Advertisement

iklan

Mengenal Mata Uang Kripto NEM

Untuk menduduki 10 besar dalam ranking mata uang kripto tidaklah mudah. Namun, NEM berhasil menyabet peringkat kesembilan. Apa itu NEM?

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Generasi Milenial saat ini pasti sudah mengetahui tentang Cryptocurrency (Mata Uang Kripto/Kriptografi), terutama Bitcoin. Atau bahkan ada yang jadi jutawan instan berkat salah satu dari 1,380 mata uang kripto yang beredar saat ini.

Sebagai salah satu rujukan pecinta Kriptografi, situs referensi Coinmarketcap.com atau Coinranking.com menyediakan data akurat mengenai Ranking (Peringkat) koin saat ini, ataupun detail lainnya. Kali ini kita akan membahas NEM atau XEM yang saat ini menduduki peringkat ke-9 dari keseluruhan total 1,380 mata uang kripto yang tercipta dan beredar, menurut pelaporan kedua situs tersebut.

Mata Uang Kripto NEM



Untuk menduduki salah satu dari 10 besar dalam ranking mata uang kripto bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi manfaat yang diberikan oleh suatu kripto haruslah diterima secara global. Selain itu, ia harus mewujudkan suatu sistem pembayaran dengan proses transaksi cepat dan dengan biaya sangat murah, serta menjadi instrumen spekulasi yang memiliki nilai pertumbuhan tinggi dalam waktu singkat.

Terlepas dari hal itu, pada grafik pertumbuhan di bawah ini, bisa kita lihat bahwa NEM (XEM) sudah membukukan sekitar 420% pertumbuhan dari akhir bulan November. Artinya hanya dalam kurun waktu 1 bulan saja, NEM (XEM) sudah mempu memberikan pertumbuhan nilai sebesar 420% atau lebih dari 4 kali lipatnya.

Mata Uang Kripto NEM

 

Sedangkan secara real-time dan secara keseluruhan dari data yang tersedia sejak bulan Maret 2017 (meskipun NEM sudah diciptakan pada sekitar 2014-2015, namun data belum tersedia pada saat itu), NEM sudah bergerak dari titik awal $0,01 hingga level $1,13, artinya NEM sudah membukukan pertumbuhan 113 kali lipat dari harga awal, atau jika dalam persentase sebesar 11,300%.

 

Apa Itu NEM?

NEM (XEM) adalah suatu platform kriptografi Peer-to-Peer dengan teknologi platform Blockchain yang diluncurkan pada tanggal 31 Maret 2015. Uniknya, NEM ditulis dalam bahasa pemograman Java dan C++.

NEM memiliki tujuan yang dinyatakan didalam model terdistribusi, dan telah memperkenalkan fitur baru untuk teknologi blockchain, yaitu teknologi algoritma Proof-of-Importance (POI), multi signature akun, pesan terenkripsi, dan sistem reputasi Eigentrust++.

Software NEM (perangkat lunak NEM) digunakan dalam Blockchain Komersial yang disebut Mijin, yang saat ini sedang diuji oleh lembaga keuangan dan perusahaan swasta di Jepang dan Internasional.

Arsitektur desain NEM terdiri dari dua komponen utama, yaitu Node atau NEM Infrastructure Server (NIS), dan klien yang berinteraksi dengan Node tersebut. Untuk Wallet yang disediakan saat ini hanya berbasis NanoWallet, yaitu sebuah Dompet Kripto yang berbasis HTML dan Javascript, sehingga ia dapat berjalan diplatform manapun dengan browser apapun.

Arsitektur modular NEM memungkinkan perangkat lunak wallet terlindungi dari serangan luar. Peretasan hampir mustahil dilakukan, karena NIS hanya mewakili simpul pada jaringan NEM dan tidak ada jalur langsung serangan ke perangkat lunak NES Wallet dari NIS.

Platform Blockchain NEM dirancang dan dikodekan sedemikian rupa untuk mengatasi seluruh masalah penskalaan dan kecepatan. Jadi, biaya transaksi yang muncul, serta kecepatan transaksi yang diberikan sudah pasti terjamin. Mekanisme konsensus revolusioner pun diimplementasikan pada platform ini, sehingga blok yang terbuka dapat tumbuh tanpa mengorbankan throughput atau stabilitas.

NEM juga memiliki sebuah Smart Asset System yang memungkinkan pengguna untuk benar-benar menyesuaikan bagaimana menggunakan blockchain NEM. Ada dua hal yang dapat dikustomisasi di Blockchain NEM, yaitu Namespace (definisi pusat blockchain klien) dan Mosaics (nama suatu node yang bisa berupa signature, update status dan lain sebagainya).

Jadi selain memberikan keseluruhan fasiitas blockchain yang memberikan biaya transaksi murah dengan kecepatan proses transaksi super cepat, NEM juga memberikan akses kustomisasi kepada jaringan Blockchain dan Wallet yang digunakan, sehingga sistem keamanan ganda akan terwujud.

 

Mata Uang Kripto NEM

 

Sejarah Mata Uang Kripto NEM

Sejarah NEM dimulai pada tanggal 25 Juni 2014, saat uji coba Alpha dilakukan, dilanjutkan dengan pengujian Beti yang panjang dan komprehensif mulai tanggal 20 Oktober 2014. Keseluruhan pengembang NEM bersifat Pseudonymous (tidak mengungkapkan identitas sebenarnya), namun ada satu pemimpin yayasan NEM yang memiliki identitas publik, sehingga proyek pun bisa dipercayai dan diteruskan.

Kemudian pada tanggal 31 Maret 2015, versi Stabil diluncurkan dibawah pengembangan aktif. Versi baru diluncurkan setiap beberapa bulan untuk perbaikan bug. Sedangkan untuk sebagian besar pekerjaan pengembang difokuskan pada Catapult, yang akan menambahkan fitur baru pada NEM.

Pada bulan April 2016, Tech Bureau, salah satu operator bursa terbesar di Jepang mengumumkan bahwa Mijin dan NEM akan berbagi versi berikutnya dari teknologi NEM, yaitu Catapult. Catapult sendiri telah dikembangkan sejak awal 2016 dan merupakan versi yang disempurnakan dari NEM/Mijin yang ditulis dalam bahasa C++.

Tujuan pembaharuan tersebut adalah untuk meningkatkan throughput, fleksibilitas, stabilitas, optimalisasi komunikasi jaringan, skalabilitas, serta menawarkan kinerja jaringan yang lebih baik serta fitur yang lebih disempurnakan. Sebagai catatan: Kemungkinan Catapult akan di rilis secara resmi pada awal tahun 2018.

 

Fitur-Fitur NEM

Secara umum NEM memiliki keseluruhan fitur yang dimiliki oleh mata uang kripto berbasis blockchain lainnya, seperti keamanan, desentralisasi dan lain sebagainya. Namun, ada beberapa fitur yang ditambahkan untuk mendukung kinerja jaringan agar lebih baik, yaitu:

 

  • New Code (Kode Baru)

NEM menggunakan basis kode baru yang seluruhnya ditulis di dalam bahasa pemograman Java, menggunakan algoritma Proof-of-Importance (POI) dan bukan Proof-of-Work (POW). NEM menggunakan model client-server dimana NIS (NEM Infrastructue Server) berjalan independen dari NCC (NEM Community Client). Hal ini memungkinkan transaksi beroperasi secara ringan tanpa menjalankan salinan penuh dari Blockchain NEM.

Meskipun Software NEM bersifat Open-Source dan tersedia di GitHub, komponen berbasis server NEM, NIS bersifat Closed-Source.

 

  • Namespaces

Namespaces pada sistem NEM merupakan suatu sistem penamaan domain yang mirip dengan sistem penamaan domain ICANN terpusat di internet. Di dalam penamaan, ada domain level tinggi dan ada subdomain. Hal ini memungkinkan satu orang dengan satu domain mampu untuk membuat banyak subdomain berbeda untuk proyek mereka yang berbeda-beda.

 

  • Mosaik

Mosaik merupakan aset khusus pada Blockchain NEM. Mosaik ini dapat disesuaikan dengan ketentuan yang pengguna inginkan. Artinya, bisa dikustomisasi dengan sifat yang ditetapkan oleh client, misalnya bisa dirancang untuk dapat dipindahkan atau tidak, terbagi atau tidak, deskripsi yang dipersonalisasi, dan lain sebagainya.

 

  • Node Reputation System (Sistem Reputasi Node)

NEM menggunakan Eingentrust++ sebagai sistem reputasinya. NEM memastikan kesehatan blok pada blockchain dengan memantau perilaku sewajarnya di dalam jaringan. Dalam Proof-of-Work, jumlah pekerjaan yang dilakukan suatu node digunakan sebagai ukuran untuk mengukur kemampuannya melindungi jaringan. Sedangkan dengan Eigentrust++, bukan kuantitas kerja yang penting, namun kualitas kerjanya-lah yang ditingkatkan. Hal ini akan membuat kemampuan jaringan NEM untuk dijalankan dan dipelihara secara lebih efisien.

 

  • Harvesting

Harvesting (pemanenan) adalah tindakan membentuk suatu blok. Seorang Harvester harus memiliki setidaknya 10,000 XEM yang ada di akunnya, serta menjalankan simpul boot dan sinkronisasi. Setelah satu blok dibentuk oleh Harvester tersebut, sebuah blok baru ditambahkan di dalam Blockchain dan semua biaya yang dikumpulkan dari blok tersebut akan dikirim ke akun Harvester. Konsep ini hampir sama dengan konsep Mining pada Bitcoin, dan sistem Reward pada setiap validasi blok yang dilakukan di dalam jaringan.

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.