Mindset Pikiran Trader Untuk Menjadi Sukses

83955

Anda ingin menjadi trader forex sukses? Maka perhatikan faktor -faktor yang berhubungan dengan cara membangun mindset pikiran trading yang benar ini.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Menjadi seorang trader forex sukses bukanlah hal mudah seperti yang terlihat, tentu banyak faktor yang melatarbelakanginya. Salah satunya adalah faktor psikis dan alam bawah sadar. Namun sayangnya, banyak trader yang mengabaikan faktor ini. Mereka menganggap faktor kesuksesan trader hanya dari faktor teknikal saja. Nah, yang akan kita bahas adalah cara membentuk mindset pikiran trader sukses, yang tentunya akan sangat bermanfaat khususnya untuk trader pemula.

Mindset Pikiran Trader Forex Sukses

Alam bawah sadar terbentuk dari kebisaan-kebiasaan yang biasa dilakukan di alam sadar, dan ini berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali. Jika Anda adalah seorang trader forex tapi sering mengalami loss dibanding profit, bisa jadi hal tersebut terjadi karena bentukan dari kebiasaan-kebiasaan buruk yang Anda lakukan selama trading. Misal, Anda mudah tergiur dengan trend, greed (serakah), mudah panik, hanya mengandalkan insting, dll. Jika hal ini terus Anda lakukan berulang-ulang tanpa sadar itu akan menjadi kebiasaan Anda.

Untuk itu, mempelajari aspek psikologi forex adalah hal yang patut dipertimbangkan oleh semua trader. Nah, yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara membentuk mindset pikiran trader sukses?

 

5 Cara Membentuk Mindset Pikiran Trader Forex Sukses

Mindset Trader Sukses

1. Selalu Berpikir Profitable

Pada dasarnya, trading adalah aktivitas melakukan pertukaran barang atau jasa dari satu pihak ke pihak lain. Sama halnya dengan trading forex, yaitu pertukaran valuta asing antar pihak yang bersangkutan dan memperoleh keuntungan dari selisih nilai antar mata uang tersebut. Maka dari itu, mindset trader forex harus selalu berpikir profitable (menguntungkan). Untuk membentuk mindset pikiran trader yang profitable, Anda perlu melakukan beberapa hal di bawah ini:

  1. Ekspektasi Yang Realistis
    Maksud dari ekspektasi yang realistis di sini adalah penuh perhitungan dan melakukan segala hal sesuai dengan kemampuan, sehingga tindakan yang diambil terkesan MASUK AKAL. Jadi di saat mengambil keputusan dalam trading forex, selalu pertimbangkan plan (rencana) dan risk (risiko), sehingga yang dilakukan selalu memiliki dasar yang jelas. Tidak ada salahnya memiliki harapan profit besar, tapi Anda juga harus melihat kemampuan yang Anda miliki. Jangan sampai ekspektasi tersebut membuat Anda gila karena terlalu sulit untuk dicapai dengan kemampuan modal ataupun skill trading Anda.
  2. Kerja Cerdas Bukan Kerja Keras
    Dalam trading forex, ada dua prinsip yang mendasar yaitu kerja keras atau kerja cerdas. Banyak yang mengira bahwa kerja keras adalah kunci dari kesuksesan trading forex. Memang itu tidak sepenuhnya salah, tapi kerja cerdas akan lebih efisien karena memungkinan trader untuk menangkap sinyal yang lebih berkualitas dan profitable.


2. Memiliki Fondasi Yang Kokoh

Mindset trader sukses dalam mengambil keputusan pasti disusun dengan banyak pertimbangan, bukan mengandalkan insting saja. Artinya, trader profesional sudah memiliki strategi yang matang terlebih dahulu, baru akan mengeksekusinya di pasar. Untuk membuat strategi yang matang, perlu mempertimbangkan berbagai analisis antara lain analisis fundamental, teknikal, dan sentimen pasar. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membangun fondasi kokoh dalam trading forex. 

  1. Fokuskan Niat: Faktor mendasar yang sering goyah dalam bermain forex adalah NIAT. Maka sebelum melangkah dan terjerumus lebih jauh lagi, maka tentukan niat Anda terlebih dahulu, dan apa tujuan Anda bermain trading forex ini. Apakah niat Anda bermain cuma sekedar coba-coba, atau memang serius akan mendalaminya untuk mendapat profit yang berkelanjutan.

  2. Sadari Risiko Trading Forex: Pahami satu hal ini jika Anda adalah seorang trader forex:
    "Bermain forex memiliki risiko sangat tinggi dan bisa terjadi kapan saja".
    Tanyakan pada diri Anda, apakah Anda sudah siap dengan risiko tersebut. Mengapa ini penting? Karena faktanya memang demikian. Dalam bermain forex pasti akan merasakan kerugian, bahkan trader sekelas George Soros pun juga pernah mengalami kerugian yang jumlahnya tidak sedikit. 

  3. Perbanyak Latihan: Jika Anda adalah trader forex newbie atau baru, hal yang perlu Anda lakukan saat ini adalah terus mengasah kemampuan Anda. Semakin sering Anda mengasah kemampuan dan terus menambah wawasan seputar trading forex, maka tidak menutup kemungkinan Anda bisa menjadi trader forex sukses dikemudian hari.

 

3. Meminimalisir Kesalahan

Pernah melakukan kesalahan trading adalah hal yang lumrah. Namun yang menjadi masalah adalah bila melakukan kesalahan yang sama secara berulang-ulang. Karena hal tersebut akan tertanam di alam bawah sadar dan menjadi kebiasaan yang Anda anggap itu benar, padahal itu salah. Mindset pikiran trader sukses selalu berusaha untuk meminimalisir kesalahan-kesalahan yang pernah di alamii sebagai bahan pembelajaran ke depan. 

Meminimalisir Kesalahan

(Baca juga: Kesalahan trader menurut ahli psikologi)

Faktanya dalam trading forex, kesalahan tidak hanya datang dari aspek teknikal saja, melainkan dari aspek psikologi yang terjadi tanpa Anda sadari. Jika tidak segera diperbaiki, maka sangat mempengaruhi diri Anda saat pengambilan keputasan saat trading, dan itu sangat berbahaya.

 

4. Sabar Dan Tenang

Kunci kesuksesan dari segala hal adalah ketenangan dalam bertindak. Mindset pikiran trader dituntut harus sabar dan tenang. Trading forex sangat tidak disarankan bagi Anda yang memiliki sifat mudah panik, karena dalam forex Anda akan dihadapkan dengan volatilitas harga pasar yang tidak bisa diprediksi, terlebih lagi jika Anda bermain trading forex di pasangan mata uang eksotik.

Cobalah untuk menjadi pribadi yang sabar. Di saat menghadapi volatilitas harga yang tinggi, biasanya kebiasaan trader pemula adalah tergiur dengan lonjakan harga sesaat. Padahal, harga sangat sulit diprediksi secara rasional jika volatilitas sedang tinggi. Akibatnya, hampir semua posisi trader pemula di saat seperti ini akan berakhir dengan kerugian. Di sinilah pentingnya sabar. Anda bisa terhindar dari tindakan gegabah untuk membuka posisi dalam kondisi yang tidak menguntungkan.

 

5. Menjaga Kesehatan Mental

Melakukan persiapan mental sebelum trading sangat perlu dilakukan bagi seorang trader forex, karena yang dihadapi adalah volatilitas harga di pasar perdagangan mata uang. Dan dapat dipastikan harga sangat sulit diprediksi. Kontrol emosi dan kesabaran sangat diuji, jika tidak diberi waktu untuk istirahat sejenak, itu sangat tidak baik untuk mental Anda. Jadi jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan mental Anda. Mindset pikiran trader sukses selalu tahu kapan waktunya untuk berhenti. 

Ada kalanya Anda harus berhenti sejenak bermain trading. Anggap saja tubuh dan otak Anda itu seperti mesin yang ada kalanya bisa rusak karena pemakaian yang tidak wajar. Jadi apabila Anda terus memforsirnya, jangan salahkan jika tiba-tiba Anda jatuh sakit. Ciri trader forex profesional adalah bisa menjaga kesehatan mentalnya. Cobalah untuk meluangkan waktu dengan keluarga, teman, atau saudara untuk refreshing. Tujuannya adalah untuk mengembalikan kebugaran tubuh dan otak Anda, agar siap kembali menyusun strategi jitu untuk meraih profit maksimal dengan pikiran segar.

 

Mindset pikiran trader forex sukses tidak selalu memikirkan faktor teknikal saja melainkan faktor psikologis atau alam bawah sadar. Namun, banyak trader pemula yang mengabaikan faktor ini. Jika Anda ingin sukses di trading forex, pastikan Anda juga memperhatikan aspek-aspek psikologis, yang informasinya bisa Anda simak di kumpulan artikel psikologi trader.

Alumni Sastra Inggris Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan telah aktif menjadi content writer lebih dari 6 tahun di berbagai macam platform. Saat ini bergabung di Seputarforex.com sebagai jurnalis berita, artikel dan konten-konten menarik lainnya.

Hadi Afrizal
Jadi bagaimana untuk membentuk mindset yg benar? Apa cuma dgn membuat jurnal trading dn rajin berlatih? Sebenarnya mindset yg benar itu seperti apa sih? Ini sifatnya tdk relatif tergantung dari tradernya ya? Apa semuanya harus sama?
Mas Sokib
coba jawab pertanyaanya hadi ah...
setau ane selama mindset yg dimiliki itu ndak merugikan atau ndak membentuk kebiasaan buruk, tiap orang bebas punya mindsetnya sendiri2. ane sendiri ndak percaya kalau ada 2 orang yang punya 1 mindset sama. mungkin itu cuma kebetulan atau sebagian besar aja, tapi dalam bbrp hal pasti ada pula bedanya. klo merujuk dari saran2 yg selama ini udah sering disiar2kan sih, lebih baik bentuk mindset yg selalu ngarahin trading kita sesuai rule.
disiplin itu tinggi valuenya, kadang inilah yg membedakan trading itu dilakukan scr serius atau cuma sebagai hasil asal2an aja.
Fajri Trader
meskipun mind set sudah ditata sedemikian rupa, namun bukan berarti semua harapan yang disebutkan di paragraf pertama itu akan terjadi. pada kenyataannya kondisi trading yang sempurna seperti itu adalah hal yang jauh dari kenyataan. untuk setiap posisi yang dibuka saja resiko lossnya selalu ada. bahkan sistem trading terbaik pun tidak akan bisa 100% membawa trading kita profit terus. jadi perlu dipahami juga bahwa selain menanamkan mindset untuk selalu disiplin dengan rule trading, perlu dibiasakan pula pemikiran yang sadar tentang resiko yang selalu ada. jangan sampai menyusun mindset yang hanya bisa mempersiapkan diri untuk profit, tapi ketika rugi tidak ada penanggulangannya.
Leo
Emangnya gmn gan cara menanggulangi resiko loss itu?
Bukanya tetep lebih baik kalo mindset itu di set supaya profit-oriented ya?
Kalo belom-belom sudah mikir loss mulu, malah kejadian sering loss beneran kan gan?
Fajri Trader
mind set memang perlu diatur supaya lebih fokus ke cara mendapatkan profit. yang saya tekankan di sini adalah untuk tetap tidak lupa mempersiapkan langkah antisipasi, baik secara tindakan maupun kesiapan mental, jika seumpama hasilnya rugi, walaupun setelah dievaluasi trading sudah sesuai dengan rencana. ini bukanlah hal yang mengherankan, karena holy grail dalam trading itu adalah manajemen resiko. pikiran positif dan sistem trading yang profitable itu memang penting, tapi kalau tidak disertai dengan manajemen resiko yang baik, maka kerugian yang bisa terjadi tetap akan membahayakan akun trading.