Advertisement

iklan

Metodologi Day Trader

100630

Para Day Trader biasanya menggunakan time frame 4H atau 1H sebagai penentu long term trend-nya.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Day trader adalah sebutan untuk seseorang yang melakukan transaksi dalam jangka waktu sangat pendek. Misalnya membeli di sesi trading pertama dan kemudian menjual di sesi trading kedua atau ketiga. Gaya trading ini mengambil keuntungan dari fluktuasi harga harian. Kisarannya antara beberapa menit sampai jam per trading. Sifat trader jenis ini sangat spekulatif. Tujuannya murni mencari capital gain.

metodologi day trader
Karena likuiditas yang tinggi pasar forex, dengan nol komisi dengan pembuat pasar (bahkan dengan ukuran perdagangan kecil), dan penggunaan sampai dengan 100-1 leverage, trading forex adalah cocok untuk perdagangan harian / forexday trading di mana Anda manfaatkan dari pergerakan intraday bahkan dengan ukuran account yang sederhana atau micro dan mini. Artinya, dengan pergerakan mata uang selama hari itu dan leverage yang dipakai, Anda dalam perdagangan yang menguntungkan dengan rasio laba-rugi yang baik dapat dicapai.

Sangat baik bagi Anda yang ingin secara aktif berdagang mengikuti perdagangan jenis ini. Dengan sistem trading yang bagus, Anda tidak  harus terpaku pada layar, karena Anda bisa  menggunakan indikator harga dan alert, dan jangka waktu perdagangan yang 2-4 jam, termasuk menggunakan bingkai waktu yang lebih singkat untuk waktu entri tersebut. Hal demikian merupakan kemudahan bagi trader jenis ini.

Para Day Trader ini biasanya menggunakan time frame 4H atau 1H sebagai penentu long term trendnya. Sedangkan untuk eksekusi harian mereka lebih suka menggunakan time frame 15M.

di karenakan  time  frame  dan  waktu  trading  yang  singkat,  target  profit mereka  pun tidaklah terlalu besar. Hanya ada dalam kisaran dibawah 100 points. Kebanyakan adalah sekitar 30-50 points. Namun justru dikarenakan target profit mereka tidak terlalu besar maka mereka dapat melakukan pembukaan posisi beberapa kali dalam satu harinya. Bahkan Saya pernah bertemu dengan seorang day trader yang bertrading hingga 13 lot dalam satu hari padahal deposit awal  yang dia masukkan hanya sebesar $500!!  Ini tergolong day trader yang sangat aktif.

Kelebihan
ketika  melakukan trading dengan pola day trader adalah pada banyaknya kesempatan yang bisa diambil. Dikarenakan target profit yang dikejar tidak lebih dari 100 points, kesempatan ini dapat timbul hampir setiap hari diberbagai jenis pasangan mata uang utama. Jikalau Anda cukup pandai, entahkah harga sedang berada dalam gelombang naik atau turun, seorang day trader mampu mendapatkan profit dari sana.  

Para  day trader  tidak  terlalu  memusingkan akan  trend  jangka  panjang seperti seorang Swinger. Hal ini disebabkan bagi mereka trading adalah hari ini. Dengan melihat pergerakan hari ini maka itulah kondisi market yang bisa diambil. Itu sebabnya mereka menggunakan time frame yang relatif lebih pendek seperti 15M atau 10M.

Kekurangan
Kekurangan dalam trading dengan pola seperti ini tentu saja ada. Jika pada seorang Swinger kelebihannya ada pada mudahnya pengontrolan posisi dah harga, hal ini justru menjadi kendala seorang day trader. Seorang day trader harus cukup kuat memantau pergerakan harga beberapa kali setiap harinya. Jikalau tidak demikian mereka dapat kehilangan kesempatan mereka dalam pembukaan posisi. Hal ini berimbas pada besarnya kemungkinan seorang day trader mengalami tekanan psikologis yang diakibatkan perubahan harga dari detik ke detik. Anda yang sudah pernah membuka real account atau sedang menjalankan real account tahu maksud saya. Pada real account, titik psikologis memegang peranan yang sangat penting jauh melebihi tekanan mana pun.

Kekurangan lainnya adalah pada kelebihan seorang day trader yaitu derajat keaktifannya. Semakin aktif seseorang membuka posisi maka resiko yang ditempuh juga akan semakin besar. Jadi alih-alih mendapatkan profit, seorang day trader yang tidak mahir membaca grafik acap kali mengalami loss dalam jumlah cukup besar dalam waktu yang singkat.

Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.


Choirul Mustopha
Cara membedakan & menentukan sesi pertama, kedua, & ketiga itu gimana se?
apa ini ada kaitanx sama sesi pasar asia, eropa, & as?
klau benar gimana caranya tu? kan volatilitas di tiap2 sesi beda2...
Anjar Riwayanto
sebenarnya apa perbedaan day trader dengan scalper? apakah sama saja? saya kira trader yang trading menggunakan timeframe dibawah H1 itu termasuk scalper. sebelum ini saya sudah tahu kalau day trader juga masuk dalam kategori trader jangka pendek, tapi saya kira waktu tradingnya akan lebih lama dan timeframe yang dipilihpun juga lebih besar dari seorang scalper
Alexander
setau ane klo scalper jls prlu mmprhtkn chart trus, yg jls prlu lbh sering prhatian sm grfk kl dbndng sm swinger. dgn sinyal indikator hrga dn alert apa trdr jngk pndek bs lbh santai dn jd ga prlu mantengin layar trus?
Anjar Riwayanto
@alexander: bagian yang itu juga sedikit membingungkan karena diakhir juga disebutkan bahwa day trader berisiko lebih sering memantau harga dan sering masuk posisi. saya juga penasaran dengan indikator harga dan alert yang dimaksud karena bisa memudahkan urusan day trader kalau bisa dimanfaatkan penggunaannya.

menurut saya yang lebih meyakinkan adalah statement di bagian kedua, karena sudah banyak yang membuktikan kalau trading jangka pendek lebih memerlukan fokus pada grafik dan membuat trading jadi memakan lebih banyak waktu
Hidayatul M
......Semakin aktif seseorang membuka posisi maka resiko yang ditempuh juga akan semakin besar. Jadi alih-alih mendapatkan profit, seorang day trader yang tidak mahir membaca grafik acap kali mengalami loss dalam jumlah cukup besar dalam waktu yang singkat.............

jdi artinya kalau sudah mahir baca grafik boleh2 saja sering buka posisi?
Anjar Riwayanto
@hidayatul: trader yang sudah mahir membaca grafik biasanya akan lebih profesional dalam memperhitungkan frekuensi trading, sehingga kecenderungan seorang trader sukses untuk sering masuk pasar terbilang rendah.
Adi Purwadi
jadi gak gegabah ea kalau udah profesional, alias gak serakah. profit 15 % - 20 % udah cukup profit segitu utk real lifenya.