Mengenal Sistem Trading I

Seorang trader berpengalaman memiliki sebuah sistem trading yang benar-benar telah ia kuasai, berbeda dengan pemula yang masih menebak-nebak. Apa itu sistem trading?

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Sistem Trading - twps2 - pendulangforexDalam dunia trading, terdapat salah satu ciri khas yang dapat membedakan antara trader yang telah berpengalaman sehingga mampu meraup keuntungan secara konsisten. Dan ada pula trader pemula yang penuh dengan semangat dan harapan untuk meraup keuntungan dari dunia forex.

Seorang Trader yang berpengalaman memiliki sebuah sistem trading yang benar-benar telah ia kuasai dan dia lakukan sesuai dengan sistemnya tersebut. Sementara itu seorang trader pemula tidak memiliki sistem trading yang jelas karena masih banyak meraba dan melakukan transaksi hanya berdasarkan pada intuisi dan prinsip dasar (beli saat harga rendah dan jual saat harga tinggi).

Prinsip ini memang benar, tapi dalam dunia forex sama sekali tidak mudah dalam mengenali pola dasar dimana saat harga tinggi maupun disaat harga sedang rendah. Justru disinilah muncul kebutuhan akan perlunya memiliki sistem trading yang baik. Banyak buku dan seminar yang mengajarkan berbagai macam dan cara sistem trading yang mampu memberikan sebuah solusi dalam mendapatkan keuntungan. Memang sebagian besar sistem tersebut sudah cukup teruji (paling tidak oleh penciptanya), dan mampu mendatangkan keuntungan.

Namun yang menjadi masalah utamanya, tidak semua para trader memiliki perasaan disiplin yang dibutuhkan dalam mengaplikasikan sistem tersebut dalam situasi trading yang sesungguhnya. Bisa jadi sistem tersebut terlalu rumit, atau sama sekali tidak sesuai dengan karakter trader yang bersangkutan sehingga sebagus apapun hasil yang ditawarkan oleh sistem tersebut, tidak akan ada hasilnya. Sebetulnya anda dapat membuat sendiri sistem trading yang bisa anda perbaiki dan anda sesuaikan tahap demi tahap sehingga sesuai dengan karakter seperti yang anda inginkan dan mampu menghasilkan keuntungan yang baik.

Hal ini tidak sulit kalau anda sudah memahami prinsip-prinsip dasar dari analisis teknikal dan analisis fundamental. Justru Bagian yang tersulit ialah kedisiplinan kita dalam menerapkan sistem tersebut. Dalam membangun sebuah sistem trading setidaknya terdapat dua hal yang harus menjadi tujuan anda dalam mengarungi dunia trading :

  • Sistem yang anda buat pada saat di jalan haruslah mampu mendeteksi sebuah trend seawal sedini mungkin.
  • Sistem tersebut juga harus bisa membedakan antara pergerakan sinyal palsu, sehingga anda bisa terhindar dalam mengambilan posisi yang salah.
  • Selalu membuat jurnal trading harian, agar anda dapat selalu mawas diri pada saat akan melakukan open posisi.

Tips dalam Mengatur Sistem anda.
Membuat sebuah sistem trading mungkin tidaklah terlalu sulit dan juga tidak banyak memakan waktu yang lama. Yang lama ialah mengujinya dan melakukan perbaikan-perbaikan sehingga sistem trading tersebut cukup handal dan sesuai untuk anda. Dalam membangun sebuah sistem trading yang baik memang butuh suatu kesabaran, tidak cukup hanya sebulan ataupun dua bulan saja. Akan tetapi jika sistem tersebut sudah terbangun dan berjalan dengan baik, kesabaran dan ketekunan anda akan terbayar dengan manis.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu anda lakukan dalam membangun sebuah sistem trading :

1. Kerangka Waktu.
Tipe trading apa yang ingin anda jalani ? Apakah anda seorang day-trader (harian), atau swing-trader (mingguan) ? Dengan mengetahui tipe trading yang anda pilih, maka anda bisa menentukan kerangka waktu yang akan anda gunakan dalam sistem trading. Silahkan melihat kembali pembahasan tentang kerangka waktu untuk mengetahui kerangka waktu yang cocok untuk tipe trading anda.

2. Mengenal indikator dalam mengidentifikasi trend.
Karena tujuan kita adalah mengidentifikasi suatu trend sedini mungkin, maka kita harus menggunakan indikator yang dapat memenuhi kebutuhan ini. Moving Avarages adalah salah satu indikator populer yang banyak digunakan untuk mengenali suatu trend. Biasanya digunakan 2 MA yang memiliki kecepatan berbeda. Pembentukan trend baru ditandai dengan terjadinya persilangan (cross-over), antara kedua MA.

3. Mencari indikator yang dapat mengkonfirmasi trend.
Dalam dunia forex sering terjadi ‘spike’ atau harga yang naik/turun secara tiba-tiba tapi kemudian kembali lagi kelevel semula. Seringkali gerakan seperti ini menimbulkan sinyal trend palsu yang dapat menjebak. Kita dapat menghindari ini dengan menggunakan bantuan indikator lain yang bertujuan untuk mengkonfirmasi sinyal trend yang muncul dari crossover MA. Terdapat banyak indikator yang dapat digunakan dalam hal ini, diantaranya; MACD, Stochastic, dan Relative Strength Index. Anda dapat mencoba indikator-indikator tersebut dan memilih indikator mana yang terbaik bagi anda.

4. Menentukan resiko yang siap anda ambil.
Dalam membangun sebuah sistem trading, anda perlu menentukan berapa besar resiko kerugian yang dapat anda ambil dalam setiap transaksi dan berapa besar resiko kerugian maksimal yang siap anda terima dalam satu hari. Tidak banyak para trader yang mau berbicara mengenai kemungkinan rugi, kebanyakan mereka lebih suka berbicara mengenai keuntungan dan harapan meraup kekayaan dari trading. Akan tetapi seorang trader yang baik dan berpengalaman selalu mempersiapkan diri terhadap segala kemungkinan, termasuk kerugian. Dengan demikian mereka dapat meminimalkan dampaknya apabila terjadi kerugian. Hanya dengan memperhitungkan berapa resiko yang siap diberikan seorang trader dapat dengan jernih berpikir tentang berapa keuntungan yang dapat diraih. Berapa besar resiko yang diambil berbeda antara satu trader dengan trader yang lain. Bahkan untuk trader yang sama resiko ini juga bisa berbeda ketika trader tersebut menggunakan jumlah dana yang berbeda. Sebelum melakukan trading anda harus menentukan berapa kerugian yang sanggup anda terima tanpa harus mengganggu trading anda untuk selanjutnya. Anda akan belajar lebih jauh mengenai hal ini dalam "manajemen uang".

5. Menentukan kapan anda masuk dan keluar dalam bertransaksi.
Setelah anda menentukan berapa besar resiko yang siap anda terima, untuk selanjutnya ialah menentukan kapan anda telah siap melakukan transaksi dan kapan anda menutupnya untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Ada trader yang lebih suka melakukan transaksi seawal mungkin saat sinyal trend terkonfirmasi, ada juga yang lebih suka menunggu beberapa saat untuk memastikan trend secara manual. Ini semata-mata soal gaya trading, ada trader yang agresif dan ada yang lebih suka bermain aman. Untuk menutup transaksi, anda mempunyai beberapa pilihan. Salah satunya dengan menggunakan "trailing stop", yaitu dengan cara memindahkan level stop-loss mengikuti pergerakan harga; jika anda melakukan transaksi beli dan harga naik 20 pip, anda memindahkan stop-loss anda sejauh 20 pip juga.

Pada beberapa trading-platform, fasilitas "trailing-stop" ini bisa di-set secara otomatis. Ada juga yang menetapkan target keuntungan ini secara tetap dan menutup transaksi saat target keuntungan tercapai. Apapun pilihan anda, upayakan untuk tetap pada cara yang anda pilih. Jangan terbiasa menutup transaksi hanya karena harga bergerak berlawanan arah karena jika transaksi yang anda ambil memang sesuai dengan trend, gerakan semacam itu hanya bersifat sementara dan harga akan kembali bergerak ke arah yang menguntungkan.

6. Tulis sistem yang telah anda gunakan dan praktekkan.
Ini adalah langkah yang paling penting dalam membangun sistem trading. Tuliskan sistem yang ingin anda gunakan dan ikuti sistem tersebut dengan baik. Ini membutuhkan disiplin dan sebuah kesabaran. Jika anda tidak mau disiplin dalam mengikuti sistem yang telah anda buat sendiri, maka sistem apapun tidak akan memberikan sebuah keuntungan buat anda. Sistem terbaik sekalipun pasti membutuhkan waktu untuk dapat memberikan hasil, setidaknya anda sendiri pasti perlu waktu untuk beradaptasi dan menguasai sistem tersebut dalam kondisi trading yang sesungguhnya.

(bersambung)

Bayu mengenal dunia investasi saat masih studi di perguruan tinggi, kemudian berlanjut menjadi penulis mengenai berbagai jenis investasi dan strategi-strategi trading di Seputarforex. Bayu meyakini bahwa trading bukanlah mesin jackpot, dan kita harus terus belajar agar bisa menjadi seorang trader sukses.


Ahmad Vikri
Yg penting dari menggunakan sistem yaitu disiplinnya, mau sebagus apa sistemnya kalau ndak disiplin maka hasilnya juga ndak akan maksimal. Sy setuju 100% sama yg nulis artikel ini :)
Furqon
master, ane masih pemula tapi mo coba juga bikin sistim trading. tapi kok mesti implikasinya ini selalu dipake sma yang udah pro aja. apa ini artinya nubi masi belom bisa pake sistim trading ato gimana? soalnya ane juga pingin biasain trading pake cara yang bener seawal mungkin. kalo mesti diset pertama2 trading bisa asal trus baru habis punya pengalaman baru mikirin trading itu kok rasanya susah, karena nantinya bakal gag terbiasa. jadi ni mungkin gag sih trader baru tradingnya pake sistim?
Didi Andrian
Saya rasa anggapan mengenai trader pemula yang bertrading tanpa sistem dan sistem hanya dipergunakan oleh trader berpengalaman saja itu adalah opini yang berkembang dari kenyataan-kenyataan sebelumnya yang sudah ada. Kondisi ini tidak menjadikan hal itu menjadi sebuah fakta atau aturan yang membatasi penggunaan sistem trading oleh trader pemula.

Pernyataan seperti itu justru ditampilkan untuk memberi motivasi pada trader-trader baru untuk tidak membuat kesalahan yang sama dengan trader-trader pemula yang sebelumnya, yang baru mengalami loss banyak baru kemudian berencana untuk membangun sistem trading.

Maka dari itu malah sangat dianjurkan untuk trader pemula agar mempelajari sistem trading yang dapat mengatur perencanaan, mengukur resiko, hingga menjadi bahn evaluasi untuk mengembangkan hasil yang telah didapatkan.

Sistem trading ini adalah hal yang menjadikan trading forex biasa sebagai kegiatan investasi dengan perolehan profit secara konsisten dan resiko loss yang dapat diukur dan diminimalkan. Penggunaan hal ini tentu lebih cepat akan lebih baik, agar anda bisa memiliki suatu prospek yang menjanjikan meskipun masih berstatus sebagai pemula di forex trading.
Onci
sistem trading dimulai seperti ini:

-menentukan jangka waktu trading (memilih tf dsb)
-menentukan indikator yg akan digunakan (pemberi sinyal tren, konfirmator, tambahan, dll)
-menetapkan batasan resiko (menghitung money management)
-mencari posisi entry & exit yg pas
-membuat jurnal trading
Ian Si Pelangi
Dr indikatr konfirmasi yg disebutin diatas (stochastic, macd, dll) yg mana ya yg paling bgs untuk digabungin sm ma?
Wahyu
Artikel yang menarik. sistem trading bisa diciptakan berapa lama ya? apakah harus menemukan sendiri atau bisa meniru trader lain mengingat trading forex tergolong sangat rumit.
Seputarforex
Tidak ada waktu pasti mengenai lama pembuatan sistem trading, karena semua itu bergantung pada tradernya masing-masing. Yang jelas, setiap sistem harus diuji terlebih dulu (baik secara Backtest maupun Forward Test), sebelum benar-benar digunakan di Live Account.

Sistem trading bisa mengikuti trader lain, tapi paling baik adalah menggunakan sistem trading sendiri. Hal itu karena pemahaman dan kondisi setiap trader berbeda-beda. Apa yang berhasil digunakan seorang trader, belum tentu akan menghasilkan kesuksesan yang persis sama di trader lainnya.

Untuk panduan membuat sistem trading bagi pemula, bisa Anda pelajari di sini: Belajar Forex Dengan Membuat Sistem Trading Handal.