Menentukan Support Dan Resistance Dengan Price Action (2)

114425

Artikel ini akan mengulas lebih banyak contoh penentuan support resistance berdasarkan price action. Pelajaran apa saja yang bisa diambil?

acy

iklan

FirewoodFX

iklan

Saat menarik garis support atau resistance, dianjurkan untuk menentukan level-level kunci (key levels) pada jangka yang lebih panjang terlebih dahulu sebelum membuat plot pada jangka pendek. Support dan resistance jangka panjang akan lebih signifikan, apalagi jika telah diuji beberapa kali. Level-level kunci jangka panjang bisa dilihat dari chart weekly atau daily, tetapi dengan melihat pengaruhnya pada 3-6 bulan ke belakang. Sedangkan untuk level support dan resistance jangka pendek bisa ditentukan dengan melihat pada chart 4-hour yang masih berpengaruh pada chart daily-nya.

 

Contoh 2: GBP/USD

Menentukan Support Dan Resistance Dengan Price

Telah disebutkan sebelumnya, support atau resistance bisa berupa daerah atau zona (zones) seperti pada chart GBP/USD di atas. Dalam hal ini, zona resistance kunci berada pada area 1.6270-1.6310. Jelas tampak bahwa level 1.6270 adalah resistance yang cukup kuat pada periode waktu tersebut (telah disentuh 3 kali), sedangkan bar untuk level 1.6310 yang menembus 1.6270 berada di antara 3 bar yang menyentuh 1.6270, dan menjadi level tertinggi. Karena jaraknya yang tidak terlalu jauh (40 pip), maka bisa dianggap sebagai sebuah area untuk menunjukkan resistance pada periode waktu tersebut.

Seperti pada gambar contoh di atas, level support kunci atau resistance kunci pada umumnya adalah level harga yang telah diuji atau mengalami penolakan (rejection) beberapa kali hingga reaksi pasar terhadap level-level tersebut sangat kuat. Sebaliknya, support atau resistance jangka pendek cenderung mudah ditembus dan kurang teruji.



Contoh 3: AUD/USD

Menentukan Support Dan Resistance Dengan Price

Pada contoh di atas, AUD/USD bergerak dalam range yang cukup lebar antara 1.0612 dan 1.0175. Level 1.0612 dianggap sebagai level resistance kunci, karena pada level tersebut terjadi pembalikan (reversal) pergerakan harga, dan pada periode yang cukup panjang (Maret-Oktober 2012) telah diuji 3 kali, demikian juga level 1.0175 yang telah diuji 4 kali selama periode waktu Juli-Oktober 2012. Level resistance jangka pendek 1.0140 juga signifikan, tetapi tidak sekuat 2 level yang disebut terdahulu. Periode waktunya relatif pendek dan cenderung mudah ditembus.

 

Contoh 4: USD/JPY

Menentukan Support Dan Resistance Dengan Price

Pada chart USD/JPY di atas, ada 3 level support kunci dan 1 resistance kunci. Setiap level diikuti oleh pembalikan (reversal) pergerakan harga yang signifikan hingga tidak tampak level jangka pendek untuk di-plot. Pada periode waktu tersebut, USD/JPY cenderung sering menembus level yang lebih tinggi (break high). Walaupun saat level ini dibuat harga telah mendekati level resistance kunci 80.37, dari formasi pin bar pada setup price action-nya masih sangat mungkin untuk break high ke level yang lebih tinggi lagi.

Pada contoh di atas tampak pula bahwa level-level kunci tersebut tidak harus tepat pada harga yang dimaksud, tetapi lebih sering melewati ekor dan body candlestick-nya seperti pada level 78.79 diatas. Support dan resistance adalah level-level referensi yang relatif, tidak mesti persis pada suatu harga tertentu kecuali level psikologis atau angka bulat. Jika setiap kali Anda paksakan untuk menarik support dan resistance pada angka yang tepat, maka penampilan chart trading Anda akan terkesan rumit serta sulit membaca level mana yang signifikan. Level-level kunci biasanya ditentukan dari setup price action yang terjadi pada pergerakan harga sebelumnya.

 

Selain pada pasangan mata uang, support resistance berdasarkan price action juga bisa diterapkan pada instrumen lain seperti emas, indeks saham, dan minyak mentah. Pembahasan mengenai aplikasi support resistance pada chart selain pair forex bisa ditemukan dalam artikel bagian 4.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.