Advertisement

iklan

Mengenal Broker Bandar (Dealing Desk) Dan Non-Bandar (Non-Dealing Desk/NDD)

Penulis

+ -

Apa artinya broker bandar (Dealing Desk)? Bagaimana pula itu broker non-bandar (NDD)? Simak dan pahami pengertian masing-masing di sini.

iklan

iklan

Apa artinya broker bandar? ini berarti bahwa mereka dalam posisi melawan trading Anda, kalau Anda loss maka mereka akan mendapatkan income. Anda loss $1000 maka Broker Bandar akan mendapatkan income $1000. Ini adalah cara kerja Broker Bandar. Namun, ada juga jenis broker forex selain Bandar.

broker bandar

 

Ciri-ciri Broker Bandar (Dealing Desk/DD)

Ciri-ciri Broker Bandar paling mudah dikenali dengan karakter berikut ini:

  • Broker Bandar umumnya menetapkan banyak aturan trading (trading terms and conditions) yang berbelit-belit. Karena unsur konflik kepentingan antara broker dan klien sangat tinggi, maka pasal-pasal dalam aturan trading sengaja dibuat untuk memberikan broker "jalan keluar" untuk tidak menunaikan kewajibannya sesuai yang telah dijanjikan pada trader.
  • Pada software trading, sering terjadi perlambatan atau percepatan eksekusi order, harga tak bergerak (freeze), manipulasi harga, dan lain-lain. Tujuannya guna membuat trader mudah loss.
  • Agar orang tetap tertarik, biasanya Broker Bandar memberikan banyak iming-iming promosi dan bonus fantastis. Contohnya, leverage hingga 1: 1000 atau lebih, Fixed Spread (tak sesuai Market), bonus deposit sekian ratus persen, bisa transfer via pihak ketiga, dan lain-lain. Targetnya mempermudah orang agar menyetor dana kepada mereka.

 

Apakah Tak Boleh Trading Forex Lewat Broker Bandar?

Banyak pialang forex secara terbuka menyatakan dirinya sebagai Broker Bandar, bahkan teregulasi oleh badan yang berwenang. Jadi, status Broker Bandar itu sendiri bukan suatu penipu (Broker Scam), kecuali jika suatu Broker Bandar menyatakan diri bukan Bandar. Bahkan faktanya, ada saja trader yang sengaja ingin bertrading dengan Broker Bandar, karena berbagai kemudahan yang disediakannya.

Akan tetapi, jika Anda ingin bertrading dengan Broker Bandar, maka ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi agar aman:

  • Pilih Broker Bandar yang teregulasi dan telah berdiri sejak lama (memiliki sejarah panjang). Setidaknya, perusahaan bukan penipu (scam) dan jikalaupun mereka curang, maka masih dalam koridor aturan yang bisa dirumuskan, tidak kebablasan.
  • Batasi deposit di bawah 10,000 Dolar AS.
  • Tarik profit secara rutin. Jangan biarkan dana menumpuk hingga banyak sekali, lalu baru ditarik; dalam kondisi ini, kemungkinan broker akan mangkir jadi lebih tinggi.

 

Ciri-ciri Broker Bukan Bandar (Non-Dealing Desk/NDD)

Jika tadi telah diuraikan ciri-ciri Broker Bandar, maka berikut ini adalah tanda-tanda Broker Bukan Bandar:

  • Broker Bukan Bandar hanya mengambil keuntungan dari selisih spread dan komisi trading.
  • Broker Bukan Bandar meneruskan order (posisi buy/sell) dari trader yang menjadi nasabahnya, ke Penyedia Likuiditas liquidity provider yang menjadi mitra broker (bisa bank besar atau bahkan pialang besar lainnya).
  • Tidak mungkin menetapkan Fixed Spread. Di Pasar Forex, Spread selalu berubah-ubah sesuai situasi Market. Jadi, broker yang menyalurkan order langsung ke Penyedia Likuiditas tidak bisa mengintervensi harga agar besaran Spread selalu sama.
  • Jenis Spread di Broker Bukan Bandar adalah Floating Spread (Variable), yang bisa berubah-ubah dan dapat meningkat atau menipis sewaktu-waktu. Memang tidak stabil, tetapi sisi baiknya, harga akan lebih transparan dan apa adanya.
  • Umumnya, leverage yang disediakan tidak terlalu tinggi, di bawah 1:500.


Jenis Broker Bukan Bandar

Tipe pialang yang berkebalikan dengan Broker Bandar ini lebih lanjut dapat dibedakan menjadi dua jenis: STP dan ECN

  • Broker STP (Straight Through Processing) adalah broker yang ordernya dilempar lagi ke broker yang lain. Biasanya, order dikirim ke broker ECN; tetapi tidak tertutup kemungkinan juga dikirim ke Broker Bandar (Dealing Desk) lain. Untuk mengetahui kepastiannya, tak ada salahnya bertanya siapa Penyedia Likuiditas yang bekerjasama dengan broker STP.
  • Broker ECN (Electronic Communication Network) adalah broker yang sungguh-sungguh ikut berpartisipasi di Market, seperti halnya bank-bank besar yang berperan sebagai Penyedia Likuiditas. Mereka mempertemukan penjual dan pembeli di antara para trader yang menjadi nasabahnya (tidak dibandarin).

 

Broker Hybrid

Ada satu jenis broker lagi yang sebenarnya bisa jadi mencakup sebagian besar broker masa kini, yaitu jenis broker Hybrid. Broker Hybrid merupakan kombinasi antara ealing desk dan ECN/STP. Biasanya broker jenis ini akan memberikan beberapa jenis akun trading. Pada akun trading dengan order kecil-kecil (micro, mini), mereka berperan sebagai broker bandar; tetapi untuk order dengan lot besar maka akan diproses secara ECN atau STP.

Untuk mengetahui persis bagaimana cara kerja pialang, apakah Broker Bandar, STP, atau ECN, tidaklah mudah; karena kita tak bisa melihat langsung proses di balik layar. Namun, kita dapat menyelidiki fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh suatu broker forex, baik melalu paparan di situsnya, diskusi di forum trader, maupun dengan mencoba langsung eksekusinya.

Mengenal broker termasuk dalam kategori mana tentunya gampang-gampang susah, mengingat proses dibalik layar sepenuhnya kita tidak bisa melihat. Banyak pula broker forex palsu yang mengaku ECN/STP, padahal tidak. Jelilah dalam mengamati tawaran serta perhatikan status regulasi dari broker, lakukan pemeriksaan silang pada regulator forex yang disebutkan. Ada banyak cara untuk memilih broker forex, tetapi yang terpenting, Anda harus teliti dan tak boleh terburu-buru.

 

297517
Penulis

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.

Herve
Halo kak mau tanya apakah broker Exness termasuk DD?