Menggunakan Fibonacci Retracement Sebagai Pivot

Penggunaan Fibonacci Retracement sebagai pivot sering disebut sebagai Wisopivot. Sampai saat ini, indikator inilah yang tetap saya jadikan patokan utama dalam trading.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Pada  artikel sebelumnya, kita sudah bahas bagaimana menarik Fibonacci Retracement secara umum. Kali ini kita akan mencoba menggunakan Fibonacci Retracement ini sebagai Pivot. Pivot memang bisa ditentukan dengan rumus, seperti yang sudah pernah kita bahas pada artikel terdahulu.

Akan tetapi, saya pribadi cenderung memilih menggunakan Fibonacci Retracement sebagai patokan menarik pivot. Dasar penarikan Fibonacci-nya kurang lebihnya sih sama aja, seperti yang sudah kita bahas kemaren. Patokan swing yang dominan tetap kita gunakan. Hanya saja, sebagai pengganti pivot, kita menggunakan dua Fibonacci Retracement yang kita pertemukan di level nol sebagai pivotnya. Berikut adalah contoh-contoh hasil penarikan Fibonacci Retracement sebagai pivot:



 

Pada chart di atas, saya memasang indikator: Parabolic SAR, MACD dan Fibonacci Retracement sebagai pivot. Cobalah amati bagaimana pergerakan harga pada chart di atas terlihat "mematuhi" pola-pola yang dibentuk oleh pivot dari level Fibonacci tersebut. Selanjutnya, kita bisa menggunakan level-level fibo tersebut sebagai patokan TP maupun SL. Saya pribadi seringkali memasang pending order dengan patokan level-level fibo tersebut, baik itu pending order stop maupun limit, tergantung pemahaman kita dan juga melihat kekuatan trend yang sedang berjalan.

Penggunaan Fibonacci Retracement sebagai pivot seperti yang saya perlihatkan di atas sering disebut sebagai Wisopivot. Pada kesempatan ini, saya merasa perlu mengucapkan terimakasih pada mentor saya, Wison Lee, yang telah mengenalkan Fibonacci, mulai dari dasar-dasarnya sampai ke pemahaman dan penggunaanya. Sampai saat ini, indikator inilah yang tetap saya jadikan patokan utama dalam trading.

Sebagaimana penggunaan Fibonacci Retracement secara umum, sebenarnya cara ini bisa saja digunakan untuk semua time frame, hanya saja perlu ketelatenan dan cukup menyita banyak waktu kalau kita gunakan di time frame pendek. Lah iyaa, masa iya kita mau narik-narik fibo setiap setengah jam sekali, repot banget lah.

Ok deh, itu cuma salah satu alternatif  indikator yang bisa kita gunakan dalam trading. Seorang teman trader sih bilang… ngapain juga repot-repot narik–narik fibo, kan bisa aja langsung kita pasang custom indicator daily pivot ajah. Iya bener juga sih, cuma kalau saya, justru salah satu asyiknya trading ya saat kita pasang-pasang dan setting indikator itu. Yah, mungkin karena kebiasaan aja sih, rasanya kerasa ada yang kurang kalau trading tanpa narik fibo dulu. Anyway, indikator apa yang akan kita gunakan dalam trading, semua tergantung kepada kita. Mau yang tinggal pasang atau mau yang pake narik-narik dulu… terserah ajah. Tinggal pilih mana yang lebih enak deh… Yang penting enjoy ajah!

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.


Ubut Ubut
kalau ditarik sendiri fibo nya berarti bisa mengurangi objektivitas pivot, menurut ne ini lebih bisa disebut variasi fibonacci retracement sih daripada pivot point. pivot cuman muncul jadi garis tengahnya aja, selain itu ga ada perhitungan2 khusus yang jadi ciri khasnya poin2 pivot selama ini
Heery Snn
ubut, yh nma nya jga fibonaci retracemen sbg pivot, ya pasti nya lebih fokus ke fibonaci nya. kalo mo yg pake hitung2an y pake fibonaci pp aja, perhtngn nya tinggl di gabungn sm level2 fibonaci aja.
Jamil
@Heery: Fibonacci juga bisa dihitung dengan rumus pivot point? Lengkapnya seperti apa gan kalo boleh tau?
Heery Snn
jamil, keterangan lengkap dari perhitungan fibonaci dgn pivot seperti ini:

Fibonacci Pivot Point
R3 = PP + ((High - Low) x 1.000)
R2 = PP + ((High - Low) x 0,618)
R1 = PP + ((High - Low) x 0,382)
PP = (H + L + C) / 3
S1 = PP - ((High - Low) x 0,382)
S2 = PP - ((High - Low) x 0,618)
S3 = PP - ((High - Low) x 1.000)
C - Harga Penutupan, H - High, L - Low

lbh lengkap nya lg ada jenis2 pivot yg lain, tinggk simak aja di sini
Aman Aman Saja
seru nih ada macem baru fibo retracement, Makin mantap aja pake ini indikatorr Thanks informasi dan penjelasannya sangat membantu disini
Sari
Saya kq masih bingung cara narik garis Fibonacci yang tepat kyk gmn ya?