My Trading Diary

63038

Apakah anda lebih senang melupakan kesalahan dan cenderung menghindari untuk membicarakannya? Bagi trader, adalah penting untuk mencatat semuanya.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Apakah anda lebih senang melupakan kesalahan dan cenderung menghindari untuk membicarakannya? Well, itu lumrah sih. Tetapi kalau dalam trading, anda sebaiknya justru sebisa mungkin mengingat-ingat kesalahan-kesalahan yang pernah anda lakukan untuk sebisa mungkin menghindarinya terjadi lagi. Atau, apakah anda suka mengingat dan mengabadikan keberhasilan yang pernah anda capai? Mm… sebenernya itu juga lumrah sih… asal bukan untuk sekedar pamer plus menyombongkan diri.

diary
Saya sendiri justru sering meng-capture chart, justru di saat-saat "kritis" misalnya menjelang MC. Mentor saya malahan merekam jam-jam menjelang MC-nya dan meng up-load chartnya di blog. Jelas bukan pamer, hanya bermaksud berbagi, supaya temen-temen trader yang lain bisa mengambil pelajaran dari "kesalahan" itu.

Percaya Diri Mempublikasikan Trading Diary

Yah, saya sendiri sih belum begitu telaten dan percaya diri untuk meng-upload semua rekaman trading saya. Hanya saja, saya selalu berusaha membuat catatan kegiatan trading saya. Biasanya saya mencatat posisi yang saya ambil, TP dan SL serta perolehan pips-nya. Kadang-kadang dilengkapi dengan capture chartnya, terutama kalo saya mengambil posisi yang rada aneh ato nekad.Dengan mempunyai catatan posisi, hasil trading disertai penyebabnya, terutama kalo ada posisi yang nyeleneh baik profitnya atopun lossnya, kita bisa mengambil pelajaran dari keberhasilan maupun kesalahan tersebut.

Bentuk-Bentuk Trading Diary

Seorang temen trader malahan telaten membuat print out chart di berbagai time frame setiap minggunya. Dia bilang… buat contekan klo satu saat ketemu candle yang "susah". Mmm.. saya jadi pengen tahu, candle yang menurut dia susah tuh yang kek gimana sih kira-kira yah? Memang, history selalu berulang, termasuk dalam forex.

Oleh karenanya, saya sangat menyarankan anda untuk membuat catatan-catatan posisi dan kondisi saat posisi tersebut diambil untuk bisa mempelajari dan memahami apa dan bagaimana market bereaksi di berbagai kondisi. Kalo anda males untuk mencatat sendiri transaksi yang anda lakukan, anda bisa print catatan transaksi yang ada di trading platform dan menambahkan catatan yang dirasa perlu. Kesalahan terkadang memang menyakitkan untuk diingat-ingat. Tapi justru sebaiknya kita tidak berusaha melupakan kesalahan tersebut. Ingatlah kesalahan dan ambillah pelajaran darinya. Kita gak pengen pengen mengulangi (lagi) kesalahan yang sama yang pernah kita lakukan. Kesalahan kedua biasanya efeknya lebih menyakitkan loh.

Trading Diary Sebagai Pengingat

Percaya deh… saya tahu persis rasanya. Ingat juga kesuksesan, tapi bukan untuk dipamerkan atau disombongkan. Kalo untuk sekedar keep the spirit alive.. it’s ok! Terkadang memang ada saat kita memerlukan suntikan semangat terutama setelah mengalami posisi yang loss berurutan. Mengingat rekor trading yang pernah kita capai kadang juga lumayan membangkitkan semangat loh. Kita akan berpikir, kalau dulu bisa, kenapa sekarang gak? Kita juga bisa mengingat-ingat kondisi market saat kita mencatat rekor perolehan profit  untuk diulangi lagi jika kondisi market yang serupa satu saat terjadi lagi. So, mari kita bikin jurnal trading kita.

Mulailah mencatat transaksi yang kita lakukan serta hasil dan latar belakang kondisinya. Kadang asyik juga sekedar membuka-buka catatan seperti itu. Kita jadi teringat juga kondisi emosional yang kita rasakan saat itu. Misalnya nih, My trading diary Jum’at, 6 Mei 2011, saat ada rilis laporan NFP. Say salah pasang pending order, gak pake SL. Hasilnya, profit 50 pips tapi loss 100 pips. Abis itu, besoknya kesiangan masuk kuliah pula.

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.


Hanafi Nam
Setuju sekali, kegiatan mencatat emang gampang terlupakan dan bisa lama-lama bikin males kalo emang ga hobi bikin catetan. Tapi kalo lagi dibutuhin catetan 2 yg dibikin itu bisa membantu sekali terutama saat menemui kondisi n situasi trading yg sama. Ini bisa jadi salah satu kunci kesuksesan kalo bisa telaten dilakukan. Karna konsisten itu perlu dalam trading, jadi catetan ini bisa tingkatin konsistensi trading itu sendiri karna bisa merekam pengalaman trading baik yang berhasil maupun yang loss, untuk ditiru ataupun dipelajari kesalahannya.
Tania
Betul sekali, memang harus konsisten mencatat, dan jangan malas. Masalahnya, banyak trader yg semangat mencatat di awal2, tapi setelahnya mrk malas mencatatnya lagi.
Toto
kl pas msh d akun demo gmn gan? apa jg prlu bkn trading diary? kn ada yg blg klo trading di akun demo tuh beda sama trading sungguhan. selaen masalah duit virtual sm sungguhan jg ktanya ada yg beda2 gt disistem. kl d bkn diary apa bs ngasih pelajaran n bs ditiru bwt tradng sungguhan?
Hardiyanto Dwi
menurut saya tetap perlu, untuk tujuan pembiasaan. jika di akun demo sudah terbiasa membuat catatan trading maka untuk kedepannya akan mudah terbiasa juga untuk selalu mencatatkan detail trading yang telah dilakukan. memang terdapat beberapa perbedaan antara trading di akun demo dan live. tapi tidak semua situasi akan berbeda, sehingga masih akan ada yang bisa dipelajari juga tentunya.namun memang benar jika sebaiknya apa yang dijadikan contoh di akun demo dan di akun live dipisahkan saja. acuan trading di akun live akan lebih baik diambil dari pengalaman di akun live juga, begitupun untuk trading di akun demo.
Yudi Pw
Jadi ikut penasarn sama candle yg susah itu gimana,
Apa jangan2 itu candle yg blm pernah dibahas ya dimateri2 candlestick?

Soal candle ini, dari artikel2 candlestick kan udah banyak contoh harga dichart.
Klo sudah punya catatan dari sumber2 itu, apa masih perlu print dari chart sendiri?
Klo misalnya sama aja jadinya kan sia2 ya, malah yg dari artikel biasanya lengkap ada keteranganya.
Kita print chart sendiri blm tentu giat mau kasih catatan sendiri.
Jadi klo mau lihat lagi malah bingung jadinya.
Hehehe
Hardiyanto Dwi
contoh dari artikel memang banyak membantu. tapi yang dipelajari dari pengalaman pribadi tentu akan lebih mengena. disamping itu, tidak semua contoh capture chart di artikel diambil dari platform dan jenis grafik yang sama. sebagai permulaan mungkin bisa mengambil contoh dari sumber yang lain, namun untuk selanjutnya akan lebih baik jika trader mengambil contoh dari bentuk candle yang pernah ditemuinya sendiri.