Mengatur Waktu Trading Binary Options

Ada 3 jenis pemilihan waktu yang dapat menentukan keberhasilan Anda di binary options, yaitu pemilihan waktu trading, time frame, serta saat-saat trading yang kurang tepat. Simak info selengkapnya si sini

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Untuk memastikan keberhasilan trading di binary options, penyesuaian waktu tidak hanya terfokus pada pengaturan expiry time saja. Ada 3 jenis pemilihan waktu yang dapat menentukan keberhasilan Anda dalam bertrading binary options, yaitu pemilihan waktu trading, time frame, dan juga saat-saat trading yang kurang tepat.

Mengatur Waktu Trading Binary Options

Persoalan di atas mungkin bisa dikesampingkan dengan jawaban-jawaban umum seperti mengambil sesi pasar teraktif untuk waktu trading, memilih time frame sesuai dengan jangka waktu trading, dan memilih waktu trading yang kurang aktif sebagai saat trading yang kurang tepat. Ketiga jawaban tersebut memang tidak salah, tapi ada baiknya jika Anda mencermati permasalahan ini lebih jauh untuk bisa menemukan rencana trading binary options yang paling tepat. Sebagai contoh, saat mengambil sesi market yang paling aktif untuk waktu trading, market mana yang dimaksudkan? Apakah setiap pasar dari instrumen binary options memiliki waktu aktif yang sama? Lalu untuk pemilihan time frame, cukupkah hanya dengan mengidentifikasinya sesuai jangka waktu trading? Selanjutnya, kapankah pasar instrumen dapat dikatakan kurang aktif? Permasalahan-permasalahan tersebut akan kita uraikan dalam pembahasan lebih lanjut tentang bagaimana cara mengatur waktu untuk trading binary options berikut ini.

Mencari Waktu Trading Yang Tepat

Sebagai salah satu sistem trading online yang menyediakan akses ke berbagai jenis instrumen, binary options memungkinkan Anda untuk bertrading dengan instrumen finansial apapun, kapanpun dan dimanapun Anda berada. Namun, tidak semua instrumen memiliki tingkat likuiditas dan volatilitas yang sama. Tiap-tiap instrumen memiliki waktu buka yang berbeda-beda. Sebagai contoh, pasar forex tersedia dalam 24 jam sehari dari Senin hingga Jumat, sedangkan pasar saham hanya dibuka pada jam-jam kerja saja. Tidak hanya itu, Anda juga perlu menyesuaikan jenis instrumen yang Anda perdagangkan, seperti halnya pair USD/JPY yang bergerak cukup signifikan di sesi Tokyo dan kembali aktif di sesi New York, atau instrumen saham dari pasar AS yang waktu tradingnya dibuka hanya pada jam kerja AS saja.

Anda akan lebih leluasa dalam menentukan jenis instrumen yang sesuai dengan gaya trading apabila Anda memiliki waktu trading yang tidak terbatas. Sebaliknya, jika waktu trading harus disesuaikan oleh kesibukan Anda, maka carilah instrumen trading terbaik pada waktu-waktu yang Anda luangkan untuk bertrading. Misalnya, Anda memiliki waktu trading pada jam 19.00 - 21.00 setiap harinya. Dari pasar forex, Anda dapat memilih pair-pair USD karena sesi New York yang baru dibuka pada pukul 19.00. Akan tetapi, bukan berarti waktu yang terbatas dapat mempersempit peluang Anda untuk bertrading dengan instrumen yang diinginkan. Ada banyak pilihan instrumen yang dapat diperdagangkan dalam satu periode waktu.

  • Waktu Trading Forex

Pasar forex merupakan pasar finansial dengan likuiditas tertinggi. Anda dapat bertrading selama 24 jam sehari mulai dari Senin hingga Jumat. Anda hanya perlu memilih pair yang tepat untuk bisa memanfaatkan fluktuasi harga di setiap sesi. Misalnya saja, Anda dapat bertrading dengan pair-pair JPY, AUD, atau NZD di sesi Asia, sementara pair dengan mata uang EUR atau GBP dapat Anda manfaatkan di sesi London.

Sesi Trading Waktu Trading (GMT) Waktu Trading (GMT+7)
Sesi Sidney 10:00 PM - 7:00 AM 4:00 Pagi - 12:00 Siang
Sesi Tokyo 11:00 PM - 8:00 AM 6:00 Pagi - 2:00 Siang
Sesi London 7:00 AM - 4:00 PM 2:00 Siang - 10:00 Malam
Sesi New York 12:00 PM - 9:00 PM 7:00 Malam - 3:00 Pagi


Sesi New York merupakan waktu trading paling aktif, karena hampir semua pair yang diperdagangkan menggunakan USD sebagai mata uang pembandingnya. Overlap antar Sesi New York dan London merupakan waktu trading yang paling ramai, karena banyaknya data-data fundamental dari Eropa dan AS yang dirilis. Fluktuasi harga dapat meningkat secara signifikan, dan trader dengan posisi option yang tepat dapat memanen banyak profit dalam waktu singkat. Sebaliknya, trader dengan persiapan yang kurang matang dapat beresiko kehilangan banyak kapital tradingnya karena pergerakan pasar yang terlalu cepat. Adanya karakteristik yang demikian dapat memberikan pilihan bagi trader yang suka mengambil resiko untuk bertrading di sesi pasar yang aktif, namun bisa juga memberi kesempatan untuk trader yang kurang suka mengambil resiko untuk masuk di sesi trading yang cenderung sepi.

  • Waktu Trading Saham dan Indeks Saham

Saat memilih instrumen saham ataupun indeks saham, Anda juga perlu memahami waktu buka pasar saham yang Anda perdagangkan. Biasanya, yang paling penting untuk diamati adalah jam kerja AS dan Eropa. Hal ini disebabkan oleh banyaknya instrumen saham yang berasal dari kedua area tersebut dalam pilihan aset trading di broker-broker binary options. Karena banyaknya jenis saham yang tersedia, Anda dapat menggolongkan tiap-tiap instrumen saham berdasarkan indeks saham yang menaunginya. Berikut ini adalah daftar jam buka pasar saham di wilayah AS dan Eropa.

Indeks Saham
Waktu Trading (GMT) Waktu Trading (GMT+7)
Dow Jones, Nasdaq, S&P500 (AS) 1:30 PM – 7:30 PM 8:30 Malam - 2:30 Pagi
London FTSE100 (Inggris) 7:00 AM – 3:00 PM 2:00 Siang - 10:00 Malam
Xetra DAX (Jerman) 7:00 AM – 3:00 PM 2:00 Siang - 10:00 Malam
Nikkei 225 (Jepang) 11:30 PM – 6:30 AM 6:30 Pagi - 1:30 Siang


Waktu trading paling efektif adalah saat pasar baru dibuka dan ketika pasar akan ditutup. 90 menit pertama dari pembukaan pasar saham adalah waktu teraktif dimana volume trading sedang berada di tingkat tertingginya. Akan tetapi, banyak broker yang membatasi akses trading di jam-jam pertama pembukaan pasar saham. Padahal, fluktuasi harga bisa turun drastis 3 jam setelah dibuka, karena keterlibatan pemain besar yang menjadi sangat berpengaruh akibat rendahnya volume trading. Untuk itu, Anda disarankan untuk mencari informasi mengenai waktu trading yang tersedia untuk instrumen saham dari broker binary options Anda. Apabila broker membatasi waktu trading di jam-jam pertama pembukaan pasar saham, pastikan jika Anda tidak bertrading di saat volume trading telah mengalami penurunan.

  • Waktu Trading Komoditas

Terdapat beberapa waktu khusus yang perlu diperhatikan untuk tiap-tiap jenis komoditas yang bisa ditradingkan, diantaranya adalah:

Komoditas Waktu Trading (EST) Waktu Trading (GMT+7)
NYMEX.CL (Crude Oil) 9:00 AM - 2:30 PM 9:00 Malam - 2:30 Pagi
Silver 8:25 AM - 5:15 PM 8:25 Malam - 5:15 Pagi
Natural gas 9:30 AM - 5:15 PM 9:30 Malam - 5:15 Pagi
Gold 8:20 AM - 5:15 PM 8:20 Malam - 5:15 Pagi
Corn 9:30 AM - 1:15 PM 9:30 Malam - 1:15 Pagi


Anda juga bisa memperhitungkan rilis berita ekonomi untuk menganalisa pergerakan harga di pasar komoditas. Umumnya, harga komoditas juga terkena pengaruh di waktu yang sama dengan rilis data fundamental yang berefek pada nilai mata uang tertentu. Hal ini karena harga komoditas memang berkaitan erat dengan nilai mata uang, terutama yang berasal dari negara pengekspor atau pengimpor terbesar. Mempelajari keterkaitan antara harga komoditas dengan nilai mata uang akan membantu meningkatkan kemampuan strategi trading Anda, terutama untuk strategi knock-on effect yang memang mengandalkan analisa intermarket di pasar finansial.


Mencari Time Frame Yang Tepat

Bagi trader teknikal, penentuan time frame adalah salah satu langkah terpenting yang dapat mendukung strategi trading mereka. Sekilas, penggunaan jenis time frame bisa cukup disesuaikan dengan jangka waktu trading, seperti time frame menitan hingga hourly untuk trader jangka pendek dan time frame harian sampai bulanan untuk trader jangka panjang.

Akan tetapi, dalam ulasan di beberapa strategi trading selalu disarankan untuk tidak hanya mengandalkan analisa harga di satu time frame saja. Trader jangka pendek tetap perlu menganalisa time frame yang lebih tinggi untuk dapat mengetahui arah tren secara keseluruhan, sementara trader jangka panjang kadang perlu menengok time frame yang lebih rendah untuk mencari posisi entry yang tepat. Lalu, time frame mana sajakah yang bisa Anda gunakan untuk mendukung sistem trading Anda?

Time frame mana yang paling tepat
Dalam proses pemilihan time frame, ada sebuah aturan yang dinamakan dengan "The Rule of Four", yaitu kebijakan trader dalam membagi dan mengalikan time frame utamanya dengan angka 4. Katakanlah Anda memilih chart H1 sebagai time frame utama yang biasa Anda amati untuk menganalisa pergerakan harga, time frame tersebut dapat menjadi chart utama untuk menetapkan waktu expiry time. Di sini, Anda masih perlu menetapkan time frame jangka panjang yang berfungsi sebagai penunjuk tren, dan time frame jangka pendek yang berguna untuk mencari posisi entry.  Penghitungan "The Rule of Four" diterapkan pada time frame utama H1, yang jika diuraikan akan menunjukkan kalkulasi seperti ini:

  • Time frame jangka menengah: 60 menit (H1)
  • Time frame jangka pendek: 60 : 4 = 15 (M15)
  • Time frame jangka panjang: 60 x 15 = 240 (H4)

Dengan demikian, jika Anda bertrading dengan time frame utama H1, maka Anda dapat melakukan analisa jangka panjang pada time frame H4 dan mencari posisi entry di time frame M15.

 

Menghindari Waktu Trading Yang Kurang Menguntungkan

Trading di binary options bisa dilakukan dengan mengikuti sesi teraktif dari masing-masing instrumen yang dipilih. Secara umum, pergerakan pasar yang kurang likuid di hari libur atau akhir pekan dapat memberikan peluang trading yang terbatas. Sehingga, selain mempertimbangkan waktu aktif market di hari-hari biasa, Anda juga sebaiknya mengurangi aktivitas trading di akhir pekan atau hari libur. Akan tetapi, ada beberapa broker binary options yang menawarkan trading akhir pekan dengan persentase profit hingga ratusan persen. Metode ini bisa membawa keuntungan jika bisa Anda manfaatkan dengan baik. Hal ini dikarenakan, mampu memaksimalkan minimnya peluang trading di tengah sepinya kegiatan trading dan volatilitas yang rendah dapat menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi trader berpengalaman yang memiliki strategi khusus untuk bertrading di pasar yang sepi.

Waktu trading binary options yang kurang dianjurkan
Selain hari libur dan akhir pekan, waktu trading yang kurang baik juga diasumsikan sebagai periode dimana Anda menempatkan option di luar rencana trading. Apabila Anda sudah memiliki perencanaan yang telah teruji dan bisa membawa hasil yang konsisten, akan lebih baik jika Anda tetap berada di jalur yang telah Anda tetapkan sendiri. Menempatkan option di saat-saat yang tidak biasa cenderung mudah terpengaruh oleh emosi trading, seperti keinginan untuk meraup profit di saat ada rilis berita fundamental tertentu, atau sekedar berniat untuk menutupi kerugian dengan menambah option lagi dan lagi. Untuk mencegah terjadinya hal-hal seperti ini, Anda perlu mengelola waktu trading Anda dengan lebih teratur. Pastikan juntuk tidak membuka option di luar jam-jam trading Anda, dan gunakan waktu sesudahnya untuk mengevaluasi trading option yang telah Anda tempatkan.

Kesimpulan

Memiliki pengaturan waktu yang tepat untuk ketiga aspek di atas akan bermanfaat untuk membantu mengelola sistem trading binary options Anda. Waktu trading dapat Anda sesuaikan dengan sesi trading yang paling menjanjikan untuk volatilitas dari instrumen trading Anda. Time frame trading mulanya diambil dari jangka waktu trading Anda, dan kemudian bisa dihitung dengan rumus "The Rule of Four" untuk mendapatkan rekomendasi time frame yang tepat untuk dapat melengkapi analisa trading Anda. Sementara itu, Anda perlu membatasi kegiatan trading binary options di waktu libur pasar finansial sperti hari libur dan akhir pekan. Yang paling penting adalah, pergunakan rencana trading Anda dengan semestinya, dan usahakan untuk tidak menempatkan option tanpa perhitungan dan tujuan yang pasti.

Alumni Sastra Inggris Universitas Negeri Surabaya yang sekarang menjadi pengisi konten artikel di seputarforex.com. Aktif menulis tentang informasi umum mengenai forex, juga terinspirasi untuk mengulas profil dan kisah sukses trader wanita.


Budi Suryono
Melihat posisi close binary yg diambil dari waktu expiry, memang paling penting tahu kapan waktu trading yg bagus. Barangkali bs dibantu dgn cara analisa yg bisa merkirakan lama pergerakan harga disatu arah. Klo di forex ada momentum yg mengukur kekuatan trend, apa ini bisa dijadikan dasar untuk strategi binary juga?
Rian
mestinya bs bro, klo kt ngikut trend, mk makin bsr momentum mkn bsr pula kekuatan tren. prgrkn harga yg bsr di 1 tren mstinya juga membuat hrg itu ada ditren yg sm dlm waktu lama. artiny kl kt gunakan strategi momentum dlm binary mnentukan expiry bs lebih leluasa.
Albi Hasana
apapun waktux jelas yang penting kita trading mesti sesuai sm yang direncanakan. jgn terlalu sering masuk d waktu2 yg nggak seharusx. krn emg betul. tiap sesi trading ada peluangx masing2 utk tiap strategi, jd kalo kt nyari peluang strategi breakout di jam asia, jls salah dn nggak bakal profitable tradingx.
Mr Karta
Ada yang mengatakan binary options ini sebetulnya lebih menekankan di trading jangka pendek. Super pendek malah kalau bisa dibilang, karena sangat memfasilitasi trading menitan bahkan dalam detik.

Awalnya ini sy pikir adalah fitur tambahan, tapi rupanya justru expiry jangka panjang lah yang menjadi tambahan di binary. Dasarnya trading binary options memang sangat mempermudah trader-trader yang mau trading kilat, bahkan dalam waktu satu menit atau bahkan 10 detik pun bisa langsung keluar posisi.
Maman Gunawan
nice.... inila knp bo sgt sgt sgt spekulatif dibanding forex biasa... klo g hati2 bs terjerumus sm cr trading asal main.... tnp mnghiraukan strategi n analisa... utk itu lbh baik trdng bo mngkn jgn terlalu sering main d expiry 60detik kebawah.
Gilman
kalo gue liat si sebenernya bisa dibuat simpel aja.
pilih expiry sesuaikan sama jangka waktu trading kita waktu main di forex (kalo sebelumnya uda pernah main forex)

yg jangka pendek mungkin bisa ambil yang menitan ato hourly, jangka menengah lebih tinggi lagi, seterusnya buat yg jangka panjang. juga gue setuju kalo trading dibawah 1 menit lebih beresiko, lah tf yg kita pake aja paling minim 1m, darimana kita bisa dapet analisa yg tepat buat trading 10 detik ??