Mengenal Trader Sukses Di Bidang Manajemen Risiko, Larry Hite

121108

Bagi Anda yang khawatir tak bisa mendapat profit besar karena salah mengatur stop loss dan manajemen risiko, maka belajarlah pada sosok Larry Hite.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Lawrence D.Hite (Larry Hite) adalah trader profesional di pasar komoditi, dan salah seorang pelopor penggunaan sistem trading secara rinci yang mulai diperkenalkan pada awal tahun 80-an. Sebagai salah seorang pendiri dan fund manager dari Mint Investments, Hite telah berhasil menjadikan perusahaan investasi tersebut sebagai Commodity Trading Advisor terbesar di dunia, berdasarkan jumlah total asset yang dikelola.

Pada tahun 2010, Larry Hite bekerjasama dengan International Standard Asset Management (ISAM) menciptakan platform multi-strategy untuk Hedge Fund dan pengelolaan akun. Di tahun 2012, Hite memenangkan Hedge Funds Review Americas Awards untuk jasa-jasanya dalam mengembangkan strategi trading yang sistematis. Saat ini Larry Hite adalah president ISAM. Melihat pencapaian-pencapaian itu, pantaslah jika filosofinya mengenai sistem trading dan manajemen risiko banyak ditiru dan diterapkan dalam trading di pasar komoditi. Lalu bagaimana prinsip traser sukses ini dalam mengatur manajemen risiko? Sebelum menyimak lebih jauh, mari mengenal dulu sosok Larry Hite dan perjalanan karirnya.

 

larry hite

 

Banting Setir Dari Promotor Band

Menjalani masa kanak-kanak hingga remaja di Brooklyn, New York, Larry Hite pernah menjadi promotor grup musik rock, juga belajar menjadi aktor dan penulis skenario film. Ia ingin serius di salah satu bidang tersebut sampai suatu saat ia menyadari bahwa mengelola uang para musisi rock tersebut jauh lebih menguntungkan dari sekedar mengatur penampilan panggungnya. Larry Hite kemudian memutuskan banting setir dan menerjuni bidang investasi.

Hite bekerja di sebuah broker saham dan akhirnya menjabat sebagai Hedge Fund Manager sejak tahun 1968. Menurut Larry Hite, bisnis trading akan lebih menghasilkan jika kita berani terjun langsung walau mungkin resikonya besar, daripada hanya sekedar jadi analis yang selalu melangkah membelakangi pasar.


Tanyakan Risiko Lebih Dulu

Kepada setiap client-nya, Larry Hite selalu mengajukan pertanyaan berapa besar risiko maksimal yang telah disepakati, daripada besarnya profit yang ditargetkan. Ciri inilah yang membedakan Hite dari trader profesional atau Hedge Fund Manager lain, karena mereka kebanyakan menjanjikan profit minimal kepada para client-nya.

"Kerugian adalah kenyataan yang tak bisa dihindari dalam pasar keuangan. Setiap investor harus tahu akan hal ini. Setiap transaksi dalam trading pasti ada risikonya, dan itu adalah bagian paling penting. Bahkan jika Anda seorang spekulator sejati, pertanyaan pertama yang patut ditanyakan pada diri Anda sendiri adalah berapa Anda berani rugi, lalu apakah Anda akan bisa bertahan di pasar jika ternyata rugi,” kata Larry Hite yang juga pernah memperoleh Best of Award 1986 dari Business Week dan dijuluki sebagai Wild Eyed Trader In Commodities itu.


Buat Terobosan Di Bidang Manajemen Risiko

Keahlian Larry Hite di bidang manajemen risiko mulai dikenal ketika pada tahun 90-an, ia mengembangkan sebuah sistem software yang mengintegrasikan manajemen risiko, investment behaviors dan sistem portofolio dalam trading di pasar komoditi. Menurut Hite, diversifikasi adalah cara bijaksana dalam trading untuk mengatasi penyakit serakah.

"Unsur manusia perlu Anda perhitungkan sebagai salah satu variabel penting dalam trading, itulah mengapa ada investment behaviors. Jika Anda perhatikan, pergerakan harga pasar akan selalu seperti itu karena trader, atau unsur manusianya, selalu membuat kesalahan yang sama. Software yang saya buat juga memberi arahan pergantian trend, karena saya memang trend-following trader," ucap Larry Hite yang juga menjabat sebagai Managing Director di Hite Capital LLC itu.

Lalu, apa nasehat Larry Hite untuk para pemula?

Sebagaimana dikutip dari interview Larry Hite, president of Isam USA, by Stanley Fink, ia mengungkapkan bahwa "bagaimana cara Anda membuka posisi, itu tidak begitu penting. Yang penting adalah bagaimana Anda me-manage posisi yang telah Anda buka. Saya jamin Anda akan bisa menghasilkan uang hanya dengan mengatur risiko dan posisi Anda. Yang mesti dihindari adalah jangan mengambil risiko lebih besar dari Stop Loss yang telah ditentukan. Jika memang harus stop, maka terimalah kerugian itu."

Para trader yang telah sukses dalam karirnya, sebagian besar mendedikasikan pengetahuan dan waktunya guna mengembangkan dunia trading dan investasi seperti mendirikan perusahaan investasi, menjadi konsultan, komentator di berbagai media investasi dan bisnis, mengembangkan software trading, menulis buku, dan lain sebagainya. Kita bisa mengambil manfaat positif dari kisah perjalanan karir dan pandangan Larry Hite tentang manajemen risiko untuk membatasi kerugian maksimal dalam trading.

 

Jika Larry Hite terbukti berhasil menajamkan penggunaan manajemen risiko di pasar komoditi, maka Bill Lipschutz juga membuktikan hal serupa di market forex. Sebagai "Sultannya" Forex, trader sukses ini juga punya kunci keberhasilan lain yang menyempurnakan strateginya. Apakah hal itu? Temukan kisah selengkapnya dalam artikel: Kisah Sukses Sang Sultan Forex, Bill Lipschutz.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Warsono
y meski spekulator sekalipun pasti juga mencari untung, yg mereka atur pertama kali memang layaknya berapa rugi maksimal dan cara managenya. makin berisiko suatu action emang harusnya makin ketat pengaturan risikonya. kita yg berpikiran realistis akan lbh mengutamakan managemen risiko drpd angka profitnya.

y meski dlm jangka panjangnya ntar juga mesti nyari cara maksimalkan angka profit. tapi bagaimana trader pro ini mnganggap penting manajamen risiko bs jd bukti tambahan bhwa semestinya ini juga ditiru sma trader lain. mrk yg udah pro aja masih lebih mementingkan manajmen risiko, apalagi kt yg masih retail ataupun newbe
Eka Mulyana
Dari yang saya dapat disini yang paling menarik perhatian saya adalah anjuran Larry Hite yang mengesampingkan pentingnya entry posisi. Jadi kalau menurut rekomendasi ini sebenarnya kita bisa entry kapanpun dan dimanapun, tanpa perlu melihat bagaimana sinyal yang tepat dulu, asalkan kita bisa mengatur resiko dan exit di saat yang tepat? Cara seperti ini apakah benar-benar bisa digunakan karena sepengetahuan saya momen entry itu juga sangat penting.
Felis Bonsai
pertanyaan bagus dari bang @eka
ane juga penasaran apa betul itu opini dari si master betul2 bisa diaplikasiin?
kalo ane lebih prefer anggep penting aja semuanya. cz kita analisa kan kepentinganya juga nyari posisi entri yang bener.
kalo entri bukan barang penting kenapa dari awal2 kita repot2 belajar cara analisa yg bener?
bukanya sebelom kita belajar nyari exit kita perlu belajar nyari entri dulu? kalo emang bener bisa, ane pengen tau gimana kemungkinanya kita tetep bisa sukses walo kita mengesampingkan entri?
Ori 06
Trm ksh bnyk atas ulasan2 tokoh trdr dsni. Sgt mnginspirasi. Smg bs mkn dprbnyk tulisanny. Tp mngkn lbh fokus utk trdr forex yg dr gnrs muda, Sy lht ini msh brcampur dgn trdr komoditas, saham, investor, dn hedge fund mngr. Spy inspirasiny lbh kena mngkn bs mngulas trdr forex sukses d gnrs skrg. Ini hny srn dn mskn sy atas prhatianny trm ksh...
Edi Hereira
Malam pak. Disini sya maw tanyakan tentang diversifikasi yg dimaksud d artikel ini. Hite mngatakan diversifikasi bisa jadi cr ampuh untuk mengatasi penyakit serakah. Diversifikasi sprt apa y yg dimaksud? Apa cukup dgn hanya diversifikasi d bberapa jenis komoditas sj? Lalu bnarkah ini bs jadi solusi untuk mengatasi serakah? Sepemahaman sya org serakah g akan jera sebelum kena batunya. Meskipun diversifikasi klo g ada pengalaman jatuh bisa aja dia tetep ambil banyak resiko di setiap posisinya. Bukankah begitu?
Rachmat
Kalau cara sederhana saya,

kalau target profit sudah masuk. Tutup PC. Jika sudah mencapai batas resko tutup PC. lanjut besok refresing dengan jalan jalan atau olah raga.

Jika sudah mencapai batas profit, lalu terus terusan masuk pasar namannya serakah
Jika mencapai batas resiko lalu masuk masuk pasar lagi, ini namanya serakah juga atau disebut dengan Balas Dendam