OctaFx

iklan

Metode Trading Dengan Pin Bar

98473

Pin bar bisa terjadi dalam setiap pergerakan harga, dan jika kita telah terbiasa menemukan formasinya, kita bisa dengan mudah menerapkannya dalam trading.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Artikel ini membahas pengenalan metode pin bar dalam trading forex dan cara menggunakannya dengan efektif. Pin bar bisa terjadi dalam setiap pergerakan harga, dan jika kita telah terbiasa menemukan formasinya, kita bisa dengan mudah menerapkannya dalam trading. Pin bar adalah bar yang berada ditengah dari formasi 3 bar yang sering terbentuk pada pergerakan harga dalam chart candlestick ataupun bar chart.

Karakteristik formasi dari sebuah pin bar :

  • Harga open dan harga close pin bar berada didalam atau sangat dekat dengan range harga bar pertama dan bar ketiga.
  • Harga open dan harga close pin bar saling berdekatan, makin kecil jaraknya makin bagus.
  • Ekor pin bar (garis panjangnya) keluar menonjol diantara kedua bar yang mengapitnya, makin panjang makin akurat.

Berikut adalah beberapa contoh formasi bullish reversal dan bearish reversal pin bar. Contoh berikut dibuat dalam bar chart karena gerak harga (price action) dalam formasi bar relatif lebih tampak. Ekor yang panjang menggambarkan penolakan pasar pada level tertentu.


              

 

Pada contoh berikut ini pin bar-pin bar yang terbentuk pada trend yang dominan bisa bekerja dengan sangat bagus, juga perhatikan pada koreksi reversal yang juga terbentuk sebuah pin bar dan dinamai counter-trend pin bar, yang juga bekerja sesuai karakteristik pin bar.



Trading dengan menggunakan formasi pin bar
Untuk masuk pasar dengan memanfaatkan formasi pin bar adalah cukup mudah asalkan karakteristik sebuah formasi pin bar seperti tersebut diatas terpenuhi. Jadi kita cukup mencermati apakah terbentuk formasi pin bar pada 3 bar yang terjadi secara berurutan. Agar lebih akurat, dianjurkan untuk masuk pasar dengan formasi pin bar yang didukung oleh indikator yang lain, semisal trend line, level-level support dan resistance, moving average atau level-level dari fibonacci retracement.

Timing masuk pasar dan level stop loss.
Untuk formasi bearish pin bar: kita masuk sell setelah harga menembus level terendah dari pin bar, dan stop loss diset sedikit diatas level tertinggi ekor pin bar.
Untuk formasi bullish pin bar: kita open buy setelah level tertinggi pin bar ditembus, dan stop loss kita set sedikit dibawah level terendah ekor pin bar.

Formasi pin bar dalam candlestick chart
Formasi pin bar dalam candlestick chart adalah sama persis dengan bar chart, hanya berbeda pada penamaan atau terminologinya saja.Untuk formasi bearish reversal pin bar biasa disebut dengan inverted hammer long wicked doji, long wicked gravestone, atau shooting star. Pada formasi bullish reversal pin bar disebut dengan hammer, long wicked doji, atau long wicked dragonfly.

Contoh formasi pin bar yang terbentuk dalam candlestick chart:



Formasi pin bar bisa bekerja dengan baik pada hampir semua time frame trading, tetapi sangat powerful pada time frame daily. weekly dan paling rendah 4 hour.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Eka Apsari
Pin bar emang candle yang sumbu panjangnya menipu, makanya dinamai pinoccio bar
Ovi Nugrahadi
pinbar mana yg lebih bagus , yg ekornya panjang atau yg bodynya kecil? karena sering juga ketemu yang bodynya lumayan besar tapi ekornya juga panjang, tolong dishare sarannya master
thenks
Martin S
@ Ovi Nugrahadi:
Yang lebih bagus pin bar yang berekor panjang (long tailed pin bar), probabilitasnya lebih tinggi dibandingkan yang pendek. Baca juga: Mengenali Sinyal Trading Dari Price Action (1)
Rizki S
Untuk trading dengan pin bar sepertinya cukup baik ini, saya penasaran dengan peluang pin bar yang paling besar ini apakah sebagai tanda reversal ataukah sebagai penyelesaian koreksi? Terus, saya ingin belajar trading dengan pin bar, tapi banyak yang mengatakan kalau trading dengan price action itu kelihatannya saja mudah, padahal sebenarnya sulit, jadi kalau dalam masih tahap pemula lebih baik jangan terlalu mengandalkan strategi trading dengan pin bar. Jadi kira-kira berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menguasai penggunaan pin bar ini? Sebetulnya saya juga masih bingung dengan cara menentukan tingkat kesuksesan trading di akun demo, jadi kalau ada master-master sekalian yang ada saran mungkin bisa turut memberikan saran
Martin S
@ Rizki S:
- Bisa reversal bisa koreksi (retracement). Untuk memastikan bisa dilihat dari pergerakan harga terhadap level resistance atau support kuat (menembus atau tidak), atau bisa juga dengan pengukuran lewat level-level Fibonacci retracement. - Waktu untuk memahami price action tergantung dari seringnya Anda berlatih trading dengan menggunakan metode price action. Kalau persentase profit Anda bertambah berarti ada kemajuan. Cobalah hingga persentase profitnya diatas 50%.
Eka Apsari
@Rizki S: Agan bisa coba truss sampe persentasi keberhasilannya lebih dari 50%. Biar lebih yakin bisa juga itu dinaikin standar ratenya. Ditentuin dari profit keseluruhan juga bisa, tapi juga mesti dibekali sama manajemen juga biar terbiasa pake manajemen resiko tradingnya.

Menurut ane ga ada batasan kapan trader bisa lulus belajar trading dengan strategi apapun. Yang tau kapan bisa siap coba trading di akun ril ya trader itu sendiri, jadi coba atur persentasi keberhasilan di rate yang sekiranya bisa ngasih hasil memuaskan nantinya.
Ariel Nurrochman
Knp y kok dianjurkan nya di tf 4hour keatas? Apa di tf yg lebih kecil pin bar ini jarang muncul?? ato sinyal nya banyak yg fake?? Bukan nya price action itu harus nya bs dipakai di tf mana aja?

Kombi pin bar yg paling srg ditonjolin kn support sm resisten, kalo sama oscillator apa bisa? soal nya yg disaranin selama ini indi2 yg dipasang lngsung di chart harga nya sih. Ane pesasaran soal nya oscillator kan juga sinyalkan reversal. jadi klo udah bertepatan ma sinyal overbought/sold mesti nya tambah bgs dong ya?
Martin S
@ Ariel Nurrochman:
- Pada dasarnya metode trading dengan price action bisa diterapkan pada semua time frame, hanya saja semakin rendah time frame akan semakin kurang akurat karena kemungkinan terjadinya noise lebih tinggi. - Sebaiknya memang dikonfirmasi dengan indikator teknikal termasuk oscillator untuk melihat momentum entry yang tepat. Mengenai overbought / oversold itu berlaku pada keadaan sideways atau ranging, kalau pergerakan harga sedang trending overbought / oversold tidak berlaku.