Menyingkap Teka-Teki Di Balik Korelasi Bitcoin Dan Emas

Benarkah Bitcoin adalah emas digital yang bisa menjadi safe haven? Artikel ini akan mengupas anggapan tersebut dengan tinjauan historis tentang korelasi Bitcoin dan Emas.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Banyak pendapat yang bertebaran di luar sana menyatakan bahwa Bitcoin merupakan Emas Digital. Benarkah anggapan ini? Apakah keduanya juga memiliki karakteristik yang sama? Ataukah keduanya berperilaku benar-benar berbeda?

Hubungan ini sebenarnya telah lama dibahas oleh banyak pengamat di industri kripto maupun komoditas. Alasannya tak lain karena adanya pihak-pihak tertentu yang terus mengunggulkan Bitcoin sebagai safe haven yang mampu menggantikan Emas.

 

korelasi emas dna btc

 

 

Sementara beberapa pengamat pasar mengklaim terdapat korelasi antara Bitcoin dan Emas, ada para ahli trading mata uang digital yang tidak setuju. Lebih lanjut, beberapa orang juga telah mengumpulkan berbagai data yang mereka percaya dapat menunjukkan, bahwa hubungan antara Bitcoin dan emas paling tidak dapat dijadikan landasan untuk pengambilan keputusan dalam spekulasi.

 

Perbedaan Pendapat Para Ahli

Bitcoin dan Emas telah sering menunjukkan korelasi menarik selama pasar dirundung gejolak dan ketidakpastian karena isu-isu fundamental berdampak tinggi. Beberapa kenaikan dan penurunan antara kedua aset tersebut tampak saling berbanding terbalik, tapi hubungan itu seringkali langsung hilang ketika kondisi pasar kembali normal. 

Tim Enneking, Ketua Manajer Investasi Mata Uang Kripto EAM mengatakan, "Sebenarnya ada korelasi sangat kecil ketika terjadi peristiwa geopolitik yang mampu mendorong harga pasar untuk naik atau turun." Ia juga menegaskan bahwa korelasi Bitcoin dan Emas berkaitan dengan kondisi di pasar secara keseluruhan. Saat korelasi antar instrumen di pasar sedang tinggi, keterkaitan Bitcoin dan Emas juga akan menguat. Begitu pula sebaliknya, jika korelasi di pasar secara keseluruhan sedang rendah, maka hubungan Bitcoin dan Emas juga akan melemah.

Di sisi lain, Peter Zivkovkski, Direktur Operasi untuk platform perdagangan Bitcoin Whaleclub, menyatakan bahwa perusahaannya belum mendeteksi adanya korelasi statistik yang signifikan antara Bitcoin dan Emas. Zivkovkski mengatakan, "Setiap korelasi, baik yang positif ataupun negatif antara Bitcoin dan Emas selama jangka waktu tertentu hanyalah murni kebetulan."

 

Statistik Korelasi Bitcoin Dan Emas

Analisis statistik berdasarkan data historis yang dilakukan oleh Chris Burniske dari ARK Invest gagal menggambarkan hubungan yang kuat antara Bitcoin dan Emas.

Hasil pengamatan Burniske mengungkapkan bahwa ketika diperiksa setiap minggu, korelasi Bitcoin yang beredar dan Emas dalam satu tahun belakangan adalah positif. Korelasi ini dihitung antara 30 Desember 2011 hingga 20 Juni 2014.

 

koefisien korelasi mingguan

 



Korelasi antara Bitcoin dan Emas menurut data di atas menghasilkan rata-rata 0.14. Nilai korelasi ini berkisar antara 0 sampai 1. Saat bernilai 1, nilai korelasi menujukkan hubungan keterkaitan yang sempurna. Sedangkan saat bernilai 0, berarti tidak ada hubungan sama sekali. Karena rata-rata korelasi berada di angka 0.14 (mendekati nol), bisa diartikan hubungan antara Bitcoin dan Emas sangat tipis.

Pada 27 Juni 2014, korelasi satu tahun antara Bitcon dan Emas malah menjadi negatif dan tetap seperti itu selama hampir seluruh periode hingga 24 Juni 2016. Korelasi rata-rata -0.20 selama kurun waktu tersebut, sekali lagi gagal untuk menggambarkan hubungan yang kuat antara keduanya

Ketika dianalisis pada periode bulanan (mengambil data dari hari Jumat pertama setiap bulan), korelasi yang terjadi positif untuk hampir semua periode antara 6 Januari 2012 hingga 6 Juni 2014.

 

koefisien bulanan

 

 

Pada tanggal 4 Juli 2014, hubungan antara Bitcoin dan Emas menjadi negatif, dan tetap seperti itu hingga 3 Juni 2016. Keterkaitan kedua aset tersebut menjadi sedikit lebih kuat pada April 2016 (menjadi -0.21), tapi pada tingkat ini, korelasi antara keduanya masih belum dapat disebut signifikan.

 

Analisis Korelasi Pergerakan Harga

Grafik berikut ini menggambarkan perbandingan pola pergerakan harga Bitcoin (grafik Line biru) dan Emas (grafik Line merah):

 

grafik perbedaan harga

 

 

Jika dilihat dari pergerakan harga dalam kurun waktu mingguan, memang beberapa waktu terakhir antara Mei 2017 hingga akhir tahun 2017, terjadi korelasi searah antara Bitcoin dan Emas. Namun, sebelum itu korelasi bahkan hampir tidak pernah terjadi. 

Begitu juga dengan grafik pergerakan harga antara Bitcoin dan Emas secara bulanan di bawah ini. Hampir tidak terjadi korelasi apapun hingga pertengahan tahun 2017.

 

grafik perbedaan harga bulanan

 

 

Perbedaan Bitcoin Dan Emas

Ketika menjelaskan korelasi rendah antara Bitcoin dan Emas, para ahli pasar menunjuk perbedaan ukuran dan dinamika pasar dari kedua aset tersebut sebagai alasan.

Zivkovsky menggambarkan pasar Bitcoin masih "kecil" jika dibandingkan dengan pasar Emas. Ia juga menekankan bahwa permintaan yang dibutuhkan untuk mendorong harga Emas naik jauh lebih besar daripada yang dibutuhkan untuk membuat harga Bitcoin menguat. Max Boonen, pendiri dan pembuat pasar B2C2 memberikan pernyataan serupa, dengan mengatakan bahwa pasar Bitcoin masih belum mampu berperilaku layaknya pasar Emas yang lebih tua dan lebih matang.

 

'Disatukan' Oleh Ketidakpastian

Untuk mengetahui apakah akan ada korelasi antara harga Emas dan Bitcoin pada tahun 2018, pertama-tama kita harus melihat beberapa faktor yang mempengaruhi harga dari dua aset itu, sebelum membuat proyeksi korelasinya.

Harga emas dipengaruhi oleh beberapa berita fundamental, beberapa di antaranya adalah tingkat inflasi, kebijakan moneter, dan nilai Dolar AS (Baca juga: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Emas). Selain itu, indikator kuat lain yang berdampak pada harga Emas adalah faktor global yang umumnya disebut ketidakpastian. Di sinilah reputasi emas sebagai aset safe haven ikut bermain, karena para investor biasanya memilih untuk 'berlindung' pada nilai Emas ketika pasar dilanda kecemasan geopolitik dan ketidakstabilan.

Di sisi lain, pasar Bitcoin yang relatif baru belum memiliki mekanisme matematis dan terus bergejolak dalam penentuan harganya. Meskipun demikian, mereka yang memantau pergerakan mata uang kripto telah menemukan tiga faktor utama yang mendorong harga Bitcoin, yaitu liputan media, risiko politik dan regulasi.

Markets Insider melaporkan bahwa tingkat pencarian Google untuk Bitcoin memiliki korelasi 91% dengan harga mata uang kripto. Meskipun demikian, ketidakpastian atas Brexit dan Pemilu AS 2016 juga memiliki kontribusi terhadap kenaikan harga Bitcoin.

Dalam hal kebijakan pemerintah, keputusan Jepang untuk menganggap Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah menyebabkan peningkatan harga Bitcoin sebesar 2% hanya dalam 24 jam. Sementara itu, tindakan pemerintah China yang memblokir seluruh kegiatan terkait mata uang kripto mampu mendorong Bitcoin turun sebesar 29% dalam periode yang sama (24 jam).

Sejauh ini, faktor paralel yang mempengaruhi harga Emas dan Bitcoin adalah risiko politik dan ketidakpastian saja. Penyebab umum ini tidak akan cukup untuk membangun sebuah korelasi yang cukup kuat antara Emas dan Bitcoin, terutama jika kita membandingkan kedua pasarnya secara keseluruhan.

 

Kesimpulan

Dari beberapa penjelasan di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa korelasi Bitcoin dan Emas sangat kecil bahkan hampir nihil, serta sangat tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Ketika kita menganalisa beberapa harga tertinggi dan harga terendah di time frame harian ke bawah untuk Emas dan Bitcoin, memang keduanya tampak memiliki korelasi secara langsung. Pada saat terjadi masalah geopolitik, keduanya benar-benar condong bergerak ke atas. Namun jika masalah tersebut sudah reda, korelasi antara keduanya pun hilang.

Seperti yang telah disampaikan oleh para ahli di atas, pasar Bitcoin dan Emas memiliki ukuran dan dinamika yang berbeda, sehingga hubungan antara kedua aset tersebut tidak bisa disebut "signifikan". Bahkan dengan pertumbuhan yang mengesankan dalam beberapa tahun terakhir, Bitcoin masih memiliki pasar yang relatif kecil dibandingkan dengan Emas. Mekanisme yang mengatur pertumbuhannya juga belum terjamin, terutama dalam hal penerapan teknologi Blockchain dan jaringan penambang yang bersifat terdesentralisasi.

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.