Mengenal Bursa - Bursa Berjangka Terbesar Di Dunia

276879

Tulisan ini akan membahas tentang beberapa bursa berjangka terbesar di dunia yang menjadi sorotan dan memiliki peran penting dalam pasar finansial.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Popularitas investasi komoditas dalam bursa berjangka dunia sudah mengalami peningkatan selama beberapa tahun terakhir. Namun, sebagian masyarakat Indonesia masih asing dengan hal-hal yang terkait dengan kontrak dan bursa berjangka. Padahal, bursa berjangka sendiri bisa dimanfaatkan sebagai salah satu opsi alternatif berinvestasi dan mengelola risiko. Oleh karena itu, artikel ini akan memaparkan beberapa bursa berjangka utama di dunia.

Mengenal bursa-bursa berjangka di dunia

 

1. Bursa Berjangka Di Amerika Serikat

Amerika Serikat adalah salah satu negara yang sudah mengenal dunia industri perdagangan berjangka puluhan tahun lalu dan negara ini memiliki dasar perdagangan fisik yang kuat. Hal ini bisa dilihat dari kemunculan serta terbentuknya beberapa bursa komoditas berjangka  yang ada di Amerika Serikat berikut ini.

 

  • Chicago Board of Trade (CBOT)

Menurut sejarah pasar komoditas berjangka, pasar berjangka Chicago Board of Trade (CBOT) adalah termasuk ke dalam deretan bursa berjangka tertua di dunia, karena bursa ini sudah didirikan pada tahun 1840. Sudah lebih dari 50 jenis kontrak berjangka dan options yang diperdagangkan oleh 3,600 anggota di bursa CBOT ini.

Sementara itu, pada tanggal 19 Oktober tahun 2005 silam, CBOT melakukan IPO (Penawaran Umum Perdana) atas 3.191.489 saham. Langkah perusahaan untuk IPO ini disambut baik oleh pasar, dibuktikan dengan melejitnya harga saham CBOT hingga 49 persen di hari pertamanya IPO. Dua tahun setelah Penawaran Umum, yaitu sekitar tahun 2007, CBOT dan CME merger membentuk CME Group.

 

  • Chicago Mercantile Exchange (CME)

Chicago Mercantile Exchange (CME) biasanya juga disebut Chicago Merc atau Merc saja, merupakan sebuah bursa yang berbasis di kota Chicago. CME didirikan pada tahun 1898 silam sebagai sebuah bursa komoditas dan pertanian yang bernama Chicago Butter and Egg Board hingga tahun 1919. Pada bulan November tahun 2000 lalu, CME menjadi bursa finansial pertama di AS yang melakukan demutualisasi dan kemudian melakukan merger dengan CBOT.

Kini, CME merupakan sebuah bursa berjangka terpopuler dengan jumlah kontrak berjangka terbesar bila dibandingkan dengan bursa lainnya. Bursa tersebut memperdagangkan beberapa tipe instrumen finansial seperti saham, mata uang, dan komoditas. Selain itu, CME juga menawarkan trading aset investasi alternatif seperti aset derivatif real estate.

 

  • New York Mercantile Exchange (NYMEX)

New York Mercantile Exchange (NYMEX), sebuah bursa komoditas berjangka yang terletak di kota New York dan masuk ke dalam daftar bursa komoditas terbesar. NYMEX sejatinya adalah hasil merger (penggabungan usaha) antara New York Mercantile Exchange dengan New York Commodities Exchange (COMEX). Bursa yang sahamnya sudah diperdagangkan di bursa New York Stock Exchange sejak tahun 2006 ini bergerak dalam transaksi produk energi, logam mulia dan jenis komoditas lainnya. Di samping itu, semua perdagangan dan transaksi pada bursa NYMEX telah diatur serta diawasi oleh badan pengawas perdagangan berjangka AS yang bernama Commodity Futures Trading Commision (CFTC).

 

2. Dalian Commodity Exchange Di China

Dalian Commodity Exchange yang berlokasi di Dalian ini merupakan salah satu bursa berjangka terbesar di negara China. Bursa berjangka ini memperdagangkan kontrak-kontrak berjangka untuk produk komoditas seperti kedelai, minyak kedelai, jagung, minyak kelapa sawit, dan LLDPE (produk energi). Sejak didirikan pada tanggal 28 Februari 1993 lalu, bursa tersebut sudah memiliki anggota sekitar 200 dan investor lebih dari 160,000 serta menduduki peringkat kedua sebagai bursa komoditas berjangka pada sektor pertanian terbesar di dunia.

 Kontrak berjangka

 

3. London Metal Exchange (LME)

London Metal Exchange (LME) adalah bursa komoditas berjangka yang berlokasi di London, Inggris yang transaksinya berhubungan dengan logam berjangka. Bursa LME ini memperdagangkan beberapa kontrak berjangka pada logam yakni alumunium, tembaga, dan seng. Perlu diketahui, logam yang diperjualbelikan pada London Metal Exchange adalah logam non ferrous, hal ini berarti bahwa logam seperti besi dan baja tidak diperdagangkan dalam bursa ini.

Bursa berjangka LME termasuk salah satu pasar logam utama. Bursa ini memungkinkan tradernya untuk melakukan hedging terhadap risiko-risiko perdagangan logam melalui kontrak-kontrak berjangka yang sangat likuid dan sudah terstandarisasi. Di samping itu, LME juga memperdagangkan plastik dan memiliki index option yang memberikan peluang bagi trader untuk berspekulasi atau melakukan hedging terhadap logam.


4. Eurex Exchange Di Jerman

Eurex Exchange, salah satu pasar berjangka dan options cukup besar, terletak di kota Eschborn, Jerman. Bursa Eurex menangani beberapa aset derivatif yang utamanya berbasis di Eropa. Produk-produk yang diperjualbelikan adalah saham-saham perusahaan di Eropa dan indeks saham STOXX. Indeks STOXX ini mencakup beberapa segmen pasar yaitu blue chips, sektor induvidu, dan pasar secara keseluruhan di Eropa.

 

5. Tokyo Commodity Exchange (TOCOM)

Tokyo Commodity Exchange adalah pasar komoditas paling besar di Jepang, dibentuk pada bulan November tahun 1984 ketika bursa Tokyo Textile Exchange, Tokyo Rubber Exchange, dan Tokyo Gold Exchange di-merger menjadi TOCOM. Bursa komoditas berjangka ini merupakan salah satu pasar terbesar dalam transaksi jual beli bahan-bahan mentah, misalnya minyak mentah, solar, bensin dan bahan bakar lainnya.

Selain itu, bursa berjangka TOCOM juga menawarkan kontrak berjangka dan options untuk karet, logam mulia seperti emas, perak, platinum, dan palladium, serta produk-produk pertanian yaitu kacang kedelai dan jagung. Produk komoditas dengan volume perdagangan tertinggi di bursa ini adalah logam mulia emas, disusul platinum, produk bahan bakar bensin, dan minyak mentah.

 

Mengenal bursa-bursa berjangka di dunia

 

6. Australian Securities Exchange (ASX)

Bursa Australian Securities Exchange adalah hasil merger (penggabungan usaha) antara Australian Stock Exchange dan Sydney Futures Exchange pada tanggal 5 Desember tahun 2006 lalu. Kontrak berjangka yang diperjualbelikan di ASX adalah kontrak berjangka untuk indeks properti ASX, indeks saham ASX 50, ASX 200 dan kontrak berjangka produk komoditas seperti bulir padi dan wol. Kontrak-kontrak berjangka tersebut diperdagangkan dengan platform perdagangan derivatif atau biasanya disebut Derivatives Trading Platform (DTP).


7. Bursa Berjangka Jakarta

Di Indonesia sendiri, terdapat bursa berjangka bernama Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange. BBJ secara resmi didirikan pada tanggal 19 Agustus tahun 1999 dan mulai beroperasi sejak tahun 2000. Bursa Berjangka Jakarta memperdagangkan kontrak komoditas berjangka seperti kopi, kakao, minyak goreng kelapa sawit, dan logam mulia emas serta indeks emas.

Peran bursa Jakarta Futures Exchange ini dianggap penting di Indonesia karena bursa ini mampu memberikan fasilitas bagi anggotanya dalam transaksi kontrak berjangka dengan harga yang ditetapkan berdasarkan permintaan serta penawaran. Agar aktivitas serta proses perdagangan kontrak komoditas berjangka di BBJ berlangsung aman serta sesuai dengan regulasi yang berlaku, maka kliring dilakukan oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI). KBI ini akan menyediakan perlindungan serta memastikan bahwa anggota kliring bertanggug jawab atas setiap posisi yang dilakukan.


Penutup

Kehadiran bursa berjangka sangat bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai alat untuk manajemen risiko. Kondisi ini bisa terjadi karena bursa berjangka mempunyai fungsi yang dapat membantu para pelaku pasar berjangka seperti hedger dan spekulator dalam melakukan perdagangan kontrak berjangka secara efisien. Dengan mengetahui beberapa bursa berjangka di atas, Anda dapat mengenal bursa berjangka terbesar dan terpopuler serta menyadari bahwa bursa berjangka ternyata juga memiliki peranan penting dalam pasar finansial.

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.