-Coin

Dikenalkan pada Februari 2022, token I-Coin adalah salah satu aset kripto cukup populer di Indonesia. I-Coin diciptakan oleh Wirda Mansur. Wirda Mansur sendiri merupakan putri Yusuf Mansur, salah satu tokoh agama yang populer di kalangan masyarakat. Produk-produk yang diciptakan I-Coin adalah ILAND metaverse, IBW Gameplay, dan I-MARKET yaitu sebuah NFT marketplace.

icoin

 

4. Angel Token

Artis lain yang juga memiliki token kripto adalah Angel Lelga. Pada saat presale 28 Februari 2022 lalu, token yang diberi nama Angel Token ini berhasil terjual sebanyak 300 BNB hanya dalam 60 detik.

angel token

 

Waspada Sebelum Berinvestasi Kripto

Investor harus benar-benar mengeksplorasi tentang aset kripto, dan beberapa hal ini bisa dijadikan penduan dalam berliterasi investasi aset kripto:

 

1. Apa Alasan Utama Berinvestasi?

Ini merupakan pertanyaan paling penting dan paling mendasar. Investor harus tahu alasan utama mereka ingin berinvestasi pada aset kripto. Maka jika alasan berinvestasi aset kripto memiliki dasar yang matang dan kuat, harapannya tentu saja para investor nantinya tidak berinvestasi hanya karena mengikuti tren yang ada saat ini.

Baca Juga: Strategi Investasi Aman Pada Teknologi Blockhain

 

2. Bagaimana Cara Kerja Industri Kripto?

Sebelum terjun ke dalam investasi aset kripto, investor juga harus punya pemahaman yang luas dan mendalam tentang cara kerja dunia cryptocurrency. Pelajari dengan saksama berbagai aset kripto yang ditawarkan. Ingat, terdapat begitu banyak koin dan token berbeda sehingga penting sekali untuk mengetahui cara kerjanya atau pun membandingkannya dengan yang sudah sangat populer semisal Bitcoin dan Ethereum.

 

3. Bagaimana Whitepaper Aset Kripto Tersebut?

Sebelum berinvestasi di aset kripto, investor juga harus mempelajari whitepaper proyek kripto tersebut. Harus diingat bahwa masing-masing proyek kripto tentu saja harus memiliki whitepaper yang mudah diakses. Whitepaper harus berisikan secara detail tentang siapa, apa, kapan, dan mengapa dari proyek kripto tersebut.

Baca Juga: Memahami Seluk-Beluk Whitepaper Bitcoin

 

4. Kapan Timing Yang Tepat Dalam Berinvestasi?

Seperti trading Bitcoin, investor juga harus tahu dan menentukan dengan tepat waktu untuk berinvestasi pada koin artis. Ingatlah bahwa aset kripto sangat fluktuatif dan bergerak dengan cepat, sehingga investor juga harus pandai dalam menentukan timing yang pas guna melakukan investasi.

 

Kesimpulan

Namun, terlepas dari keuntungan-keuntungan yang ditawarkan, serta mulai maraknya selebritis yang meluncurkan token kripto, ada beberapa hal penting yang harus diingat oleh para investor. Yang paling utama ialah bahwa aset kripto memiliki sifat volatilitas dan ketidakpastian. Meskipun ada cara-cara untuk meminimalisir risiko volatilitas, Anda wajib berhati-hati dan paham betul tentang prospek suatu koin artis dan bukan semata-mata ikut-ikutan tren.

 

Apapun jenis koin yang menjadi objek investasi, pastikan sudah mempelajari seluk beluk koin atau token pilihan Anda karena tingginya tingkat risiko investasi kripto. Untuk mencegah hal buruk terjadi, artikel berjudul Penjelasan Tentang Investasi Cryptocurrency (Mata Uang Kripto) dapat penjadi pengantar Anda memasuki dunia investasi kripto.

297767
Penulis

Memiliki latar belakang sarjana Ilmu Hubungan Internasional, namun kemudian masuk ke dalam bidang jurnalistik sejak 2017. Pernah bekerja sebagai jurnalis di desk humaniora, olahraga, dan ekonomi pada salah satu surat kabar nasional. Saat ini tengah menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Indonesia sembari bekerja sebagai freelancer penulis berita, artikel, maupun konten. Mulai tertarik dan mendalami dunia trading dan investasi sejak 2021.