OctaFx

iklan

Orang Yang Cocok Berbisnis Forex

107686

Sebagian besar trader memiliki pekerjaan lain sebelum terjun ke dunia forex. Artikel ini akan memberikan gambaran kepribadian apa yang cocok untuk berbisnis forex.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Dewasa ini hampir semua orang mulai belajar forex. Dan hampir semua trader forex sudah memiliki pekerjaan lain sebelum ia terjun mempelajari market. Itu artinya forex bukanlah pekerjaan utama seseorang. Ini berarti Anda mulai belajar forex sementara sudah memiliki beberapa pengalaman dari pekerjaan lain. Nah, artikel ini akan memberikan Anda gambaran kepribadian apa yang cocok untuk berbisnis Forex. Mari kita simak.

Orang Yang Cocok Berbisnis
Pemalas
Apakah Anda seorang pekerja keras? Bekerja keras adalah salah satu kondisi yang paling penting dalam pekerjaan apa pun. Semakin keras Anda bekerja, hasil yang diperoleh akan lebih baik. Tapi apakah ini juga berlaku dalam perdagangan forex?

Jawabannya adalah tidak. Bahkan, forex trading adalah pekerjaan untuk orang malas. Pekerja keras dalam perdagangan forex dapat berakhir dengan kerugian. Forex trading sebenarnya lebih sederhana daripada apa yang difikirkan orang-orang. Membuat keuntungan lebih banyak dengan bekerja keras di forex belum tentu menghasilkan lebih baik dibandingkan dengan mereka yang lebih santai dalam bertransaksi.

Cerdik
Dalam perdagangan forex, walaupun tidak bekerja keras, yang penting adalah cerdik karena kecerdikan diperlukan untuk menganalisis dan memantau beberapa pasangan mata uang. Jika Anda tidak cerdik, Anda akan menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer dan menganalisis kerangka waktu seperti grafik 5 menit.

Tenang dan sabar
Forex trading membutuhkan ketenangan pikiran dan keseimbangan emosi. Ketika menghabiskan berjam-jam begitu banyak di depan komputer menunggu transaksi yang pas, bisa jadi Anda akan kehilangan keseimbangan dan kemudian membuat kesalahan. Pikiran Anda sebetulnya menyadari bahwa Anda telah memprediksi arah pasar. Karena tidak ingin jam habis sia-sia di depan komputer, maka diambillah open posisi. Posisi seperti ini biasanya posisi yang kalah, karena diambil berdasarkan emosi dan ilusi, tidak didasarkan pada sinyal dan pergerakan harga.

Pandai memanfaatkan waktu
Waktu dalam hal ini adalah bingkai waktu atau time frame. Jika ingin menjadi seorang trader forex yang berhasil, Anda harus bekerja dengan bingkai waktu yang lebih besar. Misalnya menganalisa pasar selama satu jam setiap hari. Kenapa harus bingkai waktu yang lebih besar? Karena pergerakan harga dengan time frame besar membuat pergerakan harga dapat terbaca dengan sebenarnya dan sedikit memiliki false signal.

Tapi ada pula yang bisa berhasil dengan memanfaatkan time frame kecil. Ini adalah orang-orang yang diberi keberuntungan. Terlepas mereka mampu memanfaatkan misalnya dengan time frame 5 menit bisa berhasil, terkadang dalam waktu jangka panjang mereka akan kalah juga. Manfaatkan time frame besar untuk mendapatkan keuntungan dan jangan sekali-kali mengacu kepada pergerakan waktu yang lebih kecil.

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.


Samir Hassan
Sy setuju dengan semua karakter diatas kecuali pemalas. Dalam bidang dan hal apapun pemalas akan sulit atau bahkan mustahil dalam mencapai kesuksesan. Trading forex juga membutuhkan kerja keras, kerja keras dalam usaha dan membangun sistem trading, serta kerja keras dalam mengusahakan disiplin terhadap sistem.

Mungkin disini pengertian kerja keras dan telalu berusaha, serta pemalas dan santai itu disamakan saja. Padahal masing-masing punya definisi dan penerapan yang berbeda-beda. Trading santai bukan berarti dilakukan dengan malas-malasan. Jika malas, maka trader juga akan malas melakukan analisa dengan benar, atau malas menetapkan manajemen resiko.

Kerja keras juga berbeda dengan terlalu berusaha. Terlalu banyak usaha mungkin bisa mengarah pada overtrading, tapi kerja keras sy rasa lebih berkaitan pada kemauan trader untuk terus belajar, dan terus mengembangkan sistem dalam usaha mengembangkan akunnya.
Ian Fauzan
betul itu, gw kdg sebel sm tipikal org malas, hobinya nyari alasan mulu klo ditanyain soal kerjaan. bs jadi alasan diatas itu jg dibikin sm org malas. jangankan santai, org malas itu bisa2 malah malas buka trading sm sekali. jadi tetep krg cocok nih sebenernya buat jdi trader forex. plus, org yg pemalas nih lebih gmpng kena bujuk bisa bikin profit banyak secara cpt & dgn cara yg gmpng. krn scr naluriah mrk pasti pengen hasil yg enak2 tnp perlu kerja keras kan? akhirnya trdng g pikirin analisa & sistem, serta klo ada gagalnya cenderung g ngerti kekurangannya sendiri.
Arismarwan Sudiono
yg pasti orang yg mo trading di forex musti tekun, sabar, and disiplin.
dan lagipula, orang cerdik pun belum tentu bisa cepet menganalisa, kalo kondisi pasarnya memang lagi ga menguntungkan. yg penting itu kemampuan manfaatin kesempatan, mengenali kapan kesempatan itu muncul dan bagaimana memanfaatkannya.
Ian Fauzan
tp org cersik itu banyak akal gan, klo g dapet kesempatan disatu tempat dia selau cari cr buat cari kesempatan ditempat lain. yak kayaknya sih g bnyk org kayak gini, perlu pengetahuan yg banyak pula. ane bayangin tradingnya org yg cerdik tuh bisa fleksibel. klo lagi sepi sinyal di pair yg biasa dipake, bisa langsung beralih ke pair lain yg movementnya lagi apik. atau klo lagi g ada tren, dia selalu punya rencana cadangan buat trading di pasar sideways. gitu aja sih bayangan ane, kenyataannya ane jg kurang tau...
Alvin Cahyadi
Masak sih trader2 yg berhasil trading di tf kecil itu karena dikasih keberuntungan? Kan ada tekniknya juga buat trading di tf2 kecil? Kalau memang itu trader lebih cocok pake tf kecil, lebih ahli ngamati pergerakan harga yg lebih cepet naik turunnya, apa itu juga dibilang keberuntungan?

Keberuntungan itu bukannya kalau kita ndak analisa ndak pake pengaman apa2 tapi tetep bisa profit?

Trader baik yg suka pake tf kecil atopun sebaliknya kebanyakan masih pake kedua2nya. Di prakteknya tf kecil sering dipake swinger buat nyari posisi entri, sedangkn tf besar juga dipake trader jangka pendek buat konfirmasi tren.
Anwar Djufri
hahaha kerjaan orang males point 1 geli saya membacanya LOL
Sukirno
Dalam trading karakter pekerja keras tidak harus 100:% dibuang begitu aja ...cuman disini penempatan pekerja keras nya harus tepat...yaitu bekerja keras dalam belajar ..bukan bekerja keras trading berjam jam dan op bertubi2 sampai pegal semua.... Trading nampak seperti pemalas, tapi sangat tidak cocok bagi para pemalas yg malas belajar ...Trading tetap butuh jiwa yg mau bekerja keras untuk belajar ..