Menggunakan Deposito Sebagai Jaminan Kredit Bank

161012

Jaminan kredit di bank ternyata tidak harus berupa mobil, tanah, atau aset berwujud barang lainnya. Anda bisa juga menggunakan deposito sebagai jaminan kredit.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Menggunakan deposito sebagai agunan, atau jaminan kredit bank (Cash Collateral), masih jarang dilakukan. Umumnya, orang menggunakan aset berwujud sebagai barang jaminan, dan belum mengetahui bahwa deposito juga bisa dipakai sebagai jaminan kredit di Bank. Memang tidak semua bank menerima jaminan dalam bentuk deposito, tetapi sejumlah bank besar seperti Bank Mandiri, BNI, dan lain-lain, mengizinkan deposito yang tersimpan di bank mereka untuk digunakan sebagai jaminan kredit bila Anda mengambil kredit di bank mereka. Namun, sebagaimana halnya jaminan berbentuk aset riil, kredit dengan jaminan deposito memiliki kelebihan dan kelemahan.

 

Deposito Sebagai Jaminan Kredit Bank



Kelebihan Kredit Dengan Jaminan Deposito

Kelebihan yang paling utama adalah, Anda bisa menjaga kepemilikan aset Anda. Jika Anda tidak memiliki harta berharga kecuali peninggalan keluarga, Anda pun tidak perlu mempertaruhkan warisan tersebut. Katakanlah satu-satunya aset yang Anda punya adalah rumah yang sudah turun-temurun ditinggali beberapa generasi, daripada menggunakannya sebagai jaminan, apabila Anda memiliki deposito atau tabungan dalam jumlah cukup besar, maka Anda bisa menggunakannya sebagai jaminan.

Alternatif ini merupakan solusi ketika Anda memiliki kebutuhan mendadak, sedangkan Anda terlanjur menyimpan dana Anda dalam deposito ARO jangka 6 atau 12 bulan. Daripada menarik sebelum jatuh tempo dan terkena denda, Anda memiliki opsi untuk mengambil kredit saja dan menggunakan deposito tersebut sebagai jaminan. Anda bisa meminjam hingga sebesar 70-90 persen dari deposito, tergantung kebijakan bank.

Apalagi, karena aset yang dijadikan jaminan (deposito) berada di bank yang sama dengan tempat Anda mengambil kredit, maka pemrosesan permohonan kredit juga jadi relatif lebih cepat. Situasinya berbeda dengan pemrosesan jaminan aset seperti tanah atau rumah yang perlu appraisal terlebih dahulu. Ini akan sangat membantu jika kebutuhan Anda sudah mendesak.

Kelebihan terakhir, dengan menggunakan deposito sebagai jaminan kredit, Anda akan terkena bunga yang lebih kecil daripada bunga kredit umum. Bunga yang harus dibayar ke Bank dihitung dari bunga kredit biasa dikurangi bunga deposito. Bagi pihak bank, resiko pinjaman berjaminan deposito jelas jauh lebih rendah daripada jaminan bentuk lain, maka Anda pun hanya perlu membayar bunga rendah. Bahkan kabarnya ada yang menetapkan bunga kredit hanya 2-3% diatas bunga deposito, yang berarti Anda hanya perlu membayar bunga 2-3% itu saja.

 


Kelemahan Menggunakan Deposito Sebagai Jaminan Kredit

Kelemahan pertama, bunga deposito umumnya jauh lebih rendah daripada bunga kredit. Sehingga, ada kalanya menarik deposito dan terkena denda jadi lebih baik secara ekonomis daripada menarik kredit dengan jaminan deposito. Perhitungkan baik-baik dari segi jumlah dana yang Anda butuhkan dan perkiraan berapa lama Anda akan bisa menyelesaikan angsuran kredit. Jika dana yang dibutuhkan relatif kecil dan krisis keuangan Anda hanya akan berlangsung sebentar, maka ada baiknya mengambil kredit dengan jaminan deposito saja daripada terkena denda atau menanggung bunga tinggi KTA.

Kelemahan kedua, deposito yang dijadikan jaminan tak bisa ditarik selama masa kredit. Berbeda dengan ketika Anda menggunakan mobil sebagai jaminan kredit, Anda masih bisa menggunakan mobil tersebut, atau ketika Anda menjaminkan rumah dan tanah, dimana Anda bisa terus tinggal dan memanfaatkan rumah. Selain itu, deposito yang dijadikan jaminan praktis kehilangan manfaat bunga-nya, karena bunga kredit yang lebih besar daripada bunga deposito tadi.

Terlepas dari kelemahan-kelemahan tersebut, adanya fasilitas ini merupakan keunggulan sistem perbankan masa kini yang bisa Anda manfaatkan. Deposito dapat dijadikan jaminan untuk kredit konsumsi maupun kredit usaha, baik pinjaman biasa ataupun pinjaman rekening koran. Menjaminkan deposito bisa jadi keputusan bagus maupun keputusan yang kurang tepat, tergantung situasi Anda.

Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.

18 NOV 2019
BANK
BANK CENTRAL ASIA 4.5 4.5
BANK DANAMON INDONESIA 5.8 5.8
BANK MANDIRI 4.6 6.2
BNI 46 5.1 5.8
BANK RAKYAT INDONESIA 5.5 5.8
BANK TABUNGAN NEGARA 6.3 6.3
Selengkapnya

arrow up arrow down
Syarwani
Terima kasih infonya.. Saya ada pertanyaan, kredit dengan jaminan deposito ini apakah bisa meningkatkan reputasi dan histori kredit?
A. Muttaqiena
Reputasi dari histori kredit akan baik bila seseorang bisa membayar cicilan tepat waktu dan mengembalikan pinjaman dengan baik, tak peduli apakah kredit-nya diambil dengan jaminan deposito, rumah, atau lainnya.
Yadi
Apa persaratan untuk meminjam uang dengan jaminan deposito
A. Muttaqiena
Untuk menggunakan deposito sebagai jaminan kredit bank, pertama-tama tentunya Anda harus sudah mempunyai deposito dulu di bank terkait. Selanjutnya, ada syarat umum seperti kartu identitas, mengisi formulir aplikasi, dan sejenisnya. Sedangkan mengenai persyaratan lainnya, setiap bank bisa memiliki peraturan berbeda, sehingga akan lebih baik bila Anda menanyakan langsung ke bank Anda.
Gianna
Bgaimana jika setelah terjadi pengkreditan menggunakan agunan deposit dikemudian hari kredit macet dan kami memilih untuk menutup dengan deposit yang ada kira - kira gimana ya
Lissa
Makasih info na
Lissa
Bgaimana jika setelah terjadi pengkreditan menggunakan agunan deposit dikemudian hari kredit macet dan kami memilih untuk menutup dengan deposit yang ada kira - kira gimana ya
A. Muttaqiena
Tidak bisa. Perlu Anda ketahui bahwa begitu deposito digunakan sebagai agunan kredit, maka deposito tersebut akan dikunci oleh pihak bank (tidak bisa dicairkan) hingga usainya kredit.
Erny
Hi. apakabar.Sy mau tanya bank BRI kira" bisa gak ya untuk jaminan deposito, krna saya pengguna bank BRi Trimakasih
A. Muttaqiena
Hal seperti ini bisa direview per individual oleh bank terkait. Sebaiknya Anda diskusikan langsung dengan petugas bank BRI.
Dani
Apakah bisa menggunakan 1 deposito bank syariah dan meminjam ke beberap bank syariah lain? Mis. Sy baru mengajukan deposito di bulan ini di Bsm dan langsung sy ajukan pinjaman di bsm dan sdh itu di bri syariah dan muamalat..apakah bisa seperti ini?
A. Muttaqiena
Seharusnya tidak bisa. Ketika suatu deposito dipakai sebagai barang jaminan kredit bank, maka slip/sertifikat deposito ditahan. Ini pula sebabnya mengapa dana dalam deposito yang dijadikan jaminan kredit, tidak bisa ditarik maupun ditambah hingga masa kredit usai.
Neny
Kalau deposit nya berjangka 3 bulan, bisa untuk jaminan kredit?
A. Muttaqiena
Sebaiknya, Anda konsultasi langsung dengan bank Anda. Peraturan di setiap bank bisa berbeda-beda. Yang perlu Anda perhatikan, deposit yang dijadikan jaminan akan ditahan oleh bank selama kredit belum selesai.
Ikhwan
Saya mau mengajukan pinjaman ke bank mandiri dengan agunan deposito apakah harus ada ijin usaha karena saya tidak punya PT atau CV?
A. Muttaqiena
Untuk kredit usaha rakyat, agunan bisa didiskusikan belakangan. Sedangkan syaratnya, minimal NPWP. Untuk selengkapnya, dapat Anda simak di situs Bank Mandiri atau langsung saja konsultasi dengan CS di kantor Bank Mandiri terdekat.
Rudhy
Apakah dasar kebijakan dan hukum yang menyatakan bahwa bilyet deposito hanya bisa di jaminkan pada bank pemberi kredit ? Mohon pencerahannya
Seputarforex
Sepengetahuan kami, hal ini biasanya didasarkan pada pertimbangan masing-masing bank, bukan berdasarkan kebijakan hukum tertentu yang berlaku secara nasional. Tidak ada undang-undang yang melarang bila ada bank pemberi kredit yang mau menerima deposito di bank lain sebagai jaminan. Akan tetapi, hal ini tentunya akan melibatkan prosedur antar bank yang berbeda-beda, dan boleh jadi menjadi sulit untuk melaksanakan prinsip kehati-hatian dalam pemberian kredit.
Siswoyo Beni
Assalamualaikum wr.wb,,,Saya mau tanya,,saya pengguna deposito buat jaminan kredit,,sekarang saya lg nganggur,,dan saya belum bisa bayar cicilanya ap yang harus saya lakukan y,,??Saya belum bisa bayar ??
A Muttaqiena
Waalaikumsalam. Sebagaimana aturan jaminan kredit pada umumnya, jika Anda tidak mampu mengembalikan pinjaman, maka jaminan dapat disita. Namun, sebelum itu, apabila Anda mengalami kesulitan dalam membayar cicilan, ada baiknya Anda menghubungi bank terkait, menyampaikan kesulitan keuangan Anda, dan meminta untuk dilakukan penjadwalan ulang atau renegosiasi perjanjian awal.
Tuti Srimulyati
kalau saya punya uang di rekening btn junior dan mau langsung di depositokan di bank tersebut apakah bisa?
A Muttaqiena
Silahkan ditanyakan pada pegawai bank BTN saja untuk rincian ini. Semua Customer Service tentu akan menanggapi dengan senang hati, tak peduli Anda langsung membuka deposito pada saat itu ataupun tidak.
Nurjanah
Selamat pagi..saya juga mengajuka pinjamn jaminn deposito skrg setoran saya agak macet..trus gmna apakah deposito saya akan terpotong...+bunganya..atau lngsung cair ke tabungan..trus setoran yg sudah masuk akan terhitung ke hutang atau tidak..mohon keteranganya.
Seputarforex
Apabila deposito digunakan sebagai jaminan kredit bank, maka deposito tersebut akan dikunci oleh pihak bank. Artinya, Anda atau pihak manapun tidak bisa mencairkannya sama sekali selama kredit masih belum terselesaikan. Jika cicilan macet, maka deposito tetap akan dalam status utuh dan terkunci, tidak akan cair ke tabungan atau sejenisnya. Apabila Anda sudah dideklarasikan gagal bayar (kredit macet), baru deposito yang dijadikan jaminan itu akan disita bank, bisa dengan maupun tanpa persetujuan Anda. Namun, untuk mengetahui penjelasan selengkapnya, lebih baik Anda diskusi langsung dengan petugas bank terkait. Akan lebih baik bila Anda dapat menyelesaikan kredit ini dengan baik-baik, daripada terjadi kredit macet yang mencoreng riwayat kredit Anda.
Wawan
Mohon pencerahannya pak, apa yg menjadi pertimbangan menggunakan kredit dgn jaminan deposito/tabungan selain penalty utk deposito blm jt tempo, krn mnrt sy secara ekonomis akan tetap tdk menguntungkan dibanding menggunakan uang kas yg tdk berbunga, ditambah lg ada biaya provisi dan admin bank. Apakah ada hubungannya dgn penghindaran pajak? Terima kasih.
A Muttaqiena
Sepengetahuan kami, penggunaan deposito sebagai jaminan kredit tidak ada hubungannya dengan penghindaran pajak. Toh ketika bank membayarkan bunga deposito, nantinya akan otomatis dipotong pajak; tak peduli apakah deposito itu digunakan sebagai jaminan kredit atau tidak. Dalam hal pertimbangan Anda, mungkin Anda membayangkan pinjaman tersebut untuk keperluan konsumtif? Jika konteksnya kredit konsumtif, memang mungkin lebih ekonomis jika deposito diambil langsung saja daripada digunakan sebagai jaminan kredit bank. Namun, jika kita berbicara tentang kredit untuk tujuan produktif, maka perkaranya jadi berbeda. Apabila dana deposito ditarik begitu saja, maka kita akan kehilangan pendapatan bunga, kena penalti, dan rugi Opportunity Cost; padahal usaha yang didanai belum tentu sukses, dan jika bermasalah maka langsung ada perkara likuiditas dalam waktu singkat karena praktis tidak ada persediaan uang sama sekali. Namun, jika deposito digunakan sebagai jaminan kredit bank, kemudian usaha bermasalah, maka bisa diekspektasikan ada rentang waktu cukup lama untuk memperhitungkan cicilan baliknya (dengan ataupun tanpa penjadwalan ulang), plus tetap ada pendapatan bunga deposito yang akan mengurangi beban bunga kredit. Apalagi, kredit dengan jaminan deposito bisa diproses jauh lebih cepat ketimbang kredit dengan kolateral berbeda. Ini salah satu contoh skenarionya saja. Setiap orang bisa punya pertimbangan berbeda-beda sesuai dengan situasi masing-masing. Karena, ketika kita memperhitungkan untung-rugi, tidak hanya melihat angka-angka nominal saja, melainkan banyak aspek lain, seperti Opportunity Cost dan likuiditas tadi. Jika berdasarkan situasi Anda saat ini, tidak ekonomis menggunakan deposito sebagai jaminan kredit, maka ya jangan lakukan itu. Namun, orang lain boleh jadi memiliki pertimbangan lain, karena situasi mereka belum tentu sama dengan Anda.