iklan

Panduan Trading Forex Dengan Teknik Korelasi Pair

Teknik trading korelasi pair memberikan alternatif strategi yang memanfaatkan dua atau lebih pasangan mata uang. Jika bisa dimanfaatkan dengan benar, Anda bisa meningkatkan keuntungan dan meminimalisir risiko.

iklan

iklan

Sangat banyak cara untuk menganalisa dan mencari peluang dalam trading forex. Salah satunya adalah dengan mempelajari teknik trading korelasi pair. Sebagai trader, Anda tentu telah memahami bahwa trading bisa dilakukan dengan berbagai macam pasangan mata uang (pair forex), mulai dari yang mayor hingga eksotik. Bahkan, trading juga bisa dilakukan pada pasangan mata uang dengan komoditas logam.

Korelasi pair dalam forex adalah hubungan positif atau negatif antara dua pasangan mata uang yang terpisah. Korelasi positif berarti bahwa dua pasangan mata uang cenderung bergerak searah, sementara korelasi negatif berarti keduanya cenderung bergerak berlawanan arah.

Teknik trading korelasi pair dapat memberikan peluang untuk merealisasikan keuntungan yang lebih besar, melindungi posisi trading, serta mengendalikan tingkat risiko. Jika Anda memprediksi satu pair mata uang akan bergerak bersamaan atau melawan yang lain, maka Anda dapat membuka posisi lain untuk memaksimalkan keuntungan Anda.

Namun, jika Anda salah perkiraan jika pasar bergerak dengan cara yang tidak terduga, Anda dapat mengalami kerugian yang lebih besar.

teknik trading korelasi pair(Baca Juga: Korelasi Mata Uang Dalam Trading Forex

 

Memahami Koefisien Korelasi Dan Cara Membacanya

Koefisien korelasi Pearson adalah ukuran korelasi mata uang yang paling banyak digunakan di pasar forex. Koefisien korelasi Pearson menunjukkan ukuran kekuatan hubungan linier antara dua pair forex yang berbeda. Koefisien korelasi digunakan untuk mengukur korelasi antara berbagai aset, yang dalam hal ini adalah pasangan mata uang.

Rentangnya dari 1 hingga -1, dengan 1 mewakili korelasi positif sempurna dan -1 mewakili korelasi negatif sempurna. Jika nilai koefisiennya 0, artinya tidak ada korelasi.

Karena menghitung secara manual akan sangat membingungkan, banyak trader yang memanfaatkan spreadsheet untuk menghitung koefisien korelasi Pearson. Tabel di bawah ini memberikan contoh korelasi antara beberapa mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia.

korelasi pair mata uangIlustrasi koefisien korelasi Pearson selama periode satu hari pada 26 November 2019

Apa pasangan mata uang yang paling berkorelasi?

Pasangan mata uang yang paling berkorelasi biasanya adalah yang memiliki ikatan ekonomi yang erat. Misalnya, EUR/USD dan GBP/USD. Pair forex tersebut sering kali berkorelasi positif karena hubungan yang erat antara Euro dan Pound Inggris. Pertimbangan juga bisa didasarkan pada kedekatan geografis dan status keduanya sebagai dua mata uang cadangan yang paling banyak dimiliki di dunia.

Yang perlu diketahui, kekuatan korelasi mata uang berbeda-beda bisa berubah tergantung pada kondisi pasar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Misalnya, pasangan mata uang EUR/USD dan GBP/USD bisa saja memiliki nilai korelasi positif yang sangat kuat saat ini. Namun jika terjadi perubahan dinamika pasar dalam beberapa waktu ke depan, maka nilai korelasi itu bisa melemah atau justru semakin kuat.

 

Teknik Trading Korelasi Pair Forex

Contoh Trading Dengan Korelasi Positif

EUR/USD dan GBP/USD adalah pair forex yang berkorelasi positif. Artinya, pergerakan EUR/USD dengan GBP/USD cenderung searah. Alasan korelasi ini adalah adanya hubungan erat antara Dolar AS, Euro, dan Pound. Jika terjadi hal-hal yang membebani Dolar AS, maka Euro dan Pound cenderung menguat, begitu juga sebaliknya. 

Sebagai contoh korelasi positif antara kedua pasangan ini, Anda dapat membuka dua posisi buy pada pasangan mata uang EUR/USD dan GBP/USD. Jika kondisi harga memenuhi prinsip teknik trading korelasi pair dan dua pair tersebut menguat, maka Anda berpotensi meningkatkan keuntungan. Sama halnya, Anda dapat membuka dua posisi sell pada pasangan ini jika yakin bahwa harga akan segera turun. 

teknik trading korelasi pair forex(Baca Juga: Pasangan Mata Uang Dalam Forex Dan Korelasinya)

 

Contoh Trading Dengan Korelasi Negatif

Korelasi antara EUR/USD dan USD/CHF adalah negatif, dengan USD/CHF seringkali bergerak berlawanan arah dengan EUR/USD. Korelasi negatif antara pasangan ini biasanya sekitar -0.70, tetapi bisa sampai serendah -0.97.

Tabel di bawah ini menunjukkan korelasi negatif antara pukul 8 pagi dan 9 malam (waktu Inggris) pada hari Senin 25 November 2019. Waktu ini dipilih karena termasuk pembukaan dan penutupan sesi perdagangan London dan New York, dimulai dengan London buka jam 8 pagi dan diakhiri dengan penutupan New York jam 9 malam (waktu Inggris):

Korelasi Waktu (waktu Inggris) antara EUR / USD dan USD / CHF

tabel korelasi

Seperti yang ditunjukkan oleh data, korelasi antara EUR/USD dan USD/CHF hampir negatif sempurna pada hari perdagangan tersebut. Anda dapat menggunakan korelasi negatif untuk melindungi dana Anda terhadap risiko di salah satu pair mata uang.

Misalnya, Anda dapat mengambil posisi beli pada EUR/USD dan USD/CHF, terlepas dari korelasi negatifnya, untuk melindungi diri Anda dari volatilitas jangka pendek yang mungkin akan menyebabkan penurunan nilai pada salah satunya. Teknik ini juga bisa dikenal sebagai strategi hedging.

Perlu diingat, strategi ini hanya akan efektif jika Anda bisa menganalisa kondisi pasar dengan akurat, serta bisa "membuka" hedging pada saat dan posisi yang tepat. Katakanlah tak lama kemudian sentimen pasar berbalik bullish untuk Dolar AS, maka Anda perlu mempertimbangkan untuk segera menutup posisi beli EUR/USD dan membiarkan posisi beli USD/CHF hingga mendapatkan keuntungan yang bisa menutup kerugian dari posisi EUR/USD.

Namun faktanya, seringkali apa yang terjadi di lapangan tidak sesederhana itu. Posisi beli USD/CHF bisa terfloating hingga sekian lama sebelum Anda bisa mendapatkan keuntungan yang diharapkan, atau arah pergerakan Dolar malah berubah turun setelah Anda menutup posisi EUR/USD. Itulah mengapa, trading dengan korelasi pair bisa sangat berisiko jika Anda belum menguasai betul analisa pasar dan masih mudah terpengaruh oleh euforia atau ketakutan pasar yang biasanya hanya bersifat sementara.

 

Teknik Trading Korelasi Pair Komoditas

Nilai beberapa mata uang tidak hanya berkorelasi dengan nilai mata uang lainnya, tetapi juga berkorelasi dengan harga komoditas. Apalagi jika negara tersebut sangat bergantung pada komoditas tertentu, seperti minyak mentah atau emas.

Berikut adalah teknik trading korelasi pair komoditas yang bisa Anda manfaatkan:

  • CAD Dan Minyak Mentah
    Harga Dolar Kanada seringkali berkorelasi positif dengan harga minyak. Biasanya, kenaikan harga minyak akan meningkatkan nilai Dolar Kanada di pasar forex. Trader yang menggunakan teknik trading korelasi pair, akan memanfaatkan kesempatan membuka posisi Buy CAD/JPY atau sell pasangan USD/CAD.
    Baca juga: Petrodolar: Hubungan Dolar Kanada dan Harga Minyak.

  • AUD Dan Emas
    Mirip dengan korelasi antara Dolar Kanada dan minyak mentah, nilai Dolar Australia dan emas biasanya berkorelasi positif, dan harga Dolar AS biasanya berkorelasi negatif dengan keduanya. Dolar Australia dikenal sebagai mata uang komoditas karena nilainya terkait erat dengan nilai ekspor komoditas andalan Australia seperti tembaga, batu bara, produk pertanian, dan emas. Ekspor ini juga sering kali berkorelasi dengan nilai Dolar Australia, tetapi emas bisa dibilang memiliki korelasi positif terbesar dengan dolar Australia.
    Baca juga: Hubungan Dolar Australia Dan Harga Emas

  • JPY Dan Emas
    Yen adalah mata uang ketiga yang paling banyak diperdagangkan di dunia, dan nilainya memiliki korelasi positif dengan harga emas. Salah satu alasannya adalah Yen merupakan salah satu mata uang cadangan dunia selain Dolar AS, Euro, dan Pound Inggris. Yen juga secara luas diyakini sebagai mata uang safe haven, sama seperti emas. Karena itu, investor sering kali memindahkan uangnya ke Yen atau emas pada saat kondisi ekonomi tidak menentu.

teknik trading korelasi pair safe haven(Baca Juga: Apa Itu Safe Haven?)

 

Poin Penting Dari Teknik Trading Korelasi Pair Forex

Dari penjelasan di atas, Anda dapat memahami bahwa korelasi mata uang dapat berupa positif atau negatif. Teknik trading korelasi pair ini dapat diaplikasikan pada berbagai instrumen keuangan derivatif seperti forex dan CFD. Karena trading forex dengan leverage memungkinkan Anda untuk bertransaksi dengan jumlah yang lebih besar dari modal asli, potensi keuntungan tentu bisa semakin besar.

Korelasi pair forex yang terbentuk, baik positif atau negatif, menawarkan kesempatan untuk merealisasikan keuntungan yang lebih besar atau untuk melindungi posisi trading Anda. Disamping itu, nilai beberapa mata uang tidak hanya berkorelasi dengan nilai mata uang lainnya, tetapi juga berkorelasi dengan harga komoditas.

 

Selain teknik trading korelasi pair, ada juga trader yang memanfaatkan Indeks Dolar AS untuk mengatur strategi tradingnya. Tertarik untuk mengetahui caranya? Simak pada artikel "Mengenal US Dollar Indeks".

Download Seputarforex App

294103

Lulusan Sastra Inggris, menyukai dunia tulis menulis sejak SMP. Berpengalaman sebagai Purchasing Staff kontraktor dan industri manufaktur selama 3 tahun sebelum bergabung menjadi penulis di Seputarforex. Masih terus belajar mengenai dunia trading.

Bardawi
Kak trading mata uang dgn komoditas lebih mudah yg mana?

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone